cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Al-Mizan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Al-Mizan (AM) adalah Hukum Islam diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo
Arjuna Subject : -
Articles 48 Documents
PENGARUH TINGKAT PEMAHAMAN AGAMA TERHADAP PERILAKU BISNIS PEDAGANG PASAR MINGGU TELAGA KABUPATEN GORONTALO Mohammad, Roni; Mustofa, Mustofa
Al-Mizan Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tingkat pemahaman agama  terhadap prilaku dagang/bisnis pedangang. Penelitian in berlangsung selama tiga bulan (Agustus-November 2013), lokasi penelitian ini adalah Pasar Minggu Telaga Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisa data dilakukan dengan pendekatan statistik regresi berganda dengan bantuan program SPSS 17.0, sedangkan data yang digunakan adalah data primer dan skunder yanga diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan kuesioner (angket). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman agama yang terdiri dari Iman, Islam dan Ihsan pedagang pasar minggu Telaga tergolong tinggi. Berdasarkan hasil analisis uji parsial tentang tingkat pemahaman agama tentang Iman dan Ihsan berpengaruh signifikan terhadap prilaku dagang/bisnis pedagang pasar minggu  telaga kabupaten gorontalo dan tingkat pemahaman agama tentang Islam tidak berpengaruh signifikan terhadap prilaku bisnis pedagang pasar minggu Telaga. Sedangkan tingkat pemahaman agama secara bersama-sama yang terdiri dari Iman, Islam dan Ihsan berpengaruh signifikan terhadap prilaku dagang/bisnis pedagang pasar minggu Telaga Kabupten Gorontalo.
PENENTUAN PASAR UANG DAN MANFAATNYA Sudirman, Sudirman
Al-Mizan Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini akan membahas tentang penentuan pasar uang dan manfaatnya terhadap perekonomian nasional. Tujuan dari tulisan ini adalah akan memberikan pemahaman kepada pembaca tentang pasar uang dan manfaatnya. Keberadaan pasar uang akan menjadi lebih berarti jika dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Tulisan ini bertujuan untuk dapat mengantar pembaca memahami: pengertian pasar uang, fungsi pasar uang, dan peserta pasar uang maupun karakteristik pasar uang. Pengertian pasar uang sama dengan pasar lainnya, seperti pasar barang maupun pasar modal. Pasar uang adalah merupakan tempat terjadinya transaksi antara pihak-pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak-pihak yang membutuhkan tambahan dana. Manfaat pasar uang adalah dapat menjembatani bagi pihak-pihak yang membutuhkan dana  dengan pihak-pihak yang memiliki kelebihan dana yang terbentuk untuk memudahkan pertukaran uang antara penabung dan peminjam. Lembaga keuangan berfungsi untuk mengalokasikan dana secara efisien dari pemilik dana kepada pengguna dana akhir
ANALISIS KOMITMEN PROFESIONAL DAN SOSIALISASI ANTISIPATIF SERTA HUBUNGANNYA DENGAN WHISTLEBLOWING Bakri, Bakri
Al-Mizan Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Accounting profession experienced a crisis of confidence as much a failure of ethics . Because it emphasized the importance of professionals in improving ethical behavior from the start of their career started , even before they enter the profession. This research is aimed at behavioral accounting research to examine differences in the level of professional commitment and anticipatory socialization ( proxied by financial reporting ) as well as its relationship with the perception of the importance of whistleblowing which includes whistleblowing and whistleblowing intention them .The method used in this research was a survey of students . This study used a sample of university accounting students Loulembah Gorontalo . To examine the relationship of professional commitment and anticipatory socialization to the whistleblowing used regression test . Meanwhile, to see how the level of professional commitment and anticipatory socialization and perceptions of the importance of whistleblowing and whistleblowing intention among accounting students used simultaneously and partial test of each variable .The results showed that there is a relationship between professional commitment and anticipatory socialization to whistleblowing . And of the partial test results obtained that all the variables that have significant differences .
LARANGAN MEMADU ISTRI DENGAN TANTENYA PERSPEKTIF HADIS AHKAM Rahman, Muhammad Gazali
Al-Mizan Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dalam corak poligami sampai saat ini masih menjadi hal yang kontroversial di kalangan umat Islam secara teoritis maupun aplikatifnya. Sekiranya dipahami bahwasanya poligami yang dilakukan oleh nabi Muhammad saw. bukan dalam orientasi seksual atau sekadar pemenuhan hasrat/nafsu seksual semata, maka pro dan kontra ini tentu tidak signifikan untuk menjadi polemik yang berkepanjangan Sebab, pernikahan yang dilakukan nabi saw. terhadap lebih dari satu orang merupakan bagian dari deskripsi fungsi kenabian beliau yang dalam hal ini bertujuan untuk mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan yang secara sosiologis sebagian diantara mereka adalah budak, yatim-piatu dan perempuan-perempuan yang memang perlu dilindungi. Salah satu piranti yang mengatur relasi laki-laki dan perempuan dalam bentuk pernikahan dan poligami misalnya larangan poligami antara istri dan tantenya. Kajian terhadap hal ini merupakan analisis kritis terhadap hadis nabi saw. yang perlu disimak dalam semangat wahyu. Secara umum mayoritas ulama mengharamkan penyatuan (poligami) istri dan tantenya dengan berbagai alasan dan pendekatan yang mereka gunakan. Salah satu yang urgen menjadi pendekatan dalam hal ini adalah atas dasar psikologi, yakni kekhawatiran akan menyebabkan terputusnya-merenggangnya hubungan silaturahmi kekeluargaan.
PERANAN HAKIM DALAM PENEMUAN HUKUM Samsudin, Titin
Al-Mizan Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum itu harus dilaksanakan dan ditegakkan, karena hukum berfungsi sebagai pelindung kepentingan pencari keadilan. Penegakan hukum harus memperhatikan unsur kepastian hukum, kemanfaatan dan keadilan. Oleh karena itu ketiga unsur ini harus mendapat perhatian secara proporsional, sehingga penegakan hukum oleh hakim sangatlah diperlukan, hakim dituntut untuk dapat menjatuhkan putusan secara obyektif dan Putusan obyektif hanya tercapai melalui penemuan hukum (rechtvinding) oleh hakim. Oleh sebab itu Peranan hakim dalam setiap tahap kegiatan penemuan hukum (rechtvinding) untuk menetapkan peristiwa konkrit yang benar-benar terjadi amatlah penting dalam pencapain putusan yang berkualitas.
POTENSI ZAKAT DI PROVINSI GORONTALO Mardiana, Andi
Al-Mizan Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan tentang konsep zakat yang ditawarkan Islam menjanjikan dimensi kemaslahatan dan pengelolaan potensi sumber daya ekonomi dalam kehidupan masyarakat.Pendekatan transformatif dalam pengembangan ekonomi Islam melalui gerakan zakat sebagai gerakan ekonomi yang berlandaskan syariah Islam, merupakan aktualisasi operasional ekonomi Islam dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Zakat merupakan wujud pilar perekonomian Islam dalam menjalankan fungsinya untuk mengelola dan menyalurkan dana umat kepada orang-orang yang berhak.Banyak sekali fenomena terhadap apa yang menjadi motivasi orang berzakat, khususnya di Provinsi Gorontalo. Contohnya sering muncul ditengah masyarakat adalah kepada siapa zakat harus diberikan.Lebih utama disalurkan langsung oleh muzakki kepada mustahiq, atau sebaliknya melalui amil zakat.Jika disalurkan kepada mustahiq, memang ada perasaan tenang karena menyaksikan secara langsung zakatnya tersebut telah disalurkan kepada mereka yang dianggap berhak menerimanya.Tapi terkadang penyaluran langsung yang dilakukan oleh muzakki tidak mengenai sasaran yang tepat. Terkadang orang sudah merasa menyalurkan zakat kepada mustahiq, padahal ternyata yang menerima bukan mustahiq yang sesungguhnya, hanya karena kedekatan emosi maka ia memberikan zakat kepadanya. Misalnya disalurkan kepada kerabatnya sendiri, yang menurut anggapannya sudah temasuk kategori mustahiq, padahal jika dibandingkan dengan orang yang berada dilingkungan sekitarnya, masih banyak orang-orang yang lebih berhak untuk menerimanya sebab lebih fakir, lebih miskin, dan lebih menderita dibanding dengan kerabatnya tersebut.Jikalau berbicara tentang motivasi masyarakat di Provinsi Gorontalo maka secara tidak langsung kita akan berbicara tentang lapisan masyarakat serta bagaimana pengetahuan mereka tentang zakat itu sendiri. 
AKUNTANSI SYARI’AH; SOLUSI KRISIS AKUNTANSI KAPITALIS Koni, Wiwin
Al-Mizan Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi konvensional didominasi oleh kaum kapitalis, sehingga tujuan dari informasi akuntansi orientasinya pada kepentingan kapitalis. Sebagaimana diketahui idiologi kapitalis ini adalah idiologi sekuler yang tidak mengenal Tuhan, tidak mempercayai yang ghaib, tidak mempercayai adanya pertanggungjawaban di akhirat. Akibatkan terjadi berbagai  skandal besar dalam korporasi yang  mempengaruhi industri keuangan, pasar modal investor, profesi dan karyawan. Akuntansi syari’ah menutupi kelemahan-kelemahan yang terdapat pada akuntansi kapitalis, yaitu memasukkan unsur-unsur metafisik atau nilai-nilai syari’ah.
POTENSI BMT (BAITUL MAL WATTAMWIL) PESANTREN GUNA MENGGERAKKAN EKONOMI SYARI’AH DI MASYARAKAT Podungge, Rulyjanto
Al-Mizan Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi Syari’ah mengalami akselerasi perkembangan bukan semata karena aspek emosional keagamaan tetapi juga aspek rasionalitas ekonomi yaitu terterima oleh masyarakat dan pasar. Pesantren dengan kekayaan kultur dan potensi ekonominya, sangat strategis sebagai penggerak ekonomi syari’ah. Pesantren layak menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syari’ah di negeri ini. Pesantren telah menciptakan kemajemukan dan kedinamisan sebagai sebuah lembaga multi fungsi yang melibatkan kiai, santri, ustadz, masyarakat, dan pemerintah. Dari identitas dan dinamisasi itulah, maka pesantren dapat berperan aktif dalam kehidupan sosial, ekonomi bahkan politik.  Fondasi motor penggerak adalah koperasi BMT. Fleksibilitas BMT sebagai lembaga bisnis jasa keuangan syari’ah dan organ inti sel bisnis sektor riil, sinergis dan simultan bersama pesantren dengan pelanggan fanatiknya.
PENEGAKAN HUKUM DAN PEMBANGUNAN HUKUM DI INDONESIA Sumanto, Dedi
Al-Mizan Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum secara kompre­hen­sif sebagai suatu sistem yang terintegrasi menjadi sangat penting untuk dilakukan. Strategi pembangunan hukum ataupun pembangunan nasional untuk mewujudkan gagasan Negara Hukum (Rechtsstaat atau The Rule of Law) juga tidak boleh terjebak hanya berorientasi membuat hukum saja, ataupun hanya dengan melihat salah satu elemen atau aspek saja dari keseluruhan sistem hukum. konsepsi Negara Hukum Indonesia yang diamanatkan dalam UUD 1945, terutama sekarang telah ditegaskan dalam rumusan ketentuan Pasal 1 ayat (3) UUD 1945. Semua lembaga atau institusi hukum yang ada hen­daklah dilihat sebagai bagian dari keseluruhan sistem hukum yang perlu dikembangkan dalam kerangka Negara Hukum itu, bangsa Indonesia perlu menyusun suatu blue-print, suatu desain makro tentang Negara Hukum dan Sistem Hukum Indonesia yang hendak kita bangun dan tegakkan di masa depan. 
PERAN STRATEGIS BAITUL MAAL WA-TAMWIL (BMT) DALAM PENINGKATAN EKONOMI RAKYAT Yusuf, Sri Dewi
Al-Mizan Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran Baitul Maal wa-Tamwil (BMT) dalam suatu wilayah pada dasarnya merupakan jawaban atas belum “terjamah” dan terjangkaunya masyarakat lapis bawah (wong cilik atau masyarakat miskin) oleh berbagai lembaga keuangan perbankan. Keberadaan BMT merupakan tantangan tersendiri bagi umat Islam terutama bagi para pemimpin umat dan praktisi perbankan Islam, untuk mampu menunjukan kualitas dan profesionalisme BMT dalam memenuhi aspirasi dan tuntutan umat yang berhubungan dengan aktivitas perekonomian, sehingga keberhasilan BMT dalam merealisasikan tuntutan umat, pada gilirannya akan memposisikan BMT sebagai sebuah lembaga keuangan Islam yang capable dan credible.Untuk itu, upaya dan peran BMT dalam meningkatkan posisi ekonomi rakyat harus menunjukan performancenya dalam kapasitasnya sebagai sebuah lembaga keuangan yang memiliki kemampuan untuk berperan dan sebagai alternatif bagi masyarakat dalam kerjasama usaha dan bermitra bisnis.