cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016" : 10 Documents clear
PENGEBLUR DAUN INDIGO PENGHASIL PASTA PEWARNA ALAMI BAGI UKM PENGRAJIN BATIK DI KECAMATAN GUNUNG PATI SEMARANG Rahayuningsih, Sri; Nurhayati, Enty; Muhaimin, Muhaimin
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pewarna alami dari daun indigo yang berupa pasta sangat mudah dalam pemrosesannya, sangat menjanjikan apabila dijadikan suatu usaha karena pengusaha batik saat ini sudah tersebar diseluruh propinsi, sehingga kedepannya batik bisa menjadi komoditi eksport dengan pemanfaatan pewarna alamiah ini. Pewarna alami dari pasta daun indigo sangat ramah lingkungan, limbah yang dihasilkan bisa menyuburkan tanaman, selain itu pola penanaman yang sangat mudah. Pasta Indigo pada proses pembuatannya berbiaya rendah, sehingga sangat menguntungkan. Hal ini bisa mensejahterakan penduduk pedesaan dengan memanfaatkan sumberdaya pedesaan dengan budidaya tanaman indigo dengan pemanfaatan lahan-lahan kosong dimana masa petiknya adalah 3 bulan dan setelah 3 tahun tanaman diganti yang baru. Metode kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan dan bimbingan implementasi IPTEK sederhana melalui pengenalan sistem produksi tepat guna. Hasil yang dicapai adalah mesin pengeblur dan mesin perajang daun khusus berbahan stenlis, sehingga umur ekonomisnya panjang, alat bisa diatur sedemikian rupa sehingga hasil pemotongan daun indigo dengan mesin perajang bisa terpotong sempurna karena kalau dilakukan perendaman bisa maksimal, demikian juga mesin pengeblur sangat efektif karena tidak melakukan secara manual pada proses pengebluran. Pasta Indigo diharapkan mampu meningkatkan peran industri mikro dalam pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan bagi Pengrajin batik, maupun yang berkeinginan menekuni usaha penghasil pasta dengan menggandeng para pengrajin batik.
POTENSI KECAMATAN GUNUNGPATI SEMARANG SEBAGAI SENTRA PERTANIAN ORGANIK MELALUI KEGIATAN IPTEKS BAGI MASYARAKAT KELOMPOK WANITA TANI Mustikaningtyas, Dewi; Wiyanto, Wiyanto; Habibah, Noor Aini
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Gunungpati Semarang memiliki potensi untuk menjadi sentra pertanian kebun buah dan sayur organik salah satunya melalui kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT). Namun selama ini, kegiatan yang ada di KWT dan hasil pertanian belum optimal. Hal ini dikarenakan belum efektifnya penataan tanaman di kebun pekarangan rumah, masih ada lahan kebun yang kosong belum dimanfaatkan, belum ada pembukuan kegiatan dan manajemen penjualan hasil pertanian, masih rendah difersifikasi hasil pertanian menjadi produk bernilai jual tinggi, dan minimnya pengetahuan dan sarana pembuatan pupuk kompos dari limbah organik di lingkungan sekitar sebagai upaya meminimalisir pengeluaran untuk kebutuhan pupuk. Berdasarkan permasalahan tersebut, iptek bagi masyarakat (IbM) melalui program pengabdian masyarakat dilakukan dengan cara pemberian pengetahuan dan keterampilan di bidang optimalisasi lahan, pembukuan dan manajemen hasil pertanian, difersifikasi jahe menjadi minuman jahe instan, dan pembuatan pupuk kompos. Luaran yang dihasilkan adalah peningkatan keterampilan anggota KWT dalam optimalisasi lahan untuk pertanian organik, terampil dalam mengolah jahe menjadi minuman jahe instan, membuat pupuk organik, serta kompeten dalam pembukuan dan manajemen penjualan hasil pertanian.
IPTEKS BAGI MASYARAKAT DESA BANYUSIDI UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN 2 3 1 MELALUI AGRIBISNIS AYAM KAMPUNG Dwiarti, Rina; Utomo, Setyo; Rasminati, Nur
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari Program IbM di desa Banyusidi adalah meningkatkan kesejahteraan Rumah Tangga Miskin (RTM) melalui usaha bisnisayam kampung secara semi intensif, dan peningkatan produktivitas ayam kampung melalui peningkatan manajemen produksi dan pemasaran. Program IbM di desa Banyusidi melibatkan dua kelompok mitra yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Sari di Pedukuhan Nglarangan dan KWT Larasati di Pedukuhan Dayugo. Dua kelompok mitra ini sebagian adalah masyarakat yang dikategorikan kelompok Rumah Tangga Miskin (RTM). Metode yang digunakan adalah, pertama, metode pelatihan, yang ditujukan untuk memberikan motivasi usaha ayam kampung dan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pembibitan dan memelihara ayamkampung, sistem perkandangan, manajemen usaha praktis agribisnis ayam, upaya pencegahan penyakit dan vaksinasi pada ayam kampung, kedua metode babonisasi yang dilakukan dengan mendistribusikan ayam babon kepada anggota KWT terpilih dengan ketentuan masuk kategori RTM, bersemangat untuk memelihara ayam kampung dan sanggup mengembalikan 2 ekor/induk yang diterima dengan umur ayam yang samapada saat menerima pada satu tahun kemudian, ketiga,metode diskusi dan pendampingan. Hasil kegiatan IbM ini ditunjukkan oleh meningkatnya motivasi warga untuk menjalankan usaha bisnis ayam kampung sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kesejahteraaan RTM di desa Banyusidi.Pelatihan yang telah dilakukan berhasil meningkatkan kualitas pengetahuan anggota KWT Larasati dan KWT Mekar Sari di desa Banyusidi untuk penanggulangan penyakit, cara pemeliharaan dan pemberian pakan, kemampuan melaksanakan vaksinasi secara berkala.
RECHARGING METODE PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK GURU SD DI DESA TIENG WONOSOBO Setiawan, Avi Budi; Karsinah, Karsinah
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu dan teknologi semakin mendorong usaha-usaha ke arah pembaharuan dalam memanfaatkan hasil-hasil teknologi dalam pelaksanaan pembelajaran. Guru (pengajar) dalam mengikuti perkembangan teknologi ini diharapkan dapat menggunakan alat atau bahan pendukung proses pembelajaran, dari alat yang sederhana sampai alat yang canggih (sesuai dengan perkembangan dan tuntutan jaman). Pengabdian ini dilaksanakan dengan peserta pelatihan yaitu guru di SD Ma’arif dan Muhammadiyah Tieng. Materi pelatihan adalah konsep kewirausahaan yang dibuat dalam aplikasi video multimedia. Analisis situasi menunjukkan pembelajaran kewirausahaan bisa diterapkan di hamper semua bidang studi. Muatan dan konsep kewirausaan dapat diterapkan pada mata pelajaran yang menjadi kurikulum di SD Ma’arif dan Muhammadiyah. Namun demikian metode pembelajaran yang digunakan  masih sederhana. Dengan pelatihan ini peserta diajarkan membuat media ajar yang menggunakan video multimedia dengan aplikasi Software Pinacle. Peserta pelatihan menunjukkan respon antusias dan hasil pelatihan menunjukkan hasil beberapa peserta pelatihan mampu menagkap dan mengaplikasikannya.
PENGEMBANGAN RUMAH PEMBERDAYAAN SUSU MELALUI MANAJEMEN USAHA DAN PRODUKSI DI KELURAHAN SONGGOKERTO KOTA BATU Wilujeng, Sri; Nuryana, Ida
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Pemberdayaan “Sussu” berdiri atas dasar fenomena yang terjadi di sekitar warganya. Ketersediaan bahan baku yang melimpah karena sapi perah banyak dibudidayakan oleh masyarakat Kelurahan Songgokerto dan terbukanya pasar karena produk oleh-oleh khas Kota Batu sangat diminati oleh para wisatawan. Banyaknya kaum ibu-ibu yang tinggal di sekitar rumahnya dan tidak memiliki aktifitas usaha di tengah himpitan ekonomi yang semakin kuat mendorong penggagas untuk memberdayakan mereka dalam pengembangan usaha pengolahan susu ini.Terbatasnya produk olahan susu berupa camilan di Kota Batu berdampak pada tingginya permintaan pasar tehadap produk yang dihasilkan oleh Rumah Pemberdayaan “Susu” – Batu, akan tetapi usaha ini mengalami kesulitan dalam meningkatkan volume produksinya karena proses produksi masih dilakukan secara tradisional dan monoton. Tujuan kajian ini adalah untuk memberikan pemahaman yang utuh dan komprehensif tentang Manajemen Usaha dan Produksi dalam proses produksi olahan susu sertamemberikan pemahaman tentang kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan produk susu. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa warga sekitar dapat diberdayakan secara produktif dan termotivasi mengembangkan usahanya dengan pendekatan manajemen usaha dan inovasi produk dengan cara mengikuti pelatihan dan pendampingan pembuatan aneka olahan susu yang mempunyai nilai ekonomis dan menambah pendapatan keluarga. Alih tekhnologi yang diberikan dan dilatihkan berupa mixer spiral dan foot pedal sealer untuk meningkatkan kapasitas produksidengan harapan mampu meningkatkan kwalitas dan daya saing produk yang dihasilkan.
PENINGKATAN KETRAMPILAN AKUNTANSI DAN PEMASARAN KELOMPOK OLAHAN KERIPIK KABUPATEN SEMARANG Hardiningsih, Pancawati; Oktaviani, Rachmawati Meita; Sunarto, Sunarto
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Ipteks bagi masyarakat (IbM) untuk meningkatkan produktifitas mitra kelompok aneka keripik olahan melalui ketrampilan pencatatan keuangan untuk bisa menghasilkan laporan keuangan sederhana, meningkatkan penjualan melalui pemasaran dengan melalui wordpress dan kemasan yang berlabel. Metode yang digunakan untuk mewujudkan tujuan tersebut dengan kaji tindak partisipatif melalui Forum Group Discusion(FGD) serta pendampingan. Luaran yang dihasilkan berupa label kemasan sebagai media pemasaran, tersedianya wordpresskelompok keripik olahan dan meningkatnya ketrampilan para pengrajin dalam melakukan pencatatan keuangan sederhana berbasis kas pada kelompok mekar jati.
UPAYA MENINGKATKAN CAPASITY BUILDING KELOMPOK TANI DI KECAMATAN GUNUNGPATI Nihayah, Dyah Maya; Pujiati, Amin
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk di Kecamatan Gunungpati sebagian besar bermata pencaharian petani. Hasil pertanian yang dihasilkan adalah buah rambutan. Hasil panen yang melimpah yang belum diimbangi dengan teknologi pasca panen dan rendahnya harga jual mengakibatkan buah rambutan tidak memiliki nilai ekonomis. Harga jual rambutan sangat rendah, hanya mencapai paling tinggi Rp 2.500,00 per ikat. Buah rambutan yang tidak habis terjual akan cepat layu, rusak dan busuk. Hal ini menunjukkan bahwa petani di Kecamatan Gunungpati yang menjadi khalayak sasaran belum produktif secara ekonomi. Penerapan teknologi pasca panen merupakan hal yang urgen untuk dilakukan untuk mempertahankan, meningkatkan dan menambah nilai jual produk olahan buah rambutan. Upaya yang dapat dilakukan agar buah rambutan memiliki nilai ekonomis yang tinggi dapat diupayakan melalui pengolahan buah rambutan menjadi beberapa produk olahan sehingga mampu meningkatkan nilai tambahnya agar dapat meningkatkan pendapatan petani di wilayah Kecamatan Gunungpati. Tujuan kegiatan ini, adalah membentuk kelompok usaha pengolahan buah pada kelompok tani dan penguatan kelembagaannya. Metode yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah sosialisai dan pelatihan dari aspek kelembagaan. Seluruh proses tersebut dilakukan pada dua kelompok tani yaitu Kelompok Tani Teger dan kelompok Tani Sumber Rejeki yang ada di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Pembentukan KUB serta pelatihan kelembagaan yang dilakukan merupakan usaha untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kelompok tani di Kecamatan Gunungpati.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PADA PENGUSAHA TIWUL AYU BERBAHAN DASAR TEPUNG KETELA POHON DALAM RANGKA KETAHANAN PANGAN KABUPATEN WONOGIRI Sulistyowati, Murni; Winarna, Winarna; Haryanto, Aris Tri
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang pengabdian ini adalah Kabupaten Wonogiri merupakan lahan yang potensial untuk pengembangan ketela pohon dan hampir tersebar diseluruh wilayah kecamatan dengan luas lahan lebih dari 70.681 hektare. Berdasarkan hasil penelitian dari berbagai lembaga pertanian ketela pohon tidak hanya dapat dapat menghasilkan tepung tapioka saja melainkan dapat dijadikan tepung mokav yang merupakan alternatif pengganti tepung terigu yang bisa digunakan sebagai bahan dasar pambuatan mie, Cace, roti dan lain sebagainya. Dalam perkembangannya makanan ini juga dapat dikembangkan menjadi sebuah kue atau jajanan tradisional khas Wonogiri yang digemari karena enak, sudah banyak dikenal dan harganya sangat terjangkau. Ada perbedaan antara tiwul tradisional dengan Cake Tiwul ini yaitu selain bentuknya, makanan ini juga menggunakan bahan- bahan lain yang banyak mengandung Zat Gizi seperti telur. dan tepung terigu. Sehingga diharapkan dengan produk ini nilai ekonomis dari tiwul menjadi meningkat.Target luaran dalam pengabdian ini adalah Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan Warga yang menjadi Anggota Koperasi mengenai Produksi Tiwul Ayu, tercapainya ketahanan pangan di wilayah Wonogiri, menambah guna suatu barang, dari barang imferior menjadi barang normal, mendidik masyarakat untuk belajar disiplin berwirausaha, menambah income keluarga, terlaksananya pelatihan dan pendampingan teknik produksi dan manajemen, masyarakat memperoleh pendapatan yang rutin dari hasil kegiatan, dapat mengikuti expo, pameran atau sejenisnya baik skala lokal dan regional maupun nasional.
PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA GURU DAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) MELALUI PENGEMBANGAN INOVASI BAHAN AJAR BERBASIS ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES (ESP) Utami, Sri; Sakitri, Wijang; Sebayang, Lesta Karolina Br
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 2 Borobudur, Magelang, merupakan sekolah kejuruan dengan fokus program studi Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri (TPMI). Sekolah yang sudah terakreditasi A ini mempunyai 512 siswa dengan jumlah guru sebanyak 43 orang pada tahun ajaran 2013/2014. Pengklasifikasian guru berdsarkan mata pelajaran yang diampu.Guru Bahasa Inggris diklasifikasikan dalam Guru Umum. Terkait dengan pengajaran bahasa Inggris, sekolah ini mengacu pada kurikulum 2013. Dalam kurikulum 2013, silabus yang tertulis masih bersifat umum. Jika ditilik dengan kebutuhan siswa SMK teknik yang membutuhkan acuan yang lebih fokus, maka perlu adanya pembenahan syllabus dan bahan ajar. Siswa SMK teknik membutuhkan genre atau karakter materi yang berbeda dengan siswa SMU/MA. Materi yang bisa ditawarkan kepada siswa SMK hendaklah bersifat teknis, yang disesuaikan dengan jurusan masingmasing. Hasil dari pengabdian ini adalah berupa bahan ajar sebagai pelengkap buku utama yang digunakan oleh SMK yang sesuai dengan kurikulum 2013 khusus untuk kelas XIIyaitu jurusan teknik mesin. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pengembangan buku ajar masih sangat diperlukan untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal ini dikarenakan kurikulum SMK masih disamakan dengan kurikulum SMA. Pada kenyataannya, kebutuhan siswa SMK sangatlah berbeda dengan kebutuhan siswa SMA. Siswa SMK lebih membutuhkan mata pelajaran yang berkaitan dengan kosa kata teknis dan bahasa komunikatif yang diperlukan ditempat kerja.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN ROADMAP PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DAERAH KABUPATEN WONOSONO Firmansyah, Firmansyah; Oktavilia, Shanty
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Wonosobo memiliki potensi ekonomi yaitu produk yang dapat dikembangkan menjadi unggulan daerah yang berdaya saing. Untuk menjamin tercapainya sasaran pengembangan produk unggulan daerah, diperlukan peningkatan kapasitas kelembagaan yang mandiri dan tangguh, dan menyusun sistem pengembangan produk unggulan daerah dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Pendampingan penyusunan roadmap pengembangan produk unggulan di wilayah kabupaten Wonosobo diperlukan untuk menjaga agar proses perencanaan sampai dengan evaluasi pengembangan produk unggulan daerah dapat terap dalam implementasinya. Pendampingan dilakukan kepada personalia kunci di bidang perencanaan pembangunan, kelompok usaha dan aparat pemerintah daerah dalam bentuk pelatihan dan pembimbingan penyusunan roadmap produk unggulan daerah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10