cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2014)" : 20 Documents clear
SOSIALISASI SCHOOL BULLYING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERJADINYA TINDAK PIDANA KEKERASAN DI SMPN 3 BOJA KABUPATEN KENDAL Widyawati, Anis
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku bullying sebenarnya sudah sangat meluas di dunia pendidikan kita tanpa terlalu kita sadari bentuk dan akibatnya. Dalam bagian kedua, penulis akan menulusuri beberapa sumber lebih jauh lagi untuk melihat karakteristik pelaku bullying, mitos dan fakta tentang bullying, serta bagaimana menghadapi bullying, baik bagi korban, siswa lain yang menonton, maupun bagi pihak sekolah atau orang tua. Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan permasalahan yaitu Bagaimana bentuk-bentuk perbuatan school bullying yang terjadi di SMP 3 Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal dan Bagaimana pendekatan Restorative Justice dalam menyelesaikan kasus school bullying. Dalam kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan adalah dengan model penyuluhan dan dialog interaktif sehingga selain memberikan informasi tentang pemahaman sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di smpn 3 boja kabupaten kendal, masyarakat juga ikut aktif dalam dialog agar tidak merasa bosan sehingga terjalinnya komunikasi yang baik. Berdasarkan pengamatan selama melakukan pengabdian tim melihat keseriusan dan antusias peserta dalam mengikuti penjelasan mengenai sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di SMPN 3 boja kabupaten kendal. Peserta juga aktif dalam menanggapi dan merespon penjelasan pemateri. Tim pengabdian memberikan saran agar kegiatan sosialisasi mengenai sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di smpn 3 boja kabupaten kendal dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten serta melibatkan stake holders yang terkait yaitu Dinas Pendidikan Kendal dan SMPN 3 Boja, karena jarang sosialisasi tentang tema tersebut.
PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK PADA PASAR PEDURUNGAN KOTA SEMARANG Astuti, Rahayu; Handarsari, Erma; Hidayati, Ana; Purnomo, Purnomo; Sukesti, Fatmasari
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan problem yang belum terpecahkan di kota-kota besar termasuk kota Semarang. Penanggulangan untuk mencegah timbunan sampah dan melakukan pengolahan sampah secara tepat perlu dilakukan. Salah satu cara untuk menangani sampah khususnya sampah organik adalah menerapkan teknologi, dengan mengolah sampah menjadi kompos. Dengan bantuan mesin pengolah sampah, pembuatan sampah organik menjadi kompos dapat dilakukan dalam jumlah yang besar yang tidak saja bermanfaat bagi tanaman tetapi juga dapat dijual untuk menambah ekonomi masyarakat. Metode dalam kegiatan Ipteks bagi Masyarakat ini adalah penerapan alat pencacah sampah untuk membantu dalam mencacah sampah organik di pasar Pedurungan dalam kaitannya dengan pengelolaan sampah organik pasar menjadi kompos. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil kegiatan adalah terlaksananya kegiatan pendidikan dan pelatihan kepada pengepul sampah untuk memilah sampah organik dan non organik, juga tentang cara membuat kompos, serta manajemen usaha. Alat pencacah sampah digunakan untuk mencacah sampah dalam skala besar. Hasil lainnya adalah telah diproduksinya kompos dan sudah di packing dalam kemasan yang menarik serta telah dipasarkan di sekitar wilayah pasar termasuk di perumahan sekitar wilayah Pedurungan. Terbentuk pula tim manajemen usaha yang terdiri dari unsur UPTD Pasar Pedurungan Kota Semarang dan pengepul sampah.
KEWIRAUSAHAAN PEMIJAHAN LELE SANGKURIANG DI KELURAHAN BUGEL KECAMATAN SIDOREJO KOTA SALATIGA Sulistyowati, Sulistyowati; Hutama, Tata Wedha
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mayoritas mata pencaharian penduduk Desa Bugel adalah Buruh Harian Lepas dan Karyawan Swasta baru kemudian diikuti oleh Wiraswasta (±22%). Banyaknya warga desa Bugel yang menjadi Buruh harian lepas kemungkinan karena banyak warga Desa Bugel yang hanya menempuh pendidikan sampai Sekolah Dasar (SD/Sederajat) sehingga mengakibatkan mereka kesulitan untuk mencari kerja. Dari permasalahan yang ada diatas maka perlu melakukan pelatihan dan pendampingan dengan baik dan benar sehingga hasilnya bisa digunakan untuk kebutuhan pasar dan menciptakan pekerjaan sendiri. Tujuan dan manfaat penyelenggaraan KKN vokasi adalah 1) Peserta pelatihan diharapkan mampu memproduksi benih yang optimal dan bisa mengerjakan dengan baik dan benar memijahkan lele sangkuriang sehingga dihasilkan benih yang sehat 2) Peserta pelatihan diharapkan bisa membuka usaha sendiri dan bisa menyerap tenaga kerja masyarakat sekitarnya 3) Menggali dan mengembangkan sumber daya lokal Kelurahan Bugel 4) Meningkatkan peran aktif Perguruan Tinggi, seperti Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang 5) Mewujudkan Kelurahan Bugel yang mandiri dan berbasis vokasi. Luaran kegiatan Yang Diharapkan: Peserta pelatihan bisa secara mandiri mengembangkan kewirausahaan pemijahan lele sangkuriang dan memenuhi kebutuhan benih lele di Kota Salatiga. Metode Pelaksanaan 1) Melalui proses pelatihan dan pendampingan di balai kelurahan, dan di Jl. Mutiara RT 02 RW 02 kelurahan Bugel untuk dibuatkan kolam percontohan yang dibantu oleh para Instruktur. Materi yang diberikan Pengenalan bahan, alat-alat dan kolam percontohan. Strategi-strateginya Memanfaatkan perangkat desa, Pokdakan yang berminat, untuk pelatihan pengembangan kewirausahaan pemijahan lele sangkuriang. Untuk mengetahui tingkat keuntungan, pengembalian investasi, maupun titik impas dilakukan analisis usaha. Dari perhitungan ternyata Usaha Pemijahan lele sangkuriang Skala Kecil secara finansial ini menguntungkan, dengan Nilai BEP harga sebesar Rp 45,75,- per ekor, BEP produksi sebesar 34.313 ekor maka usaha ini layak dipertahankan, maka usaha pemijahan ini dapat ditiru oleh semua anggota Pokdakan “Mina Kartika”.
PENINGKATAN KOMPETENSI PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU BAHASA JEPANG SMA/SMK SE-KOTA SEMARANG Prasetiani, Dyah
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan seorang mencakup; kemampuan pedagogik, kemampuan kepribadian, kemampuan sosial dan kemampuan professional yang didapat melalui melalui pendidikan profesi. Kemampuan tersebut tertulis dalam UU No.14 Tahun 2005 pasal 10 ayat 1. Sama halnya dengan dosen maka guru sebagai pengajar/pendidik disebut profesianalisme, apabila telah memiliki kemampuan dalam melaksanakan Tri Darma, 1) guru harus terampil mengajar, 2) guru harus mempunyai kemampuan melaksanakan penelitian atau karya ilmiah, 3) guru harus memiliki kemampuan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai guru yang memiliki tugas menyampaikan ilmu. Dalam menyampaikan ilmu, tidak hanya dapat dilakukan di dalam kelas, tetapi juga dapat dilakukan di luar kelas. Salah satunya, ilmu yang disampaikan oleh guru lebih bermanfaat apabila disampaikan melalui karya tulis ilmiah. Karya tulis ilmiah tidak hanya dapat dinikmati oleh peserta didik, tetapi juga oleh masyarakat luas. Karya ilmiah juga merupakan nilai profesionalisme dari seorang guru, karena kegiatan menulis karya ilmiah mendukung profesi guru, baik dalam proses belajar dan mengajar ataupun dalam berdiskusi untuk memecahkan masalah tertentu yang diajukan. Permasalahan yang diidentifikasi pada program pengadian kepada masyarakat ini adalah: 1) Pengetahuan dan pemahaman para guru tentang Penelitian Tindakan Kelas masih kurang, 2) Pengalaman guru dalam hal penelitian tindakan kelas masih kurang, 3) Pengalaman menyusun proposal masih kurang, 4) Budaya dalam hal kegiatan penelitian di lingkungan sekolah masih kurang. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pemahaman para guru bahasa Jepang SMA/SMK dalam pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas se-Kota Semarang, peningkatan kemampuan para guru bahasa Jepang di SMA/ SMK dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas se-Kota Semarang, dan terdapat peningkatan kemampuan para guru bahasa Jepang SMA/SMK seKota semarang dalam melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas.
IBM KELURAHAN MANYARAN KECAMATAN SEMARANG BARAT DALAM PENERAPAN METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE DAN REPETITION UNTUK PENGENALAN BAHASA INGGRIS PADA ANAK USIA DINI/TK W, Testiana Deni; Mulyadi, Dodi; Anggraheni, Dini
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan bahasa Inggris sedini mungkin merupakan hal yang sangat penting sehingga perlu adanya kesadaran untuk guru agar lebih dapat menciptakan teknik, metode, dan model pembelajaran yang menarik dan bisa diaplikasikan oleh anak usia dini di dalam kegiatan mereka sehari-hari sehingga anak usia dini tidak berpikir bahwa belajar bahasa Inggris adalah hal yang membebani mereka justru menjadi hal yang menyenangkan untuk mereka. Ini menjadi pertimbangan pengabdi untuk membuat pembelajaran bahasa Inggris anak usia dini atau TK menjadi hal yang menyenangkan dan atraktif dengan model pembelajaran Total Physical Response (TPR) dan Repetition menggunakan nyanyian dan gerak tubuh. Target luaran pengabdian masyarakat ini adalah penerapan metode yang menyenangkan dan bisa ditiru oleh orang tua di rumah dalam pengenalan bahasa Inggris untuk anak usia dini yakni metode Total Physical Response dan Repetition serta peningkatan pembelajaran bahasa Inggris untuk anak usia dini yang dilakukan oleh guru dengan metode Total Physical Response dan Repetition.
URGENSI PERSETUJUAN ISTRI DALAM IJIN POLIGAMI SUAMI DI KELURAHAN NGIJO GUNUNGPATI SEMARANG Latifiani, Dian
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini adalah kelanjutan dari kegiatan penelitian di tahun 2012 yang dilakukan oleh Tim pengabdi. Hasil penelitian menyebutkan bahwa tentang pentingnya persetujuan seorang istri dalam memberikan ijin poligami sehingga hakim pengadilan memberikan ijin untuk berpoligami. Hal ini menunjukkan bahwa hukum sangat memperhatikan perempuan (istri tua) sebagai subyek hukum yang patut dijadikan acuan dasar pertimbangan hakim memberikan ijin poligami. Pelaksanaan pengabdian telah didahului dengan survei awal daerah lokasi pengabdian di bulan Februari 2013. Hasil survei menunjukkan banyak masyarakat terutama perempuan yang sudah menikah ataupun belum menikah yang tidak mengetahui bahwa aturan UU Perkawinan sangat melindungi kepentingan perempuan yang akan “dimadu” (istri tua) maupun calon istri. Sehingga tim pengabdi merasa sangat prihatin dan bersemangat untuk memberikan pemahaman tentang aturan hukum kita yang pro gender (perempuan) dalam hal ini untuk melindungi kepentingan istri tua ataupun calon istri. Di akhir oktober 2013, tim pengabdi menindaklanjuti dengan melakukan perizinan secara lesan terhadap sasaran pengabdian yaitu Majlis Taklim Al Hidayah. Setelah mendapat jawaban bahwa bisa dilakukan di awal November, maka secara formal/ prosedur perizinan, surat tertulis kami susulkan. Sosialisasi dilakukan pada hari Jumat tanggal 15 November pukul 14.00. Kegiatan ini dilakukan dengan materi pelatihan yang diberikan oleh Tim Pengabdian Kepada masyarakat secara dengan atmosfer diskusi dengan duduk bersama dalam suatu lingkaran dan bertautan erat pada materi yang diberikan secara bergiliran. Metode yang dilakukan secara diskusi interaktif yang didahului dengan pemberian materi terkait.
PENERAPAN IPTEK BAGI KELOMPOK USAHA TAHU DI SEMARANG Rochmani, Rochmani; Suliantoro, Adi; Soliha, Euis
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahu merupakan makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa tahu ini mengandung protein yang tinggi. Bagi sebagian besar masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan akan protein ini mereka memilih untuk mengonsumsi tahu. Saat ini di wilayah kampung Kradenan ini ada dua pengusaha tahu, yaitu: Tahu Sumedang dan Tahu Purwokerto. Kedua usaha tahu ini memilih lokasi di Kampung Karadenan karena lokasinya dekat dengan Sungai Kaligarang sehingga kebutuhan air sumur tercukupi, pasokan bahan baku juga mudah diperoleh. Untuk tenaga kerja, mereka mengambil dari wilayah masing-masing. Tenaga kerja usaha tahu Sumedang kebanyakan adalah dari daerah Sumedang. Tenaga kerja usaha tahu Purwokerto juga kebanyakan dari daerah Purwokerto. Adapun proses produksi dari kedua usaha tahu tersebut masih tradisional. Untuk usaha tahu Purwokerto sangat membutuhkan alat pengepres tahu supaya tahu yang dihasilkan bisa padat. Alat pengepres tahu yang sekarang digunakan adalah batu sebagai pemberat untuk mengepres tahu. Selain itu kedua usaha tahu juga membutuhkan bagaimana aspek manajemen khususnya pemasaran bisa diterapkan terutama dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Hasil dari penerapan iptek ini adalah adanya transfer iptek berupa alat pengepres tahu yang lebih moderen, alat pencetak tahu, dan wajan yang akan bermanfaat dalam proses produksi. Dari aspek pemasaran hasil yang diperoleh adalah adanya perluasan pasar untuk kedua Usaha Tahu.
PELATIHAN MENCIPTAKAN CLOTH BOOK EDUCATIF BAGI GURU-GURU PAUD DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN GAJAHMUNGKUR SEMARANG Sulistyorini, Sri; Hardjono, Hardjono; Yuyarti, Yuyarti
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan guru-guru PAUD tentang bahan yang dapat digunakan untuk membuat cloth book educatif, dan untuk meningkatkan keterampilan tentang pembuatan alat peraga cloth book educatif. Cloth Book Educatif yaitu buku yang terbuat dari kain lembut dan diisi dengan serat polyester yang empuk seperti bantal yang dapat digunakan sebagai alat peraga edukatif di PAUD. Cloth Book Edukatif disertai dengan gambar-gambar lucu-lucu disesuaikan dengan tema yang dipelajari, dengan cerita sederhana, sehingga mudah dimengerti oleh anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi identifikasi peserta, pengorganisasian yaitu negosiasi dengan pihak terkait, penjelasan, pengenalan model Cloth Book Educatif , demonstrasi cara pembuatan dan selanjutnya peserta membuat Cloth Book Educatif. Hasil pelatihan menunjukkan guru-guru PAUD UPTD Kecamatan Gajahmungkur mendapatkan tambahan pengetahuan membuat Cloth Book Educatif, mampu menciptakan Cloth Book Educatif dengan tema: lingkungan, angka, warna, alat transportasi, hewan, tumbuhan, taman dan lingkungan sekitar yang nantinya dapat digunakan untuk diterapkan di PAUD tempat mengajar sehingga siswa dapat belajar lebih bermakna dan menyenangkan. Selain itu guru dapat mengembangkan SKH (Satuan Kegiatan Harian) yang dapat diterapkan pada proses pembelajaran serta melatih guru kreatif menciptakan alat peraga edukatif dengan bahan-bahan dari lingkungan sekitar. Setelah pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini, disarankan kepada guru-guru PAUD untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di sekolah masing- masing untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.
DAMPAK KORUPSI MELALUI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DALAM MEMBENTUK GENERASI MUDA YANG JUJUR DAN BERINTEGRITAS DI SMA SEMESTA KOTA SEMARANG Handoyo, Eko; Susanti, Martien Herna
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil survei lembaga konsultan PERC yang berbasis di Hong Kong menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang paling korup di antara 12 negara Asia. Belajar dari pengalaman negara lain yang relatif berhasil memberantas korupsi, selain aspek penegakan hukum (law enforcement) yang tidak kalah pentingnya adalah aspek pencegahan dalam bentuk Pendidikan Anti Korupsi (PAK). Tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan ini adalah: 1) Penguatan kesadaran kolektif dampak korupsi melalui pendidikan anti korupsi dalammewujudkan generasi muda yang jujur dan berintegritas di SMA Semesta Kota Semarang, 2) untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi padapenguatan kesadaran kolektif dampak korupsi melalui pendidikan anti korupsi dalam mewujudkan generasi muda yang jujur dan berintegritas di SMA Semesta Kota Semarang. Guna mencapai tujuan tersebut, maka dalam kegiatan ini dilakukan dengan 3 (tiga) kegiatan yaitu: pertama, presentasi arti korupsi, ciriciri korupsi, bentuk-bentuk korupsi, sebab-sebab korupsi dan dampak korupsi. Kedua, penayangan film tentang korupsi. Ketiga, dialog tentang pendidikan anti korupsi dan lembaga-lembaga anti korupsi yang ada di Indonesia.
PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKUALITAS Haryono, Haryono; Hardjono, Hardjono
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Institusi pendidikan (sekolah) sebagai institusi yang mempersiapkan kualitas SDM yang handal harus mampu mencapai tingkat mutu dari segala aspek, seperti mutu sumber daya manusia (guru) yang memiliki kompetensi tinggi dan mampu bekerja secara profesional, proses belajar mengajar yang menyenangkan, dan hal-hal yang terkait dengan dunia pendidikan sehingga mampu memikat masyarakat. Kendala dalam proses pendidikan yang berkualitas salah satunya berada di Kecamatan Bawen dan Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang. Posisi wilayah tersebut adalah pegunungan dan dataran tinggi. Keterbatasan ekonomi akhirnya belum bisa mengubah pola hidup termasuk peningkatan standar pendidikan dan ekonomi baik kualitas maupun kuantitas. Kegiatan pengabdian masyarakat menjadi salah satu rohnya suatu Perguruan Tinggi, dalam rangka merealisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi UNNES dan kami selaku unsur didalamnya termotivasi untuk berbagi pengetahuan melalui kegiatan program pengabdian pada masyarakat berupa sosialisasi pendekatan pendidikan, sosialekonomi, dan lingkungan. Dari kegiatan ini, menghasilkan beberapa kontribusi sebagai berikut terciptanya pemahaman tentang makna pendidikan berkualitas di kalangan warga masyarakat, terwujudnya komitmen pemerintah setempat untuk mewujudkan pendidikan berkualitas guna memenuhi kebutuhan dan tuntutan warga masyarakatnya dan para pemangku kepentingan lain,terbangunnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan pendidikan berkualitas.

Page 1 of 2 | Total Record : 20