cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Kreano
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif Inovatif adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang. Kreano, mempublikasikan artikel-artikel yang berisi ide, gagasan, hasil penelitian, kajian pustaka, dan kreasi inovasi lain di bidang pendidikan matematika dan pembelajarannya. Jurnal Kreano ini ber-ISSN yang diterbitkan LIPI, ISSN: 2086-2334.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue " Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)" : 14 Documents clear
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa SMP di Cimahi Putra, Harry Dwi; Akhdiyat, Agil Maulana; Setiany, Elvira Permata; Andiarani, Miranti
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.12473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kemampuan matematis siswa di salah satu sekolah menengah pertama di Cimahi. Pendekatan penelitian yang bersifat kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Instrumen adalah tes deskripsi yang menggunakan indikator kreatif dan kuesioner siswa. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII di salah satu SMP Cimahi, yang diikuti 33 siswa. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa kemampuan kreativitas matematika siswa adalah kriteria yang cukup baik. Skor rata-rata siswa pada tingkat yang cukup kreatif.Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar bahasa Inggris tidak dapat memahami grafik dengan baik, para siswa tidak dapat menentukan titik koordinat pada grafik, para siswa tidak memahami konsep dengan tepat, pengertian operasi penghitungan aljabar siswa dan juga masih lemah. Hal ini menunjukkan bahwa siswa belum terbiasa menjawab pertanyaan yang mengandung indikator kreatif.This study aims to analyse the ability of students’ mathematical creative thinking in one of the junior highschools in Cimahi. The research approach used is qualitative with the descriptive method of analysis. Theinstrument is a description test that includes indicators of creative thinking and student questionnaires. The research was conducted on grade VIII students in one of Cimahi Junior High School, which amounted to 33 students. Based on the result of research, it is found that students’ mathematical creativity ability is to good enough criteria. The average student score is at a fairly creative level. The factors that cause learningdifficulties in solving the problem of creative thinking about straight line equation are the students cannotunderstand the graph of the problem well. The students cannot determine the coordinate point on the graph.The students do not understand the concept of the equation of the line through the gradient well. The abilityof the student’s algebraic counting operation also still weak, so the answer to be wrong. This shows thatstudents are not yet accustomed to answering questions that contain indicators of creative thinking.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis PMRI Materi Jajargenjang Hery, Rosmala Dewi; Putri, Ratu Ilma Indra; Hartono, Yusuf
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.14367

Abstract

Multimedia interaktif pada dasarnya memiliki unsur media gambar, audio, video, dan animasi yang dapat mendukung gaya belajar peserta didik. Penelitian ini mengembangkan multimedia interaktif untuk materi luas dan keliling jajargenjang berbasis PMRI di kelas VII Sekolah Menengah Pertama guna mendorong peserta didik dapat menemukan konsep matematika. Penelitian dilaksanakan di SMPN 10 Palembang dengan menggunakan metode penelitian yaitu model pengembangan Alessi dan Trollip. Uji alpha dilakukan untuk menguji validitas multimedia interaktif,  menurut penilaian tiga ahli yaitu ahli media, ahli materi dan ahli desain, multimedia interaktif materi luas dan keliling jajargenjang berbasis PMRI ini dinyatakan valid dan layak diujicobakan. Pada tahap uji beta, berdasarkan hasil angket dari peserta didik bahwa kepraktisan multimedia interaktif berbasis PMRI sangat tinggi. Demikian juga untuk efek potensialnya yang terlihat dari hasil uji coba lapangan yang menunjukkan bahwa penggunaan konteks kaca pada gedung dapat merangsang peserta didik mengembangkan pengetahuan mereka tentang konsep luas dan keliling jajargenjang. Semua strategi  yang mereka temukan, didiskusikan sehingga akhirnya menunjukkan hasil kontribusinya untuk selanjutnya digunakan untuk membantu peserta didik dalam menemukan konsep luas dan keliling jajargenjang.In principle interactive multimedia consist of picture, audio, video and animation who able to support thestudent in learning. This research develop interactive multimedia area and perimeter of paralellogram PMRI based at level VII Junior High School aim to encourage student find the mathematic concept. Research conducted at SMPN 10 Palembang using development model Alessi and Trollip. Alpha test was conducted to examine the validity of interactive multimedia, based on reviews from the three professionals expert of media, material and design, interactive multimedia area and perimeter of paralellogram PMRI based are valid and feasible to be tested. On Beta test stage, based on questionnare of students simplicity of interactive multimedia PMRI based is high. Effect potential present of the field test result that shown utilization of context of glass building able to stimulate students developing knowledge of area and perimeter of paralellogram. Find all strategies, discussion, then result is contribute to helping students to find the concept of area and perimeter of paralellogram.
Pengaruh Tingkat Kecerdasan Visual-Spasial terhadap Literasi Kuantitatif Mahasiswa Calon Guru Matematika Setiani, Yani; Rafianti, Isna
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.12258

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat kecerdasan visual-spasial terhadap literasi kuantitatif mahasiswa calon guru matematika. Metode penelitian ini menggunakan penelitian korelasional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa jurusan pendidikan matematika semester V tahun ajaran 2017/2018. Untuk menentukan sampel dalam penelitian ini maka peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes kecerdasan visual spasial dan literasi kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kecerdasan visual-spasial mahasiswa calon guru matematika tergolong tinggi, sedangkan rata-rata literasi kuantitatifnya tergolong sedang. Selain itu kecerdasan visual-spasial memiliki pengaruh terhadap kemampuan literasi kuantitatif.Kata Kunci: Kecerdasan Visual-Spasial; Literasi Kuantitatif
[RETRACTED] Analisis Metakognisi Peserta Didik dalam Pemecahan Masalah pada Materi Turunan Maulidyawati, Desi; Irham, Muhammad
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.13125

Abstract

[THIS ARTICLE HAS BEEN RETRACTED]Following a rigorous, carefully concerns and considered review of the article published in Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif to article entitled “Analisis Metakognisi Peserta Didik dalam Pemecahan Masalah pada Materi Turunan” Vol 9, No 1, pp. 84-92, Juni 2018, DOI: 10.15294/kreano.v9i1.13125.The document and its content has been removed from Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, and reasonable effort should be made to remove all references to this article.
Pengembangan LKS Berbasis Teori APOS Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar di SMP dengan Konteks Rumah Adat Musi Banyuasin Lestari, Dwi
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.12259

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKS (Lembar Kerja Siswa) berbasis teori APOS pada materi bangun ruang sisi datar dengan konteks rumah adat Musi Banyuasin yang valid dan praktis serta untuk mengetahui efek potensial dari LKS tersebut. Jenis penelitian ini adalah Design Research tipe Development Study. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 6 Unggul Sekayu tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan Walkthrough, observasi, latihan soal dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil LKS berbasis teori APOS pada materi bangun ruang sisi datar dengan konteks rumah adat Musi Banyuasin yang valid berdasarkan konten, konstruk, dan bahasa setelah melalui tahap pengembangan berupa expert review dan one-to-one. Kepraktisan LKS dilihat pada tahap pengembangan small group. LKS yang dikembangkan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar baik dari ranah kognitif (pengetahuan) dan ranah afektif (sikap). Untuk hasil belajar siswa ranah kognitif (pengertahuan) siswa yang berkategori sangat baik berjumlah 12 siswa dengan persentase 46,15%, berkategori baik 7 siswa dengan persentase 26,92 %, dan berkategori cukup 1 siswa dengan persentase 3,85%, serta berkategori kurang 6 siswa dengan persentase 23,08 %. Pada hasil belajar ranah sikap , didapat siswa sudah menunjukkan sikap kritis, kerjasama, dan responsif. Hal ini menunjukkan bahwa LKS berbasis teori APOS dengan konteks rumah adat Musi Banyuasin dapat digunakan dalam pembelajaran bangun ruang sisi datar. Kata Kunci : Bangun Ruang Sisi Datar; Pengembangan LKS; Teori APOS
Pembelajaran Learning Cycle 5E Berbasis Pengajuan Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X pada Topik Trigonometri Shofiah, Siti; Lukito, Agung; Siswono, Tatag Yuli Eko
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.9856

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran learning cycle–5E berbasis pengajuan masalah pada topik trigonometri di kelas X, (2) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran (3) Untuk membandingkan hasil belajar siswa dengan pembelajaran Learning Cycle 5E berbasis pengajuan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional Pengembangan perangkat pembelajaran dilakukan dengan menggunakan model Morrison. Berdasarkan hasil ujicoba perangkat diperoleh perangkat learning cycle 5E berbasis pengajuan masalah berkualitas baik, karena memenuhi syarat-syarat: (1) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran baik, (2) aktivitas siswa efektif, (3) respons siswa positif, (4) tes hasil belajar valid, reliabel, dan sensitive, (5) ketuntasan belajar secara klasikal tercapai. Sedangkan hasil penelitian pada kelas eksperimen berdasarkan analisis statistik deskriptif diperoleh bahwa learning cycle 5E berbasis pengajuan masalah efektif untuk mengajarkan materi trigonometri. Berdasarkan analisis statistik inferensial dengan mengunakan anakova diperoleh kesimpulan bahwa hasil belajar siswa yang mengikuti learning cycle 5E berbasis pengjuan masalah lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa mengikuti pembelajaran konvensional untuk materi trigonometri di kelas X.The purposes of the research are (1) to produce learning cycle-5E based on problem posing on trigonometric topic in class X, (2) to describe the effectiveness of learning cycle-5E based on problem posing in trigonometric topic in class X, (3) Compare the learning outcomes of students who take Learning Cycle 5E-based problem posing with the learning outcomes of students who take conventional learning on the topic of trigonometry in class X. The learning device development was conducted by using the Morisson model. Based on the test results, the devices obtained by the learning cycle 5E based on problem posing is a good quality, as validated by the validators and qualified: (1) the ability of teachers in managing good learning, (2) the student activity in effective learning, (3) Positive student responses, (4) learning outcome test, fulfils valid, reliable, and sensitive criteria and (5) learning completeness is achieved in a classical manner. whereas the results of descriptive statistical analysis, it is obtained that the  learning cycle 5E based on problem posing is effective material to used in teachng trigonometric. Based on inferential statistic analysis using anacova, it is concluded that the students learning outcomes following learning cycle 5E based on problem posing are better than the students learning outcomes following the conventional learning for trigonometric material in class X.
Proses Metakognisi Mahasiswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Setyadi, Danang
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.13505

Abstract

Kesadaran siswa tentang proses berpikirnya sendiri sangat penting dalam pemecahan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang bertujuan untuk mendeskripsikan proses metakognisi siswa dalam memecahkan masalah matematika. Pemilihan subjek didasaran pada keunikan subjek dalam menyelesaiakan masalah dan adanya gejala selalu memikirkan kembali apa yang dipikirkannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses metakognisi yang dialami subjek terdiri dari metacognitive awareness, metacognitive evaluation, dan metacognitive regulation. Students awareness of his own thinking process is important in problem solving. This study is a case study research that aims to describe the process of metacognition of students in solving mathematical problems. Subject was selected based on the uniqueness of the subject in solving the problem and the symptoms taht are always rethinking what he thinks. The results showed that the metacognition process experienced by the subject consists of metacognitive awareness, metacognitive evaluation, and metacognitive regulation.
Profil Pemecahan Masalah Kreatif Siswa MA Ditinjau dari Tingkat Math Self-Efficacy Widodo, Kukuh; Budiarto, Mega Teguh; Lukito, Agung
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.9850

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil pemecahan masalah kreatif siswa MA ditinjau dari tingkat math self-efficacy (MSE). Untuk mencapai tujuan peneliti menggunakan tahapan pemecahan masalah kreatif CPS Versi 6.1 yaitu membangun kesempatan, menggali data, membingkai masalah, membangkitkan ide, mengembangkan solusi, dan membangun penerimaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 siswa yaitu siswa dengan MSE tinggi dan rendah berdasarkan hasil analisis angket the PISA math self-efficacy scale. Teknik pengumpulan data adalah wawancara berbasis tugas untuk mendapatkan data mengenai pemecahan masalah kreatif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) subjek dengan MSE tinggi malakukan tahapan membangun kesempatan, menggali data, membingkai masalah, membangkitkan ide (melakukan kefasihan, melakukan fleksibilitas, namun tidak melakukan kebaruan),  mengembangkan solusi, dan membangun penerimaan; dan (2) subjek dengan MSE rendah melakukan tahapan membangun kesempatan, membingkai masalah, membangkitkan ide (melakukan kefasihan, melakukan fleksibilitas, namun tidak melakukan kebaruan), mengembangkan solusi, dan membangun penerimaan, namun tidak menggali data.This study aimed at describing the profile creative problem solving MA students in terms of the level of math self-efficacy (MSE). To achieve objectives use creative problem-solving stage CPS Version 6.1 namely constructing opportunities, exploring data, framing problems, generating ideas, developing solutions, and building acceptance. This research is a descriptive qualitative approach. Subjects consisted of two students with high and low MSE based on the analysis of questionnaires the PISA math self-efficacy scale. The data collection technique is task-based interviews to obtain data on students CPS. The results showed that (1) subject with high MSE doing constructing opportunities, exploring data, framing the problem, generating ideas (doing fluency, doing flexibility, without making novelty), developing solutions, and building acceptance stage; and (2) subject with low MSE doing constructing opportunities, framing the problem, generating ideas (doing fluency, doing flexibility, without making novelty), developing solutions, and building acceptance stage, without doing exploring data stage.
Inovasi Geometri sebagai Media Pembelajaran Matematika Kreatif Parhusip, Hanna Arini; Susanto, Bambang
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.14047

Abstract

Tujuan inovasi geometri sebagai media pembelajaran matematika kreatif adalah menyediakan contoh kreativitas dalam pembelajaran geometri sehingga geometri yang dikenal dalam pelajaran tidak hanya bentuk baku geometri klasik seperti segitiga, lingkaran, polygon beraturan. Siswa diperkenalkan cara menginovasi bentuk geometri tersebut menjadi bentuk-bentuk kreatif. Metode yang digunakan adalah inovasi permukaan aljabar dan inovasi polygon beraturan menjadi polihedra. Untuk metode pertama yaitu inovasi permukaan dengan menggunakan persamaan aljabar (misal bola dan silinder) dengan bantuan program Surfer. Sedangkan metode kedua adalah melakukan inovasi dengan materi lokal dilakukan dengan penyusunan bidang datar dalam bentuk ruang 3 dimensi melalui bentuk geometri yang sudah dikenal yaitu segi empat dan segilima menjadi polihedra. Adapun hasil penelitian dibedakan menjadi 2 hal dimana kedua hal tersebut selalu memanfaatkan kekayaan lokal Indonesia. Untuk hasil inovasi permukaan aljabar, hasil penelitian berupa motif-motif untuk batik. Sedangkan untuk inovasi polygon beraturan diperoleh Leonardo Dome,Leonardo Bridge dengan media kayu dan bambu, dan beberapa kreativitas disain penutup lampu dengan  kertas. Kegiatan pembuatan inovasi geometri tersebut telah dilakukan oleh mahasiswa pendidikan matematika FKIP dan matematika FSM UKSW dalam kuliah geometri untuk membuat prototip. Untuk selanjutnya, pendekatan yang sama dan produk yang dihasilkan diujicobakan pada siswa sekolah SMP dari Tangerang dan siswa menunjukkan ketertarikan yang lebih besar dibandingkan hanya mempelajari geometri di dalam kelas karena siswa mengalami interaksi yang lebih banyak.The objective of this inovation as educative material for geometry is to provide samples of creativities in mathematical for learning geomety such that geometry should not be thaught in classical sense such as learning only rules in triangles, circles and regular polygons. Students are introduced for innovating the existing geometry into several creative materials. There are 2 methods implemented here,i.e. innovating algebraic surfaces which are mainly cylinders and spheres and innovating regular polygons into several polyhedra. The first part is done by creating surfaces using software called Surfer. The second method is done with the help of a home industry to create parts of the materials. The results of this research are shown by several creative products for learning geometry. The innovation of algebraic surfaces is implemented into batik’s motifs where students are taking part to create the motifs using Surfers. The second method has provide several media such as Leonardo Dome and Leonardo Bridge where physical law can also be integrated for learning application of learning geometry. Additionally, lamp’s decoration is also produced due to innovation of regular polygons into polyhedral. The activities are done by undergraduate students from FKIP math education and FSM from mathematics department of UKSW for creating the prototypes. After words, 24 students from middle school in Tangerang and Students have shown greater interest to learn geometry rather than the classical sense (only in class) since doing the approaches above, students have active interaction with materials. 
Pengembangan Instrumen Kecakapan Matematis Dalam Konteks Kearifan Lokal Budaya Banten Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar khaerunnnisa, Etika; Pamungkas, Aan Subhan
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.11210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan  instrumen kecakapan matematis siswa dalam konteks kearifan lokal budaya Banten pada materi bangun ruang sisi datar dan mengetahui efek potensial soal kecakapan matematis berbasis kearifan lokal budaya Banten. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau development research tipe development study. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII.B MTs Negeri 1 Kota Serang berjumlah 30 orang semester ganjil TA 2017/2018 yang terlibat dalam menyelesaikan instrumen kecakapan matematis dalam konteks kearifan lokal budaya Banten. Teknik analisis data dalam  penelitian ini adalah dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk mendeskipsikan dan menganalisis data validasi ahli dan data kepraktisan instrumen yang didapat berdasarkan temuan selama  small group mengerjakan instrumen. Sedangkan Analisis kuantitatif digunakan digunakan untuk mengetahui kevalidan soal yang meliputi validitas butir soal dan reliabilitas. Penilaian terhadap kualitas jawaban siswa dengan mengacu pada pedoman penskoran kecakapan matematis. Hasil dari analisis  digunakan untuk merevisi soal-soal yang dibuat oleh peneliti. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Penelitian ini telah menghasilkan soal kecakapan matematis berbasis kearifan lokal budaya Banten yang valid pada materi bangun ruang sisi datar sebanyak 19 butir soal berbentuk uraian, (2) Soal kecakapan matematis berbasis kearifan lokal budaya Banten yang dikembangkan memiliki efek potensial yang baik terhadap hasil tes kecakapan matematis siswa, ditandai dengan hasil tes kecakapan matematis siswa termasuk dalam kategori baik. Kata kunci : pengembangan instrumen, kecakapan matematis, budaya lokal BantenThis research aims to generating instrument mathematical skills of students in the context of Banten local culture knowledge on materials room flat side and knowing about the potential effects of mathematical prowess Banten culture based on local wisdom. This research type is a development research in development study. Subjects in this study were all students in grade VIII.B MTs Negeri 1 Serang City were 30 first semester 2017/2018 involved in solving mathematical prowess instruments in the context of indigenous culture Banten. Data analysis techniques in this study is the qualitative and quantitative analysis. Qualitative analysis is used to describe and analyze the data expert validation and data obtained practicality instruments based on findings during small group working on the instrument. While the use of quantitative analysis is used to determine the validity of the question which includes the validity and reliability problems. Assessment of the quality of students answers by referring to the scoring guidelines mathematical prowess. The results of the analysis are used to revise the problems created by the researcher. From this study it can be concluded that (1) This research has resulted in a matter of skill mathematically based on local wisdom culture of Banten valid on material geometrical flat side in 19 items amount in the form of description, (2) Problem prowess mathematically based on local wisdom culture of Banten developed have good potential effect on students mathematical proficiency test results, marked by students mathematical proficiency test results are included in both categories.

Page 1 of 2 | Total Record : 14