cover
Filter by Year
Jurnal Sains Peternakan
ISSN : 23557338     EISSN : 25794450
Jurnal Sains Peternakan (JSP) is a peer review journal published by the Faculty of Animal Husbandry of Universitas Kanjuruhan Malang, with registered number ISSN 2579-4450 (online), ISSN 2355-7338 (print). JSP aims to publish unpublished scientific research on all aspects of Nutrition and Animal Feed, Animal Production, Animal Reproduction and Breeding, Animal Product Technology, Animal and Socio-Economic and Animal Health aspects. JSP will publish two issues in a year (June and December).
Articles
116
Articles
Pengaruh penggunaan tepung emping melinjo (gnetum gnemon) dalam pakan terhadap ph, kadar air, dan daya susut daging ayam kampung

Anamila, Yopianus, Yulianti, Dyah Lestari, Krisnaningsih, Aju Tjatur Nugroho

Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.267 KB)

Abstract

ABSTRAK                    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung emping melinjo (Gnetum gnemon) pada pakan terhadap pH, kadar air, dan penyusutan daging ayam. Dalam percobaan dengan rancangan acak lengkap 4 perlakuan, 4 ulangan, satu unit eksperimen yang terdiri dari 5 ayam ayam yang dibagi secara acak. Keempat ulangan tersebut konsisten dengan empat perlakuan dari penelitian ini, masing-masing mengandung P0, P1, P2, dan P3 adalah 0% (kontrol), 5%, 10%, dan 15%. Melinjo emping flour (Gnetum gnemon) adalah sebagai pakan tambahan yang didapat dari pasaran. Variabel penelitian adalah: pH, kadar air, dan konsumsi daging ayam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar keripik leleh (Gnetum gnemon) tidak berpengaruh terhadap pH daging (P> 0,05) sedangkan pada kadar air dan penyusutan Daging ayam menunjukkan perbedaan pengaruh yang sangat signifikan (P <0,01). Nilai pH rata-rata pada perlakuan P0, P1, P2, dan P3 adalah 5,9; 5.9; 6.0 dan 5.9. Nilai rata-rata kadar air dalam perlakuan P0, P1, P2, dan P3 adalah 79,30; 84,90; 83.30, dan 83.40. Nilai rata-rata penyusutan daging ayam dalam perlakuan P0, P1, P2, dan P3 adalah 2,7; 4.2; 4,7 dan 4,7. Disimpulkan bahwa penambahan pati emping melinjo (Gnetum gnemon) berpengaruh pada kadar air dan penyusutan daging ayam. Namun, penggunaan tepung emping melinjo (Gnetum gnemon) tidak berkaryh pada pH daging ayam.    ABSTRACT                     This study aims to determine the effect of the use of emping melinjo flour (Gnetum gnemon) in a feed to pH, moisture content, and shrinkage of chicken meat. In an experiment with a completely randomized design of 4 treatments, 4 replications, one experimental unit consisting of 5 randomly divided chicken chickens. The four replications were consistent with four treatments from the study, each containing P0, P1, P2, and P3 were 0% (control), 5%, 10%, and 15%. Melinjo emping flour (Gnetum gnemon) is as an additional feed obtained from the market. The research variables were: pH, Water content, and Chicken Meat Meat Consumption. The results showed that the level of using melting chips (Gnetum gnemon) did not give effect to meat pH (P> 0,05) while in water content and shrinkage Chicken meat showed a very significant difference of influence (P <0.01). The mean pH value at treatment P0, P1, P2, and P3, was 5.9; 5.9; 6.0 and 5.9. The average value of water content in the treatment of P0, P1, P2, and P3 was 79.30; 84.90; 83.30, and 83.40. The mean value of shrinkage of chicken meat in treatment P0, P1, P2, and P3 was 2.7; 4.2; 4.7 and 4.7. It was concluded that the addition of emping melinjo starch (Gnetum gnemon) had an effect on water content and shrinkage of chicken meat. However, the use of emping melinjo flour (Gnetum gnemon) is not significant at the pH of chicken meat.

Pengaruh penggunaan tepung emping melinjo ( Gnetum gnemon ) dalam pakan terhadap kadar glukosa darah dan energi metabolis ayam kampung

Biesumanto, Eufronius, Yulianti, Dyah Lestari, Hidayati, Permata Ika, Kustyorini, Tri Ida Wahyu

Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.01 KB)

Abstract

ABSTRAK                 Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan Tepung Emping Melinjo (TEM) sebagai bahan pakan alternatif dalam ransum terhadap penampilan produksi ayam kampung.Materi yang digunakan adalah 80 ekor DOC ayam kampung. DOC ayam kampung dikelompokkan berdasarkan perlakukan penelitian yaitu penggunaan TEM dalam ransum sebanyak 0% (P0), 5% (P1), 10% (P2),dan 15% (P3). Penelitian dirancang menggunakan rancangan acak lengkap terdiri atas empat perlakuan dan empat ulangan. Masing-masing unit percobaan terdiri atas lima ekor ayam. Bahan pakan penyusun pakan basal terdiri atas jagung pipilan, dedak, dan konsentrat ayam kampung. Parameter yang diamati adalah: Kadar glukosa darah (mg/dl), dan Energi Metabolis ( kkal/kg ). Ternak dipelihara dalam kandang percobaan selama enam minggu.Data hasil pengamatan ditabulasi dan dianalisis menggunakan analisis ragam, jika antar perlakuan ditemukan perbedaan dilanjutkan dengan uji Duncan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TEM dalam ransum tidak memberikan pengaruh terhadap Energi Metabolis (P>0.05) namun berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap Kadar glukosa darah.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan TEM sebesar 15% dalam pakan memberikan pengaruh terhadap Kadar Glukosa Darah ayam kampung.Disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan tentang peningkatan persentase penggunaan TEM sebagai sumber energi alternatif pakan unggas.   ABSTRACT The purpose of this study was to evaluate the use of Melinjo (Gnetum gnemon) Flake Meal as an alternative feed ingredient in rations on the local chicken performance. The material used is 80 DOC local chicken. DOC of local chicken is grouped based on research treatment that is the use of melinjo flake meal in ration as much as 0% (P0), 5% (P1), 10% (P2), and 15% (P3). The study was designed using a complete randomized design consisting of four treatments and four replications. Each experimental unit consists of five chickens. The feed ingredients of the basal feed composition consist of yellow corn, bran, and local chicken concentrate. The parameters observed were: blood glucose level (mg/dl) and Energy Metabolism ( kcal/kg ). Birds were kept in a trial cage for six weeks. The observational data were tabulated and analyzed using the variance analysis, if the treatment was found to be different, followed by the Duncan test. The results showed that the use of melinjo flake meal in ration did not give effect to energy metabolism (P> 0.05) but had a significant effect (P <0.05) blood glucose. Based on the results of research can be concluded that the use of 15% melinjo flake meal in the feed gives the best influence on the blood glucose of chicken production. It is recommended to conduct further research on increasing the percentage of melinjo flake meal as an alternative source of poultry feed.

Pengaruh suplementasi minyak ikan terproteksi terhadap kecernaan nutrien bahan kering (bk ) dan bahan organik (bo) pada kambing peranakan ettawa (pe)

Kustyorini, Tri Ida Wahyu

Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.004 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecernaa bahan kering (BK) dan bahan organik (BO) pada kambing peranakan ettawa. Materi yang digunakan adalah 9 ekor kambing jantan peranakan ettawa dan minyak ikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan lapang dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang diujikan adalah P0: pakan control (rumput gajah dan konsentrat), P1 (rumput gajah, konsentrat + minyak ikan), P2 (rumput gajah, konsentrat + Ca-minyak ikan). Setiap perlakuan kambing PE diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati pada penelitian adalah kecernaan bahan kering (BK) dan bahan organik (BO).hasil penelitian dianalisis dengan mnggunakan analisis anova dan jika terdapat pengaruh dilanjut dengan uji BNT. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang tidak nyata P>0,05 terhadap kecernaan bahan kering (BK) dan kecernaan bahan organik (BO) pada kambing peranakan ettawa.  Kecernaan BK tertinggi pada P0 sebesar 92,70% dan kecernaan BO tertinggi juga pada P0 sebesar 86,21%. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini yaitu pemberian minyak ikan terproteksi tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap tingkat kecernaan BK dan BO.   ABSTRACT  This study aims to determine the level of dry matter digestibility and organic matter in ettawa breed goats. The material used was 9 male ettawa breeds and fish oil. The research method used is a field trial method using Randomized Block Design (RBD). The treatments tested were P0: control feed (elephant grass and concentrate), P1 (elephant grass, concentrate + fish oil), P2 (elephant grass, concentrate + fish oil Ca-oil). Each treatment of PE goats is repeated 3 times. The variables observed in the study were dry matter digestibility and organic matter. The results of the study were analyzed by using ANOVA analysis. Based on the results of the study showed that there was no significant difference P> 0.05 to the dry matter digestibility (DM) and digestibility of organic matter (OM) in ettawa breeds. The highest DM digestibility at P0 was 92.70% and the highest OM digestibility was also at P0 of 86.21%. The conclusion obtained from the results of this study is that the provision of protected fish oil does not have a significant effect on the digestibility level of DM and OM.

Hubungan antara berat hidup dan ukuran vital tubuh dengan berat karkas kambing kacang janatan di rumah potong hewan sukun kota malang

mawardi, Ahmad, leondro, henny, Kusumawati, Enike Dwi

Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.619 KB)

Abstract

ABSTRACT                   The purpose of this research was to know carcass weight based on weight cutting, as data information. The hypothesis of this research is carcass weight that can use based on weight cutting. This research uses the case study method, taking a sample as purposive sampling. It is a sample that takes from all of the goats and it collects based on various age, gender. From the research, the average of weight cutting 20,42+4,60, body tall 62,75+2,86, body long 52,29+2,96, chest size 86,38+4,28 and carcass weighty = 9,54+2,74. While the similarity regression between weight cutting carcass weight male kacang goat P1 – P4 = -1,884 + 0,530, similarity regression between body long and carcass weight male kacang goat P1 – P4 y = -29,680 + 0,727, similarity between ches size and carcass weight male kacang goat P1 – P4 y = -33,807 + 0,488. The regression equation above result indicates the inexistence of a positive relationship is highly significant (t>t table 0,01). By looking at the regression equation it can be concluded that the percentage of carcass and weight will be followed by an increase in carcass weight and carcass percentage. Carcass weight and carcass percentage can be estimated based on the weight of intersection, everybody weight recommended that the weighing of livestock, to obtain estimates of carcass weight and percentage by weight of intersection.

Pengaruh level feed additive tepung daun sambiloto (andrographis paniculeta) terhadap nilai ekonomis pakan dan income over feed cost itik mojosari

Anahamu, Yeni May, Yulianti, Dyah Lestari, Hadiyani, Dimas Pratidina Puri

Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.898 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh level feed additive tepung daun sambiloto (andrographis paniculeta )terhadap nilai ekonomis pakan dan income over feed cost itik mojosari .Materi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi ternak itik petelur kandang, peralatan dan pakan ternak. Metode penelitian ini menggunakan 5 perlakuan dan 4 ulangan, setiap perlakuan terdiri dari 5 ekor itik dengan luas kandang  1mx1m, diberikan pakan dan minum secara adbilitum, pakan basal ditambahkan tepung daun sambiloto, untuk perlakuan P0 ditambahkan 0%, P1 ditambahkan 0,2%, P2 ditambahkan 0,4%, P3 ditambahkan 0,6%, dan P4 ditambahkan 0,8% tepung daun sambiloto, adapun data yang didapat pada penelitian ini dianalisis sidik ragam menggunakan RAL dengan faktor pertama tingkat penambahan tepung daun sambiloto pada pakan itik Mojosari 0,%,0,2%,0,4%,0,6%,0,8%. Analisis data menggunakan analisis ragam dan jika terdapat perbedaan dilakukan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang sangat nyata ( P<0,01) terhadap nilai ekonomis pakan itik mojosari, memberikan nilai rata-rata yang paling tertinggi pada perlakuan P4 62.862,13, dan income over feed cost itik Mojosari menunjukan perbedaan yang sangat nyata ( P<0,01) memberikan nilai rata-rata yang paling tertinggi pada perlakuan P2 491,70. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung daun sambiloto pada level 0,4% terhadap nilai ekonomis pakan itik Mojosari dan income over feed cost itik Mojosari.   ABSTRACT The aim of this research was to know the effect of Kalmegh (Andrographis paniculata) Leaf Powder As Phytobiotic On Income Over Feed Cost (IOFC) and Economic Feed Efficiency of Mojosari Duck Rearing. One-hundred-23 weeks-old Mojosari duck was given a basal feed with different concentrations of Andrographis paniculata leaf powder as a feed additive. Experiments were arranged with a completely random design,with five leaf powder concentrations, each replicated four times; A. paniculata leaf powder was added to rations in the following concentrations: 0% (po), 0,2% (p1), 0,4% (p2), 0,6(p3), and 0,8%(p4). Data were analyzed using analysis variants and if there was a difference between treatments, those data were further subjected to a least significant difference test; variables included Income Over Feed Cost (IOFC) and Economic Feed Efficiency.  Results showed that  A. paniculata leaf powder significantly affected (<0.01) Income Over Feed Cost (IOFC) and Economic Feed Efficiency. Average Income Over Feed Cost per treatment (p0,p1,p2,p3, or p4) was Rp 79,58 ; Rp 324,98; Rp 491,70; Rp 127,68; -Rp 220,65 respectively. Average Economic Feed Efficiency were Rp 19.908,77 (p0), Rp 23.572,04 (p1), Rp 31.292,39 (p2), Rp 35.422,00 (p3), and Rp 62.862,13 ( p4). It was concluded that 0.4% A. paniculata leaf powder was optimal for its income over feed cost (IOFC) and economic feed efficiency of Mojosari Duck rearing.

Pengaruh pemberian ragi tape pada tepung ubi jalar Dalam pakan terhadap persentase karkas dan berat lemak abdominal ayam broiler

Busa, Klaudius, Hidayati, Permata Ika, Kusumawati, Enike Dwi

Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.318 KB)

Abstract

  Abstract This research was conducted at the Faculty of Animal Husbandry Field Laboratory Kanjuruhan Malang began in March 2016 to april 2016. The material used is 100 broiler chickens aged 1 day. The purpose of this study was to determine the effect of yeast tape on potato epung jalardalam feed on carcass percentage and abdominal fat weight. The method used is experiment with completely randomized design (CRD) using 6 treatments and each treatment was repeated 3 times. The treatments used in this study are basal feed without the addition of sweet potato flour (P0) and the basal feed given the addition of sweet potato flour 1.5% (P1), 2 3% (P2), 4.5% (P3), 5 , 4% (P4), 6% (P5), 7.5% (P6). The results showed the addition of sweet potato starch flour give effect to the percentage of carcass and abdominal fat weight in all treatments. Abstrak Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapang Fakultas Peternakan Universitas Kanjuruhan Malang mulai bulan maret 2016 sampai bulan april 2016. Materi yang digunakan adalah 100 ekor ayam broiler yang berumur 1 hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ragi tape pada epung ubi jalardalam pakan terhadap presentase karkas dan berat lemak abdominal. Metode penelitian yang digunakan adalah percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 6 perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pakan basal tanpa penambahan tepung ubi jalar (P0) dan pakan basal yang diberikan penambahan tepung ubi jalar 1,5% (P1), 2 3% (P2), 4,5% (P3),5,4% (P4),6% (P5),7,5% (P6). Hasil penelitian menunjukkan penambahan tepung tepung ubi jalar memberikan pengaruh terhadap presentase karkas  dan berat lemak abdominal pada semua perlakuan.

KUALITAS SPERMATOZA SAPI PERANAKAN ONGOLE DALAM PENGENCER AIR KELAPA SELAMA PENYIMPANAN PADA SUHU 4-5 OC

Muhammad, Dedi

Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.451 KB)

Abstract

Pengencer air kelapa adalah pengencer semen alternatif yang dibuat dengan bahan baku lokal dan murah. Penelitihan ini bertujuan untuk mengetahui kualitas spermatoza sapi PO (Peranakan Ongole) dalam pengencer air kelapa selama penyimpanan pada suhu 4-5 oC. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Loka Penelitian Sapi Potong Grati Pasuruan dan Laboratorium Reproduksi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, pada bulan Maret hingga April 2018. Penelitian ini menggunakan metode percoboaan dengan rancangan acak kelompok (RAK). Terdapat 3 perlakukan, P1 = Pengencer air kelapa + 20% kuning telur, P2 = Pengencer air kelapa + 20% kuning telur + 0,4% putih telur + fruktosa 0,01 gr/ml. P3 = Pengencer air kelapa + 20% kuning telur + 0,4% putih telur + fruktosa 0,02 gr/ml dengan 10 ulangan. Hasil menunjukkan bahwa terdapat tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kualitas spermatozoa antara pengencer pengencer air kelapa (P1, P2, P3) selama peyimpana suhu 4 – 5 oC.

Pengaruh penambahan level ekstrak bawang merah (allium cepa liliaceae) terhadap kualitas semen cair kambing peranakan etawa (pe) dengan menggunakan pengencer ringer’s dextrose

Kurniawan, Aswin, Kusumawati, Enike Dwi, Krisnaningsih, Aju Tjatur Nugroho

Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 01 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.645 KB)

Abstract

Abstrak   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan level ekstrak bawang merah terhadap kualitas semen cair kambing peranakan ettawa (PE) dengan menggunakan pengencer ringer’s dextrose. Materi yang digunakan adalah semen segar kamping peranakan ettawa (PE), Ringer's Dextrose, dan ekstrak bawang merah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan analisis statistik RAL (Rancangan Acak Lengkap). Pada penentuan tingkat ekstrak bawang dalam Dextrosperlich Ringer penguat adalah suhu ruang penyimpanan, hasil terbaik yang diketahui pada motilitas individu (P <0,01) adalah tambahan 2% sebanyak 71,87 ± 2,5. Dalam menentukan tingkat Ekstraksi ekstrak bawang Ringer Dextrose room temperature, hasil terbaik yang diketahui dalam survival (P <0,01) adalah penambahan 2% sebanyak 90,63 ± 0,97. Pengaruh kadar ekstrak bawang dalam pengencerRinger's Dextrose juga memberikan kelainan (P <0,05) di samping 2% sebanyak 0,61 ± 0,18. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan ekstrak bawang bombay pada diluent Ringer's Dextrose memberikan pengaruh nyata terhadap motilitas, viabilitas. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai lama penyimpanan untuk mengetahui bagaimana ekstrak bawang bisa dapat mempertahankan kehidupan spermatozoa.   Abstract   The purpose of this research was to know and study the influence of level of different onion extract in diluent Ringer’s Dextrose to the quality of goat Ettawa cross breed’s semen room temperature storage. The material which was used is fresh semen Ettawa cross breed’s, Ringer’s Dextrose, Onion extract. The research method which is used is experimental by using statistical analysis of RAL (Complete Random Design). On the determination of the level of onion extract in a diluent Ringer’s Dextrose which is store room temperature, best results were known on motility of individuals (P<0,01) is in addition of 2% as much as 71.87±2.5.In determining the level of onion extract dilution Ringer Dextrose room temperature, the best results are known in survival ( P < 0.01 ) was the addition of 2 % as much as 90.63 ± 0.97. The influence of level of onion extract in diluentsRinger’s Dextrose is also giving abnormality (P<0,05) in addition of 2% as much as 0.61±0.18.The conclusion of this research is the addition of onion extract in diluent Ringer’s Dextrose give the real influence to motility, viability. It needs further research concerning the length of storage in order to find out how onion extract could sustain the life of spermatozoa.  

Pengaruh pemberian substitusi pakan lengkap Dengan fermentasi dried quail waste (dqw) terhadap konsumsi dan pertambahan bobot badan Domba merino

Puspawati, Dina Kurnia, Yulianti, Dyah Lestari, Kustyorini, Tri Ida Wahyu

Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 01 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.193 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian  substitusi pakan lengkap dengan fermentasi dried quail waste (DQW) terhadap konsumsi dan pertambahan bobot badan domba Merino. Metode yang digunakan adalah analisis  laboratorium dan percobaan pada ternak. Variabel yang diamati adalah konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan domba, analisis dapa mengunakan rancangan acak kelompok (RAK), dan jika terdapat perbedaan maka dilanjutkan dengan uji BNT. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa  Dried quail waste memiliki potensi besar sebagai bahan pakan pengganti, karena dari analisis laboratorium dried quail waste yang difermentasi dengan penambahan onggok dan tetes mengandung protein kasar 25.10 %. Pemberian substitusi pakan dengan fermentasi DQW sebesar 5% (P1) dapat memberikan pertambahan bobot badan sebesar 150,80g / ekor/ hari, P0: 79,37g / ekor/ hari dan  P2: 103,18g/ ekor/ hari. Dan konsumsi pakan P0:1,80 kg/ekor/hari, P1: 1,86 kg / ekor/hari dan P2: 1,76kg / ekor/ hari. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa, Pemberian substitusi pakan fermentasi DQW berpengaruh nyata pada pertambahan bobot badan domba Merino (P<0,05), dan tidak berpengaruh pada konsumsi pakan domba Merino (P>0,05).   Abstract The purpose of this study is to know substitution effect of giving complete feed with Dried quail waste (DQW) fermentation To feed consumption and Body weight gain merino sheep. Method used is experimental laboratory and experiment on animals. The variables measured were feed consumption and weight gain Merino sheep, data analysis using randomized block design, and followed by test Duncan. From the research that has been done can be seen that Dried Quail Waste have considerable potential as substitute material feed, because of laboratory analysis dirt Dried Quail Waste fermented with the addition of cassava and drops contains crude protein 25.10 %. Results Giving feed substitution of DQW by 5% (P1) can add weight gain by 150.80g / head / day. P0: 79.37g / head / day. and P2: 103.18g / head / day. And feed consumption P0: 1.80kg / head / day, P1: 1.86kg/head/day, P2: 1.76kg / head /day. Based on the results of this study concluded that, Giving substitution Feed with fermentation DQW significant effect on Merino sheep body weight gain (P<0.05), and no effect on Merino sheep feed intake (P>0.05).  

Pengaruh pemberian ragi tape pada tepung ubi jalar dalam pakan terhadap berat organ pencernaan ayam broiler

Watu, Melson Kadubu Punggu, Hidayati, Permata Ika, Kusumawati, Enike Dwi

Jurnal Sains Peternakan Vol 6 No 01 (2018): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.253 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui kombinasi terbaik tepung ubi jalar merah dengan ragi sebagai pakan sinbiotik, yang dicampur ke ransum broiler. Jumlah materi yang digunakan sebanyak 100 ekor ayam broiler. Parameter yang diamati berupa organ pencernaan, yang diamati terdiri dari gizzard (rempela), usus halus, usus besar. Metode penelitian terdiri dari persiapan yaitu membersihkan bagian dalam kandang ataupun lingkungan sekitar kandang dengan menggunakan desinfektan kandang, pemeliharaan ayam broiler selama 35 hari, dan perlakuan  pada penelitian menggunakan ransum ayam  pedaging yang dicampur tepung ubi jalar dan ragi tape, yang dibedakan menjadi enam macam ransum perlakuan, dengan taraf tepung ubi jalar dan ragi tape yang berbeda-beda. Hasil penelitian kombinasi pemberian tepung ubi jalar merah dengan ragi sebagai sinbiotik tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan bobot organ pencernaan ayam broiler (Gizzard, Usus Halus, Usus Besar). Level pemberian terbaik menunjukkan bahwa berat gizzard terdapat  pada P2 = 103 gram, berat usus halus terdapat pada P4 = 106 gram, berat usus besar terdapat pada P2 = 86 gram, masing_masing  memperlihatkan sebagai berat yang baik atau unggul dengan berat yang tertinggi dibandingkan dengan berat gizzard yang memiliki berat yang berbeda. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa  pemberian perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap berat organ pencernaan ayam broiler.   Kata kunci : Tepung Ubi jalar, Ragi, Terhadap Pertumbuhan Berat Organ Ayam Broiler   Abstract The study aims to find out the best combination of red sweet potato flour with yeast as sinbiotic feed which is miked to the broiler ration. The amount of material used is 100 broiler chickens. The parameter that is observed is digestive organs; qizzard, small intestive, large intestive. The methodology of the research is quantitative. It contains of preparation of cleaning the insside of cage or the envivonment around the cage by using disintecting the cage, the maintenance of broiler chicken for 35 days, and the treatment in the research is using broiler rations miked with sweet potato flour and yeast of tape, six kinds of treatment rations, with different levels of sweet potato flour and yeast of tape. The results of the research of the combination of red sweet potato with yeast as a sinbiotic is it does not give significant effect to inccrease of broiler gastrroinstestinal weight (qizzard, intestine, colon). The best level of administration shows that the weight of qizzard was found at P2=103 gram, in P4=106 gram, the weight of the large intestine or colon is found ad P2=86 gram, pach of it shows that the good weight or superior weight of the highest compared to the weight of the highest compared to the weight of different weight of qizzards. The conlusion of the research is there is no real effect to broiler disentive organ weight in the treatment.