cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah
ISSN : 23017562     EISSN : 25797964     DOI : -
Core Subject : Education,
Tadris: Jurnal Tarbiyah dan Keguruan is a peer-reviewed journal on education, provide readers with a better understanding of education in the world, present developments through the publication of articles and research reports. Tadris specializes in education in the world and is intended to communicate original researchers and current issues on the subject. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles. This journal encompasses original research articles and review articles, including: 1. Religious Education 2. Studies in Social Education 3.Studies in Science Education 4.Management Education 5.Teaching & Learning 6. Quality Education 7.Education Development 8. Educational Technology 9. Language Education 10.Philosophy of Education 11.Teacher Education The Journal was fir
Arjuna Subject : -
Articles 58 Documents
Peluang Pemanfaatan Pembelajaran Berorientasi Teknologi Informasi di Lingkup Madrasah (Mempersiapkan Madrasah Berwawasan Global) Lubis, Maesaroh
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 2 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v1i2.1063

Abstract

The rapid development of information technology and the changing social and political situation around the world brings new challenges to madrasah. Madrasahs are challenged to transform themselves into institutions that are able to adapt to changing society. That means the madrasah must be able to adapt to the globalization process. Therefore, madrasah should be able to identify challenges and formulate strategies. The most important thing to note is that the process of change is not aimed at the institution itself, but rather to help students as the next generation of nations to embrace a different world, a globalized world characterized by constant technological change and different social lives.Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan perubahan situasi sosial dan politik di seluruh dunia membawa tantangan baru untuk madrasah. Madrasah ditantang untuk mengubah dirinya menjadi lembaga yang mampu beradapt asi dengan perubahan masyarakat. Itu artinya madrasah harus mampu beradaptasi dengan proses globalisasi. Oleh karena itu,  madrasah harus mampu mengidentifikasi tantangan dan memformulasikan strategi. Yang paling penting untuk dicatat adalah bahwa proses perubahan itu tidak ditujukan pada lembaga itu sendiri, melainkan untuk membantu siswa sebagai generasi penerus bangsa untuk merangkul dunia yang berbeda, dunia yang mengglobal yang ditandai dengan perubahan teknologi yang terus terjadi dan kehidupan sosial yang berbeda. Kata kunci: Madrasah,Pembelajaran,Teknologi Informasi, Globalisasi
Pengaruh Mind Map dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Yusuf T., M; Amin, Mutmainnah
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 1 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur efektifitas metode mind map berbantuan grafik bervariasi terhadap hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan metode eksperimen desain treatment by level. Sampel ditentukan secara multiple random terhadap siswa MTs Negeri Balang-Balang Kab. Gowa, Sulawesi Selatan. Data dianalisis dengan menggunakan analisis variansi (ANAVA) dua arah dengan interaksi dan uji lanjut Tukey. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang belajar dengan mind map berbantuan grafik bervariasi lebih tinggi dari siswa yang belajar dengan metode sama tanpa grafik bervariasi. Kesimpulan tersebut megindikasikan bahwa grafik bervariasi dalam pembelajaran dengan metode mind maplebih efektif dan menunjukkan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika.Kata kunci: mind map, grafik bervariasi, hasil belajar matematika
Kontribusi Pendidikan Karakter dan Lingkungan Keluarga terhadap Soft Skill Siswa SMK Ratnawati, Dianna Ratnawati
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 1 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v1i1.887

Abstract

Soft skill berperan penting dalam kesuksesan karier lulusan. Agar dapat meningkatkan kompetensi lunak (soft skill) maka perlu diperhatikan kualitas implementasi pendidikan karakter dan kondisi lingkungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap (1) kontribusi pendidikan karakter terhadap soft skill; (2) kontribusi lingkungan keluarga terhadap soft skill; dan (3) mengungkap kontribusi pendidikan karakter dan lingkungan keluarga secara simultan terhadap soft skill siswa SMK Negeri se-Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Untuk menjawab tujuan penelitian digunakan analisis regresi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X1 TKR SMK Negeri se-Kota Malang sejumlah 555 siswa, sedangkan sampel penelitian diambil dengan teknik probability random sampling jenis sampling kelompok berjumlah 126 siswa. Instrumen untuk mengumpulkan data berupa angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum (1) terdapat kontribusi positif antara variabel pendidikan karakter terhadap soft skill dengan signifikansi sebesar 19,1%; (2) terdapat kontribusi positif antara variabel lingkungan keluarga terhadap soft skill dengan signifikansi sebesar 23,4%; (3) terdapat kontribusi positif antara variabel pendidikan karakter dan lingkungan keluarga secara simultan terhadap soft skill. Kedua variabel independen tersebut memberikan kontribusi sebesar 34,9% terhadap soft skill siswa, sedangkan dampak sebesar 65,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Penerapan Pendekatan Pakem untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Mahasiswa dalam Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Guru Rohaniawati, Dede
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 2 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v1i2.1064

Abstract

The purpose of this research is to know the application of PAKEM and the improvement of students thinking skill in the subject of Teacher Personality Development Department PGMI Semester IV / B Faculty of Tarbiyah and Teacher Training UIN Sunan Gunung Djati Bandung in every cycle. This research uses Classroom Action Research methodology (PTK), data collection method is done by observation done to observe student and lecturer activity during learning process and test to know students thinking skill. The tools used in the observations use observation sheets and cognitive test formats. The results showed that with PAKEM approach there was an increase in the students thinking level. Based on the results of analysis on the application of PAKEM in Teacher Personality Development Learning in PGMI majors semester IV / B can be concluded that the activity of lecturers in the learning process expressed very well, this is evident from the results of lecturer activity has increased in each cycle; Cycle 1 percentage of lecturer activity is 82%, in cycle 2 is 91% and in cycle 3 is 100%. While the result of student activity observation in learning process stated very well also, this is proven from result of student activity at cycle 1 equal to 91%, in cycle 2 reach 100% also at cycle 3 reach 100%. As for the result of the analysis of students thinking skill in subject of Teacher Personality Development using PAKEM approach can be concluded, almost increase at every meeting.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan PAKEM dan peningkatan keterampilan berpikir mahasiswa pada mata kuliah Pengembangan Kepribadian Guru Jurusan PGMI Semester IV/B Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung disetiap siklusnya. Penelitian ini memakai metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK), metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi yang dilakukan untuk mengamati aktivitas mahasiswa dan dosen pada saat proses pembelajaran serta tes untuk mengetahui keterampilan berpikir mahasiswa. Alat yang digunakan dalam pengamatan menggunakan lembar observasi dan format tes kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pendekatan PAKEM terjadi peningkatan pada tingkat berpikir mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis pada penerapan PAKEM dalam pembelajaran Pengembangan Kepribadian Guru di jurusan PGMI semester IV/B dapat disimpulkan bahwa aktivitas dosen dalam proses pembelajaran dinyatakan sangat baik, hal ini terbukti dari hasil aktivitas dosen mengalami peningkatan pada setiap siklusnya; siklus 1 persentase aktivitas dosen sebesar 82%, pada siklus 2 sebesar 91% dan pada siklus 3 sebesar 100%. Sedangkan hasil observasi aktivitas mahasiswa dalam proses pembelajaran dinyatakan sangat baik juga, hal ini terbukti dari hasil aktivitas mahasiswa pada siklus 1 sebesar 91%, pada siklus 2 mencapai 100% begitu juga pada siklus 3 mencapai 100%. Sedangkan untuk hasil analisis keterampilan berpikir mahasiswa pada mata kuliah Pengembangan Kepribadian Guru dengan menggunakan pendekatan PAKEM dapat disimpulkan, hampir meningkat pada setiap pertemuannya.  Kata kunci: PAKEM, Keterampilan Berpikir, PTK
Model Brain Based Teaching Sebagai Transformasi Paradigma Pembelajaran di Perguruan Tinggi Sesmiarni, Zulfani
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 2 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v1i2.1059

Abstract

Brain-based teaching model is a new paradigm that can facilities students in optimal study by using the whole brain function of the students. The common learning that we deal today is concern that all students is equal so that the learning give the same treatment to all students in class. Therefore, with this learning model students are given different stimulus based on their ability and needed. So, based on learning theory of brain-based teaching the learning must give attention on five brain needed on general. Those five factors are the need of comfortable, the need of interact, the need of knowledge, the need of activity and the need of self-reflection. All of those factors can be fulfilled if the lecturer able to apply emotional learning, social learning, cognitive learning, physical learning, and reflection learning.Model pembelajaran brain based teaching adalah sebuah paradigma baru yang dapat memfasilitasi peserta didik dalam optimalisasi pembelajaran dengan menggunakan fungsi keseluruhan otak pada peserta didik. Pembelajaran umum yang kita hadapi saat ini menitik beratkan pada persamaan dalam memandang peserta didik yang kemudian pembelajaran hanya memberikan perlakuan yang sama kepada peserta didik dalam satu kelas. Oleh karena itu, dengan model pembelajaran seperti ini diberikan rangsangan yang berbeda berdasarkan kemampuan mereka dan kebutuh. Jadi, berdasarkan teori brain based teaching pendidik harus memberikan perhatian pada lima aspek yang dibutuhkan secara umum. Kelima faktor tersebut adalah: kebutuhan kenyamanan, kebutuhan bagaimana berinteraksi, kebutuhan ilmu pengetahuan, kebutuhan beraktivitas dan kebutuhan merefleksi diri. Semua faktor tersebut dapat terpenuhi jika pendidik mampu menerapkan pembelajaran emosional, pembelajaran sosial, pembelajaran kognitif, pembelajaran fisik, dan pembelajaran yang bersifat reflektif.Keywords: brain-based teaching, teaching model, a new paradigm
Peranan Soft Skill dalam Menumbuhkan Karakter Anak TPA Nashikhah, Ma’rifatun
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 1 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v1i1.888

Abstract

Karakter yang baik harus ditanamkan  sejak usia dini pada anak-anak. Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang paling mendasar pada kehidupan seorang anak dan pendidikan pada masa ini menentukan keberlangsungan anak untuk membentuk kepribadian yang bagus. Salah satunya penananaman karakter sejak dini melalui program TPA (Taman Pendidikan Al-qur’an) karena program tersebut terdiri dari anak usia dini sampai remaja untuk mampu memahami dan mengamalkan Al-Quran serta memiliki akhlakul karimah. Penanaman Soft Skill diharapkan dapat menghasilkan generasi penerus bangsa yang memiliki kompetensi personal dan sosial sehingga menjadi seseorang yang memiliki kepribadian baik.Good character must be implanted since early age in children. Early childhood education is an education that most fundamental on the life of a child and  determine the sustainability of children to form a good personality. One of early character through the program of the holy qur’an school because The program consisting of early childhood until youth to able to understand and practice the holy qur’an and have good attitude. Investment of soft skill is expected to produce generation that having Personal and social competence so that it becomes good personality.Keywords:soft skill, character, good personality
Potensi Media Sosial dalam Mempopulerkan Konten Sains Islam Irwandani, Irwandani
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 2 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v1i2.1065

Abstract

The development of internet users in Indonesia is very rapid. In the last five years the number of internet users increased by 430%. By the end of 2015, internet users in Indonesia have reached 88.1 million people. As many as 90% of internet users are social media users. Based on statistical reports there are about 92% of social media users aged between 13-39 years old. That means that there are about 73 million social media users who have the potential to popularize the content of Islamic science in social media. Islamic science was born out of the spirit of Muslim scientists and academics to integrate Islam and science / science. There is some content of Islamic science that can be packed in social media: 1) Content of science in Islam, 2) Content of Muslim inventors 3) Content review of the latest findings in Islamic view, 3) Content wise words of the Scientists.Perkembangan pengguna internet di Indonesia sangat pesat. Dalam lima tahun terakhir jumlah pengguna internet meningkat sebesar 430%. Pada akhir 2015, pengguna internet di Indonesia telah mencapai 88,1 juta orang. Sebanyak 90% pengguna internet adalah pengguna media sosial. Berdasarkan laporan statistik ada sekitar 92% pengguna media sosial berusia antara 13-39 tahun. Itu berarti ada sekitar 73 juta pengguna media sosial yang berpotensi mempopulerkan konten sains Islam di media sosial. Sains Islam lahir dari semangat ilmuwan dan akademisi Muslim untuk mengintegrasikan Islam dan sains/sains. Ada beberapa konten sains Islam yang bisa dikemas dalam media sosial: 1) Konten sains dalam Islam, 2) Konten penemu Muslim 3) Kajian isi temuan terbaru dalam pandangan Islam, 3) Konten kata-kata bijak dari Ilmuwan. Kata kunci: media sosial, sains Islam
Potensi Perguruan Tinggi Islam Sebagai Lembaga Ijtihad Jama’i Hamsyah, Junaidi
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 2 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v1i2.1060

Abstract

The responsibility of moslem to translate the holy Qur’an and Hadist as the aswers to all life problematics is in the hands of intelectual moslem. Islamic universities are formal institutions that not only play a role in education but also have the potential to become the most authoritative dawah institution to issue legal decisions. Academic community are individuals who have been equipped with adequate tools of ijtihad, that is comprehensive and holistic science disciplines. Islamic universities, moreover, have qualified to become ijtihad jamai institutions that are needed by modern Muslims.Tanggung jawab umat Islam untuk menerjemahkan Alquran dan Hadist sebagai jawaban segala problematika hidup ada di tangan muslim intelek. Perguruan tinggi Islam adalah lembaga formal yang tidak hanya berperan dalam pendidikan, namun juga berpotensi menjadi institusi dakwah paling otoritatif untuk mengeluarkan keputusan hukum. Komunitas akademis adalah individu yang telah dilengkapi dengan peralatan ijtihad yang memadai, yaitu disiplin sains yang komprehensif dan holistik. Universitas Islam, apalagi, telah memenuhi syarat untuk menjadi ijtihad institusi jamai yang dibutuhkan oleh umat Islam modern. Kata kunci: perguruan tinggi, ijtihad jama’i, modernitas.
Pembentukan Akhlakqul Karimah melalui Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Dasar Bafirman, Bafirman
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 1 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian: menghasilkan model pembelajaran Penjasorkes yang inovatif untuk pembentukan akhlakqul karimah siswa, dan menguji pengaruh model pembelajaran Penjasorkes modifikasi terhadap pembentukan akhlakqul karimah siswa. Penelitian bersifat pengembangan, dengan rancangan eksperimen The Pretest-Postest Controlled Group Desain. Populasi, murid SD kota Padang. Sampel sekolah dan siswa secara purposive sampling yakni; SD Inti dan SD Imbas, siswa kelas V, 123 Orang. Insrteumen akhlakqul karimah melalui angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, analisis t-test dan covarian. Hasil; (1) Model pembelajaran penjasorkes modifikasi berpengaruh terhadap pembentukan akhlakqul karimah siswa pada SD Inti dan Imbas, (2) Model pembelajaran penjasorkes modifikasi berpengaruh daripada pembelajaran konvensional terhadap pembentukan akhlakqul karimah siswa.The aims of this research: (1). The physical education produce a model of innovative learning for the student’s akhlakqul karimah building and (2). Examine the influence of the learning model to the students akhlakqul karimah building. This reasearch is used qualitative and quantitave methods. The research design is pretest-postest controlled  group desain. The sampels were 123 students of all five grader of elementary school students in Padang whose selected as purposive sampling. The treatment group was a main school and the other was an induced school. Data were collected to the questionaries. The data was analized into descriptive, t-test, and covariance. The results implementation are: (1) has a significant impact to the student’s akhlakqul karimah building, and  (2) Influence to the student’s akhlakqul karimah building  in elementary schools.Kata kunci: pembentukan akhlakqul karimah siswa, pembelajaran Penjasorkes
Perspektif Guru Sebagai Implementasi Pembelajaran Inkuiri Terbuka dan Inkuiri Terbimbing terhadap Sikap Ilmiah dalam Pembelajaran Sains Dewi, Pramita Sylvia
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 1, No 2 (2016): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v1i2.1066

Abstract

The research objective explained the process of the invention taught himself emphasized in an inquiry, recommended for students with the issues that will be analyzed further, the real action is done through a plan experiments, organizing tangible evidence until the decision with logical thinking, systematic, and critical. The entire process of inquiry that is applied in schools. According to the observer perspective in science, who adopted the role to be students understand that berprofesional in the development of scientific activities. It was based on the belief of scientific attitude as science scientist analyzing a problem with an air of confidence to dare argue, and respect the conclusions obtained using inkuri models. Researchers emphasize issues open inquiry learning usage perspective and guided inquiry that teachers against students in a class, starting with step presentation of the material until the difference between the two. The viewpoint of this research method presented by descriptive qualitative data, this method describe, explain and interpret what the object is. The data collection according to some theories of experts on the implementation of inquiry model and reality on the ground about how teachers apply it with a good inquiry. Based on the findings, it is known relationships inquiry learning implementation positively responded to the understanding of the ability of students, especially in science learning.Tujuan penelitian menerangkan proses penemuan belajar sendiri yang ditekankan dalam inkuiri, di anjurkan untuk siswa mengenal masalah yang akan di analisa lebih lanjut, tindakan nyata dilakukan melalui rencana eksperimen, melakukan pengorganisasian bukti nyata sampai kepada pengambilan keputusan dengan pemikiran yang logis, sistematis, dan kritis. Keseluruhan proses inkuiri yang diterapkan di sekolah. Menurut sudut pandang peneliti dalam ilmu sains, yang mengadopsi peranan yang harus siswa pahami yakni berprofesional dalam pengembangan kegiatan ilmiah. Hal tersebut dilandasi pada keyakinan sikap ilmiah seperti ilmuan sains menganalisa suatu permasalahan dengan sikap percaya diri dengan berani berpendapat, dan saling menghargai atas kesimpulan yang diperoleh menggunakan model inkuri. Peneliti menitikberatkan permasalahan perspektif penggunaan pembelajaran inkuiri terbuka dan inkuiri terbimbing yang dilakukan guru terhadap siswa di suatu kelas, mulai dengan langkah penyajian materi sampai kepada perbedaan antar keduanya. Sudut pandang metode penelitian ini deskriptif yang tersaji secara data kualitatif, metode ini menggambarkan, menjelaskan serta menginterpretasikan objek apa adanya. Pengumpulan data menurut beberapa teori ahli mengenai implementasi model inkuiri dan kenyataan di lapangan tentang bagaimana guru mengaplikasikan inkuiri tersebut dengan baik. Berdasarkan penemuan, diketahui hubungan implementasi pembelajaran inkuiri ditanggapi positif terhadap pemahaman kemampuan siswa khususnya dalam pembelajaran sains. Kata kunci: inkuiri terbuka, inkuiri terbimbng, sikap ilmiah, pembelajaran sains