cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue " Vol 23, No 1 (2019): June" : 14 Documents clear
Meningkatkan Kompetensi Profesional Konselor melalui Pelatihan Konseling Realita Munawaroh, Eem; Anni, Catharina Tri; Sunawan, Sunawan
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatan kompetensi profesional konselor melalui pelatihan konseling realita di MGBK SMA Kabupaten Semarang. Metode pelaksanaannya dibagi dalam tiga tahap: 1) Identifikasi peserta pengabdian tujuannya untuk mencari subyek yang kemampuan konselingnya masih kurang; 2) pelaksanaan kegiatan dalam tga bentuk: a) ceramah, tanya jawab dan diskusi mendalam materi konseling realita; b) simulasi konseling realita dengan teman (peer konseling); c) Praktik konseling realita dengan siswa di sekolah masing-masing; 3) kegiatan monitoring dan evaluasi untuk melihat tingkat keberhasilan pelatihan tersebut. Hasil pengolahan instrumen pre test dan post test  yang diberikan kepada 30 Guru Bimbingan dan Konseling peserta pelatihan konseling realita, presentase penguasaan teknik konseling realita sebelum pelatihan adalah sebesar 47, 75%, sedangkan penguasaan teknik konseling setelah pelatihan dilaksanakan adalah sebesar 51,25 %. Terdapat peningkatan pemahaman praktik teknik konseling realita sebanyak 3.5%. Hasil pengolahan data menunjukkan adanya peningkatan penguasaan teknik konseling realita pada Guru Bimbingan dan Konseling kabupaten Semarang setelah diberikan pelatihan konseling realita
Pelatihan Tari bagi Kelompok Sadar Wisata di Desa Wisata Menari Tanon Kabupaten Semarang Paranti, Lesa; Putri, Rimasari Pramesti; Marsiana, Deva
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanon is one of tourism village in Semarang Regency that has potentials in natural and human resources. The problems are 1) traditional art in Tanon needs to be developed, 2) the limit resources able to develop the art, because they studed art in autodidact. Based on the promblems, it is important to give the dance training to improve their knowledge and skill, at once create a dance to add the traditional dance as welcoming dance. The activity consists of 10 persons. The steps are making Forum Grup Discussion with the leader of Pokdarwis dan dance coordinators, training and mentoring activities, and evaluation. The method used collaborative learning. The result shows that an increase in their dancing skill, created a Lembu Tanon dance as welcoming sance. The activities carried out produce the outer covering of articles and publication in the printed and online. We hope the activities to continue autonomously by the members to dancer junior.
Perluasan Kader Konservasi pada Masyarakat Nelayan melalui Pemberdayaan Kelompok Nelayan di Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal Lestari, Eta Yuni
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Negeri Semarang (Unnes) telah menjadikan konservasi sebagai visi sejak tahun 2010, konsep konservasi dapat diterapkan melalui 7 (tujuh) pilar konservasi yang menjadi visi di Unnes yang meliputi; paperless, green archtechture, pengolahan limbah, nirkertas, internal transportation, konservasi moral dan budaya, dan energi bersih. Ketujuh pilar dapat diintegrasikan dalam kurikulum dan semua kegiatan tri dharma perguruan tinggi Program konservasi Unnes. Visi konservasi diharapkan tidak hanya dilaksanakan di Unnes saja melainkan diperluas ke wilayah yang membutuhkan visi konservasi untuk perkembangan daerah masing-masing. Salah satunya di masyarakat nelayan kawasan pantai Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu, Pertama masyarakat nelayan  melalui pemberdayaan kelompok nelayan dapat memiliki karakter peduli lingkungan untuk menjaga keberlangsungan kawasan pantai Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Kedua, diperoleh Model atau program-program dalam upaya perluasan kader konservasi pada masyarakat nelayan di di kawasan pantai Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Kegiatan pengabdian ini dibatasi pada perluasan kader konservasi pada masyarakat nelayan melalui pemberdayaan kelompok nelayan dengan  melaksanakan 3 tahapan yaitu perencanaan,  pelaksanaan dan refleksi. Sedangkan metode kegiatan dilaksanakan melalui kegaiatan sosialisasi yang diharapkan mampu membentuk karakter peduli lingkungan pada masyarakat nelayan di kawasan pantai. luaran hasil pengabdian ini diharapkan akan terbentuk desa konservasi yang berkarakter peduli  terhadap lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas karakter bagi para nelayan dan masyakarat sekitar pantai, hingga mampu memanfaatkan kegiatan untuk menggali potensi yang dimiliki di desa nelayan untuk mempercepat proses kesejahteraan masyarakat desa nelayan. Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, masyarakat menalayan menjadi paham akan pentingnya menjaga lingkungan terutama melaksanakan konservasi untuk menjaga kelangsungan sumber daya alam yang merupakan sumber mata pencaharian mereka.
Sosialisasi Penilaian Sikap Peserta Didik pada Kurikulum 2013 bagi Guru SD Gugus Melati Kec. Ngaliyan Kota Semarang Purwanti, Eko
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terbitnya regulasi penilaian yaitu Permendikbud nomor 53 tahun 2015 tentang penilaian hasil belajar merupakan inovasi pelaksanaan penilaian hasil belajar peserta didik. Khususnya penyelenggaraan penilaian sikap peserta didik di SD segugus Melati Kecamatan Ngaliyan Semarang masih memiliki berbagai masalah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mensosialisasikan regulasi penilaian sikap peserta didik kepada guru, kepala sekolah dan pengawas. Indikator keberhasilan kegiatan pengabdian ini meliputi (1) Jumlah peserta hadir adalah 47 orang. (2) Sebagian besar peserta mengikuti kegiatan sosialisasi ini dari awal sampai akhir. (3) Rerata hasil tes akhir sebesar 66,94 lebih tinggi dari pada hasil tes awal sebesar 64,41. (4) Presentasi pelaporan peserta tentang hasil praktik penilaian sikap yang telah dilaksanakan di sekolah masing-masing dalam kategori baik. Disimpulkan bahwa sosialisasi penilaian sikap peserta didik kepada guru kelas I, IV, Guru Agama, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah di SD Gugus Melati UPTD Pendidikan Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang adalah berhasil.
Kelas Inspirasi – Membangun Mimpi Siswa Sekolah Dasar melalui Pengenalan Karakter dan Profesi Tri Wiyanti, Dian Tri
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerdas berarti memiliki ilmu yang berguna untuk menyelesaikan persoalan nyata. Di samping itu, cerdas juga bermakna kreatif dan inovatif. Salah satu kegiatan yang bertujuan untuk mencerdaskan bangsa ialah pendidikan. Dalam pendidikan, terdapat suatu bentuk pembelajaran melalui pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan. Pendidikan berperan besar dalam pengembangan suatu negara di setiap bidang, seperti dampak globalisasi. Dalam studi kasus ini, secara khusus dibahas mengenai pendidikan dasar untuk anak-anak. Saat ini, seringkali anak-anak tidak memiliki suatu figur atau cita-cita apa yang akan mereka pilih untuk mereka perjuangkan hingga dewasa nanti. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengabdi ke Sekolah Dasar (SD) selama satu hari, untuk berbagi cerita dan pengalaman kerja juga memberi motivasi untuk meraih cita-cita. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan para profesional pengalaman mengunjungi, mengajar, dan berinteraksi selama satu hari di SD, dengan membawa muatan informasi dan inspirasi tentang berbagai profesi.
Peningkatan Softskill Dibidang Sport Recreation melalui Pelatihan dan Pendampingan Fotografi Irawan, Fajar Awang
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada remaja Karang Taruna Desa Lerep melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan fotografi guna peningkatan kualitas keahlian masyarakat. Sosialisasi dan pelatihan ini menggunakan metode ceramah, modelling, dan simulasi. Kegiatan ini dihadiri oleh delapan belas peserta yang kesemuanya merupakan Remaja Karang Taruna Desa Lerep Ungaran Barat. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan fotografi dan tips memotret, kemudian dilanjutkan dengan materi peningkatan skill memotret dibidang sport recreation, dan materi ke tiga diisi dengan permainan dan olahraga tradisional dengan didampingi oleh tim pengabdi. Lembar pertanyaan yang berjumlah dua puluh lima item pertanyaan diajukan untuk memberikan informasi tentang pengetahuan dan kebiasaan dalam menggunakan kamera smartphone. Materi yang terdapat dalam pertanyaan terebut meliputi kemampuan dasar fotografi, teknik fotografi, kamera smartphone sebagai alternatif, dan sudut pengambilan gambar. Tiga belas peserta menunjukkan hasil yang Baik dalam pengetahuan fotografi. Lima peserta lainya menunjukkan bahwa mereka memiliki informasi yang Sangat Baik dalam pengetahuan dan pengalaman. Berdasarkan hasil yang didapat pada kemampuan dasar fotografi didapat nilai 4,23 dalam kategori Baik dimana peserta sudah memiliki dasar fotografi meskipun hanya pada pengetahuan dan informasi tentang cara mengoperasikan kamera dan cara mengambil gambar. Data pada teknik fotografi menunjukkan 4,24, data ini memiliki hasil yang sama dengan data pada sudut pengambilan gambar yaitu rata rata nilainya pada 4,24. Ketiga rata rata hasil data pada kategori Baik dan peserta sudah mengetahui dasar, teknik, dan bagaimana cara menggunakan kamera secara umum. Satu hasil lain yang berbeda yaitu pada materi kamera smartphone sebagai alternatif kamera memiliki hasil yang Sangat Baik. Kesimpulan pada kegiatan pengabdian didapat bahwa peningkatan keterampilan dibidang sport recreation melalui pelatihan dan pendampingan fotorgafi di Desa Wisata Lerep Ungaran Barat memberikan informasi yang bermanfaat dan pengetahuan baru yang berhubungan dengan peningkatan kemampuan fotografi
Pengembangan Rumah Anggrek Kalisegoro menuju Kampung Sejuta Anggrek Anggraito, Yustinus Ulung; Habibah, Noor Aini; Widiatningrum, Talitha
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggrek merupakan tanaman dengan nilai ekonomis tinggi. Pemeliharaan anggrek memerlukan peralatan dan ketrampilan khusus supaya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Griya anggrek Mekar Sari merupakan salah satu rumah anggrek di wilayah Kalisegoro yang mempunyai potensi besar untuk berkembang. Pengembangan rumah anggrek ini terkendala adanya kurangnya sarana dan keterampilan pengelola dalam budidaya anggrek maupun pemasaran anggrek. Saat ini peralatan yang digunakan masih sangat terbatas. Selain itu pengadaan pupuk dan juga pembasmi hama juga masih terkendala oleh dana. Perawatan anggrek saat ini hanya berkisar penyiraman saja karena masih terbatasnya pengetahuan dan ketrampilan Ibu-Ibu PKK RW 4 Kalisegoro. Dukungan untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya penyediaan alat dan bahan yang bekaitan dengan budidaya anggrek, pelatihan mengenai budidaya anggrek dan pelatihan pemasaran anggrek. Strategi pemasaran anggrek akan didukung dengan pembuatan web Griya Anggrek Mekar Sari sehingga Griya Anggrek Mekar Sari tidak hanya dikenal di sekitar lingkungan Kalisegoro tetapi juga daerah lain. Web Griya Mekar sari telah berhasil dikembangkan. Penambahan koleksi anggrek, peralatan dan juga bahan untuk pemeliharaan anggrek meningkatkan kualitas dan kuantitas anggrek. Peningkatan kualitas dan kuantitas anggrek serta adanya strategi pemasaran meningkatkan omzet penjualan anggrek. Selain itu keterampilan peserta juga meningkat dengan adanya pelatihan persilangan anggrek dan tambahan pengetahuan berkaitan dengan display anggrek pada showroom.
Critical Netizenship Attitude: Program Pengembangan Sikap Kritis terhadap Kampanye di Media Sosial pada Pemilih Pemula Menjelang Tahun Politik 2018-2019 Fitri Anto, Abdul Haris
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial hari ini telah menjadi cara kampanye politik yang paling efektif. Namun media sosial juga menjadi sarang terjadinya negative campaign dan black campaign. Contohnya adalah pada pemilihan presiden tahun 2014 dan pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. Tim pengabdi mendapati fakta bahwa calon pemilih pemula yang berhak memilih pada 2019 menunjukkan sikap alienasi (apatisme) politik yang tinggi sebagai akibat dari negative dan black campaign di media sosial. Selain itu, para calon pemilih pemula adalah pihak yang paling rentan menjadi korban dari negative dan black campaign.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan sikap kritis calon pemilih pemula terhadap kampanye di media sosial. Penelitian ini melibatkan 122 mahasiswa calon pemilih pemula dalam pelatihan “critical netizenship attitude”. Pretest-posttest dengan “critical netizenship attitude questionnaire” diberikan pada seluruh responden. Dalam penelitian ini tidak menggunakan kelompok kontrol dengan pertimbangan etis bahwa sikap kritis terhadap kampanye di media sosial adalah hak bagi semua calon pemilih pemula.Hasil pengembangan dibahas dalam tiga komponen sikap: kognitif, afektif, konatif. Hasil dari perlakuan kognitif, afektif, dan konatif menunjukkan adanya perubahan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan. Dalam hal kognitif, mereka lebih menguasai teori framing dan seluk beluk kampanye di media sosial. Secara afektif, emosi mereka lebih terasosiasi secara lebih tepat terhadap kampanye-kampanye di media sosial. Secara konatif, calon pemilih pemula telah terlibat aktif dalam memerangi black-campaign di media sosial.
Upaya Peningkatan Nilai Tambah Susu Sapi Menjadi Yogurt Berbasis Daun Krokot di Mangunsari Astuti, Widi; Kusumaningtyas, Ratna Dewi; Wulansarie, Ria
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Mangunsari merupakan kawasan dengan peternakan sapi yang cukup banyak sehingga hasil susu sapi cukup melimpah. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pengolahan susu sapi menjadi produk yang bernilai lebih ekonomis dan bergizi yaitu dalam bentuk yoghurt. Di sisi lain, keberadaan tanaman krokot sangat melimpah dimana tanaman ini dianggap sebagai hama yang tumbuh secara liar dan belum dibudidayakan. Daun krokot sebenarnya dapat diolah menjadi bahan pangan bergizi tinggi karena  memiliki kandungan vitamin dan mineral yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti radang usus buntu, sembelit, diare akut, keputihan, sakit kuning, dan cacingan. Krokot telah diidentifikasi  sebagai s umber yang  sangat  baik  dari asam alfa  linolenat.  Alpha linolenat merupakan asam lemak omega 3. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sebagai upaya untuk memberdayakan masyarakat menjadi mandiri ekonomi dan memiliki jiwa kewirausahaan melalui keterampilan inovatif pembuatan minuman kesehatan yoghurt berbasis daun krokot. Proses ini dilakukan menurut tahapan 1) pemberian pengetahuan kepada masyarakat mengenai potensi ekonomis susu sapi murni dan tanaman krokot, 2) pelatihan ketrampilan pada masyarakat mengenai pengolahan susu sapi murni dan tanaman krokot menjadi minuman kesehatan yoghurt, 3) pembekalan wawasan kewirausahaan terkait produksi yoghurt.
Obama Ciput (Community Based Management of Krucil’s Puppets Entrepreneur) Strategi Melestarikan Kesenian Wayang Krucil melalui Program One Village One Product di Kabupaten Blora Setyowati, Fitri Andriani; Amanah, Amanah; Warmih, Warmih; Oktarina, Nina
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi kesenian yang luar biasa salah satunya kesenian wayang krucil. wayang krucil merupakan jenis wayang yang terbuat dari kombinasi antara kayu dan kulit sapi yang berasal dari Kabupaten Blora, memiliki ukuran lebih kecil dari wayang golek dan wayang kulit. Namun sampai saat ini wayang krucil tidak terkenal sebagaimana wayang golek dan wayang kulit Cirebon serta keberadaan wayang krucil berada didalam 75 jenis wayang yang hampir punah di Indonesia. Hal ini disebabkan karena jumlah pembeli wayang krucil semakin menurun sehingga banyak pengusaha wayang krucil tidak aktif lagi menjalankan usahanya. Selain itu disebabkan karena generasi muda telah mengenal kesenian dan budaya dari luar dan mulai meninggalkan kesenian tradisional, hal ini membuktikan bahwa perlu adanya tindakan serius dari pemuda khususnya dari pemerintah melakukan upaya untuk tetap melestarikan kesenian yang membuat Kabupaten Blora  tetap terkenal sebagai kabupaten yang memiliki wayang uniknya. Oleh karena itu penulis mengajukan gagasan “OBAMA CIPUT” (Community Based Management of Krucil’s Puppets Entrepreneur): Strategi Melestarikan Kesenian Wayang Krucil Melalui Program One Village One Product di Kabupaten Blora. Community Based Management of Krucil’s Puppets Entrepreneur merupakan pengelolaan berbasis masyarakat yang dilakukan oleh para pengusaha wayang krucil dimana masyarakat lokal terlibat secara aktif dalam proses pelestarian dan pengelolaan kesenian wyang krucil yang bertempat di Desa Klopodhuwur. Dengan adanya Community Based Management of Krucil’s Puppets Entrepreneur diharapkan kesenian wayang krucil akan tetap terjaga karena setiap minggunya masyarakat Desa Klopodhuwur akan dilatih untuk membuat wayang krucil dengan bentuk dan corak yang beranekaragam, dalam hal ini nilai guna wayang krucil tidak hanya sebagai media hiburan tetapi juga dapat digunakan sebagai inverior rumah tangga serta media pembelajaran yang menarik. Desa Klopodhuwur merupakan sebuah desa yang memiliki kelompok Suku Samin, keberadaan Suku Samin membuat daya tarik wisatawan untuk datang dan melihat kehidupan Suku Samin. Adanya wisatawan yang berkunjung di Desa Klopodhuwur sebagai salah satu strategi pemasaran wayang krucil karena para wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh wayang krucil dapat langsung membeli di pusat penjualan wayang krucil di Desa Klopodhuwur. Hal ini akan menarik minat wisatawan untuk berkunjung lebih lama di Kabupaten Blora. Dengan strategi tersebut, akan berdampak kepada tempat-tempat wisata lain yang ada di Blora untuk dikunjungi para wisatawan sehingga akan meningkatkan perekonomian Kabupaten Blora dan akhirnya akan terwujud Indonesia berdaulat

Page 1 of 2 | Total Record : 14