Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
ISSN : 20865945     EISSN : 25804960
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi is a Scientific Journal managed by Biology Education UIN Raden Intan Lampung with registered numbers p-ISSN: 2086-5945 (print) and e-ISSN: 2580-4960 (online). The Purpose of the Journal of the Biosphere is a vehicle or vessel for pouring the latest theories, disseminating information on recent findings related to Biology and Biological Sciences, research results and development of educational materials, educational evaluation, media and learning models achieved in the field of Biology education.
Articles
34
Articles
EFEK PEMBERIAN SIMVASTATIN TERHADAP KADAR KOLESTEROL TELUR PUYUH

Febriani, Wiwik

Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.022 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek pemberian simvastatin terhadap kadar kolesterol pada telur puyuh. Sebanyak 20 ekor puyuh betina dalam masa produksi dipelihara selama 4 minggu dengan 4 pelakuan, pakan tanpa simvastatin (kontrol), penambahan simvastatin sebanyak 1.5 (sim1), 3.0 (sim2), dan 4.5(sim3) mg/kg BB. Hasil menunjukan terjadi penurunan produktivitas pada puyuh (P ≤ 0.05) dilihat dari penurunan bobot telur puyuh pada tiap perlakuan. Perlakuan sim1 dan sim2 mengalami penurunan yang lebih besar. Tren menunjukan pada pemberian simvastatin pada level yang lebih besar menurunkan kadar koleterol kuning telur puyuh, pemberian simvastatin sebesar 4.5 mg/kg BB menurunkan kadar kolesterol hingga 364.185 mg/100gr pada kuning telur puyuh.

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR (SPPKB) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS BIOLOGI PESERTA DIDIK KELAS XI SMA AL-KAUTSAR BANDAR LAMPUNG

Velina, Yessy, Nurhasanah, Wiwit, Zulhannan, Zulhannan

Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.585 KB)

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran Biologi di kelas XI SMA Al-Kautsar Bandar Lampung kurang melatih dan membiasakan peserta didik untuk berpikir kritis. Hal tersebut menyebabkan kemampuan berpikir kritis biologi yang dimiliki peserta didik masih rendah. Berkenaan dengan masalah tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian di SMA Al-Kautsar Bandar Lampung pada kelas XI semester genap Tahun Ajaran 2015/2016 untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (SPPKB) terhadap kemampuan berpikir kritis biologi peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experimental design dengan rancangan posttest only control design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA Al-Kautsar Bandar Lampung. Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yang dipilih dengan teknik acak kelas, yaitu kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dengan tes berbentuk uraian, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (SPPKB) terhadap kemampuan berpikir kritis biologi peserta didik kelas XI di SMA Al-Kautsar Bandar Lampung. Hal ini dapat dilihat dari perhitungan menggunakan rumus Polled Varians menunjukkan bahwa yaitu, 6,115 > 1,671. Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KONSEP DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA

Jatmiko, Agus

Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.75 KB)

Abstract

This research was intended to reveal the effect of instructional model and self-concept on learning achievement of Science. The research use experimental method with 2X2 factorial design and was carried out at SMP Negeri 24 Bandar Lampung with sample of 44 students. ANAVA applied to analyzed the data obtained at the significant level of 0,05.The results of this research are: (1) student’s learning achievement of Science who uses by Learning Cycle model is higher than Contextual Teaching and Learning model; (2) There is an interaction effect between instructional model and self-concept on student’s learning achievement of Science; (3) student’s learning achievement of Science who uses by Learning Cycle model is higher than Contextual Teaching and Learning model with positive self-concept; 4) student’s learning achievement of Science who uses by Learning Cycle model is lower than Contextual Teaching and Learning model with negative self-concept.

PENGARUH METODE QUANTUM LEARNING TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DAN PENGUASAAN KONSEP BIOLOGI KELAS VIII SMP NEGERI 11 BANDAR LAMPUNG

Anggoro, Bambang Sri, Handoko, akbar, Andriyani, Indri

Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.972 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan di SMP Negeri 11 Bandar Lampung yang bertempat di Jl. Sentot Kel. Ketapang Kec. Panjang Bandar Lampung. Permasalahan rendahnya nilai biologi siswa disebabkan kurang aktifnya siswa dalam proses belajar mengajar, selain itu disebabkan karena proses pembelajaran biologi masih berorientasi pada guru (Teacher Centered), sehingga minat belajar siswa dan penguasaan konsep biologi masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran quantum learning terhadap penguasaan konsep biologi siswa kelas VIII SMPN11 Bandar Lampung pada konsep sistem pencernaan dan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran quantum learning terhadap minat belajar siswa kelas VIII SMPN 11 Bandar Lampung pada konsep sistem pencernaaan.Desain penelitian yang digunakan adalah The Matching only posttest control group design. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah tes, angket, lembar diskusi siswa dan dokumentasi. Instrumen penelitian terdiri dari tes penguasaan konsep biologi, angket minat belajar siswa. Hasil penelitian berupa data kuantitatif, data yang digunakan dalam penelitian yaitu tes berupa nilai posttest dan nilai angket. Nilai posttest digunakan untuk mengetahui nilai penguasaan konsep pada ranah kognitif dan nilai angket untuk mengetahui minat belajar siswa pada ranah afektif. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji t dimana, sebelum dilakukan uji t data di uji terlebih dahulu menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas.Dari hasil penelitian didapatkan bahwa penguasaan konsep biologi dengan menggunakan metode quantum learning kelas eksperimen diperoleh nilai posttest rata-rata 76,14 dan pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata 70,73. Sedangkan jika dilihat dari setiap indikator minat belajar siswa terjadi peningkatan. Dari perhitungan nilai minat belajar siswa, diketahui bahwa persentase dari setiap indikator kelas eksperimen dan kelas kontrol terdapat perbedaan. Pada kelas eksperimen didapatkan persentase lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Untuk uji t pada posttest diperoleh thitung = 5,6170 ttabel (0,05) = 1,6602 dan pada uji t pada angket diperoleh thitung 5,8334 ttabel = 1,6602. Dengan demikian apabila thitung > ttabel maka H1 diterima dan H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran quantum learning berpengaruh positif terhadap penguasaan konsep biologi dan minat belajar siswa

PEMANFAATAN KULIT BUAH KAKAO FERMENTASI SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN PAKAN NABATI SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN TERNAK ENTOK (Cairina muschata)

Kamelia, Marlina, Fathurohman, Fathurohman

Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Kulit buah kakao merupakan hasil sampingan buah kakao yang sering tidak dimanfaatkan yang nantinya akan menjadi limbah sehingga dapat menimbulkan dampak pencemaran lingkungan. Produktifitas kulit buah kakao cukup melimpah di Lampung, pada tahun 2012 kulit buah kakao yang dihasilkan mencapai 2.451,52 ton per tahun, di Kabupaten Tanggamus pada tahun 2009 mencapai 4.308 ton, dan di Dusun Sumber Sari pada tahun 2013 mencapai 217 kg per bulan. Ketersedian kulit buah kakao yang banyak, perlu dimanfaatkan sebagai pakan ternak alternatif dengan cara difermentasi terlebih dahulu untuk meningkatkan nilai gizinya. Salah satu ternak yang dapat diberikan pakan ini adalah entok (Cairina muschata).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kulit buah kakaofermentasi terhadap pertumbuhan dan dosis penggunaan pakan yang tepat untuk ternak entok (Cairina muschata). Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pakan kulit buah kakao fermentasi (K) dengan 4 taraf perlakauan dengan 5 kali pengulangan: K0 = Dedak 100% (kontrol), K1 = 75%/90 gr dedak dan 25%/30gr kulit kakao fermentasi, K2 = 50%/60 gr dedak dan 50%/60 gr kulit kakao fermentasi, dan K3 = 25%/30 gr dedak dan 75%/90 gr kulit kakao fermentasi. Parameter yang diamati adalah: tinggi tubuh entok, panjang tubuh entok, dan berat tubuh entok. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakanAnova dan  jika berbeda nyata maka dilakukan uji lanjut LSD pada taraf 5%.Dari hasil analisis pakan kulit kakao fermentasi dosis yang paling baik pada semua parameter adalah perlakuan K2 dengan rata-rata 42,40 cm untuk tinggi entok, 47,40 cm untuk panjang entok dan 1596 gram untuk berat entok.

PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI SOCIO SCIENTIFIC ISSUES TERHADAP REFLECTIVE JUDGMENT SISWA KELAS IX DI SMP NEGERI 11 BANDAR LAMPUNG

Wulandarai, Fitria, Handoko, Akbar, Sri Anggoro, Bambang

Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Penelitian yang telah dilakukan merupakan jenis penelitian quasy eksperimen. Penelitian  dilaksanakan di SMPN 11 Bandar Lampung yang bertempat di Jl. Sentot Kel. Ketapang Kec. Panjang Bandar Lampung. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi socio scientific issues terhadap reflective judgment siswa kelas IX SMPN 11 Bandar Lampung pada materi sistem reproduksi. Desaian penelitian yang digunakan adalah The Matching only posttest control group design. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah tes, lembar observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk instrument pada penelitian terdiri dari tes essay yang indikator disesuaikan dengan tahapan pemikiran reflective. Hasil penelitian berupa data kuantitaif, data yang digunakan dalam penelitian yaitu tes berupa soal essay yang digunakan untuk mengetahui reflective judgment siswa. Uji hipotesis penelitian menggunakan ujit, sebelum dilakukan uji t data diuji dulu menggunakan uji prasyarat  yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan strategi Socio scientific issues kelas eksperimen diperoleh nilai posttestrata-rata 74,42 dan pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata 70,73. Untuk uji t pada posttes diperoleh data  thitung = 10,0882523 ttabel(0,05) = 1,6669.  Jadi dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Socio scientific issues berpengaruh positif terhadap hasil nilai posttes, dengan pembelajaran berbasis SSI dapat mempengaruhi Reflective judgment siswa sehingga saat disajikan suatu masalah atau isu-isu sosial lebih bijaksana dalam pengambilan keputusan yang baik.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING DENGAN TEKNIK MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNISI DAN AFEKTIF PADA KONSEP SISTEM SIRKULASI KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 15 BANDAR LAMPUNG

Puspita, Laila, Yetri, Yetri, Novianti, Ratika

Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran resiprocal teaching dengan teknik mind mapping terhadap kemampuan metakognisi dan afektif pada konsep sistem sirkulasi kelas XI IPA SMA Negeri 15 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi experimental design.  Desain penelitian yang digunakan pada quasi experimental ini adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 3 September s/d 14 September 2016 di kelas XI IPA SMA N 15 Bandar Lampung dengan teknik pengambilan sampel adalah probability sampling type simple random sampling. Sampel ini terdiri 2 kelas yaitu kelas eksperimen (XI IPA 2) dan kelas kontrol (XI IPA 1).  Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh uji hipotesis hasil belajar kemampuan metakognisi menggunakan uji Independent t-test Microsoft Exel 2007 dengan hasil thitung (1,713) > ttabel (1.67155) dan uji hipotesis hasil belajar afektif menggunakan uji Independent t-test Microsoft Exel 2007 dengan hasil thitung (2,30905)> ttabel (1.67155). Berdasarkan hasil uji  t, maka dinyatakan  Hi diterima artinya, ada pengaruh model pembelajaran Reciprocal Teaching dengan teknik mindmapping terhadap kemampuan metakognisi dan afektif pada konsep sistem sirkulasi kelas XI IPA SMA Negeri 15 Bandar Lampung. 

IDENTIFIKASI FRAGMEN DNA MITOKONDRIA PADA SATU GARIS KETURUNAN IBU DARI SEL EPITEL RONGGA MULUT DAN SEL FOLIKEL AKAR RAMBUT

Satiyarti, Rina Budi, Nurmilah, Nurmilah, Rosahdi, Tina Dewi

Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: DNA mitokondria (mtDNA) manusia memiliki sejumlah sifat genetik khas yang membedakannya dari genom inti yang dimanfaatkan dalam identifikasi penurunan hubungan kekerabatan, studi evolusi dan migrasi global manusia modern, bidang forensik dan identifikasi penyakit genetik. DNA mitokondria (mtDNA) manusia memiliki laju mutasi yang lebih cepat dibandingkan dengan DNA inti sehingga dapat dimanfaatkan untuk pemeriksaan sampel yang terbatas seperti untuk kepentingan visum. Penelitian ini bertujuan untuk megidentifikasi fragmen DNA mitokondria dari lisis sel epitel rongga mulut menggunakan primer M1dan HV2R, dan sel folikel akar rambut mengunakan primer M1 dan M2 dengan teknik PCR dan elektroforesis agarosa.Sampel sel epitel mulut dan akar rambut yang diambil dari satu garis keturunan dilisis terlebih dahulu dan dilakukan ekstraksi sel secara kimiawi dan enzimatik sehingga DNA total dapat keluar dari inti sel dan mitokondria. Setelah itu dilakukan amplifikasi fragmen D-loop mtDNA secara in vitro dengan dua jenis primer yang berbeda menggunakan teknik PCR dan proses terakhir yaitu dilakukan analisis hasil PCR menggunakan teknik elektroforesis gel agarosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amplifikasi fragmen DNA mitokondria menggunakan primer M1 dan HV2R dari sel epitel rongga mulut menghasilkan fragmen berukuran 1 kb. Pada hasil amplifikasi fragmen DNA mitokondria dari sel folikel akar rambut menggunakan primer M1 dan M2, fragmen yang didapatkan berukuran 0,4-0,5 kb. Dengan demikian, fragmen DNA mitokondria dapat diamplifikasi menggunakan dua primer balik M2 dan HV2R yang dirancang pada ujung daerah D-LOOP mitokondria.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK PADA MATERI FOTOSINTESIS KELAS XII IPA DI SMA YADIKA BANDAR LAMPUNG

Novitasari, Aulia, Ilyas, Alinis, Amanah, Siti Nurul

Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Keterampilan proses sains penting bagi peserta didik untuk melatih bersikap jujur, teliti, dan mampu mengolah informasi yang mereka miliki. Pemberdayaan keterampilan proses sains perlu dilakukan, karena peserta didik yang telah menguasai indikator keterampilan proses sains akan lebih mudah mempelajari biologi dengan pengalamannya sendiri, namun kenyataan yang terjadi disekolah – sekolah keterampilan proses sains belum terberdayakan sehingga nilai keterampilan proses sains masih rendah. Pembelajaran sains masih sekedar mentransfer ilmu pengetahuan dan berpusat pada guru, sehingga mengakibatkan tidak berkembangnya gagasan serta tidak diperolehnya pengalaman untuk memahami konsep secara utuh, sehingga perlu adanya perbaikan terhadap proses pembelajaran dengan menerapkan model yang efektif, salah satunya dengan model inkuiri terbimbing. Inkuiri terbimbing merupakan model pembelajaran yang pelaksanaan penyelidikannya dilakukan oleh peserta didik yang disesuaikan dengan sintaknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model Inkuiri Terbimbing berpengaruh terhadap keterampilan proses sains peserta didik. Penelitian ini merupakan jenis quasy experiment dengan desain posttest only control design. Populasi pada penelitian berjumlah 58 peserta didik kelas XII SMA Yadika Bandar Lampung, dengan sampel XII IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XII IPA 2 sebagai kelas kontrol, yang dilakukan dengan cluster random sampling. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains peserta didik menggunakan model inkuiri terbimbing dan metode ceramah. Hasil analisis menyatakan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara menggunakan model inkuiri terbimbing dengan metode ceramah, hal ini dibuktikan dari hasil sig 0,00 < 0,05, artinya model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap keterampilan proses sains

PENGARUH VARIASI TEMPERATUR TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKA, KIMIA, DAN BIOLOGI YOGHURT SUSU JAGUNG

Widiani, Nurhaida, Maretta, Gres, Setianingrum, Syarifah

Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Jagung manis (Zea mays L. Saccharata) atau  sweet corn merupakan jenis jagung yang belum lama dikenal dan baru dikembangkan di Indonesia. Selama ini masyarakat mengolah jagung menjadi jagung rebus, jagung bakar, atau dibuat kue. Penganekaragaman produk makanan dengan bahan baku jagung perlu dilakukan untuk memberi nilai tambah bagi jagung. Untuk itu dalam penelitian ini jagung akan diolah menjadi yoghurt. Agar dapat diterima dipasaran yoghurt susu jagung yang dihasilkan harus memenuhi syarat mutu berdasarkan kriteria Standar Nasional Indonesia (SNI 2981:2009). Temperatur merupakan salah satu faktor penting dalam proses fermentasi. Dalam penelitian ini menggunakan variasi temperatur untuk menemukan temperatur yang paling tepat untuk pembuatan yoghurt yang berkualitas. Berdasarkan penelitian yoghurt susu jagung yang paling memenuhi syarat mutu berdasarkan kriteria SNI adalah yoghurt yang difermentasi pada temperatur 44°C. Yoghurt yang dihasilkan memiliki tekstur yang agak kental, bau khas yoghurt, rasa asam, dan warna kuning. Yoghurt yang dihasilkan memiliki kadar protein 2,052 % - 2,072 dan aman dari kontaminasi coliform.