cover
Filter by Year
Universitas Negeri Semarang (UNNES)
ISSN : -     EISSN : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Articles
202
Articles
Pelatihan Implementasi Model Pembelajaran PBL Berbantuan Miracast untuk Meningkatkan Keterampilan Profesional dan Literasi Teknologi Guru-Guru SD Gugus Drupadi Gunungpati Kota Semarang

Setyasto, Novi, Hartati, Hartati, Sutaryono, Sutaryono, Sutikno, Putri Yanuarita

Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pemberlakuan Permendikbud No. 22 tahun 2016 tentang Standar Proses berimplikasi terjadinya pergeseran paradigma pengajaran ke paradigma pembelajaran, penggunaan pendekatan ilmiah (scientific), dan tematik terpadu sehingga perlu diterapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah (problem based learning). Namun kenyataan di lapangan berbeda. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Gugus Drupadi Gunungpati Kota Semarang yang beranggotakan 53 Guru SD, menunjukkan bahwa kurang lebih 75% guru (atau sekitar 40 orang guru) masih mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis pemecahan masalah di kelas dan masih kesulitan dalam mengaplikasikan teknologi dalam pembelajaran di kelas yang sesuai dengan standar proses. Solusi yang dapat diterapkan adalah dengan pengadaan kegiatan pelatihan Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Miracast. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan mengajar dan literasi teknologi guru-guru SD di Gugus Drupadi melalui kegiatan pelatihan implementasi model PBL berbantuan Miracast di SD. Peserta kegiatan ini adalah 40 orang guru SD. Metode kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan kepada para guru-guru SD di Gugus Dewadaru II.  Metode pelatihan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah: ceramah, tanya jawab, praktek, dan simulasi. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan pelatihan ini adalah bertambahnya pengetahuan, literasi teknologi dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan PBL berbantuan Miracast yang ditunjukkan dengan: 1) tersusunnya 34 perangkat pembelajaran dengan model PBL, 2) sejumlah 27 dari 40 peserta pelatihan memberikan respons sangat positif terhadap kualitas materi pelatihan dan 13 peserta memberikan respons positif dengan skor rata-rata 4,68.

Pelatihan Pembuatan Telur Asin Aneka Rasa Kelompok Usaha Masyarakat Otara di Sekaran Gunungpati Kota Semarang

Subarkah, Danang

Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pengolahan telur asin aneka rasa menggunakan UPSE Maker dan meningkatkan keterampilan pengolahan telur asin aneka rasa. Target khusus kegiatan ini adalah: 1) mitra dapat mengolah telur asin aneka rasa; 2) terjadi peningkatan omzet mitra secara ekonomi; 3) peningkatan pemahaman & ketrampilan masyarakat.  Metode kegiatan antara lain: 1) sosialisasi program metode ceramah; 2) pelatihan pengolahan telur asin aneka rasa menggunakan UPSE Maker dan cara perendaman manual; 3) evaluasi pelatihan melalui tes dan pengamatan; 4) pendampingan dan konsultasi menggunakan metode diskusi. Hasil yang dicapai adalah: (1) pelatihan pembuatan telur asin aneka rasa dengan menggunakan alat UPSE dan manual telah dilakukan sehingga terbentuk 4 pengrajin telur asin; (2) penerapan kemasan dengan tambahan informasi proksimat dan ijin edar produk sehingga menarik minat konsumen dan menjangkau pemasaran lebih luas; (3) terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok KUM otara untuk mengolah telur asin aneka rasa; (4) Penerapan media pemasaran online dan offline menjangkau pemasaran lebih luas dan meningkatkan omzet sebesar 7,5kali

Pelatihan Pembelajaran Matematika Kreatif dengan Pendekatan Konstruktivisme bagi Guru-Guru Sekolah Dasar YPII

Hendikawati, Putriaji, Wijayanti, Kristina, Sunarmi, Sunarmi, Veronica, Rahayu Budhiati, Waluya, Stevanus Budi

Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Meningkatkan kualitas guru merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Upaya meningkatkan kualitas guru untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam pembelajaran akan memberi dampak positif  dalam pembelajaran. Kualitas guru dapat ditingkatkan dengan menambah pengetahuan mengenai berbagai metode, pendekatan serta strategi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran untuk mengatasi masalah pembelajaran di kelas sehingga dapat terwujud pembelajaran yang inovatif yang akan memaksimalkan pencapaian prestasi siswa. Seiring berkembangnya teori belajar, saat ini terjadi perubahan pada pembelajaran matematika di sekolah dasar yang menekankan pada pemahaman konsep dasar matematika. Pemahaman konsep akan tercapai bila siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri pembelajaran yang diperolehnya dan hal ini dapat dicapai salah satunya dengan pendekatan konstruktivisme. Guru-guru Sekolah Dasar Kebon Dalem Semarang masih mengalami kesulitan dalam mengajarkan konsep matematika kepada siswanya. Berkaitan dengan masalah tersebut, maka dilaksanakan sosialisasi serta pelatihan kepada guru-guru Sekolah Dasar Kebon Dalem yang tergabung dalam Yayasan Penyelenggaran Ilahi Indonesia yang ada di Semarang tentang pembelajaran matematika kreatif dengan pendekatan konstruktivisme serta bagaimana menerapkannya dalam pembelajaran. Selama kegiatan para guru sangat tertarik dan antusias mengembangkan kemampuan mengajar matematika yang kreatif dengan pendekatan konstruktivisme sebagai solusi atas permasalahan membelajarkan matematika yang selama ini dialami.

Tantangan Rancangan Pembelajaran dalam Era Kompetensi Abad 21 untuk Meningkatkan Kemampuan Keprofesionalan dan Mengelola Pembelajaran Bermakna

Pristiwati, Rahayu

Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This article has purpose to improve primary teachers’ knowledge about professionalism and to manage meaningful learning about integrated lesson plan with 21st century skills, PPK, and literacy. In the implementation of Science and Technology is used two methods: training and counselling methods. The success of social devotion program by targeting primary school teachers can be seen (1) the training can improve the knowledge of the teachers about professionalism and to manage meaningful learning by designing integrated lesson plan with 21st century skills, PPK, and literacy; (2) the understanding of the teacher about professionalism and manage meaningful learning by designing integrated lesson plan with 21st century skills, PPK, and literacy which have improvement on the implementation of Science and Technology; (3) training of designing integrated lesson plan with 21st century skills, PPK, and literacy also improve professionalism and management of meaningful learning in which become the target of social devotion program in the form of Science and Technology implementations.

PKM Paguyuban Pecinta Naskah Kuna di Keraton Surakarta dan Istana Mangkunegara melalui Program Pelatihan Preservasi dan Konservasi

Supriyanto, Teguh

Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) paguyuban pecinta naskah kuna di Keraton Surakarta dan Istana Mangkunegara memiliki urgensi yang tinggi. Sisi urgensi ini terletak pada misi penyelamatan naskah-naskah kuna yang memiliki nilai-nilai adi luhung.  Program  ini  mengembangkan  model  pengelolaan  kepustakaan  khususnya naskah kuna melalui teknik preservasi dan konservasi digital. Preservasi dan konservasi digital yang dimaksud adalah upaya pelestarian naskah kuna dengan metode digitalisasi dan perawatan digital. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan dalam empat jenis kegiatan yaitu promosi, edukasi, praktik (trial), dan pendampingan pada mitra untuk menerapkan preservasi dan konservasi digital naskah-naskah kuna. Pelaksanaan program ini direncanakan akan selesai dalam waktu 8 (delapan) bulan dengan target luaran utama berupa model pelestarian naskah kuna menggunakan teknik preservasi dan konservasi digital. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini menyasar kepada paguyuban pecinta naskah kuna yang berada di kawasan Keraton Surakarta dan Istana Mangkunegara. Di dua kawasan ini terdapat perkumpulan-perkumpulan pecinta naskah kuna yang memiliki koleksi naskah-naskah kuna secara pribadi. Oleh karena itu, diperlukan upaya penyelamatan dan pewarisan terhadap naskah-naskah kuna koleksi pribadi tersebut, sehingga nilai-nilai budaya bangsa yang adi luhung dapat terwariskan. 

IbM Pembukuan Akuntansi Bagi Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Se-Kecamatan Jambu

Mahmud, Amir, Susilowati, Nurdian

Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

BUMDes dapat menjadi lembaga ekonomi lokal yang legal di tingkat desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan desa. Jenis BUMDes yang dikembangkan di desa berupa pelayanan, wisata, holding, dan keuangan. Minimnya pengetahuan dan keterampilan pengurus BUMDes dalam pembukuan keuangan BUMDes meningkatkan empati untuk dapat mengembangkan kemampuandan pemahaman akuntansi pengurus. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah (1) memahamkan pembukuan sederhana berupa kas masuk dan kas keluar, dan (2) melakukan pencatatan pada buku penerimaan kas, pengeluaran kas, penjualan, dan pembelian sehingga dapat menyusun laporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan di Balai Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang selama 2 hari. Peserta yang hadir sebanyak 30 orang. Metode yang digunakan adalah Partisipatori Rural Approach berupa pelatihan dan pendampingan. Hasil pengabdian yaitu pertama, pengurus BUMDes dapat melakukan pembukuan berupa pencatatan kas masuk dan kas keluar. Kedua, kemampuan yang meningkat dalam usaha mengelola BUMDes yaitu pemahaman akuntansi, pembukuan pada buku penerimaan kas; pembukuan pada buku pengeluaran kas; pembukuan pada buku penjualan; pembukuan pada buku pembelian; dan penyusunan laporan keuangan. Pembukuan yang mulai dilakukan dapat mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan. Rekomendasi kegiatan ini adalah diperlukan pelatihan pengembangan kapasitas pengurus BUMDes dan peran serta Desa dalam mengembangkan BUMDes.

Pengelolaan Keuangan Keluarga dalam Rangka Peningkatan Masyarakat Mandiri dan Berperan dalam Peningkatan Literasi Keuangan Indonesia (Otoritas Jasa Keuangan)

Sukirman, Sukirman, Hidayah, Retnoningrum, Suryandari, Dhini, Purwanti, Asri

Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan salah satu komponen dalam Tridharma Perguruan Tinggi. Oleh karena setiap dosen memiliki kewajiban untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian yang dilakukan dalam proposal ini adalah pelatihan pengelolaan keuangan keluarga di wilayah kelurahan Sukorejo. Keluarga merupakan lini terkecil dalam mendukung pembangunan suatu negara. Negara dapat berjalan dengan baik apabila seluruh warga negaranya memiliki ekonomi keluarga yang kuat. Oleh karena itu pengabdian ini berfokus pada peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan keluarga melalui pelatihan pengelolaan keuangan. Selain itu, kegiatan pengabdian ini juga memiliki tujuan untuk mendukung program pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam perencanaan keuangan keluarga. Adapun sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah warga di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Program pengabdian ini dilaksanakan selama kurun waktu 6 bulan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan juga pendampingan tentang pengelolaan keuangan keluarga. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa warga sangat antusias mengikuti pelatihan pengelolaan keuangan. Lebih lanjut, dengan dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini, masyarakat khususnya ibu rumah tangga memiliki kemampuan untuk mengelola keuangan rumah tangga sesuai dengan program pemerintah. Selain itu, kegiatan ini juga mampu memberikan dukungan agar ibu rumah tangga terhundar dari rentenir. Untuk kegiatan pengabdian selanjutnya diharapkan mampu memberikan pelatihan yang berkelanjutan yang memicu semangat ibu rumah tangga untuk menghasilkan pendapatan sendiri demi meningkatkan kesejahteraan kehidupan keluarganya.

Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Studi di Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati Kota Semarang)

Murdani, Murdani, Hadromi, Hadromi, Hadromi, Hadromi

Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia. UMKM memberi sekitar 87% kontribusi ke dalam sejumlah badan usaha di Indonesia dan memiliki andil sebesar 85% dalam penyerapan tenaga kerja. Dalam suatu usaha dibutuhkan studi mengenai kelayakan dari usaha tersebut. Namun kenyataannya pemilik usaha hanya terfokus pada pendapatan dan keberlanjutan usahanya. Karena itulah pengembangan masyarakat dengan metode pendampingan sosial perlu dilakukan untuk membantu memecahkan persoalan yang sedang dihadapi.   Pengembangan Masyarakat mengandung upaya untuk meningkatkan partisipasi dan rasa memiliki terhadap program yang dilaksanakan. Pemberdayaan merujuk pada kemampuan seseorang, khususnya kelompok lemah untuk memiiki akses terhadap sumber-sumber produktif yang memungkinkan mereka untuk dapat meningkatkan pendapatannya dan berpartisipasi dalam proses pembangunan serta pengambilan keputusan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa potensi ekonomi di Kelurahan  Kandri adalah  pertanian,  perikanan, pariwisata,  dan  UMKM.  Faktor  pendukung dalam  pengembangan  masyarakat  di  bidang  ekonomi  ini  meliputi  sumber  daya  alam  dan sumber daya manusia yang melimpah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan modal, sarana dan prasarana serta partisipasi masyarakat yang rendah.

Pengembangan Evaluasi Pembelajaran Melalui Instrumen Penilaian Kompetensi Berkarya Seni bagi Guru Seni Budaya SMP di Kabupaten Kudus

Triyanto, Triyanto, Sugiarto, Eko, Mujiyono, Mujiyono, Pratiwinindya, Ratih Ayu

Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Publik menyadari bahwa peran guru dalam proses pendidikan sangatlah penting, oleh sebab itu kompetensi evaluasi pembelajaran oleh guru perlu selalu ditingkatkan untuk mendukung tujuan pendidikan, tidak terkecuali guru seni  budaya  di Kabupaten Kudus. Oleh sebab itu diperlukan pelatihan bagi guru seni budaya yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya dalam evaluasi pembelajaran. Kegiatan ini memiliki dua luaran utama. Luaran utama yang diharapkan dalam pengabdian ini yaitu: (1) publikasi prosiding seminar nasional dan (2) modul pengembangan instrumen penilaian aspek keterampilan berkarya. Mitra kegiatan ini adalah Guru Seni budaya Kabupaten Kudus dengan lokasi kegiatan di SMP N 1 Kudus. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu pelatihan dengan prosedur sebagai berikut: (1) identifikasi pemahaman evaluasi Seni budaya, (2) FGD dengan pengurus MGMP, (3) pelatihan evaluasi Seni budaya, (4) penerapan hasil pelatihan, (5) monitoring dan evaluasi kegiatan. Kegiatan yang dilakukan telah menghasilkan peningkatan kompetensi evaluasi pembelajaran melalui pelatihan penilaian berkarya seni yang dapat dipahami guru pengampu mata pelajaran Seni budaya.

Peningkatan Sektor Pariwisata Kabupaten Sragen melalui Pengembangan Booklet Pariwisata Berbahasa Perancis

Agustiningrum, Tri Eko, Rahmawati, Anisa Dien

Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dunia pariwisata merupakan salah satu sektor penghasil devisa yang memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan. Sektor pariwisata saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat seiring dengan makin meningkatnya kebutuhan akan pariwisata. Pariwisata merupakan sektor yang interen dengan kehidupan masyarakat yang modern. Semakin tinggi tingkat pendidikan dan ekonomi   seseorang  atau masyarakat,  kebutuhan pada kepariwisataan akan semakin besar  pula. Pengembangan pariwisata menghadapi persaingan di seluruh dunia antara tujuan wisata dan upaya untuk mempesona lebih banyak wisatawan melalui prosedur dan kebijakan pemasaran. Promosi adalah salah satu elemen terpenting yang mencakup beberapa rencana tindakan untuk menginformasikan pelanggan saat ini atau calon pelanggan tentang pengembangan produk yang baik, harga dan ketersediaannya.