cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika
ISSN : 20896026     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika (JIKA) diterbitkan setiap bulan Mei dan November, memuat tulisan ilmiah yang berhubungan dengan bidang Ilmu Komputer serta aplikasi informatika untuk pengembangan pertanian. Berkala ilmiah ini menerima tulisan hasil penelitian dari luar IPB.
Arjuna Subject : -
Articles 74 Documents
Pengenalan Genus Diatom Menggunakan Principal Component Analysis dan Jaringan Saraf Tiruan Propagasi Balik Sebagai Classifier Rahmi, Silvia; Haryanto, Toto; Pratiwi, Niken TM
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diatom merupakan suatu mikroalga unisel (kadang berkoloni) yang mempunyai peranan penting dalam dunia riset dan penelitian. Identifikasi diatom merupakan pekerjaan yang rumit. Hal ini dikarenakan diatom memiliki ratusan taksa dengan banyak variasi bentuk dan karakteristik biologi yang menyebabkan proses identifikasinya tidak mudah bahkan bagi seorang pakar. Penelitian ini menerapkan Principal Component Analysis (PCA) untuk reduksi data dan Jaringan Saraf Tiruan (JST) untuk identifikasi diatom. Proporsi PCA yang digunakan ialah 80% dan 90%. JST yang digunakan adalah propagasi balik dengan satu hidden layer. Data yang dipakai pada penelitian ini adalah citra diatom berformat JPG yang diambil menggunakan mikroskop elektrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generalisasi terbaik sebesar 90% diperoleh pada percobaan menggunakan proporsi PCA 90% dengan persentase data latih 80%.
Ekspansi Kueri pada Sistem Temu Kembali Informasi Berbahasa Indonesia Menggunakan Analisis Konteks Lokal Diva, Laras Mutiara; Wijaya, Sony Hartono
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengguna suatu sistem temu kembali sering kali tidak tepat mengungkapkan kebutuhan informasi yang diinginkannya dalam bentuk kueri. Masalah lain ialah adanya perbedaan pilihan kata antara seorang pengguna dalam kuerinya dan penulis dalam dokumennya. Analisis konteks lokal adalah ekspansi kueri otomatis yang mengombinasikan teknik global dan teknik lokal. Analisis konteks lokal mengurutkan konsep berdasarkan pada kemunculannya dengan seluruh term kueri pada dokumen peringkat teratas dan menggunakan konsep peringkat teratas untuk ekspansi kueri. Pada dasarnya suatu dokumen mempunyai beberapa topik sehingga pada penelitian ini dokumen peringkat teratas dibagi ke dalam beberapa passage. Konsep peringkat teratas diambil dari beberapa passage peringkat teratas. Tujuan penelitian ini ialah mengimplementasikan ekspansi kueri menggunakan analisis konteks lokal. Kinerja dari sistem temu kembali informasi menggunakan analisis konteks lokal bagus dengan nilai ketepatan rata-rata sebesar 60%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja sistem dengan analisis konteks lokal secara signifikan meningkat 6.07% dibandingkan dengan sistem tanpa analisis konteks lokal dengan dokumen-dokumen relevan yang ditemukembalikan berada pada posisi teratas penemukembalian. Selain itu, jumlah dokumen dan passage peringkat teratas yang terambil secara signifikan tidak mempengaruhi nilai ketepatan rata-rata. Faktor yang lebih mempengaruhi adalah jumlah term ekspansi yang ditambahkan. Analisis konteks lokal cukup baik diterapkan pada koleksi dokumen yang memiliki kemiripan cukup tinggi.Kata kunci: analisis konteks lokal, ekspansi kueri
Teknik Penyembunyian Data Rahasia pada Berkas Gambar Digital Menggunakan Steganografi Least Significant Bit Variable-Size Neyman, Shelvie Nidya; Lindayati, Lindayati; Guritman, Sugi
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu teknik pengamanan data dengan cara penyisipan informasi rahasia pada berkas gambar digital sebagai media penampung ialah steganografi berbasis least significant bit (LSB) dengan penambahan kemampuan penyisipan yang bersifat variable-size. Operasi teknik steganografi ini menggunakan tiga parameter, yaitu capacity evaluation untuk menentukan kapasitas maksimum LSB dari masing-masing pixel media penampung, minimum error replacement untuk memperkecil tingkat kesalahan saat penyisipan, dan improved grayscale compensation untuk memisahkan kesalahan penempelan agar tidak berdekatan pada tempat pixel bekerja. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan teknik tersebut untuk menyembunyikan data rahasia pada berkas gambar digital sebagai media penampung dan menghasilkan stego-image dengan kesamaan tampilan dan ukuran berkas. Berkas hasil penyisipan (stego-image) yang diperoleh diharapkan tidak menimbulkan kecurigaan pihak lawan, serta mampu memaksimumkan kapasitas penyisipan data rahasia, dengan memungkinkan penyisipan mencapai bit ke-5 dari LSB media penampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stego-image yang diperoleh secara visual memiliki tampilan hampir sama dengan media penampungnya dan kapasitas penyisipannya mencapai lebih dari 50% ukuran media penampungnya. Kapasitas ini diperoleh tanpa mempertimbangkan border dan jumlah bit data pada setiap pixel minimal berjumlah empat.Kata kunci: capacity evaluation, improved grayscale compensation, least significant bit variabel-size, steganografi
Pembuatan Modul Rekomendasi pada OpenCart Menggunakan Metode Item-Based Collaborative Filtering Nuryunita, Kirana; Nurhadryani, Yani
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menambahkan modul rekomendasi pada content management system Opencart. Salah satu pendekatan dalam rekomendasi adalah item-based collaborative filtering. Metode item-based collaborative filtering dapat mengurangi waktu eksekusi perhitungan. Metode item-based collaborative filtering pada penelitian ini menggunakan perhitungan adjusted cosine similarity untuk menghitung nilai kemiripan antarbuku dan weighted sum untuk menghitung nilai prediksi rate buku. Untuk mendapatkan rekomendasi, pengguna harus melakukan login dan memberikan rate pada buku. Berdasarkan rate pengguna, nilai kemiripan dihitung menggunakan adjusted cosine similarity. Berdasarkan kemiripan antarbuku, nilai prediksi rate buku dicari menggunakan weighted sum. Sebelum buku direkomendasikan kepada pengguna, kategori prediksi buku dicocokkan dengan kategori buku yang telah diberi rate oleh pengguna. Penelitian ini menggunakan 300 buku dan 30 pengguna sebagai data. Dari hasil penelitian, hanya 17 pengguna yang mendapatkan rekomendasi. Pengujian dilakukan dengan menganalisis waktu eksekusi dan keakuratan rekomendasi. Waktu eksekusi dalam pengujian ini adalah 1.60 detik. Untuk menghitung keakuratan rekomendasi, penelitian ini menggunakan mean absolute error dengan hasil perhitungan 0.15.Kata kunci: e-commerce, item-based collaborative filtering, recommender system.
Perbandingan Metode Ekstraksi Ciri Histogram dan PCA untuk Mendeteksi Stoma pada Citra Penampang Daun Freycinetia Satria, Dony; Mushthofa, Mushthofa
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstraksi fitur adalah proses pengambilan ciri sebuah objek yang dapat menggambarkan karakteristik dari objek tersebut. Pada penelitian ini, dua buah metode ekstraksi fitur digunakan, yaitu Principal Component Analysis (PCA) dan histogram untuk melakukan deteksi stoma pada gambar penampang daun Freycinetia. Penelitian ini menggunakan frame berjalan yang melakukan pengolahan bagian citra dan melakukan deteksi kemunculan stoma pada bagian citra tersebut. Untuk memodelkan kemunculan stoma, dibuat tiga kelas frame, yaitu frame dengan kemunculan stoma penuh, frame dengan kemunculan sebagian stoma, dan frame tanpa kemunculan stoma. Untuk proses klasifikasi, digunakan pemodelan menggunakan Jaringan Saraf Tiruan (JST) Backprogragation. Hasil percobaan menunjukkan bahwa ekstraksi fitur menggunakan PCA menghasilkan akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan metode histogram. Nilai F1-measure yang terbaik yang didapatkan menggunakan ekstraksi fitur PCA ialah 0.9091.Kata kunci: deteksi stoma, ekstraksi fitur, Freycinetia, histogram, PCA
Pengujian Usability untuk Meningkatkan Antarmuka Aplikasi Mobile Nurhadryani, Yani; Sianturi, Susy Katarina; Hermadi, Irman; Khotimah, Husnul
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan mobile phone yang semakin banyak oleh kalangan anak-anak mendorong pengembangan aplikasi mobile untuk anak-anak. Untuk menciptakan aplikasi mobile perlu memperhatikan aspek usability sebagai kunci keberhasilan dan syarat penerimaan pengguna terhadap aplikasi tersebut. Pengujian usability bertujuan untuk menentukan apakah sebuah aplikasi sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna atau belum. Pada penelitian ini melakukan pengujian usability pada aplikasi anak-anak dengan menggunakan metode field observation yaitu dengan cara mengobservasi pengguna bagaimana mereka menggunakan aplikasi. Komponen yang diuji terdiri dari komponen efektivitas, efisiensi dan kepuasan. Aplikasi yang diuji adalah M-Breakfast Nutrition yaitu aplikasi berbasis mobile untuk media pembelajaran sarapan, aplikasi ini memberikan materi sarapan dan rekomendasi menu sarapan yang sesuai dengan profile pengguna. Hasil uji menunjukkan bahwa metode observasi langsung pada anak-anak dapat meningkatkan nilai usability M-Breakfast Nutrition dari 78.4% menjadi 91.1%. sehingga diharapkan aplikasi dapat sesuai dengan tujuan agar dapat diterima oleh pengguna.Kata kunci: usability, pengujian usability, metode Field Observation, M-Breakfast Nutrition.
Pengembangan Sistem Manajemen Pembelajaran Pemrograman Bahasa Scheme, Java, PHP, dan Perl Pradana, Alfa Nugraha; Adisantoso, Julio
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara konvensional proses pembelajaran dilakukan dalam bentuk diskusi ataupun penyampaian materi di dalam suatu kelas atau perkuliahan. Proses pembelajaran seperti ini sulit diterapkan pada bidang pemrograman terutama untuk kelas besar. Keterampilan dalam membuat suatu algoritme, logika, bahasa pemrograman, dan pengetahuan-pengetahuan lain seperti matematika juga sangat diperlukan dalam membuat suatu program komputer. Pada kondisi ini, sistem manajemen pembelajaran atau learning management system (LMS) memiliki peranan penting dalam melengkapi dan memperbaiki proses pembelajaran konvensional di bidang pemrograman. Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) telah mengembangkan aplikasi SMP pemrograman yang disebut TOKI Learning Contest (LC) untuk bahasa pemrograman Pascal, C, dan C++. Penelitian ini menganalisis TOKI LC dan mengembangkan sistem manajemen pembelajaran agar dapat mendukung dan melengkapi proses pembelajaran di bidang pemrograman untuk mahasiswa bidang studi ilmu komputer atau informatika dengan menambahkan sistem penilaian bahasa Scheme, Java, PHP, dan Perl dan menguji kinerja masing-masing bahasa. Penelitian ini telah menambahkan grader otomatis untuk empat bahasa pemrograman yaitu Scheme, Java, PHP, dan Perl, yang memenuhi konsep asynchronous e-learning. Hasil menunjukkan bahwa kinerja run time pada bahasa pemrograman Java menggunakan waktu yang lebih lama. Selain itu penggunaan memory space pada bahasa Java menggunakan memori yang cukup besar untuk menjalankan setiap program dibandingkan bahasa pemrograman lain.Kata kunci: grader, pemrograman, sistem manajemen.
Pengembangan Prototipe Lampu Lalu Lintas Pejalan Kaki Berbasis Mikrokontroler MCS-51 yang Diinisiasi dengan Tombol Situmorang, Irene Pricella; Priandana, Karlisa
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, di Indonesia, hak pejalan kaki untuk menyeberang jalan pada zebra cross sering diabaikan. Padahal, UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 130 ayat 2 secara eksplisit menjelaskan bahwa pejalan kaki yang menyeberang pada zebra cross berhak mendapat prioritas. Penelitian ini mengembangkan dua prototipe lampu lalu lintas untuk pejalan kaki yang dapat diinisiasi dengan tombol dengan menggunakan mikrokontroler keluarga MCS-51 untuk diimplementasikan di zebra cross. Mode timer MCS-51 yang digunakan adalah mode timer 1. Prototipe pertama menggunakan push-button, sedangkan prototipe kedua menggunakan keypad sebagai tombol untuk menginisiasi lampu lalu lintas. Penekanan tombol akan memulai kondisi menyeberang, yaitu kondisi pada saat lampu lalu lintas kendaraan menjadi merah dan lampu lalu lintas penyeberang jalan menjadi hijau. Dalam hal ini, seven segment akan menampilkan waktu hitung mundur yang dapat dipilih melalui tombol. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan push-button lebih ramah guna dan lebih mudah dipelihara. Sementara itu, penggunaan keypad lebih fleksibel dalam hal pemilihan waktu menyeberang.Kata kunci: keypad, lampu lalu lintas, mikrokontroler MCS-51, push-button, seven segment
Penerapan Teknik Penarikan Contoh Kuota untuk Penentuan Paket Aplikasi pada Distro IPB Linux Operating System Antoni, Antoni; Sukoco, Heru
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan lisensi GNU General Public License (GPL) menyebabkan munculnya berbagai sistem operasi berbasis GNU/Linux. Hal ini dikarenakan banyak perusahaan, masyarakat umum, dan komunitas tertentu yang mengembangkan pemaketan aplikasi (distro) Linux sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Distro IPB Linux Operating System (ILOS) 2013 merupakan sistem operasi GNU/Linux yang dikembangkan untuk menunjang kebutuhan perangkat lunak mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). ILOS 2013 dibangun menggunakan metode remastering menggunakan distro Ubuntu 12.04.2 LTS sebagai distribusi induk. Mahasiswa IPB memiliki karakteristik yang heterogen dan terdiri atas beberapa kompetensi keilmuan yang berbeda. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan survei dengan metode penarikan contoh kuota. Survei yang dilakukan melibatkan 100 mahasiswa dari semua jurusan di IPB untuk menentukan kebutuhan perangkat lunak bagi mahasiswa IPB. Berdasarkan hasil pengolahan data survei, paket distro ILOS meliputi 38 aplikasi yang terdiri atas 5 aplikasi untuk kebutuhan sains, 7 aplikasi perkantoran, 5 aplikasi pemrograman, 3 aplikasi manajemen basisdata, 2 aplikasi jaringan, 1 aplikasi sistem informasi geografis (SIG), 5 aplikasi computer aided design (CAD) dan desain grafis, 6 aplikasi internet, 3 aplikasi multimedia dan 1 aplikasi utilitas telah dipaketkan pada distro ILOS 2013 untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa IPB. Seluruh aplikasi dipaketkan dalam bentuk DVD Installer ILOS 2013.Kata kunci: GNU/Linux, ILOS, penarikan contoh kuota, remastering, Ubuntu.
Identifikasi Tanaman Buah Tropika Berdasarkan Tekstur Permukaan Daun Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Agmalaro, Muhammad Asyhar; Kustiyo, Aziz; Akbar, Auriza Rahmad
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman tanaman buah tropika yang cukup tinggi. Keanekaragaman tanaman buah tropika tersebut merupakan satu tantangan dalam melakukan identifikasi. Identifikasi tanaman dapat dilakukan berdasarkan buah, bunga, maupun daun. Identifikasi berdasarkan daun merupakan identifikasi yang lebih mudah dilakukan karena daun akan ada sepanjang masa, sedangkan bunga dan buah mungkin hanya ada pada waktu tertentu. Identifikasi tanaman menggunakan daun dapat dilakukan berdasarkan bentuk, tekstur, maupun warna citra daun tersebut. Pada penelitian ini, ekstraksi fitur gray level co-occurrence matrix (GLCM) dari tekstur citra permukaan daun buah tropika digunakan sebagai input dari pelatihan Jaringan syaraf tiruan untuk proses identifikasi. Secara keseluruhan, pengujian dengan menggunakan hidden neuron sebanyak 7 menghasilkan hasil akurasi terbaik, yaitu 90%.Kata kunci: buah tropika, daun, GLCM, jaringan syaraf tiruan, tekstur.