cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Kreano
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif Inovatif adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang. Kreano, mempublikasikan artikel-artikel yang berisi ide, gagasan, hasil penelitian, kajian pustaka, dan kreasi inovasi lain di bidang pendidikan matematika dan pembelajarannya. Jurnal Kreano ini ber-ISSN yang diterbitkan LIPI, ISSN: 2086-2334.
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif" : 26 Documents clear
Keefektifan Pembelajaran Model Snowball Throwing Berbantuan CD Interaktif terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Widayanti, Tri
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i1.3283

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembelajaran model Snowball Throwing berbantuan CD interaktif terhadap kemampuan pemecahan masalah materi turunan fungsi. Sampel dalam penelitian ini diambil secara simple random sampling. Pengambilan data dengan metode dokumentasi dan metode tes. Hasil penelitian adalah (1) , artinya peserta didik kelas eksperimen mencapai ketuntasan belajar individual, (2)  , artinya peserta didik kelas eksperimen mencapai ketuntasan belajar klasikal, dan (3) , artinya rata-rata kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas eksperimen lebih baik daripada rata-rata kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas kontrol. Simpulan yang diperoleh adalah kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang memperoleh pembelajaran matematika dengan model Snowball Throwing berbantuan CD interaktif dapat mencapai ketuntasan belajar dan lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang memperoleh pembelajaran matematika dengan model pembelajaran langsung pada materi turunan fungsi. Kata kunci : CD interaktif; Keefektifan; Model Pembelajaran Snowball Throwing. AbstractThe purpose of this research was to determine the effectiveness of Snowball Throwing learning assisted by interactive CD towards problem solving ability in function derifative material. The research sample is taken by using simple random sampling Data were obtained by documentation method and test method. Results of this research were (1) , meaning that the students of experiment class could achieve a minimum  of completeness students,  (2)  ,  meaning that the students of experiment class has reached learning mastery clasically, and (3) , meaning that the averages student’s problem solving ability  who completed the expe­riment  class is greater than the control class. It be concluded that the student’s problem solving ability by using Snowball Throwing learning model assisted by interactive CD can achieve learning exhaustiveness and it better than the student’s problem solving ability by using explicit instruction learning model on matter of function derifative . Keyword: Effectiveness; Interactive CD; Snowball Throwing learning model.
Keefektifan Model Pembelajaran LC 5E Dan TSTS Berbantuan LKPD Terhadap Hasil Belajar Asmawati, Ririn; Wuryanto, Wuryanto
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i1.3274

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar pada pembelajaran Learning Cycle 5E (LC 5E) dan kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS) berbantuan LKPD dapat mencapai KKM yang ditetapkan sekolah; untuk mengetahui apakah rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E dan TSTS berbantuan LKPD lebih tinggi daripada pem-belajaran ekspositori, serta apakah rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E berban-tuan LKPD lebih baik daripada pembelajaran TSTS berbantuan LKPD. Data penelitian diperoleh dengan metode tes dan observasi. Analisis data hasil belajar meliputi uji nor-malitas, uji homogenitas, uji perbedaan rata-rata, uji scheffe, dan uji proporsi. Hasil pene-litian menunjukkan bahwa hasil belajar pada pembelajaran LC 5E berbantuan LKPD telah mencapai KKM, sedangkan hasil belajar pada pembelajaran TSTS berbantuan LKPD dan pembelajaran ekspositori belum mencapai KKM. Selain itu, rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E dan TSTS berbantuan LKPD lebih tinggi daripada pembelajaran eks-positori, sedangkan rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E berbantuan LKPD le-bih baik daripada pembelajaran TSTS berbantuan LKPD. Kata kunci:       hasil belajar; LC 5E; TSTS  AbstractThe purposes of this research are to find out whether the learning outcomes in the Learning Cycle 5E (LC 5E) and the cooperative Two Stay Two Stray (TSTS) assisted LKPD may attain the KKM settled by the school; to find out whether the average of the learning outcome in the LC 5E and TSTS assisted LKPD is higher than the expository learning, and whether the average of the learning outcome in the LC 5E assisted LKPD is better than TSTS assisted LKPD. The data of the research were obtained by testing and observation methods. The data analysis of learning outcomes included normality test, homogeneity test, mean difference test, Scheffe test, and proportions test. The research outcome indicated that the learning outcome in the implementation of LC 5E assisted LKPD has reached the KKM, while the learning outcome in the TSTS assisted LKPD and expository learning has not reach the KKM yet. Besides, the average of learning outcome in the LC 5E and TSTS assisted LKPD is higher than the expository learning, while the average of learning in the LC 5E assisted with LKPD is better than TSTS. Keywords:          Learning Outcomes; LC 5E; TSTS
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Pembelajaran Model Taba Berbantuan Geometer’s Sketchpad Utami, Amalia Fikri; Masrukan, Masrukan; Arifudin, Riza
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i1.3279

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pembelajaran model Taba berbantuan Geometer’s Sketchpad (GSP) pada materi segiempat. Desain penelitian yang digunakan adalah the non-equivalent control group de-sign yang merupakan bagian dari kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 1 Jepara tahun pelajaran 2012/2013. Hasil penelitian menunjuk-kan: (1) kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 mencapai ketuntasan belajar klasikal; (2) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelas eksperimen 1, kelas eksperimen 2, dan kelas kontrol; dan (3) pada kelas eksperi-men 1 terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi segiempat de-ngan kategori sedang. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pem-belajaran model Taba berbantuan GSP dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi segiempat. Kata kunci:      Geometer’s Sketchpad (GSP); Kemampuan Berpikir Kreatif; Model Pembelajaran Taba  AbstractThis research aimed to increase students creative thinking ability through the Taba learning model assisted by Geometers Sketchpad (GSP) in quadrilateral material. Research design that used is the non-equivalent control group design, part of a quasi-experiment. The population in this research were students of grade VII SMP N 1 Jepara 2012/2013 academic year. The results showed: (1) the creative thinking ability of students in the 1st experimental class and the 2nd experimental class could achieve classical minimum mastery criteria; (2) there is a difference in the students creative thinking ability among the 1st experimental class, the 2nd experimental class, and the control class; and (3) in the 1st experimental class there is an increase in students creative thinking ability with medium category. The conclusion of this experiment is the Taba learning model assisted by GSP can increase students’ creative thinking ability. Keywords: Creative Thinking Ability; Geometer’s Sketchpad (GSP); The Taba Learning Model 
Keefektivan PMRI Berbantuan Alat Peraga Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Serupa PISA Pada Kelas VII Riyanto, Riyanto; Wardono, Wardono; Wijayanti, Kristina
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i1.3275

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektivan pembelajaran dengan metode Pendidi-kan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) berbantuan alat peraga terhadap kemampuan pemecahan masalah serupa PISA siswa pada materi segiempat. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Ungaran tahun pelajaran 2012/2013. Pemilihan sampel dengan cara random sampling, diperoleh siswa kelas VII-I dan siswa kelas VII-J se-bagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diajar dengan metode PMRI berbantuan alat peraga, sedangkan kelas kontrol diajar dengan metode ekspositori. Data di-peroleh dengan metode observasi untuk mengamati aktivitas belajar guru dan metode tes untuk menentukan hasil belajar siswa yang kemudian dianalisis dengan uji ketuntasan dan uji perbedaan rata-rata: uji satu pihak (pihak kanan). Hasil penelitian adalah (1) hasil be-lajar siswa kelas eksperimen belum mencapai kriteria ketuntasan klasikal, (2) rata-rata ke-mampuan pemecahan masalah serupa PISA kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol, dan (3) skor rata-rata aktivitas guru kelas ekperimen dan kelas kontrol memiliki kategori baik. Kata kunci:       Kualitas Pembelajaran; PISA; PMRI.  AbstractThe purpose of this research was to determine the effectiveness of learning by Teams Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) assisted on figure tools to the problem solving skills PISA student on quadrilateral material. The population in this study is student of VIIth grade class of 3 Ungaran junior high school on period 2012/2013. The selection of the sample is done by random sampling which is gotten students class VII-I and students class VII-J as the experimental class and the controlling class. Experimental class was taught by PMRI assisted on figure tools, while the controlling class was taught with the expository method. Data obtained by the observation method to observe the activities of teacher learning and test methods for determining student learning achievement are then analyzed to the thoroughness test and the average difference test: one side test (right side). The results of this research are (1) The students achievement of experimental class not yet achieved the minimum completeness criteria, (2) the average the problem solving skills PISA of experimental class learning better than controlling class, and (3) score average of teacher activity of experimental class and controlling class have a good category.  Keywords:          PISA; PMRI; Quality of teaching.
Pengembangan Instrumen Kemampuan Penalaran Matematis Mahasiswa pada Mata Kuliah Persamaan Diferensial Hapizah, Hapizah
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i1.3280

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan, dengan tahapan terdiri dari studi pendahuluan, pengembangan produk, dan uji coba. Produk yang dikembangkan adalah instrumen kemampuan penalaran matematis pada mata kuliah Persamaan Diferensial yang terdiri dari enam soal uraian. Hasil penelitian menyatakan bahwa instrumen yang dikembangkan dinyatakan valid dan dapat dipakai untuk mengukur kemampuan penalaran matematis mahasiswa. Kata kunci:       kemampuan penalaran matematis.  AbstractThis research is the development, the stage consists of preliminary studies, product development, and testing. The product developed is an instrument of mathematical reasoning abilities in Differential Equations course consisting of six questions description. The results stated that instruments developed is valid and can be used to measure student mathematical reasoning ability. Keywords:          mathematical reasoning abilities.
Keefektifan Auditory Intellectually Repetition Berbantuan LKPD terhadap Kemampuan Penalaran Peserta Didik SMP Handayani, Ika Martyana; Pujiastuti, Emi; Suhito, Suhito
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i1.3271

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran model pembelajaran Audi-tory intellectually Repetition (AIR) berbantuan LKPD terhadap kemampuan penalaran matematis peserta didik. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Blado tahun pelajaran 2012/2013. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dila-kukan pada dua kelas yang memiliki kemampuan setara dengan model pembelajaran yang berbe-da. Berdasarkan pemilihan secara acak terpilih dua kelompok yaitu kelompok eksperimen yang diterapkan pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran AIR dan kelompok kontrol yang diterapkan model pembelajaran STAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada aspek kemampuan penalaran matematis yang diajar menggunakan mo-del pembelajaran AIR mencapai ketuntasan klasikal, persentase hasil belajar peserta didik pada aspek kemampuan penalaran matematis pada kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol, rata-rata hasil belajar peserta didik pada aspek kemampuan penalaran matematis pada kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Berdasarkan pembahasan di atas dapat disimpul-kan bahwa pembelajaran menggunakan model AIR berbantuan LKPD efektif terhadap kemam-puan penalaran matematis peserta didik. Kata kunci:          Auditory Intellectually Repetition; Keefektifan; Kemampuan Penalaran.  AbstractThe purpose of this study was to determine learning using the Auditory Intellectually Repetition model approaches effective to student’s reasoning ability. The population in this study was students of grade VIII SMP N 1 Blado academic year 2012/2013. This research method is an experimental research that applied on two classes who have similar abilities with different learning models. Based on the random selection of two groups chosen experimental applied mathematics learning using learning model AIR and the control group were applied learning model. The results showed that the learning outcomes of students in reasoning ability aspects using the AIR model approach can achieve individual and classical mastery learning, the percentage of learning outcomes of student’s reasoning ability in experiment class in control class, the average of learning outcomes of student’s reasoning ability in experiment class in control class. So, the conclusion is learning using AIR model approaches effective to student’s reasoning ability. Keywords:             Auditory Intellectually Repetition; Effectiveness; Reasoning Ability.
Efektivitas Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Pada Aspek Koneksi Matematika Prastiwi, Irdana; Soedjoko, Edy; Mulyono, Mulyono
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i1.3276

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan siswa pada aspek koneksi matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures mencapai ketuntasan belajar, lebih baik dibandingkan dengan kemampuan siswa pada aspek koneksi matematika yang mendapatkan pembelajaran ekspositori. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dapat mencapai KKM, hasil belajar pada aspek kemampuan koneksi matematika dengan pembelajaran Conceptual Understanding Procedures lebih baik dibandingkan dengan kemampuan koneksi matematika yang mendapat pembelajaran ekspositori, dan adanya pengaruh positif motivasi belajar pembelajaran Conceptual Understanding Procedures  terhadap hasil belajar siswa pada aspek kemampuan koneksi matematika. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Conceptual Understanding Procedures efektif terhadap kemampuan koneksi matematika siswa. Kata Kunci:      Kemampuan Koneksi Matematika, Materi Segiempat, Model Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures. AbstractThis study aimed to determine whether the ability of students in connection aspect of mathematics is taught using learning model Conceptual Understanding Procedures achieve mastery learning, and the ability of students in connection aspect of mathematics is taught using Conceptual Understanding Procedures learning model is better than the ability students on aspects of mathematical connections that get expository learning. Sampling was done by random sampling. Results showed that the learning outcomes can achieve KKM, the results of study on aspects of mathematical connections with the learning ability of Conceptual Understanding Procedures better than the mathematical connection ability gets expository learning, and the positive influence motivation and learning Conceptual Understanding Procedures on learning outcomes of students in aspects of mathematical connection capabilities. So it can be concluded that the application of effective instructional Procedures Conceptual Understanding the mathematical connection ability students.           Keywords:         The Ability to Connect Mathematics, Material Quadrilateral, Conceptual Understanding Procedures Learning Model.
Meningkatkan Karakter dan Pemecahan Masalah Melalaui Pendekatan Brain-Based Learning Berbantuan Sirkuit Matematika Damayanti, Taulia; Sukestiyarno, Yohanes Leonardus
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i1.3281

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan kejujuran dan keterampilan pe-mecahan masalah, serta mengetahui ketuntasan kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang diajar dengan pembelajaran pendekatan Brain-Based Learning berbantuan Sir-kuit Matematika. Desain penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subjek lima o-rang peserta didik kelas VIIIC SMP Negeri 1 Pecangaan yang yang memperoleh peringkat pertama, kuartil pertama, kuartil kedua, kuartil ketiga dan terakhir pada tes awal kemampu-an pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing subjek penelitian mengalami peningkatan karakter jujur serta keterampilan pemecahan masalah dengan kategori tinggi. Peserta didik juga dapat mencapai KKM baik secara individual maupun secara klasikal pa-da tes kemampuan pemecahan masalah. Simpulan yang diperoleh adalah karakter jujur dan keterampilan pemecahan masalah peserta didik meningkat, serta kemampuan pemecahan masa-lah peserta didik mencapai KKM melalui pembelajaran tersebut. Kata kunci:      Brain-Based Learning; jujur; keterampilan dan kemampuan pemecahan masalah; Sirkuit Matematika  AbstractThe purposes of this study were to describe how to increase and the increasing of honesty and problem solving skills students by Brain-Based Learning approach assisted by Math Circuit and to know the completeness of student’s problem solving ability. The research design was qualitative descriptive, subject research are five students of VIIIC SMP Negeri 1 Pecangaan who are obtained first rank, first quartile, second quartile, third quartile and the last rank on problem solving ability beginning test. The result showed that each subject of study had increase in honest character and problem-solving skill. Students also could achieve individual and clasical mastery learning in problem-solving ability test. The conclusion of this research are honest character and problem solving skills of students increased, as well as problem solving abilities of students reach the minimum mastering criteria.  Keywords:                             Brain-Based Learning; honesty; Math Circuit; problem solving skill and ability
Keefektifan Model Arias Berbantuan Kartu Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Rahayu, Eva Agustiana; Waluja, Stevanus Budi; Sugiman, Sugiman
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i1.3272

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pembelajaran ARIAS berbantuan kartu masalah pada siswa kelas XI materi barisan dan deret geometri dapat mencapai ketuntasan belajar, menganalisis apakah kemampuan komunikasi matematis siswa dengan pembelajar-an ARIAS berbantuan kartu masalah lebih baik dibanding ekspositori,menganalisis penga-ruh motivasi berprestasi terhadap kemampuan komunikasi matematis, serta menganalisis a-da tidaknya peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan pembelajaran ARIAS berbantuan kartu masalah dan ekspositori. Pengambilan data diperoleh dengan me-tode tes dan angket yang kemudian dianalisis dengan uji kemampuan komunikasi matema-tis berdasar KKM, uji perbedaan rata-rata, analisis regresi linier sederhana dan analisis ga-in. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis kelas eksperi-men telah mencapai ketuntasan belajar dan lebih baik daripada kelas kontrol, terdapat peng-aruh motivasi berprestasi terhadap kemampuan komunikasi matematis, serta peningkatan kemampuan komunikasi matematis kelas eksperimen lebih besar dibanding ekspositori. Kata Kunci: ARIAS; Kartu Masalah; Kemampuan Komunikasi Matematis; Motivasi Berprestasi.   AbstractThe purpose of this research was to analyze the ARIAS learning-assisted problem cards in class XI material geometric sequence and series can achieve mastery learning, analyzing whether mathematical communication skills of students with learning problems ARIAS assisted problem cards better than expository, analyzing the effect of achievement motivation on mathematical communication skills , as well as to analyze whether there is an increase in student’s mathematical communication skills by the ARIAS learning-assisted problem cards and  expository. Data is collected obtained by tes method and questionnaire which is then analyzed by Communication Mathematical Skill test based on KKM, the average similary test, simple linear regression analyze and gain analyze. The results showed that the mathematical communication skills of experiment class has achieved mastering of learning and is better than the control class, there are an influence between achievement motivation and mathematical communication skills, and improving communication skills of experiment class bigger than expository.  Keywords:      ARIAS; Problem Cards; Mathematical Communication Skill; Achievement Motivation.
Kontribusi Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Faktor AIK dalam Pembelajaran Matematika Siswa Kelas II/3 SMPN 2 Makassar Nasrullah, Nasrullah
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i1.3277

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menggunakan model pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan antusiasme, intensitas aktivitas, dan kecakapan siswa dalam pembelajaran matematika. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian tindakan kelas dipilih sebagai jenis penelitian yang berlangsung selama dua siklus. Setiap siklus memuat tahapan diantaranya: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Makassar, dengan subjek siswa kelas II/3 sebanyak 45 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi model pembelajaran berbasis proyek, bukan hanya meningkatkan antusiasme, intensitas, dan kecakapan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran matematika, tetapi juga membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman terhadap materi pelajaran yang diberikan. Secara statistik, persentase antusiasme berubah dari 58,7% (sedang) menjadi 80,7% (tinggi); persentase intensitas berubah dari 46,9% (kurang) menjadi 77,3% (tinggi); persentase kecakapan berubah dari 18,7% (sangat kurang) menjadi 64% (sedang). Kemudian rerata untuk hasil belajar siklus I ke siklus II meningkat dari 8,26 menjadi 8,27. Terdapat kenaikan 0,01. Kata kunci: Model Pembelajaran Berbasis Proyek, antusiasme, intensitas, dan kecakapan  AbstractThis study aims to apply project-based learning model to enhance enthusiasm, activity intensity, and students competencies on learning mathematics. Making this aim, classroom action research is chosen for two cycles. Each of cycle consist of planning, action, observation, and reflection. It was held at SMPN 2 Makassar with subject of 45 graders in class II/3. The result shows that contribution of the model, not only to trigger entushiasm, intensity, and competency in which students are engaging with activities of learning mathematics, but to facilitate students improving comprehension about subject matter. Statistically, the percentage of enthusiasm, intensity, and competencies are changing from 58,7% (fair) to 80,7% (high), 46,9% (low) to 77,3% (high), and 18,7% (very low) to 64% (fair), respectively. Subsequently, the average of learning result from cycle I to cycle II increase from 8,26 to 8,27. There exists slight increase as 0,01. Keywords:     project-based learning model, enthusiasm, intensity, and competency 

Page 1 of 3 | Total Record : 26