cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)" : 16 Documents clear
Tantangan Rancangan Pembelajaran dalam Era Kompetensi Abad 21 untuk Meningkatkan Kemampuan Keprofesionalan dan Mengelola Pembelajaran Bermakna Pristiwati, Rahayu
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article has purpose to improve primary teachers’ knowledge about professionalism and to manage meaningful learning about integrated lesson plan with 21st century skills, PPK, and literacy. In the implementation of Science and Technology is used two methods: training and counselling methods. The success of social devotion program by targeting primary school teachers can be seen (1) the training can improve the knowledge of the teachers about professionalism and to manage meaningful learning by designing integrated lesson plan with 21st century skills, PPK, and literacy; (2) the understanding of the teacher about professionalism and manage meaningful learning by designing integrated lesson plan with 21st century skills, PPK, and literacy which have improvement on the implementation of Science and Technology; (3) training of designing integrated lesson plan with 21st century skills, PPK, and literacy also improve professionalism and management of meaningful learning in which become the target of social devotion program in the form of Science and Technology implementations.
PKM Paguyuban Pecinta Naskah Kuna di Keraton Surakarta dan Istana Mangkunegara melalui Program Pelatihan Preservasi dan Konservasi Supriyanto, Teguh
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) paguyuban pecinta naskah kuna di Keraton Surakarta dan Istana Mangkunegara memiliki urgensi yang tinggi. Sisi urgensi ini terletak pada misi penyelamatan naskah-naskah kuna yang memiliki nilai-nilai adi luhung.  Program  ini  mengembangkan  model  pengelolaan  kepustakaan  khususnya naskah kuna melalui teknik preservasi dan konservasi digital. Preservasi dan konservasi digital yang dimaksud adalah upaya pelestarian naskah kuna dengan metode digitalisasi dan perawatan digital. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan dalam empat jenis kegiatan yaitu promosi, edukasi, praktik (trial), dan pendampingan pada mitra untuk menerapkan preservasi dan konservasi digital naskah-naskah kuna. Pelaksanaan program ini direncanakan akan selesai dalam waktu 8 (delapan) bulan dengan target luaran utama berupa model pelestarian naskah kuna menggunakan teknik preservasi dan konservasi digital. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini menyasar kepada paguyuban pecinta naskah kuna yang berada di kawasan Keraton Surakarta dan Istana Mangkunegara. Di dua kawasan ini terdapat perkumpulan-perkumpulan pecinta naskah kuna yang memiliki koleksi naskah-naskah kuna secara pribadi. Oleh karena itu, diperlukan upaya penyelamatan dan pewarisan terhadap naskah-naskah kuna koleksi pribadi tersebut, sehingga nilai-nilai budaya bangsa yang adi luhung dapat terwariskan. 
IbM Pembukuan Akuntansi Bagi Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Se-Kecamatan Jambu Mahmud, Amir; Susilowati, Nurdian
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BUMDes dapat menjadi lembaga ekonomi lokal yang legal di tingkat desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan desa. Jenis BUMDes yang dikembangkan di desa berupa pelayanan, wisata, holding, dan keuangan. Minimnya pengetahuan dan keterampilan pengurus BUMDes dalam pembukuan keuangan BUMDes meningkatkan empati untuk dapat mengembangkan kemampuandan pemahaman akuntansi pengurus. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah (1) memahamkan pembukuan sederhana berupa kas masuk dan kas keluar, dan (2) melakukan pencatatan pada buku penerimaan kas, pengeluaran kas, penjualan, dan pembelian sehingga dapat menyusun laporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan di Balai Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang selama 2 hari. Peserta yang hadir sebanyak 30 orang. Metode yang digunakan adalah Partisipatori Rural Approach berupa pelatihan dan pendampingan. Hasil pengabdian yaitu pertama, pengurus BUMDes dapat melakukan pembukuan berupa pencatatan kas masuk dan kas keluar. Kedua, kemampuan yang meningkat dalam usaha mengelola BUMDes yaitu pemahaman akuntansi, pembukuan pada buku penerimaan kas; pembukuan pada buku pengeluaran kas; pembukuan pada buku penjualan; pembukuan pada buku pembelian; dan penyusunan laporan keuangan. Pembukuan yang mulai dilakukan dapat mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan. Rekomendasi kegiatan ini adalah diperlukan pelatihan pengembangan kapasitas pengurus BUMDes dan peran serta Desa dalam mengembangkan BUMDes.
Pengelolaan Keuangan Keluarga dalam Rangka Peningkatan Masyarakat Mandiri dan Berperan dalam Peningkatan Literasi Keuangan Indonesia (Otoritas Jasa Keuangan) Sukirman, Sukirman; Hidayah, Retnoningrum; Suryandari, Dhini; Purwanti, Asri
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan salah satu komponen dalam Tridharma Perguruan Tinggi. Oleh karena setiap dosen memiliki kewajiban untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian yang dilakukan dalam proposal ini adalah pelatihan pengelolaan keuangan keluarga di wilayah kelurahan Sukorejo. Keluarga merupakan lini terkecil dalam mendukung pembangunan suatu negara. Negara dapat berjalan dengan baik apabila seluruh warga negaranya memiliki ekonomi keluarga yang kuat. Oleh karena itu pengabdian ini berfokus pada peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan keluarga melalui pelatihan pengelolaan keuangan. Selain itu, kegiatan pengabdian ini juga memiliki tujuan untuk mendukung program pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam perencanaan keuangan keluarga. Adapun sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah warga di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Program pengabdian ini dilaksanakan selama kurun waktu 6 bulan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan juga pendampingan tentang pengelolaan keuangan keluarga. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa warga sangat antusias mengikuti pelatihan pengelolaan keuangan. Lebih lanjut, dengan dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini, masyarakat khususnya ibu rumah tangga memiliki kemampuan untuk mengelola keuangan rumah tangga sesuai dengan program pemerintah. Selain itu, kegiatan ini juga mampu memberikan dukungan agar ibu rumah tangga terhundar dari rentenir. Untuk kegiatan pengabdian selanjutnya diharapkan mampu memberikan pelatihan yang berkelanjutan yang memicu semangat ibu rumah tangga untuk menghasilkan pendapatan sendiri demi meningkatkan kesejahteraan kehidupan keluarganya.
Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Studi di Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati Kota Semarang) Murdani, Murdani; Hadromi, Hadromi; Hadromi, Hadromi
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia. UMKM memberi sekitar 87% kontribusi ke dalam sejumlah badan usaha di Indonesia dan memiliki andil sebesar 85% dalam penyerapan tenaga kerja. Dalam suatu usaha dibutuhkan studi mengenai kelayakan dari usaha tersebut. Namun kenyataannya pemilik usaha hanya terfokus pada pendapatan dan keberlanjutan usahanya. Karena itulah pengembangan masyarakat dengan metode pendampingan sosial perlu dilakukan untuk membantu memecahkan persoalan yang sedang dihadapi.   Pengembangan Masyarakat mengandung upaya untuk meningkatkan partisipasi dan rasa memiliki terhadap program yang dilaksanakan. Pemberdayaan merujuk pada kemampuan seseorang, khususnya kelompok lemah untuk memiiki akses terhadap sumber-sumber produktif yang memungkinkan mereka untuk dapat meningkatkan pendapatannya dan berpartisipasi dalam proses pembangunan serta pengambilan keputusan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa potensi ekonomi di Kelurahan  Kandri adalah  pertanian,  perikanan, pariwisata,  dan  UMKM.  Faktor  pendukung dalam  pengembangan  masyarakat  di  bidang  ekonomi  ini  meliputi  sumber  daya  alam  dan sumber daya manusia yang melimpah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan modal, sarana dan prasarana serta partisipasi masyarakat yang rendah.
Pengembangan Evaluasi Pembelajaran Melalui Instrumen Penilaian Kompetensi Berkarya Seni bagi Guru Seni Budaya SMP di Kabupaten Kudus Triyanto, Triyanto; Sugiarto, Eko; Mujiyono, Mujiyono; Pratiwinindya, Ratih Ayu
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Publik menyadari bahwa peran guru dalam proses pendidikan sangatlah penting, oleh sebab itu kompetensi evaluasi pembelajaran oleh guru perlu selalu ditingkatkan untuk mendukung tujuan pendidikan, tidak terkecuali guru seni  budaya  di Kabupaten Kudus. Oleh sebab itu diperlukan pelatihan bagi guru seni budaya yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya dalam evaluasi pembelajaran. Kegiatan ini memiliki dua luaran utama. Luaran utama yang diharapkan dalam pengabdian ini yaitu: (1) publikasi prosiding seminar nasional dan (2) modul pengembangan instrumen penilaian aspek keterampilan berkarya. Mitra kegiatan ini adalah Guru Seni budaya Kabupaten Kudus dengan lokasi kegiatan di SMP N 1 Kudus. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu pelatihan dengan prosedur sebagai berikut: (1) identifikasi pemahaman evaluasi Seni budaya, (2) FGD dengan pengurus MGMP, (3) pelatihan evaluasi Seni budaya, (4) penerapan hasil pelatihan, (5) monitoring dan evaluasi kegiatan. Kegiatan yang dilakukan telah menghasilkan peningkatan kompetensi evaluasi pembelajaran melalui pelatihan penilaian berkarya seni yang dapat dipahami guru pengampu mata pelajaran Seni budaya.
Peningkatan Sektor Pariwisata Kabupaten Sragen melalui Pengembangan Booklet Pariwisata Berbahasa Perancis Agustiningrum, Tri Eko; Rahmawati, Anisa Dien
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pariwisata merupakan salah satu sektor penghasil devisa yang memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan. Sektor pariwisata saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat seiring dengan makin meningkatnya kebutuhan akan pariwisata. Pariwisata merupakan sektor yang interen dengan kehidupan masyarakat yang modern. Semakin tinggi tingkat pendidikan dan ekonomi   seseorang  atau masyarakat,  kebutuhan pada kepariwisataan akan semakin besar  pula. Pengembangan pariwisata menghadapi persaingan di seluruh dunia antara tujuan wisata dan upaya untuk mempesona lebih banyak wisatawan melalui prosedur dan kebijakan pemasaran. Promosi adalah salah satu elemen terpenting yang mencakup beberapa rencana tindakan untuk menginformasikan pelanggan saat ini atau calon pelanggan tentang pengembangan produk yang baik, harga dan ketersediaannya.
Peran Digital Marketing sebagai Upaya Peningkatan Omset Penjualan Bagi Klaster UMKM di Kota Semarang Hapsoro, Bayu Bagas; Palupiningdyah, Palupiningdyah; Slamet, Achmad
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tidak dapat dipisahkan dari upaya para Stakeholder terkait untuk mewujudkan pertumbuhan sekaligus mengangkat kesejahteraan para pelaku UMKM. Salah satu indikator meningkatnya kesejahteraan pelaku UMKM, adalah dengan meningkatnya omset penjualan. Kondisi ini diharapkan dapat tercapai, dengan memaksimalkan strategi pemasaran digital, yang di-desain khusus untuk para pelaku UMKM di Kota Semarang. Hal ini menjadi penting, karena percepatan teknologi yang bergerak sangat cepat, menyebabkan perubahan perilaku konsumen dalam memilih dan melakukan transaksi jual beli. Situasi inilah yang mendorong UMKM harus mampu berbenah dan melakukan inovasi, untuk tidak hanya sekedar bertahan, tetapi juga mampu menikmati keuntungan finansial dari perubahan teknologi yang terjadi saat ini. 
Upaya Pelatihan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (posbindu ptm) pada Kader Posyandu Di Desa Kalikayen, Kec. Ungaran Timur, Kab. Semarang Indarjo, Sofwan; Hermawati, Bertakalswa; Nugraha, Efa
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007, memperlihatkan bahwa penyebab kematian terbesar di Indonesia untuk penduduk umur 5 tahun ke atas adalahstroke baik di perdesaan maupun di perkotaan. Selanjutnya hasil Riskesdas tersebut juga menunjukkan bahwa, berdasarkan diagnosa tenaga kesehatan, data prevalensi nasional untuk: penyakit sendi sebesar 30,3%, Hipertensi (untuk penduduk umur 18 tahun lebih) adalah 31,7%, Stroke 0,83%, Asma 4,0%, Kanker 0,4%, Jantung sebesar 7,2% dan Diabetes 1,1% (pemeriksaan dengan biomedis sebesar 5,7%). Prevalensi nasional cedera adalah 7,5% (berdasarkan pengakuan responden, untuk berbagai penyebab cedera, 25,9% merupakan cedera karena lalu lintas darat). Data untuk faktor risiko PTM adalah Obesitas Umum sebesar 10,3%, Obesitas Sentral 18,8%, Toleransi Gula Terganggu (TGT) 10,2%, Kurang makan buah dan sayur 93,6%, Minum beralkohol 4,6%, Kurang aktifitas fisik 48,2%, dan Merokok 23,7% serta prevalensi kurang aktifitas fisik untuk penduduk umur 10 tahun ke atas sebesar 48,2%. Posbindu PTM dilaksanakan setiap hari kami smulai pukul 09.00 – 11.00 di balai  desa kalikayen , Posbindu PTM dilaksanakan dengan 5 (lima) kegiatan, namun dalam situasi-kondisi tertentu dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kesepakatan bersama. Salah satu upaya untuk mengendalikan PTM adalah pemberdayaan dan peningkatan peran serta masyarakat melalui kegiatan posbindu PTM dengan kadernya. Upaya pengendalian PTM dibangun berdasarkan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap ancaman PTM melalui Posbindu PTM. Pengembangan Posbindu PTM merupakan bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan, diselenggarakan berdasarkan permasalahan
Inisiasi Pembentukan Bumdes Bersama untuk Meningkatkan Perekonomian Desa di Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang Kusmuriyanto, Kusmuriyanto; Feriady, Muhammad; Susilowati, Nurdian
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December (ASAP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pendampingan kepada Pelaksana Badan Usaha Milik Desa serta perwakilan warga dengan kaitanya dalam pembentukan BUMDes Bersama berbasis Lembaga Keuangan Mikro. LKM BUMDes ini dimaksudkan dalam rangka melakukan pemberdayaan ekonomi masyarakat Kecamatan Jambu yang potensial. Permasalahan yang timbul selama ini adalah masih banyaknya system pengijon, rentenir dan tebas panen dalam memberikan kredit kepada masyarakat. Hal ini tentunya merugikan bagi masyarakat Kecamatan Jambu yang sebagaian besar berprofesi pada sector pertanian. Permasalahan selanjutnya yang dihadapi oleh desa di kecamatan Jambu adalah kurang adanya kecakapan dan pengetahuan tentang pengelolaan BUMDes. Adanya pengabdian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pemahaman pemerintahan desa di kecamatan Jambu, dan masyarakat tentang pengelolaan BUMDes. Disamping hal tersebut adanya pengabdian ini nantinya dapat menghasilkan model ideal lembaga keuangan mikro BUMDes yang mampu memberdayakan masyarakat. 

Page 1 of 2 | Total Record : 16