cover
Filter by Year
EINSTEN
ISSN : -     EISSN : -
Articles
140
Articles
AKTIVASI ZEOLIT ALAM SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BERAT Mg, Al, dan ZnO MENGGUNAKAN LARUTAN NaOH

Putri, Widi Kapita, sabani, sabani

EINSTEIN e-JOURNAL Vol 6, No 3 (2018): EINSTEIN e-JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Hasil zeolit alam yang berasal Tapanuli Selatan (Pahae) yang telah disintesis dengan metode kopresipitasi menggunakan variasi waktu yaitu variasi waktu 120,150, dan 180 menit menjadi nano zeolit. Nano zeolit tersebut kemudian dikarakterisasi dengan X-Ray Diffraction dan Scanning Electron Microscope- Energy Dispertion. Karakterisasi  dengan menggunakan XRD bertujuan untuk menentukan kemurnian dari nano zeolit yang sudah disintesis. Adapun tujuan untuk penelitian ini adalah mengetahui ukuran zeolit, struktur morfologinya, luas permukaannya dan daya adsorbsi zeolit. Hasil karakterisasi dari X-Ray Diffraction menunjukkan bahwa ukuran diameter kristalin nano zeolit variasi waktu 120 menit, 150 menit, dan 180 menit adalah 28,57 nm, 37,18 nm, dan 45,53 nm. Hasil karakterisasi Scanning Electron Microscope- Energy Dispertion dari nano zeolit variasi waktu 120, 150 dan 180 menit menunjukkan bahwa terjadi pengurangan aglomerasi dan permukaan nano zeolit lebih halus. Hasil pengujian Surface Area Analyzer  yang paling optimal terjai pada waktu 150 menit dengan nilai 108.320 m2/g. Sedangkan perhitungan % kesalahan yang paling optimal pada waktu 120 menit dengan 9.1763%.Hasil analisis uji Atomic Adsorption Spectrofotometric menunjukkan bahwa penyerapan kandungan logam atau daya adsorbsi  yang optimal yaitu pada logam Mg variasi waktu 180 menit adalah 99,99 % dibandingkan dengan penyerapan logam menggunakan zeolit waktu 150 menit dan 120 menit yaitu 99,95% dan 99,23%. Hasil karakterisasi dan pengujian dapat dijadikan acuan dalam mengukur potensi Zeolit Alam teraktivasi sebagai media adsorben. Maka dapat disimpulkan penggunaan zeolit sebagai adsorben mampu menyerap logam Mg secara optimal dengan nilai serap 99,99%.Kata Kunci : Zeolit, Metode kopresipitasi, Adsorben

MENENTUKAN POSISI IKAN DAN KEDALAMAN DANAU TOBA DIDAERAH PARAPATKECAMATAN GIRSANG SIPANGAN BOLON KABUPATEN SIMALUNGUNPROVINSI SUMATERA UTARA DENGAN METODE SONAR

Sitepu, Debora Yunika, Hutahean, Juniar

EINSTEIN e-JOURNAL Vol 6, No 3 (2018): EINSTEIN e-JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi posisi ikan di daerah Danau Toba kedalaman berapa ikan ditemukan menggunakan Garmin Aquamap 80xs, untuk mengetahui kedalaman agar dapat membuat tanda wilayah wisata bagi para perenang guna keselamatan pariwisatawan. Berdasarkan analisis nilai pemetaan penelitian ini menggunakan Metode peneliti menetukan lokasi penelitian, peneliti mempersiapkan alat yang digunakan terlebih dahulu menghubungkan alat-alat yang diperlukan, teknik pengambilan data peneliti menggunakan sensor dengan sonar tersebut diletakkan di samping kapal sehingga terkena air dan menentukan lintasan , analisis data dan interprestasi data peneliti melakukan dari hasil lapangan tiap titik lintasan maka peneliti terlebih dahulu mentransfer data dari Gps ke labtop dengan menggunakan BaseCame Map. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah pantai bebas Danau Toba terdapat populasi ikan yang paling banyak pada posisi E98 56.105’ N2 40.069’ dari kedalaman 221.9m terdapat posisi ikan dalam kedalaman 100m  pada suhu 26,4  , pada titik ke-7,  dan zona aman renang bagi para wisatawan menjelaskan bahwa pemetaan didaerah pantai bebas memiliki kedalaman 4 meter sampai 10,3 meter dari jarak 2 meter dari pinggir pantai pada bujur 40.000 lintang 56.000, layak untuk berenang. Berdasarkan hasil penelitian ini daerah pantai bebas dihimbau kepada Dinas Pariwisata supaya membuat batas-batas zona aman renang karena jarak 10 meter dari pinggir pantai kedalaman Danau toba tidak teratur atau kedalaman Danau tidak dangkal.Kata Kunci : Sensor Sonar, Posisi Ikan, Zona Aman Renang

ANALISIS SIFAT MEKANIK KOMPON KARET DENGAN BAHAN PENGISI ABU TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT

Saragih, M T, Ginting, Eva Marlina

EINSTEIN e-JOURNAL Vol 6, No 3 (2018): EINSTEIN e-JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik kompon dengan bahan pengisi Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit (ATKKS) yang meliputi kekuatan tarik, perpanjangan putus dan kekerasan. Metode yang dilakukan adalah dengan cara mencampur dan menggiling nanopartikel ATKKS dengan karet SIR 20 hingga homogen dengan menggunakan open mill.Variasi komposisi bahan pengisi ATKKS yaitu 0, 2, 4, 6, dan 8 phr (part per hundred rubber). Analisis kekuatan tarik dan perpanjangan putus pada kompon diuji dengan menggunakan alat uji tarik Tensiometer, sedangkan kekerasan menggunakan Durometer.  Komposisi kompon terbaik terdapat pada sampel dengan bahan pengisi ATKKS 8 phr  dengan nilai kekuatan tarik sebesar 1,2 MPa, nilai perpanjangan putus sebesar 120 % dan nilai kekerasan sebesar 55 Shore A.Kata Kunci : Kompon Karet, Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit (ATKKS), Karet Alam

KARAKTERISTIK RESPON TIKUS TERHADAP ALAT PENGHASILGELOMBANG ULTRASONIK BERBASIS ARDUINO UNO

Ibrahim, Ibrahim, S, Abd Hakim

EINSTEIN e-JOURNAL Vol 6, No 3 (2018): EINSTEIN e-JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang berjudul karakteristik respon tikus terhadap alat penghasil gelombang ultrasonik berbasis Arduino Uno dengan tujuan untuk mengkarakteristikan respon tikus terhadap frekuensi ultrasonik. Alat tersebut didesain dengan dua bagian pokok perangkat, yakni perangkat lunak dan perangkat keras. Perangkat lunak terdiri dari sistem pemrograman arduino. Prinsip kerja alat diawali dengan memilih frekuensi melalui penekanan push button. Kemudian Arduino Uno akan memproses data dengan sistem PWM (Pulse Width Modullation) dan meneruskannya ke IC 386. Gelombang output yang amplitudonya sudah dikuatkan hingga 200 x penguatan kemudian dipancarkan melalui piezzo super  tweeter. Hasil analisis  yang diperoleh besar frekuensi yang mampu mempengaruhi tikus adalah 40 KHz, 50KHz dan 60 KHz pada jarak 2 meter dengan lama pemaparan selama 10 menit, dan frekuensi efisien untuk mengusik tikus adalah 60 KHz.Kata Kunci : Arduino Uno, IC 386, Frekuensi, Tikus

IDENTIFIKASI KEJERNIHAN AIR SUMUR BOR DITINJAU DARI DAYA HANTAR LISTRIK (DHL) DENGAN KONDUKTIVITIMETER DI DESA SENTANG KECAMATAN TELUK MENGKUDU KABUPATEN SERDANG BEDAGAI

Manullang, Dewi Feronika, Siregar, Nurdin

EINSTEIN e-JOURNAL Vol 6, No 2 (2018): EINSTEIN e-JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.377 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejernihan air, daya hantar listrik, salinitas, pH, suhu dan kandungan logam pada air sumur bor di Kecamatan Teluk Mengkudu pada empat dusu di Desa Sentang Kec. Teluk Mengkudu  dengan titik acuan 030 57’593 LU dan 990  12’ 545 BT. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil sampel air laut dimulai dari titik acuan (garis pantai) hingga air laut murni dan mengambil sampel air sumur bor dimulai dari sumur bor terdekat dengan titik acuan (garis pantai), mengukur suhu dan daya hantar listrik kedua sampel serta kedalaman dan  jarak sumur bor dari titik acuan (garis pantai). Data pengukuran daya hantar listrik yang diperoleh dikonversikan pada  suhu 250C. Semua air sumur bor dari 20 sampel telah terintrusi tinggi yaitu mencapai 25% dan terintrusi agak tinggi yaitu mencapai 75 %. Daya Hantar Listrik (DHL) air sumur bor di Desa Sentang 390,62 – 556,69 µmho/cm,250C , salinitas 213- 296 mg/L, suhu 26,9 – 27,60C. Untuk analisa pengujian sampel air sumur bor yang memiliki nilai DHL tertinggi 556,69 µmho/cm,250C  terdapat logam besi (Fe) sebesar 0,36 mg/l,sedangkan untuk sampel air sumur bor yang memiliki DHL terendah 390,62 µmho/cm,250C terdapat kandungan logam besi (Fe) sebesar 1,83 mg/l.Kata Kunci : Kejernihan Air, Intrusi Air Laut, DHL, Konduktivitimeter.

ANALISIS AIR SUMUR BOR DESA PEKAN BANDAR KHALIFAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI BERDASARKAN KUALITAS FISIKA DAN KIMIA

Manurung, Donita, Ginting, Eva Marlina

EINSTEIN e-JOURNAL Vol 6, No 2 (2018): EINSTEIN e-JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.198 KB)

Abstract

Air bersih merupakan air yang dipergunakan untuk keperluan sehari-hari dan kualitasnya memenuhi persyaratan kesehatan air bersih sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dapat diminum apabila dimasak. Maka dalam hal ini, penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas air sumur bor yang berada pada Desa Pekan Bandar Khalifah Kabupaten Serdang Bedagai berdasarkan parameter fisik  dan kimia dan untuk mengetahui tingkat pencemaran air sumur bor tersebut. Metode analisis air dilakukan dengan membandingkan hasil observasi terhadap parameter baku mutu air minum menurut PERMENKES No.492 Tahun 2010 mengenai Persyaratan Kualitas Air Minum. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil air sumur bor dari sepuluh sumur bor dengan mengukur Kekeruhan, Zat Padat Terlarut, Tingkat Keasaman (pH) dan kandungan unsur Besi (Fe), Mangan (Mn), Sulfat (SO4) dan Nitrit (NO2) yang terkandung dalam air sumur bor tersebut. Hasil menunjukkan untuk jumlah parameter yang melampaui baku mutu air minum yakni parameter besi (Fe), pH dan dapat disimpulkan bahwa mutu air di kawasan Desa Pekan Bandar Khalifah tergolong dalam air dengan tingkat tercemar ringan yang memerlukan pengolahan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi dengan cemar maksimum sebesar 2,21 dan cemar minimum sebesar 1,03.Kata Kunci : Air Sumur Bor, Kualitas Air, Parameter Fisika, Parameter Kimia.

KARAKTERISTIK BETON RINGAN PASCA BAKAR MENGGUNAKANSTYROFOAM DENGAN PELARUT TOLUENA

Gaol, Ervinna Lumban, Harahap, Mukti Hamzah

EINSTEIN e-JOURNAL Vol 6, No 2 (2018): EINSTEIN e-JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.763 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian karakteristik beton dari Styrofoam dengan pelarut toluena paska bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pembakaran terhadap beton dengan menggunakan Styrofoam, dan pelarut toluena terhadap kuat tekan, dan pola keretakan beton. Metode pembuatan yang dilakukan adalah beton dibuat berbentuk kubus 15 x 15 x 15 cm. Campuran beton yang digunakan mengacu pada beton mutu rendah K175 dengan semen : pasir : kerikil adalah 1 : 2 : 3 dengan FAS 0,5. Beton normal sebagai pembanding dengan beton normal yang mengalami proses pembakaran. Pada penelitian ini dibuat variasi komposisi styrofoam sebesar 14%, 16%, dan 18% dari berat agregat kasar yang digunakan. Setelah melalui masa peredaman 28 hari, kemudian dilakukan pembakaran pada mesin furnance pada suhu 3000 C, 4000 C, dan 5000 C dengan waktu penahanan selama 2 jam. Setelah itu, proses pembakaran dihentikan lalu direndam ke dalam air selama ± 4 menit, kemudian didiamkan selama 24 jam dengan temperatur ruangan kemudian beton diuji dengan metode uji kuat tekan dengan prosedur yang ada. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil nilai kuat tekan beton pasca bakar pada tiga variasi suhu dengan komposisi 14% - 18%  di dapatkan hasil paling optimal pada campuran 14% sekitar 15,64 MPa. Sedangkan komposisi campuran diatas 14% mengalami penurunan. Pola keretakan beton dengan komposisi penambahan Styrofoam 14%- 18%  tampak terlihat ada retakan. Dari hasil penelitian ini terlihat bahwa suhu berpengaruh dalam menentukan sifat mekanik beton dan nilai keoptimalan ditunjukkan pada benda uji suhu 300⁰C pada penggunaan komposisi Styrofoam 14% yang memenuhi syarat kekuatan tekan beton normal sekitar 15,64 MPa.Kata Kunci : Beton Ringan, Pasca Bakar, Styrofoam, Uji Kuat Tekan, Pola Keretakan.

ANALISIS RESISTIVITAS BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER–SCHLUMBERGER DAN DIPOLE-DIPOLE DI DAERAH GEOTHERMAL GUNUNG SIBAYAK KABUPATEN KARO PROVINSI SUMATERA UTARA

Octavani, Arie Sapta, Kadri, Muhammad

EINSTEIN e-JOURNAL Vol 6, No 2 (2018): EINSTEIN e-JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.473 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan penyebaran batuan dan fluida yang terdapat di bawah permukaan daerah potensi panas bumi Gunung Sibayak Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan analisa nilai resistivitasnya dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger dan Dipole-Dipole. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger dan Dipole-Dipole yang didasari dengan hukum Ohm untuk mengetahui resistivitas jenis perlapisan batuan pada tiap lapisan permukaan bumi. Dengan menginjeksikan arus melalui dua elektroda arus maka beda potensial yang muncul dapat terukur dari elektroda potensial. Variasi harga tahanan jenis akan didapatkan jika jarak masing-masing elektroda diubah, sesuai dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger dan Dipole-Dipole. Nilai tahanan jenis yang terukur bukan merupakan harga sebenarnya akan tetapi merupakan nilai tahanan jenis semu (Apparent Resisitivity). Kemudian data yang diperoleh ditampilkan dengan menggambarkan kontur 2D menggunakan software Res2dinv. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya potensi geothermal di daerah penelitian dengan indikasi nilai hambatan yaitu 209 Ωm sampai dengan 442 Ωm pada lintasan pertama dengan konfigurasi Dipole-Dipole, 32.9 Ωm sampai dengan 79.0 Ωm pada lintasan kedua dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger, 4.56 Ωm sampai dengan 18.7 Ωm pada lintasan kedua dengan konfigurasi Dipole-Dipole. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai resistivitas lintasan kedua antara konfigurasi Wenner-Schlumberger dengan Dipole-Dipole mempunyai nilai resistivitas yang sedikit berbeda yang disebabkan oleh kedalaman yang berbeda dan nilai ketidakpastian alat yang berbeda.Kata Kunci : Geolistrik, Konfigurasi Wenner-Schlumberger, Konfigurasi Dipole-dipole, Geothermal

RANCANG BAGUN ALAT PENDETEKSI KELAYAKAN AIR MINUM YANG DIPRODUKSI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (AMIU) BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 DAN LCD MENGGUNAKAN INFRAMERAH DAN PHOTODIODA SEBAGAI INDIKATOR

Afandi, Irpan, Amdani, Khairul

EINSTEIN e-JOURNAL Vol 6, No 2 (2018): EINSTEIN e-JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.846 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelyakan air minum isi ulang yang diproduksi depot air minum dengan menggunakan mikrokontroler AT89S51 yang difungsikan sebagai penghitung kadar zat terlarut serta derajat keasaman (pH). Prinsip dari alat ini adalah menampilkan menampilkan kadar zat terlarut serta derajat keasaman pada air minum di LCD. Rangkaian sensor menggunakan photodioda, yang dirangkai sehingga dapat mendeteksi sumber cahaya yang mengenai penampang photodioda ke bentuk energi listrik yang mampu direspon oleh mikrokontroler. Sumber cahaya sebagai receiver menggunakan sinar inframerah yang mengeluarkan cahaya fokus. Rangkaian penampil menggunakan LCD yang menampilkan nilai kadar zat terlarut serta derajat keasaman air minum dengan menggunakan sensor pH. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, alat ini mampu mendeteksi dan menampilkan jumlah kadar zat terlarut dengan rentang 15–240 ppm.  Berdasarkan data pengukuran pada tabel 4.3 selisih nilai koefisien yang diperoleh pada kadar zat terlarut (TDS) air minum isi ulang yang diproduksi depot air minum sebesar 0,002 sedangkan nilai koefisien derajat keasaman (pH) air minum sebesar 0,474. Berdasarkan hal di atas, maka alat pengukuran yang dirancang  pengukuran kadar zat terlarut (TDS)  dan derajat keasamman (pH) dengan menggunakan inframerah dan photodioda serta sensor pH dapat difungsikan seperti alat ukur pada umummnya.Kata Kunci : Inframerah,photodioda, sensor pH, mikrokontoler, assembly.

PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI CAMPURAN TERHADAP KEKUATAN BATU BATA

Zebua, Deslina, Sinulingga, Karya

EINSTEIN e-JOURNAL Vol 6, No 2 (2018): EINSTEIN e-JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.031 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan komposisi terbaik batubata menggunakan abu sekam padi dengan tanah liat  terhadap kuat tekan, daya serap air, massa jenis batu bata serta mengetahui struktrur kristal dan fase-fase pengisi pada batu bata. Metode penelitian ini dilakukan dengan menambahkan abu sekam padi (0%, 2%, 4%, 6%, 8% ) dengan tanah liat campuran yang homogen. Penelitian ini dilakukan pencetakan, pengeringan alami selama 14 hari, pembakaran secara tradisional selama 3 x 24 jam, dan pendinginan batu bata selama 3 x 24 jam. Berdasarkan standarisasi SII-0021-1978 batu bata merah kuat tekan batu bata penambahan abu sekam padi 2%, 4%, dan 6% mendekati standar mutu kelas 50 sebesar 5.0 MPa dibandingkan tanpa menggunakan abu sekam padi. Penambahan abu sekam padi sebanyak 8% ternyata menunjukkan daya serap air lebih tinggi dengan nilai section rate yang diijinkan 20 gr/dm2/menit di bandingkan batu bata dengan abu sekam padi 0%, 2%, 4%, dan 6% dengan lama perendaman selama 6 menit. Dari data pengujian massa jenis batu bata dengan menambahkan abu sekam padi pada tanah liat menunjukkan bahwa semakin banyaknya campuran abu sekam padi maka semakin menurunnya massa jenis batu bata. Hasil analisis X-Ray Difraction penambahan 2% abu sekam padi atau tanpa menggunakan abu sekam padi pada tanah liat memiliki fase dominan SiO2 (Quartz) dengan stuktur Kristal trigonal (hexagonal axes).Kata Kunci : Batu bata, Abu Sekam Padi, Massa Jenis, Daya Serap Air, Kuat Tekan, X-Ray Difraction.