cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Kreano
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif Inovatif adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang. Kreano, mempublikasikan artikel-artikel yang berisi ide, gagasan, hasil penelitian, kajian pustaka, dan kreasi inovasi lain di bidang pendidikan matematika dan pembelajarannya. Jurnal Kreano ini ber-ISSN yang diterbitkan LIPI, ISSN: 2086-2334.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif" : 22 Documents clear
Pengembangan Bahan Ajar Berbantuan Camtasia pada Pokok Bahasan Lingkaran melalui Edmodo untuk siswa MTs Latif, Yajid; Darmawijoyo, Darmawijoyo; Putri, Ratu Ilma Indra
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v4i2.2937

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan bahan ajar pokok bahasan lingkaran yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar pada pemecahan masalah. Bahan ajar yang dikembangkan menggunakan pendekatan pemecahan masalah pada latihan soal yang ditampilkan dalam bentuk video pada edmodo. Kegiatan penelitian dilakukan di MTs Miftahul Huda Tuguagung pada semester 2 tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Berdasarkan analisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Pada penelitian ini menghasilkan ba-han ajar pokok bahasan lingkaran melalui edmodo yang valid dan praktis; 2) Bahan ajar pa-da pokok  bahasan lingkaran melalui edmodo memiliki efek potensial terhadap hasil belajar pada pemecahan masalah dengan nilai persentase minat 79,7% dengan kategori tinggi dan hasil belajar pada soal pemecahan masalah dengan kategori baik.   Kata Kunci: Penelitian pengembangan; edmodo; pemecahan masalah   Abstract The purpose of this study was to produce teaching materials on circle which has criteria valid, practical, and has a potential effect on learning outcomes in problem solving. Tea-ching materials developed using a problem -solving approach to the exercises shown in the form of video on Edmodo. Research activities conducted in MTs Miftahul Huda Tugu-agung in the 2nd half of the school year 2012/201. This study uses research development. Based on the analysis of the results of this study concluded that : 1 ) In this study produces teaching materials subject circle through Edmodo valid and practical; 2) Teaching ma-terial on the subject of the circle through Edmodo has a potential effect on learning out-comes in problem solving with 79.7 % percentage interest in the high category and learn-ing outcomes in a matter of solving the problem with good categories . Keywords: Research and Development; edmodo; problem solving
Pengaruh Pemberian Soal Open-Ended Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Ruslan, Apriana S.; Santoso, B.
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v4i2.3138

Abstract

AbstrakPenelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan penalaran matematis antara siswa yang diberi soal open-ended dengan siswa yang diberi soal rutin, perbedaan peningkatan kemampuan penalaran matematis ditinjau dari level siswa, serta interaksi antara pemberian soal dan level pengetahuan awal matematika (PAM) siswa dalam peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes. Nilai gain diperoleh dari rumus Meltzer dengan hasil: untuk kelas eksperimen nilai gain minimum = -0,07 dan maksimum 0,86, sedangkan untuk kelas kontrol nilai gain minimum = -0,63 dan maksimum 0,55. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa antara siswa yang diberi soal open-ended dan siswa yang diberi soal rutin, (2) terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan penalaran matematis antara siswa pada level pengetahuan awal matematika tinggi, sedang, dan rendah. Kata kunci : penelitian eksperimen, penalaran matematis, soal open-ended  AbstractThe aim of this experimental study was to determine differences in mathematical reasoning skills improvement among students who were given open-ended questions with the students who were given a routine matter, differences in mathematical reasoning ability improvement in terms of the level of students , as well as the interaction between the administration and the level of prior knowledge about mathematics ( PAM ) students in improving students mathematical reasoning abilities . Data collected through the test . Gain value obtained from the formula Meltzer with the results : for the experimental class minimum gain value = -0.07 and maximum 0.86 , while the value of the gain control for a class of minimum and maximum = -0.63 From the results of the study concluded that (1) there is a significant difference in the improvement of students mathematical reasoning ability between students who were given open-ended questions and students are given a routine matter , (2) there is a significant difference in the improvement of mathematical reasoning ability among the students at the level of initial knowledge of mathematics high , medium , and low.  Keywords : experimental studies , mathematical reasoning , open-ended questions
Komparasi Kemampuan Pemecahan Masalah pada Pembelajaran PBL dan RME dalam Setting INNOMATTS Yusuf, Shofiayuningtyas
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v4i2.3160

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian proses pembelajaran dengan RPP yang dibuat guru, apakah terdapat perbedaan serta manakah yang lebih baik antara pembela-jaran dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dan Problem Based Learn-ing (PBL) pada siswa kelas VII materi Pertidaksamaan Linear Satu Variabel. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dalam setting model pelatihan INNOMATTS dengan quasi experi-mental design. Data kemampuan pemecahan masalah dianalisis menggunakan uji proporsi dan uji beda rata-rata. Hasil yang diperoleh yakni terdapat kesesuaian langkah-langkah setiap pendekatan yang digunakan dengan RPP yang dibuat guru. Berdasarkan uji proporsi, diper-oleh lebih dari 85 % siswa kedua kelas eksperimen mencapai nilai ketuntasan belajar indivi-du, yaitu 70. Selain itu, diperoleh adanya perbedaan hasil kemampuan pemecahan masalah antar kedua kelas eksperimen dan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen II le-bih baik daripada siswa kelas eksperimen I. Kata Kunci:      RME; Kemampuan Pemecahan Masalah; Komparasi; INNOMATTS; PBL.  AbstractThe purpose of this study was determining the conformance between the steps of each ap-proach used towards contained suitability of teacher’s lesson plans, whether there is a difference and which is better between learning approaches of Realistic Mathematics Education (RME) and Problem Based Learning (PBL) in grade VII with One Variable Linear Inequalities material can achieve mastery learning. The implementation of the learning is done in the setting of the INNOMATTS training model with quasi experimental design. The problem solving data is analyzed by proportion test and independent t test. The test results was obtained that there is conformance between the steps of each approach used towards contained suitability of teacher’s lesson plans. Basec on proportion test, the result was more than 85% of students in each experiment class achieved mastery learning with the passing grade is 70. From the t test, was showed that there is difference of average similarity of the both classes and 2nd experiment class was better than the 1st experiment class.  Keywords:          Comparation; RME; PBL; Problem Solving Ability; INNOMATTS
Keefektifan Model Kooperatif Tipe Make A Match dan Model CPS Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Motivasi Belajar Amalia, Nur Fitri
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v4i2.3155

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model kooperatif tipe Make a Match dan model CPS terhadap kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar sis-wa kelas X pada materi persamaan dan fungsi kuadrat. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 1 Subah tahun ajaran 2013/2014. Sampel dalam penelitian ini diam-bil dengan teknik random sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dengan acak. Kelas X8 terpilih sebagai kelas eksperimen I dengan penerapan model kooperatif tipe Make a Match dan kelas X7 terpilih sebagai kelas eksperimen II dengan penerapan model CPS. Da-ta hasil penelitian diperoleh dengan tes dan pemberian angket untuk kemudian dianalisis menggunakan uji proporsi dan uji t. Hasil penelitian adalah (1) implementasi model koope-ratif tipe Make a Match efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah; (2) implementasi model CPS efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah; (3) implementasi model koo-peratif tipe Make a Match lebih baik daripada model CPS terhadap kemampuan pecahan masalah; (4) implementasi model CPS lebih baik daripada model kooperatif tipe Make a Match terhadap motivasi belajar.Kata Kunci:       Make A Match; CPS; Pemecahan Masalah; Motivasi  AbstractThe purpose of this study was to determine the effectiveness of cooperative models Make a Match and CPS to problem-solving ability and motivation of students of class X in the equation of matter and quadratic function. The population of this study was the tenth grade students of state senior high school 1 Subah academic year 2013/2014. The samples in this study were taken by random sampling technique, that is sampling techniques with random. Class X8 was selected as the experimental class I with the application of cooperative model make a Match and class X7 was selected as the experimental class II with the application of the CPS. The data were obtained with the administration of a questionnaire to test and then analyzed using the proportion test and t test. The results of the study were (1) the implementation of cooperative model Make a Match effective against problem solving abilities; (2) the implementation of the CPS model effective against problem solving abilities; (3) the implementation of the cooperative model Make a Match was better than the model CPS to issue fractional capability; (4) the implementation of the cooperative model Make a Match was better than the model CPS on motivation to learn.Keywords:          Make A Match; CPS; Poblem Solving; Motivation
Keefektifan Model Pembelajaran STAD Disertai Permainan MAM Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas X Laksana, Rhomanus Anggara Tri; Rochmad, Rochmad; Kharis, Muhammad
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v4i2.3162

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan pembelajaran STAD disertai permainan make a match (MAM) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas X materi lo-garitma. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Pangudi Luhur Tarcisius 1 Semarang tahun pelajaran 2013/2014. Pemilihan sampel dengan menggunakan random sampling, diperoleh siswa kelas X AK 1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X AK 2 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi perlakuan pembelajaran STAD disertai permainan MAM, dan kelas kontrol diberi perlakuan pembelajaran ekspositori. Data diper-oleh dengan menggunakan metode dokumentasi untuk data ulangan harian 1 matematika, dan dengan metode tes untuk data kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan ber-pikir kreatif. Hasil penelitian adalah (1) jumlah siswa yang mencapai KKM lebih dari 75%, (2) rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih baik dibanding kelas kontrol, (3) rata-rata kemampuan berpikir kreatif kelas eksperimen secara klasikal termasuk baik. Kata kunci:       Kemampuan Pemecahan Masalah; STAD; MAM.  AbstractThe purpose of this research was to determine the effectiveness of teach by STAD with make a match (MAM) game to the problem solving skill students of Xth grade class on logarithm material. The population in this research is students of Xth grade class of SMK Pangudi Luhur Tarcisius 1 Semarang vocational high school on period 2013/2014. The selection of the sample is done by random sampling which gotten student class X AK 1 as the experimental class and student class X AK 2 as the controlling class. Experimental class given STAD with MAM game learning treatment, and controlling class given expository treatment. Data obtained by the documentation method for daily examination 1 and test method for problem solving and creative thinking skill data. The results of this research are (1) the sum of students which achieve KKM more than 75%, (2) the average problem solving skill of experimental class better than controlling class, (3) the average creative thinking skill of experimental class in classical is good. Keywords:          Problem solving skill, STAD, MAM.
Suplemen Panduan Guru dalam Pengembangan Pembelajaran Tematik Kompetensi Dasar Matematika Kelas IV Hidayah, Isti; Sugiarto, Sugiarto; Sutarto, Heri
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v4i2.3130

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran Matematika Sekolah Dasar (SD) dengan penguatan tahapan enaktif-ikonik-simbolik berbantuan serang-kaian pertanyaan produktif. Perangkat pembelajaran berupa Panduan Guru sebagai suple-men dalam mengembangkan rancangan pembelajaran tematik kompetensi dasar (KD) Ma-tematika kelas IV semester gasal. Penelitian ini telah menghasilkan Panduan Guru dengan perangkatnya, yaitu alat peraga sebagai representasi enaktif; media visual dalam bentuk po-werpoint sebagai representasi ikonik; lembar kegiatan peserta didik (LKPD) dan lembar tu-gas peserta didik (LTPD), serta kartu masalah (contextual problem). Produk yang telah di-hasilkan akan membantu guru dalam mengembangkan rancangan pembelajaran dalam im-plementasi Kurikulum 2013. Hasil implementasi menunjukkan bahwa produk penelitian be-rupa Suplemen Panduan Guru membantu guru dalam mengembangkan rancangan dan pe-laksanaan pembelajaran dengan pendekatan ilmiah. Penyempurnaan Suplemen difokuskan pada keterpaduan aspek sikap, keterampilan, dan pengetahuan.Kata kunci: suplemen panduan guru; pembelajaran tematik KD Matematika; contextual                         problem   AbstractThe purpose of this research is to develop elementary mathematics learning devices with reinforcement stages enactive-iconic-symbolic aidednquestion series of productive to strengthen the ability of solving Mathematics problem students since early. A learning device Teacher’s Guide as a supplement in developing basic competencies thematic lesson plan fourth grade Math odd semester. This research has produced a Teacher’s Guide with the device; witch is a representation enactive prop; visual media in the form of PowerPoint as iconic representations; students’ activity sheets (LKPD) and students’ task sheet (LTPD), and card problems (contextual problem). The benefit of this research that has been produced to assist teachers in developing lesson plan curriculum implementation in 2013. Research products in the form of Teachers Guide Supplement to help teachers in developing the design and implementation of learning with a scientific approach. Suggested improvements focused integration aspects of attitudes, skills, and knowledge. Keywords:     supplement of teacher guides, thematic learning of Mathematics based                         competencies, contextual problems. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah Pertama dengan Sistem Character Based Integrated Learning Kurniati, Dian
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v4i2.3156

Abstract

AbstrakFokus dari penelitian ini adalah mengembangkan suatu perangkat pembelajaran matematika SMP dengan menerapkan sistem Character Based Integrated Learning yang valid, praktis, dan efektif. Perangkat pembelajaran tersebut meliputi RPP, LKS, Buku Siswa dan Instru-men Penilaian. Pada sistem Character Based Integrated Learning, kegiatan belajar meng-ajar mengacu pada 9 pilar karakter anak. Prosedur pengembangan perangkat pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahap pendefinisian (define), perancangan (de-sign), dan pengembangan (develop) dengan mengacu pada kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. RPP, LKS, dan Buku Siswa yang dihasilkan pada penelitian ini memenuhi kriteria kevalidan dengan skor validasi berturut-turut adalah 3.73, 4, dan 4 dengan skala 1-4. Selain itu, perangkat pembelajaran tersebut juga memenuhi kriteria kepraktisan karena  85% siswa dan guru menyatakan bahwa perangkat pembelajaran praktis digunakan ketika uji keterbacaan. Serta memenuhi kriteria keefektifan karena terdapat 90% siswa tuntas terhadap hasil belajar dan 80% siswa berkarakter baik. Kata Kunci: Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika, Sistem Character Based Integrated Learning  AbstractThe focus of this research is to develop a set of mathematical learning SMP system by implementing Character -Based Integrated Learning valid, practical, and effective. The learning device includes lesson plans, worksheets, Student Book and Instrument. In Character Based Integrated Learning systems, learning activities refer to the 9 pillars of character kids. Learning software development procedures used in this study is the definition phase (define), design (design), and development (develop) with reference to the criteria of validity, practicality and effectiveness. Lesson plans, worksheets, and books produced by students in this study meets the criteria for the validity of the validation scores are respectively 3.73, 4, and 4. In addition, the learning device also meets the criteria of practicality because 85 % of students and teachers stated that the practical learning is used when the test readability. And meet the criteria of effectiveness because there are 90 % of students completed the study and 80 % student’s result of good character. Keywords: Teaching Material Development; Character Based Integrated Learning System.
Pembelajaran Kalkulus Berbasis E-Learning Untuk Menumbuhkan Kreativitas dan Karakter Mahasiswa Supandi, Supandi; Kusumaningsih, Widya; Ariyanto, Lilik; Nurlaelah, E.; Turmudi, Turmudi
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v4i2.3131

Abstract

AbstrakPeneltian ini dilakukan untuk merancang desain pembelajaran Kalkulus berbasis E-learning untuk menumbuhkan kreativitas dan karakter mahasiswa  pada Prodi Pendidikan Matematika. Desain pembelajaran yang dibagi dalam beberapa tahap yakni: Perencanaan perangkat dan sarana yang akan digunakan pada saat pembelajaran, Pembuatan perangkat pembelajaran, Pembuatan media pembelajaran e-learning, Validasi perangkat dan media pebelajaran  dan e-learning oleh para ahli, Revisi hasil validasi oleh para ahli, Pengujian terbatas desain pembelajaran, Evaluasi  dan analisis hasil pengujian, Evaluasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran dirancang berbentuk RPP, LKM dan Media E-learning dapat digunakan untuk proses pembelajaran dengan sedikit perbaikan. Hasil ujicoba terbatas menunjukan pula bahwa perangkat yang dibuat menumbuhkembangkan kreativitas mahasiswa, yang pada ujungnya adalah  terbentuknya karakter mahasiswa. Kata kunci:   pembelajaran; karakter; kreatif;  elearning   AbstractThe research was designing e-learning on Calculus to increase the creativity and student character in Mathematics Education Study Pogram. The learning design was divided into steps, that was: designing lesson plan and tool which would be used on learning, making lesson plan, making e-learning media, validating the lesson plan, learning kit, and elarning by experts, revising the result of validation process, limited testing of instructional design, evaluation and the result analysis. The research result show that the learning design those are RPP, LKM, and elearning kit could be used with a little implrovement. Limited test result also indicated that the instrument that was made could developed the creativity of student, and buid the student character. Keywords: learning, character; creative; elearning
Profil Pengetahuan Konseptual Siswa SMP di Jenjang Proses Kognitif Menganalisis Pada Materi Segi Empat Berdasarkan Jenis Kelamin Wulansari, Alvita; Rosyidi, Abdul Haris
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v4i2.3158

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil pengetahuan konseptual siswa SMP di jen-jang menganalisis pada materi segi empat berdasarkan perbedaan jenis kelamin. Subjek penelitian, 1 siswa laki-laki dan 1 siswa perempuan berkemampuan matematika sedang, ke-las VIII SMPN 3 Waru Sidoarjo tahun pelajaran 2013/2014. Instrumen penelitian terdiri dari soal tes dan pedoman wawancara. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara berbasis tugas. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui pereduksian data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Tidak terdapat perbedaan pengetahuan konseptual subjek laki-laki dan perempuan di jenjang menganalisis. Baik subjek laki-laki maupun perempuan kurang dapat mengidentifikasi sifat-sifat segi empat dengan tepat sehingga tidak dapat mengorganisasikan keterkaitan antarbangun berdasarkan sifat-sifatnya. Kata Kunci: pengetahuan konseptual,  menganalisis, jenis kelamin, segi empat.  AbstractThis study aims to describe conceptual knowledge profile of the Junior High School students’ in evaluating stage of quadrilateral material based on sex difference. The subjects of this study consist of two male and two female seventh grade students of SMP Negeri 3 Waru Sidoarjo academic year 2013/2014 that have average mathematics ability. The researcher employed test and interview guide as the instruments of the study. The instruments of this study are test sheet and interview guide.  Data collection is conducted through by task based interview. Data analysis is done conducted in qualitatively descriptive qualitative-descriptive by reducing the data, presenting the data, and drawing the conclusion reducing, presenting and concluding data. There is no a difference of conceptual knowledge between male and female subjects in analyzing stage. There is no conceptual knowledge difference between male and female subjects in analyzing stage. Both of them less can identify the characteristic of quadrilateral exactly, so cannot organize the relationship among planes based on their characteristic. Both of them are less in identifying the properties of quadrilateral such that all subjects cannot organize the relation among planes based on their properties. Keywords : conceptual knowledge , analyzing stage,  sex difference, quadrilateral.
Keefektifan Model Pembelajaran Generatif dan MMP Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Alba, F. Muttaqid; Chotim, Moch.; Junaedi, Iwan
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v4i2.3136

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran menggunakan model ge-neratif dan model Missouri Mathematics Project (MMP)terhadap kemampuan pemacahan masalah siswa kelas X materi jarak pada bangun ruang dan untuk mengetahui pembelajaran yang lebih efektif antara pembelajaran dengan model pembelajaran generatif dan pembela-jaran dengan model pembelajaran MMP terhadap kemampuan pemecahan masalah. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 1 Kota Magelang tahun pelajaran 2012/2013 yang berada dalam sepuluh kelas. Uji ketuntasan belajar memberikan hasil yaitu sis-wa kelas eksperimen 1 dan 2 telah mencapai ketuntasan belajar. Uji proporsi memberikan ha-sil yakni kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen 1 sama baiknya dibanding kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen 2. Hasil Penelitian menunjukkan pembelajaran model generatif dan MMP efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi jarak pada bangun ruang dan pembelajaran menggunakan model pembelajaran generatif sama efektifnya dengan pembelajaran menggunakan model pembelajaran MMP terhadap kemampuan pemecahan masalah. Kata Kunci: Generatif; Jarak pada Bangun Ruang; Kemampuan Pemecahan Masalah; MMP.  AbstractThe purpose of this study was to know whether learning with generative model and Missouri Mathematics Project (MMP) model effective against problem solving ability of grade X students of distance in solid shapes material and to know which one was better between generative learning model and MMP model. The population of this study was the students of grade X MA State 1 Magelang year 2012/2013 in 10 classes. From the result of the test was obtained that experiment class students achieved the learning completeness. From the proportion test results gotten the student problem solving ability of 1st experiment class was more same as than 2nd experiment class. The research result showed that the generative and MMP model effective against problem solving ability of distance in solid shapes material and generative learning model as same effective as MMP against problem solving. Keywords: Distance in Solid Shapes; Generative; MMP; Problem Solving Ability.

Page 1 of 3 | Total Record : 22