cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
AL-Buhuts
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Al-Buhuts adalah jurnal yang diterbitkan olej LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo yang konsen pada kajian-kajian Ekonomi Islam
Arjuna Subject : -
Articles 82 Documents
MENUJU PEMAHAMAN KEAGAMAAN YANG BERKEADILAN GENDER Kau, Sofyan AP
AL-Buhuts Vol 9, No 1 (2013): Vol 09, No 1, Juni 2013
Publisher : AL-Buhuts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman keagamaan yang termanifestikan dalam ilmu-ilmukeislaman merupakan tafsir agama. Untuk mewujudkan pema-hamanyang berperspektif gender, diperlukan reinterpretasi dengan analisisgender. Tulisan ini memaparkan tiga cara pembacaan produktifterhadap teks-teks keagamaan yang berkeadilan gender, yaitu: Pertama,meletakkan teks pada konteks historis. Pendekatan yang digunakanadalah pema-haman kontekstual, karena teks lahir bukan dalam ruangyang hampa budaya. Untuk itu asbab al-nuzul (sebab-sebab yangmelatarbelakangi turunnya ayat al-Quran) dan asbab al-wurul (sebabsebabyan yang melatarbelakangi sebuah hadis dike-luarkan Nabimenjadi rujukan penting. Kedua, mendahulukan pernyataan non verbalnabi (hadis fi’lî) atas pernyataan verbal nabi (hadis qawlî). Dan ketiga,membaca sunnah Nabi dari perspektif historis.
MEMBANGUN KEUNGGULAN ORGANISASI BISNIS JASA DI VELOCITY ERA MELALUI RELATIONSHIP VALUE MANAGEMENT Sudirman, Sudirman
AL-Buhuts Vol 10, No 1 (2014): Al-Buhuts
Publisher : AL-Buhuts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang keunggulan organisasi bisnis jasa melalui relationship value managemen. Esensi dari gagasan relationship marketing sebenarnya adalah aktivitas pemasaran tidak hanya memenuhi persepsi konsumen tetapi harus membangun kepercayaan konsumen. Pada posisi ini, seorang marketing bertindak sebagai integrator pada lingkungan internal melalui kemampuan menciptakan sintesa teknologi dengan kebutuhan konsumen secara eksternal. sustainable customer  relationship yang menjadi isu utama dari pemasaran yang bertujuan untuk menciptakan superior customer value. Ditinjau dari segi nilai untuk pelanggan dan nilai untuk organisasi, seyogyanya terdapat dua arus nilai (Value) yakni pelanggan memperoleh value (manfaat) produk atau jasa sesungguhnya dari hubungan relational dan organisasi merubah nilai menjadi profitabilitas. Esensi dari konsep pemasaran yang fokus pada pelanggan sebagai suatu falsafah yakni memahami kebutuhab dan keinginan pelanggan, lalu menyusun tawaran total dari suatu produk sehingga kebutuhan pelanggan dipuaskan melalui proses penciptaan nilai bagi pelanggan
MINAT BERKARIR MENJADI AKUNTAN PUBLIK PASCA IMPLEMENTASI UU NO 5 TAHUN 2011 KAJIAN BERDASAR EXTENDED THEORY OF REASONED ACTION (TRA) BAKRI, BAKRI
AL-Buhuts Vol 10, No 1 (2014): Al-Buhuts
Publisher : AL-Buhuts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan disyahkan UU No.5 Tahun 2011 maka landasan hukum akuntan publik di Indonesia menjadi jelas. Penelitian ini merupakan pengembangan dari model Extended Theory of Reasoned Action (TRA), yang akan melihat perilaku mahasiswa terhadap karir akuntan publik pasca implementasi UU Akuntan Publik. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Jurusan Akuntansi di Kota Makassar dengan sampel sebanyak 110 yang dipilih berdasarkan stratified random sampling. Dalam penelitian ini digunakan metode gabungan/mixed method yaitu penggabungan metode kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif yaitu regresi linier berganda dan analisis jalur yang merupakan metode utama yang  dilengkapi dengan pendekatan kualitatif sebagai pengkayaannya. Hasil penelitian berhasil membuktikan hipotesis penelitian yang berarti bahwa: (1) sikap, norma subyektif dan kontrol individu berpengaruh terhadap minat menjadi akuntan publik pasca implementasi UU Akuntan Publik. Selanjutnya minat tersebut akan mendorong seseorang untuk merencanakan karir sehingga kedepan dapat mewujudkan minatnya tersebut. (2) Keberadaan UU Akuntan Publik menjadikan kedudukan, hak dan kewajiban Akuntan Publik menjadi semakin jelas dan terhormat sehingga implementasi UU tersebut telah mendorong minat mahasiswa untuk berkarir menjadi akuntan publik.  With the approved Act No. 5/2011 the legal basis of public accountants in Indonesia became clear. This research is the development of a model of Extended  Theory of Reasoned Action(TRA), which will look at the behavior of students towards careers in accountant after implementation Certified Public Accountants Law. This research was conducted at the Department of Accounting students in the city of Makassar with a total of 110 samples were selected by stratified random sampling. This study used a combined method / mixed method both quantitative and qualitative methods. Quantitative approaches as the main method used multiple linear regression and path analysis. On the other hand, qualitative approach is used as the compliment. The results proved the hypothesis of the study which means that: (1) attitudes, subjective norms and perceived behavioral control effect on intention became public accountant after the implementation of the Law on Public Accountants. Further intention will encourage someone to plan ahead to realize the career that interests them. (2) The existence of the Public Accounting Act makes the position, rights and obligations of public accounting is becoming increasingly apparent and valued so that the implementation of the Act has led to a career interest of students into public accounting.
SISTEM BAGI-HASIL MUSYARAKAH DALAM PERSPEKTIF AMANAH (Studi Pada Bank Muammalat Cabang Gorontalo) Koni, Wiwin
AL-Buhuts Vol 10, No 1 (2014): Al-Buhuts
Publisher : AL-Buhuts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami sistem bagi-hasil musyarakah dalam perspektif amanah pada bank Muamalat cabang Gorontalo. Penelitian ini dilakukan pada konteks manajemen yang lebih kecil, yaitu pada manajemen cabang perbankan syariah, yaitu bank Muamalat cabang Gorontalo sebagai objek penelitian. Berdasarkan tujuan penelitian yang ingin dicapai, maka penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif-interpretif dengan pendekatan fenomenologi dengan maksud untuk dapat  lebih mendalami permasalahan dan realitas yang ada. Jenis data berupa data utama bersumber dari kata-kata dan tindakan, sedang untuk data pendukung bersumber dari dokumentasi baik berupa data laporan keuangan dan data arsip lainnya. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pengamatan aktivitas, dan penelaahan atas dokumen-dokumen.  Hasil penelitian ini berdasarkan realitas (fenomena) dalam memahami sistem bagi-hasil perbankan syariah dalam produk musyarakah, yaitu: Pertama, menjaga kepercayaan dalam upaya peningkatan produk bagi hasil musyarakah. Kedua, menepati janji yaitu dalam bentuk bagi-hasil antara pemilik dana (shahibul maal) dan pengelola dana (mudharib). Ketiga, berbagi dengan adil yaitu setiap kesepakatan atau kerja sama (kemitraan) antara nasabah dalam produk pembiayaan musyarakah akan mendapatkan persentase bagi hasil sesuai yang telah disepakati sebelumnya. Keempat, berdasarkan realitas ketaatan terhadap etika syariah yaitu adanya komitmen atau ketaatan terhadap segala bentuk aktivitas bermuammalah yang berhubungan dengan kegiatan pembiayaan khususnya bagi hasil musyarakah. Berdasarkan pemahaman tersebut, setelah dianalisis melalui perspektif amanah dapat dimaknai bahwa manajemen perbankan syariah mengemban tiga jenis amanah, yaitu pertama, amanah sebagai organisasi bisnis yang berorientasi profit. Kedua,  amanah sebagai organisasi sosial. Ketiga,  amanah sebagai organisasi spiritual yang ditunjukkan dengan adanya kesadaran dalam beroperasi  berdasarkan prinsip-prinsip syariah (Islam).
PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN, KEJELASAN TUJUAN DAN EVALUASI TERHADAP KINERJA APARAT PEMERINTAH KABUPATEN GORONTALO Latif, Abdul
AL-Buhuts Vol 10, No 1 (2014): Al-Buhuts
Publisher : AL-Buhuts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas keterkaitan antara karakteristik anggaran yang meliputi partisipasi anggaran, kejelasan tujuan, dan evaluasi terhadap kinerja aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo. Dari penelitian ini ketahui bahwa Partisipasi anggaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo sesuai dengan keikutsertaan aparat dalam melakukan usulan kegiatan dari masyarakat, usulan SKPD, melaksanakan penyusunan anggaran dengan sungguh-sungguh, penanganan penyusunan anggaran, kebijakan umum anggaran dan hasil program kegiatan penyusunan anggaran. Kejelasan tujuan anggaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo sesuai dengan kejelasan atas percepatan pelaksanaan program kegiatan, pelaksanaan kegiatan yang ditetapkan APBD, memuaskan masyarakat atas pelaksanaan kegiatan APBD, besarnya anggaran yang dikelola, keterbatasan sumber daya dan hasil kegiatan yang dicapai.
SISTEM MONETER ISLAM (Larangan terhadap Praktek Ribawi) Sofhian, Sofhian
AL-Buhuts Vol 10, No 1 (2014): Al-Buhuts
Publisher : AL-Buhuts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riba dikenal sebagai istilah yang sangat terkait dengan kegiatan ekonomi. Pelarangan riba merupakan salah satu pilar utama ekonomi Islam, di samping implementasi zakat dan pelarangan maisir, gharar dan hal-hal yang bathil. Secara ekonomi, pelarangan riba akan menjamin aliran investasi menjadi optimal, implementasi zakat akan meningkatkan permintaan agregat dan mendorong harta mengalir ke investasi, sementara pelarangan maisir, gharar dan hal-hal yang bathil akan memastikan investasi mengalir ke sektor riil untuk tujuan produktif, yang akhirnya akan meningkatkan penawaran agregat 
MEKANISME PENGELOLAAN ZAKAT DI LAZISNU GORONTALO Mustofa, Mustofa
AL-Buhuts Vol 10, No 1 (2014): Al-Buhuts
Publisher : AL-Buhuts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendayagunaan zakat merupakan salah satu kegiatan dari pengelolaan zakat. Pengelolaan zakat, sebagaimana disebutkan dalam UU Nomor 23 Tahun 2011 adalah kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengoordinasian dalam pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat. Zakat yang telah terkumpul dari beberapa donatur, didayagunakan oleh LAZISNU secara produktif dan konsumtif melalui program NU Care, NU Smart, NU Skill, NU Preneur. Pendayagunaan zakat secara produktif dilakukan setelah kebutuhan dasar mustahiq terpenuhi. Pendayagunaan zakat secara produktif, dengan program dana bergulir sedikit banyak telah mampu memberikan perubahan dalam kehidupan mustahiq. Hal ini dapat dilihat dari status penerima zakat yang telah mampu berinfak, meskipun belum mencapai muzakki. Dengan dana bergulir minimal akan mampu mengurangi jumlah pengangguran dalam masyarakat, meningkatkan etos kerja dan menepis kesenjangan ekonomi dalam masyarakat.
UANG DALAM EKONOMI ISLAM Mardiana, Andi
AL-Buhuts Vol 10, No 1 (2014): Al-Buhuts
Publisher : AL-Buhuts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini memberikan gambaran tentang uang dalam ekonomi Islam yang  secara umum, semua mata uang akan berfungsi sama. Sebagai alat tukar, satuan hitung, penyimpan nilai, dan sebagai alat penundaan pembayaran. Namun ada satu hal yang sangat berbeda dalam memandang uang antara sistem kapitalis dengan sistem Islam. Dalam sistem kapitalis, uang tidak hanya sebagai alat tukar yang sah, melainkan juga sebagai komoditas. Menurut sistem kapitalis, uang juga dapat diperjualbelikan dengan kelebihan baik on the spot maupun secara tangguh. Dalam Islam, uang hanyalah sebagai medium of exchange. Ia bukan suatu komoditas yang bisa diperjualbelikan. Satu fenomena penting dari karakteristik uang adalah uang tidak diperlukan untuk dikonsumsi, ia tidak diperlukan untuk dirinya sendiri. Melainkan diperlukan untuk membeli barang yang lain sehingga kebutuhan manusia dapat terpenuhi. Uang adalah standar kegunaan yang terdapat pada barang dan tenaga. Karena itu, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang digunakan untuk mengukur setiap barang dan tenaga.
REALITAS KONDISI SOSIAL BUDAYA, PROSES PENCAPAIAN PEKERJAAN DAN PENDAPATAN DALAM KONTEKS EKONOMI KETENAGA KERJAAN S., Syawaluddin
AL-Buhuts Vol 10, No 1 (2014): Al-Buhuts
Publisher : AL-Buhuts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Barth (1999) kelompok etnik tidak selalu merupakan suatu tribe yang sederhana dengan budaya yang tersusun rapi serta wilayah teritorial yang definitif serta mudah dibedakan batas-batasnya satu sama lain. Batas kelompok etnik yang paling penting menurut Barth adalah batas-batas sosial, bukan teritorial. Kelompok etnik lebih didasarkan kepada pernyataan dan pengakuan yang berkesinambungan mengenai identifikasi dirinya. Seseorang diidentifikasi sebagai warga suatu kelompok etnik apabila dia memiliki kriteria yang sama dalam penilaian dan pertimbangan mengenai batas-batas sosial tadi. Garis pembatas itu antara lain adalah ideologi etnik, seperti nama kelompok, kepercayaan (mitologi) terhadap keturunan dan asal-usul. Selain itu ada juga karakteristik untuk memudahkan pembedaan seperti dialek bahasa, ekologi kehidupan ekonomi, budaya material, organisasi sosial, agama, dan gaya hidup.
Sejahtera Relevansinya dengan Maslahah Dalam Tinjuan Ekonomi Syariah Muhibbuddin, Muhibbuddin
AL-Buhuts Vol 10, No 1 (2014): Al-Buhuts
Publisher : AL-Buhuts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam identik dengan kesejahteraan, karena tujuan utama Syariat Islam adalah membentuk manusia yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dalam artian mencapai falah. Kesejahteraan menurut Islam tidak saja sebatas menyangkut kehidupan lahir, melainkan juga aspek  batin. Karena itu, lingkup kesejahteraan dalam Islam lebih luas, yaitu  lahir dan sekaligus batin. Juga tidak saja pada kesejahteraan di dunia, melainkan juga kesejahteraan di akherat. Dengan demikian, Islam sebenarnya, memiliki jangkauan  yang lebih luas dan komprehensif. Itulah sebabnya, dikatakan bahwa Islam adalah ajaran yang bersifat universal.