cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Ta'lim
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 1 (2015)" : 1 Documents clear
KONTRIBUSI LEMBAGA SUFI DALAM PENDIDIKAN ISLAM (Studi Terhadap Lembaga Ribath, Zawiyah dan Khanqah) M.Ag, Emroni
Talim Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ribath, Zawiyah dan Khanqah adalah merupakan suatu lembaga yang berperan sebagai penampung para pengikut sufi dan sekaligus sebagai tempat untuk memperdalam ilmu pengetahuan mereka tentang bagaimana cara beribadah mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagai macam kegiatan dan latihan. Ribath, merupakan lembaga sufi yang lebih fleksibel, karena di dalamnya berisi orang­-orang miskin, orang-orang tua atau janda yang tidak mampu membiayai dirinya yang ingin mendekatkan diri pada Allah, di samping orang-­orang yang khusus ingin mendekatkan diri pada-Nya. Ribath ini muncul karena berawal dari barak-barak tentara perang Islam yang bertujuan untuk memperluas wilayah Islam. Zawiyah, adalah lembaga sufi yang lebih khusus yang lebih kecil ruang lingkupnya, sehingga dalam lembaga ini tidak terdapat aturan-aturan sebagaiman yang ada dalam Khanqah. Sistem Zawiyah pendidikan yang guruisme atau gurusentris, guru adalah segala galanya, tidak boleh dibantah dan harus selalu ditaati semua ajarannya. Guru adalah sosok yang sempurna baik dalam suatu keilmuannya maupun tigkah lakunya. Khanaqah dengan kebersamaan ini betul-betul mereka tanamkan, seperti ahli khanqah tidak boleh meninggalkan khanqah tanpa memberi tahu pada salah seoranag yang hadir di sana. Kontribusi pendidikan tasawuf adalah sangat besar dalam mengarahkan tujuan akhir kehidupan, yaitu untuk mengabdi pada Tuhan. Karena peletakan pola pendidikan sufi tersebut sering lupa dengan kehidupan keduniaan yang merupakan sarana untuk ibadah, sehingga akhirnya justru menghambat terhadap kemajuan secara duniawiyah. Karena permasalahan tersebut sehingga banyak tokoh memandang tasawuf sebagai penghambat kemajuana.

Page 1 of 1 | Total Record : 1