cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TEMATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 133 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTUREvPADA SISWA KELAS IV MIN GLUGUR DARAT II MEDAN TIMUR TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Yusnaldi, Eka
JURNAL TEMATIK Vol 3, No 12 (2013): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPS yang diperoleh siswa. Ini disebabkan model dan strategi dalam pembelajaran kurang dilaksanakan dengan baik dan siswa kurang dilibatkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan meningkatkan: (a) hasil belajar siswa kelas IV MI pada mata pelajaran IPS, (b) penggunaan model pembelajaran picture and picture pada mata pelajaran IPS di kelas IV.  pengumpulan data dilakukan melalui: (a) tes tertulis, (b) wawancara, (c) observasi, dan (d) catatan lapangan. Penelitian dilakukan dua siklus dan setiap siklus terdiri tahapan penelitian tindakan kelas, yaitu: (a) tahapan perencanaan (planning), peneliti menyusun suatu perencanaan yang menjelaskan tentang apa, mengapa, kapan di mana, oleh siapa, dan bagaimana tindakan tersebut akan dilakukan  (b) tahapan tindakan (action), kegiatan yang dilakukan adalah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan skenario pembelajaran yang telah disusun dengan mengutamakan tindakan yang ingin diterapkan yaitu meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model picture and picture (c) tahapan pengamatan (observation), dilakukan untuk mengetahui kesesuaian tindakan dengan rencana yang telah ditetapkan sekaligus mengetahui sejauhmana tindakan dapat menghasilkan perubahan yang sesuai dengan yang dikehendaki dan (d) tahapan refleksi (reflection), Hasil yang didapatkan dari tahap tindakan dan observasi dikumpulkan dan dianalisa, sehingga diperoleh suatu kesimpulan dari tindakan yang telah dilaksanakan. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek adalah siswa MI kelas IV sebanyak 32 siswa. Tindakan pada siklus I yang berhasil sebanyak 21 siswa (65,63%) sedangkan siswa yang belum berhasil sebanyak 11 siswa (34,37%), dan skor rata-rata 69,68. Dengan demikian dapat diketahui bahwa kemampuan siswa pada tindakan siklus I ini dalam memahami materi berdasarkan tingkat keberhasilan masih tergolong rendah atau belum tuntas. Pada tindakan siklus II yang telah berhasil dalam belajar sebanyak 28 siswa (87,5%), yang belum tuntas sebanyak 4 siswa (12,5%) dengan skor rata-rata 85,31. Dengan demikian dapat diketahui bahwa kemampuan siswa dalam memahami materi perkembangan teknologi transportasi di lingkungan kabupaten/kota dan propinsi serta penggunaannya sudah berhasil atau tuntas. Berdasarkan data di atas peneliti menyimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima.   Kata kunci: Hasil belajar IPS dan model pembelajaran picture and picture
PENDAMPINGAN GURU MENGGUNAKAN BAHASA INGGERIS DALAM MENGAJAR DI SEKOLAH BERSTANDAR INTERNASIONAL AL AZHAR MEDAN Murni, Sri Minda; Suswati, Rita; Solin, Mutsyuhito
JURNAL TEMATIK Vol 3, No 12 (2013): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Program pendampingan guru di SDBI AL Azhar bertujuan untuk melatih guru: (1) menguasai sejumlah terhnical terms yang digunakan di dalam setiap topik materi; (2)  menggunakan media pengajaran berbasis ICT; (3) menggunakan Bahasa Inggris yang benar dalam memberi penjelasan dan instruksi. Subjek pendampingan adalah guru mata pelajaran Matematika dan Sains. Pelatihan dan pendampingan menghasilkan RPP yang berisi: (1) technical terms yang diperlukan dalam setiap topik; (2) ujaran-ujaran berbahasa Inggeris yang diperlukan dalam memberi penjelasan; (3) ujaran-ujaran berbahasa Inggeris yang diperlukan dalam memberikan instruksi: (4) media pembelajaran berbasis ICT; dan (5) lembar kerja. Pelatihan dan pendampingan juga telah meningkatkan kemampuan guru dalam pengucapan dan menumbuhkan rasa percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggeris di kelas. Secara kelembagaan, kemandirian dan rasa percaya diri guru dalam merancang RPP sendiri telah meningkatkan kinerja sekolah.   Kata kunci : RPP, tehnical terms, SDBI Al-Azhar Medan
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPS Dan Membentuk Karakter Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Pada SDN 060809 Medan. Harahap, Nani Khairani
JURNAL TEMATIK Vol 3, No 12 (2013): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan di SDN 060809 Medan dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 22 orang. Objek penelitian adalah penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Dan Membentuk Karakter Siswa. Data penelitian diperoleh dari skenario pembelajaran, lembar Observasi Angket Karaktersiswa, dan Tes Hasil Belajar siswa. Hasil validasi terhadap perangkat dalam kategori (dapat digunakan dengan beberapa revisi) dan hasil uji coba intrumen tes memiliki reliabilitas 0,97 atau sangat tinggi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dan tes diberikan pada setiap akhir siklus. Hasil analisis data pada siklus II diperoleh hasil : (1) Pembentukan Karakter Siswa telah memenuhi persentase yang ditetapkan yaitu 91%; (2) Nilai tes hasil belajar sebesar 95,45% dari jumlah siswa yang mengikuti tes telah berhasil. Berdasarkan hasil pada siklus II dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dapat membentuk Karakter siswa dan Hasil Belajar siswa. Keberhasilan tersebut terjadi dengan berbagai revisi-revisi tindakan berdasarkan hasil refleksi terhadap proses dan hasil pembelajaran.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA PELAJARAN IPS MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA DI KELAS IV SD NEGERI 067774 KELURAHAN SUKA MAJU MEDAN JOHOR T.P. 2012/2013 ., khairat
JURNAL TEMATIK Vol 3, No 12 (2013): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan penelitian ini adalah peningkatan keterampilan sosial siswa melalui implementasi model pembelajaran Problem Based Learning pada pelajaran IPS di kelas IV Negeri 067774  Kelurahan Suka Maju Medan Johor T.p. 2012/2013 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial siswa melalui implementasi model pembelajaran Problem Based Learning pada pelajaran IPS di kelas IV SD SD Negeri 067774  Kelurahan Suka Maju Medan Johor Kota Medan T.P. 2012/2013. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 067774  Kelurahan Suka Maju Medan Johor T.p. 2012/2013 sebanyak satu kelas yang berjumlah 30 orang siswa. Objek penelitian tindakan kelas ini adalah peningkatan keterampilan sosial siswa pada pelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Poblem Based Learning di kelas IV Negeri 067774  Kelurahan Suka Maju Medan Johor T.P. 2012/2013 Penelitian ini dilaksanakan dalam kelas meliputi kegiatan pelaksanaan tindakan kelas (PTK) berupa kegiatan refleksi awal dan melakukan observasi untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di kelas, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan sebanyak 2 siklus dan masing-masing siklus dilakukan dengan 2 kali pertemuan dan pada setiap akhir siklus dilakukan observasi untuk mengetahui hasil peningkatan keterampilan sosial siswa. Hasil penelitian  dpat dikemukakan bahwa kategori persentase keterampilan sosial siswa hasil observasi siklus I pertemuan I termasuk kategori rendah yaitu sebesar 46,67%, siklus I pertemuan II termasuk kategori tinggi yaitu sebesar 33,33%, siklus  siklus II pertemuan I termasuk kategori tinggi yaitu sebesar 53,33%, dan siklus II pertemuan II termasuk kategori sangat tinggi yaitu sebesar 90,00%. Dengan demikian dapat dikemukakan kesimpulan bahwa  implementasi model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa pada pelajaran IPS  di kelas IV SD Negeri 067774  Kelurahan Suka Maju Medan Johor Kota Medan T.P. 2012/2013.   Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning, Keterampilan Sosial Siswa.
PENGARUH PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DAN BERPIKIR LOGIS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD BHARLIND SCHOOL MEDAN Romauli, Mika
JURNAL TEMATIK Vol 3, No 12 (2013): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) Perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang diajar dengan pembelajran matematika realistik kelompok dan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan pembelajaran matematika realistik individu, (2) Perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang memiliki kemampuan berfikir logis tinggi dan memiliki kemampuan berfikir logis rendah, (3) Interaksi antara pembelajaran matematika realistik dan kemampuan berfikir logis terhadap hasil belajar matematika siswa SD Bharlind School Medan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Bharlind school Medan, berjumlah 74 orang yang berasal dari 2 kelas. Jumlah sampel penelitian untuk pembelajaran matematika realistik kelompok terdiri 38 siswa dan 36 siswa untuk pembelajaran matematika realistik individu. Instrumen pengukuran untuk mengukur hasil belajar digunakan tes berbentuk essay tes yang terdiri dari 8 soal yang meiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,75. Metode penelitian menggunakkan metode quasi eksperimen dengan desain penelitan factorial 2x2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikan α = 0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan pembelajaran matematika realistik kelompok ( = 23,97) lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang diajar dengan pembelajaran matematika realistik individu ( = 22,88) dengan Fhitung = 4,50 > Ftabel = 3,97 , (2) Hasil belajar matematika siswa yang memiliki kemampuan berfikir logis tinggi  ( = 24,41) lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang memiliki kemampuan berfikir logis rendah ( = 22,00), dengan Fhitung=15,22 > Ftabel = 3,97, (3) Terdapat interaksi antara pembelajaran matematika realistik dan kemampuan berfikir logis terhadap hasil belajar matematika siswa, dengan Fhitung = 28,50 > Ftabel = 3,97. Perhitungan uji lanjut dengna uji Scheffe menunjukkan perbedaan yang signifikan pada hasil belajar matematika antara pembelajaran matematika realistik kelompok dan pembelajaran matematika realistik individu, begitu pula antara kemampuan berfikir logis tinggi dan kemampuan berfikir logis rendah.
Peningkatan Hasil Belajar IPS dan Kecakapan Sosial Siswa dengan Model Cooperative Learning Think Pair Share di Kelas V SDN 050648 Bandar Muda Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat. Rida, Muhdizam
JURNAL TEMATIK Vol 3, No 12 (2013): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS, kecakapan sosial siswa, dan penggunaan Model Cooperative Learning Think Pair Share. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas dengan jumlah siswa 30 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data terdiri dari  tes hasil belajar IPS, angket kecakapan sosial siswa, dan observasi penggunaan Model Cooperative Learning Think Pair Share. Analisis data untuk melihat adanya peningkatan hasil belajar IPS dan kecakapan sosial siswa dengan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Cooperative Learning Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar IPS. Siklus I nilai rata-rata hasil belajar IPS siswa 70 meningkat menjadi 81 pada siklus II. Secara klasikal, jumlah siswa yang memperoleh nilai  65 (kategori cukup) juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu 23 orang (76,67%) menjadi 28 orang (93,33%) dari 30 orang siswa. Kecakapan sosial siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Indikator ”bekerjasama dengan teman yang lain” meningkat dari 66,67% menjadi 86,67%; ”tanggung jawab sosial”  meningkat dari 63,33% menjadi 86,67%; ”mengendalikan emosi”  meningkat dari 76,67% menjadi 80%; “berinteraksi dengan teman lain”  meningkat dari 60% menjadi 87,67%; ”mengelola konflik” meningkat dari 76,67% menjadi 93,33%; ”toleransi” meningkat dari 73,33% menjadi 86,67%;  ”membudayakan sikap sportif dan disiplin” meningkat dari 70% menjadi 80%;  ”mendengarkan teman yang lain” meningkat dari 63,33% menjadi 80%; dan ”berkomunikasi dengan teman lain” meningkat dari 73,33% menjadi 80%; ”memimpin” meningkat dari 70% menjadi 83,33%. Penggunaan model pembelajaran kooperatif TPS juga mengalami peningkatan untuk masing-masing indikatornya, yaitu  dengan nilai > 70. Model pembelajaran kooperatif TPS dapat dijadikan salah satu alternatif bagi guru dalam menyajikan pelajaran pada mata pelajaran IPS.   Kata Kunci:     Penelitian Tindakan Kelas, Kecakapan Sosial,  IPS, TPS, Hasil Belajar
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN SIKAP BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA SISWA DI SMP SWASTA AWAL KARYA PEMBANGUNAN KABUPATEN DELI SERDANG T.P. 2012/2013 ., Muriadi
JURNAL TEMATIK Vol 3, No 12 (2013): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar kemampuan membaca siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran quantum teaching dengan strategi pembelajaran ekspositori,  (2) Perbedaan hasil belajar kemampuan membaca siswa yang memiliki sikap belajar tinggi dengan sikap belajar rendah, (3) Interaksi antara strategi pembelajaran dan sikap belajar terhadap hasil belajar kemampuan membaca siswa. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Swasta Awal Karya Pembangunan Tumpatan Kabupaten Deli Serdang T.P. 2012/2013 sebanyak 96 orang siswa. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Sampel penelitian berjumlah 62  siswa dimana 32 siswa sebagai kelompok eksperimen yang diajar menggunakan strategi pembelajaran quantum teaching dan  30 siswa sebagai kelompok yang diajar  dengan menggunakan strategi pembelajaran ekspositori. Instrumen penelitian dengan menggunakan tes sikap belajar siswa dan tes hasil belajar kemampuan membaca siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji ANAVA dua jalur pada taraf signifikan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar kemampuan membaca siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran quantum teaching lebih tinggi dibandingkan yang diajar dengan strategi pembelajaran ekspositori  (rata-rata hasil belajar menggunakan quantum teaching = 77,88 > rata-rata hasil belajar menggunakan strategi ekspositori = 74,50) (2) Terdapat perbedaan hasil belajar kemampuan membaca siswa yang memiliki sikap belajar tinggi dan rendah (rata-rata hasil belajar dengan sikap belajar tinggi =78,32> rata-rata hasil belajar dengan sikap belajar rendah =73,89), (3) Terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan sikap belajar terhadap hasil belajar kemampuan membaca siswa (Fhitung = 4,37 > Ftabel = 3,980)     Kata kunci: Strategi pembelajaran, sikap belajar dan kemampuan membaca
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI 060885 MEDAN Ginting, Kula
JURNAL TEMATIK Vol 3, No 12 (2013): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa dalam pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri 060885 Medan setelah penerapan pembelajaran CTL. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus dilaksanakan dalam empat kali pertemuan. Masing-masing siklus terdiri atas empat langkah yaitu: (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Pengamatan, dan (4) Refleksi. Data observasi siswa dan guru dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan lembar observasi keaktifan siswa dan guru, Adapun hasil belajar siswa dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa : 1) penerapan pembelajaran CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan peningkatan sebesar 58,17%, 2) penerapan pembelajaran CTL dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa sebesar 19,72%.   Kata kunci : PTK, CTL, hasil belajar, aktivitas belajar
Peningkatan Ketrampilan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar IPS Melalui Pendekatan Inkuiri Siswa Kelas IV SD Negeri 106816 MARINDAL II Kecamatan Patumbak Sitorus, Syahril
JURNAL TEMATIK Vol 3, No 12 (2013): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh suatu gambaran dalam peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dan untuk memperoleh suatu gambaran dalam peningkatan hasil belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 106816 Marindal II Kecamatan Patumbak  pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial melalui pendekatan inkuiri. Dari hasil pengamatan dan data yang diperoleh pada siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 106816 Marindal II Kecamatan Patumbak, menunjukkan proses pembelajaran di kelas dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui metode pendekatan inkuiri, rnemperoleh informasi tentang tingkat keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa, tanggapan guru dan siswa setelah pembelajaran dengan pendekatan inkuiri dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah dengan melalui: Tes,  Observasi, Wawancara, dan  Angket respon siswa. Dari hasil analisis data terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan inkuiri diperoleh hasil bahwa lebih tinggi siklus 2 dibanding dengan siklus 1. Dalam pembelajaran IPS melalui pendekatan inkuiri, guru terlebih dahulu menciptakan suasana kelas yang demokratis dan menyenangkan sehingga pendapat dapat diungkapkan secara bebas dan baik.  Penelitian tindakan kelas dengan penggunaan pendekatan inkuiri dapat lebih meningkatkan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS , Penggunaan pendekatan inkuiri dapat lebih meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS , Guru memberikan tanggapan yang positif terhadap pembelajaran IPS dengan pendekatan inkuiri. Sebab guru merasakan tidak lagi sebagai pusat pembelajaran yang menjemukan, tetapi guru hanyalah sebagai fasilitator dalam pembelajaran, dan Siswa memberikan tanggapan yang positif terhadap pembelajaran IPS dengan pendekatan inkuiri. Tercermin dari tanggapan siswa terhadap angket yang di berikan dan dijawab oleh siswa. Hal ini menggambarkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan inkuiri telah mampu menyentuh langsung dengan keinginan siswa itu sendiri dalam mengembangkan pengetahuan siswa. Dari hasil yang diperoleh, bahwa yang perlu diperbaiki pada tindakan di siklus 2 adalah perlu adanya bimbingan secara khusus siswa yang kerjanya agak lambat daripada temannya kemudian bagi siswa yang cepat penalarannya dalam berpikir kritis akan diberikan tambahan soal yang lebih menantang. Kepada pihak sekolah sebelum melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan inkuiri dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang memadai seperti media pembelajaran, karena pendekatan inkuiri mengharuskan keterlibatan siswa secara langsung.
IMPROVING STUDENTS’ ACHIEVEMENT IN WRITING DESCRIPTIVE TEXT THROUGH MIND MAPPING MODEL OF EIGHT GRADE SMP NEGERI 13 MEDAN. TESIS. PROGRAM PENDIDIKAN DASAR, SEKOLAH PASCASARJANA, UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Riza, Sri Mona
JURNAL TEMATIK Vol 3, No 12 (2013): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan yang dihadapi peneliti didalam kelas pada SMP Negeri 13 Medan menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis masih rendah dan tidak memiliki motivasi dalam menulis. Penelitian ini menggunakan mind mapping untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam menulis teks deskriptif. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Peneliti dibantu oleh seorang observer meliputi : perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Siklus 1 dan 2 masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII.6 semester 2 tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 35 orang. Instrumen penelitian menggunakan test menulis, lembar observasi, questioner dan catatan lapangan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa siswa berperan aktif selama proses pembelajaran writing dan kemampuan siswa meningkat. Nilai yang diperoleh berdasarkan harus berdasarkan KKM yang telah ditentukan yaitu 70. Nilai rata-rata pada siklus 1 adalah 68,57 dengan nilai 50=11 siswa (31,42%), nilai 70=7 siswa (20%), dan nilai 80=17 siswa (48,57%). Nilai rata-rata pada siklus 2 adalah 79,14 dengan nilai 70=6 siswa (17,14%), nilai 80=26 siswa (74,28%), dan nilai 90=3 siswa (8,5%). Key words: mind mapping, writing descriptive text.

Page 1 of 14 | Total Record : 133