cover
Filter by Year
Articles
63
Articles
Electronic Word Of Mouth (E-WOM), Kepuasan Konsumen Dan Pengaruh Langsung Dan Tak Langsung Terhadap Minat Beli Konsumen (Studi Pada Mahasiswa FEB Untag Di Semarang)

Putranti, Honorata Ratnawati Dwi, Pradana, FX. Denny

Media Ekonomi dan Manajemen Vol 30, No 01 (2015): Upaya Peningkatan Potensi Dan Kualitas Ekonomi Daerah
Publisher : Media Ekonomi dan Manajemen

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.225 KB)

Abstract

Abstrak Kehadiran internet  dalam kehidupan kita saat ini membuat komunikasi lebih mudah dan terbuka. Komunikasi lewat jejaring sosial yang dapat menghimpun banyak orang,  menjadikan internet sebagai  media yang digemari oleh banyak orang. Mahasiswa dan kalangan bisnis menyukai media ini karena efisien dan efektif. Membagi pengalaman lewat  jejaring sosial akan mempercepat informasi dan promosi.Penelitian ini menganalisis pengaruh electronic word of mouth (e-WOM), dan kepuasan konsumen terhadap minat beli konsumen, secara langsung dan tidak langsung melalui media sosial. Sampel penelitian adalah mahasiswa FEB UNTAG di Semarang, dengan teknik pengambilan purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dan analisa jalur dengan bantuan program SPSS 13.Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang positif signifikan e-word of mouth dan kepuasan konsumen terhadap social media, terdapat pengaruh positif kepuasan konsumen terhadap e-word of mouth, dan terdapat pengaruh langsung dan tidak langsung e-word of mouth terhadap minat beli konsumen. Jejaring sosial dapat membuka peluang untuk media promosi secara cepat  efektif dan efesien. Kata Kunci: e-word of mouth, kepuasan konsumen, social media, minat beli konsumen Abstract The present of internet in our lives today make the communication easier and discloser. Communication through social networks that can gather many people makes the internet as a medium that is loved by many people. Students and business man like this medium because its efficiently and effectively. Sharing experiences through social networks will speed up information and promotion. This study analyzed the influence of electronic word of mouth (e-WOM) and customer satisfaction with social media and consumer buying interest. Samples were FEB students of UNTAG Semarang, with purposive sampling technique. The data analysis techniques used are multiple linear regression and path analysis with SPSS 13. The results showed there is a significant positive effect of e-word of mouth and customer satisfaction with social media, there is a positive influence on customer satisfaction with e-word of mouth, and there is a direct and indirect effect of the e-word of mouth for consumers to buy. Social networking can open up opportunities for rapid promotion media effectively and efficiently. Keywords: e-word of mouth, customer satisfaction, social media, consumer buying interest

Pengaruh Partisipasi Anggaran Dan Desentralisasi Organisasi Terhadap Kinerja Manajerial Dengan Pengawasan Internal Sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Analisis Pada Pemerintah Kabupaten Pemalang)

Astha Nugraha, Tarjono

Media Ekonomi dan Manajemen Vol 30, No 01 (2015): Upaya Peningkatan Potensi Dan Kualitas Ekonomi Daerah
Publisher : Media Ekonomi dan Manajemen

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.197 KB)

Abstract

Abstrak Partisipasi anggaran dan desentralisasi organisasi memerlukan peran pengawasan internal sebagai variabel moderasi untuk memperkuat pengaruhnya terhadap kinerja manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh partisipasi anggaran dan desentralisasi organisasi terhadap kinerja manajerial  dengan pengawasan internal sebagai variabel pemoderasi. Populasi penelitian adalah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pemalang sebanyak 559 orang. Sampel penelitian sejumlah 85 orang, yang diambil secara proporsional random sampling. Analisis yang digunakan adalah dengan regresi linier berganda dan Moderating Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian membuktikan bahwa partisipasi anggaran dan desentralisasi organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengawasan internal. Pengawasan internal berpengaruh positif dan signifikan dalam memoderasi partisipasi anggaran dan desentralisasi organisasi terhadap kinerja manajerial. Pemerintah Kabupaten Pemalang diharapkan dapat meningkatkan pengawasan internal untuk lebih mendorong kinerja manajerial. Kata kunci: partisipasi  anggaran,  desentralisasi organisasi, kinerja manajerial,        pengawasan internal Abstract Budget participation and decentralized organizations require internal control  role as a moderating variable to enhance its influence on managerial performance. This study aimed to analyze the effect of budget participation and decentralized organization toward managerial performance with internal controls as moderating variables. Population were the environment of government officials as many as 559 people Pemalang. The research sample number 85, which is taken by proportional random sampling. The analysis used was the  multiple linear regression  and Moderating Regression Analysis (MRA). The research proved that Budget participation and decentralized organizational had positive and significant impact on managerial performance. Internal control had a positive and  significnt influence  in moderating the budget participation and decentralized organizational  on managerial performance. Pemalang Regency Government is expected to improve internal controls to further encourage managerial performance. Keywords: budget participation, decentralization organizational, managerial performance, internal control

Analisis Pengaruh Faktor Internal Dan Eksternal Terhadap Return Saham Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2010-2012

Karim, Abdul

Media Ekonomi dan Manajemen Vol 30, No 01 (2015): Upaya Peningkatan Potensi Dan Kualitas Ekonomi Daerah
Publisher : Media Ekonomi dan Manajemen

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.179 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris pengaruh EPS, DPR, struktur modal, profitabilitas, inflasi, suku bunga dan kurs terhadap return saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI 2010 - 2012. Populasi penelitian ini adalah seluruh data keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI dalam periode 2010-2012.Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling.Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 81 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI dalam periode 2010-2012.Data yang digunakan adalah data sekunder dari ICMD. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Berdasarkanhasil perhitungan uji t yang telah dilakukan, earning per share (EPS) tidak berpengaruh terhadap return saham, Dividend per Share berpengaruh positif terhadap return saham, struktur modal tidak berpengaruh terhadap return saham, profitabilitas berpengaruh positif terhadap return saham, inflasi berpengaruh negatif terhadap return saham, suku bunga berpengaruh positif terhadap return saham dan nilai tukar berpengaruh positif terhadap return saham. Nilai Adjusted R Square yaitu sebesar 0,184, hal ini berarti bahwa variasi return saham mampu dijelaskan oleh variabel bebas sebesar 18,4%. Kata kunci: EPS, DPR, struktur modal, profitabilitas, inflasi, suku bunga, kurs, return saham. Abstract The aim of this study is to empirically examine the influence of EPS, the House of Representatives, capital structure, profitability, inflation, interest rates and the exchange rate to return stock companies listed on the Stock Exchange from 2010 to 2012. The population of this study are all financial data companies listed on the Stock Exchange in the period 2010-2012. Sampling method used in this research is purposive sampling method. The sample used in this study were 81 companies listed on the Stock Exchange in the period 2010-2012. The data used are secondary data from ICMD. The analysis technique used is multiple linear regression. Based on the results of the t test calculations have been done, earnings per share (EPS) has no effect on stock return, Dividend per Share positive effect on stock return, capital structure does not affect the stock return, profitability positive effect on stock return, inflation negatively affect return shares, interest rates positive effect on stock return and exchange positive effect on stock return. Adjusted R Square value that is equal to 0.184, this means that the variation in stock return can be explained by the independent variable of 18.4%. Keywords: EPS, DPR, capital structure, profitability, inflation, interest rates, exchange rates, stock return.

Pengaruh Pemilihan Lokasi Terhadap Kesuksesan Usaha Berskala Mikro/Kecil Di Komplek Shopping Centre Jepara

Media Ekonomi dan Manajemen Vol 30, No 01 (2015): Upaya Peningkatan Potensi Dan Kualitas Ekonomi Daerah
Publisher : Media Ekonomi dan Manajemen

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.605 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemilihan lokasi terhadap kesuksesan usaha pada usaha berskala mikro/ kecil di komplek Shopping Centre Jepara. Obyek penelitian adalah seluruh pemilik usaha mikro/kecil yang berada di komplek SCJ Jepara sejumlah 87 responden.  Data diperoleh dengan metode sensus, hasilnya diolah dengan metode analisis model regresi berganda. Penelitian ini membuktikan bahwa faktor-faktor yang diteliti dalam penentuan lokasi usaha (dekat dengan infrastruktur, kondisi lingkungan serta biaya lokasi) mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kesuksesan usaha. Pemilihan lokasi guna mencapai kesuksesan usaha bisa dijelaskan dengan variasi ketiga variabel independen penelitian yaitu dekat dengan infrastruktur, kondisi lingkungan dan biaya lokasi. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai adjusted R2 sebesar 68%. Ketiga variabel independen yang mempunyai pengaruh terbesar terhadap kesuksesan usaha yaitu variabel biaya lokasi sebesar 46%. Sedangkan dua variabel lainnya yaitu kondisi lingkungan dan kedekatan dengan infrastruktur masing-masing berpengaruh sebesar 25% dan 24%. Dari hasil penelitian ini, disarankan bahwa dalam pemilihan lokasi usaha, sebaiknya pemilik usaha lebih memperhitungkan biaya yang dikeluarkan. Kata kunci :  Infrastruktur, Lingkungan, Biaya Lokasi, Kesuksesan Usaha AbstractThis study aimed to examine the effect of the choice of location for the success of the business on a micro-scale enterprises / small Shopping Centre complex Jepara. The object of the research is all micro business owners / small complex at the SCJ Jepara which  totally  87 respondents. Data obtained by the census method, the results are processed by  multiple regression analysis. This study proves that the factors examined in determining business location (close to the infrastructure, environmental conditions as well as cost locations) have  positive and significant effect on business success. The choice of location in order to achieve business success can be explained by the variation of the three independent variables of research that is close to the infrastructure, environmental conditions and location costs. This is evidenced by adjusted R2 value of 68%. These three independent variables that have the greatest influence on the success of the business is the variable costs of 46% locations. Meanwhile, two other variables, namely environmental conditions and proximity to infrastructure influential respectively by 25% and 24%. From these results, it is suggested that in selecting a business location, business owners should better take into account the costs incurred. Keywords: Infrastructure, Environment, Cost Locations, Business Success

Implementasi Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Stabilitas Harga Di Daerah Provinsi Di Indonesia

Sasana, Hadi

Media Ekonomi dan Manajemen Vol 30, No 01 (2015): Upaya Peningkatan Potensi Dan Kualitas Ekonomi Daerah
Publisher : Media Ekonomi dan Manajemen

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.264 KB)

Abstract

AbstrakDesentralisasi fiskal dan pelaksanaan otonomi daerah meningkatkan kewenangan pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan mereka dan melakukan fungsi alokatif dalam menetapkan prioritas pembangunan daerah. Desentralisasi fiskal dan pelaksanaan otonomi daerah diharapkan untuk meningkatkan kesetaraan perkembangan lokal, sesuai dengan motivasi pemerintah daerah untuk mengembangkan daerah mereka berdasarkan potensi khusus mereka.Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi, dan inflasi di provinsi-provinsi di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi berganda.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, desentralisasi fiskal memiliki hubungan yang positif tetapi secara statistik tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Kedua, kerja berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Kata kunci: Desentralisasi fiskal, pertumbuhan ekonomi, inflasi, lapangan kerja. AbstractFiscal decentralization and implementation of local autonomy enhance authority of local governments to increase their income and to conduct allocative function in setting priority of local development.  Fiscal decentralization and implementation of local autonomy are expected to improve equality of local developments, in accordance with the motivation of local governments to develop their region based on their specific potentiality. This study is intended to examine the influence of fiscal decentralization on economic growth, and inflation in the provinces in Indonesia.  Data analysis is conducted using multiple regression. The results of this study indicate that,  fiscal decentralization has a positive relationship but statistically were not significant effect on economic growth and inflation. Second, employment significant positive effect on economic growth. Keywords:  Fiscal decentralization, economic growth, inflation, employment.

Penerapan Model Solow-Swan Untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Demak

Teguh Pamuji Tri Nur Hayati, Dhani Kurniawan

Media Ekonomi dan Manajemen Vol 30, No 01 (2015): Upaya Peningkatan Potensi Dan Kualitas Ekonomi Daerah
Publisher : Media Ekonomi dan Manajemen

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.286 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini  menganalisis  cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Demak, dengan menggunakan pendekatan teori pertumbuhan “Solow-Swan”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel tenaga kerja dan modal investasi memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Demak. Artinya bila ada kenaikan terhadap tenaga kerja dan modal investasi maka akan menaikkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Demak. Sedangkan Variabel simpanan di dalam kasus penelitian ini tidak memiliki pengaruh signifikan, dikarenakan simpanan yang ada di kabupaten Demak nilainya masih kecil. Kata Kunci:   Pertumbuhan Ekonomi, Modal, Tenaga Kerja dan Tabungan, Teori Pertum­buhan Solow-Swan AbstractThis study wants to analyze on how to increase economic growth in Demak, through the implementation of “Solow-Swan" model. Results of this study are the labor and capital investment had significant and positive on economic growth in Demak regency. This means that if there is an increase of the labor and capital investment will raise economic growth.  While the saving didn’t have significant effect the increasing of economic growth, because its amount is still very small. Keywords: Economic Growth, Capital, Labor and Savings, Growth Theory Solow-Swan

Profesional Altruistik Dan Kualitas Pengembangan Diri Untuk Meningkatkan Budaya Berbagi Pengetahuan Perguruan Tinggi Swasta

Pudjiarti, Emiliana Sri

Media Ekonomi dan Manajemen Vol 30, No 01 (2015): Upaya Peningkatan Potensi Dan Kualitas Ekonomi Daerah
Publisher : Media Ekonomi dan Manajemen

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.355 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan paper ini adalah untuk mengembangkan model teoritis hubungan dari anteceden pembelajaran organisasi terhadap budaya berbagi pengetahuan. Hasil review literatur menghasilkan konsep professional altruistik dan kualitas pengembangan diri yang diturunkan dari teori RBV, teori manajemen pengetahuan, teori organisasi pembelajaran dan teori pertukaran sosial.  Berdasarkan kajian teori dan hasil-hasil riset terdahulu menunjukkan bahwa pembelajaran organisasi dan keunggulan bersaing akan membentuk kualitas pengembangan diri. Selanjutnya kompetensi individu mampu melahirkan kinerja superior karena memiliki keahlian dan ketrampilan, dukungan kemampuan interpersonal serta motivasi intrinsik akan melahirkan professional altruistik.  Konsep kualitas pengembangan diri dan professional altruistik diperlukan dalam membangun budaya berbagi pengetahuan. Dengan demikian Perguruan Tinggi Swasta  yang memiliki peranan sebagai organisasi pembelajar akan mampu meningkatkan budaya berbagi pengetahuan, sehingga perguruan tinggi sebagai budaya akademik dapat optimal serta mampu meningkatkan kinerja organisasi. Kata Kunci: kualitas pengembangan diri; profesional altruistik, berbagi pengetahuanAbstractThe purpose of this paper is to develop a theoretical model of the relationship of organizational learning anteceden towards a culture of sharing knowledge. The results of the literature review resulted in the concept of altruistic professional and personal development quality derived from RBV theory, the theory of knowledge management, organizational learning theory and social exchange theory. Based on the theoretical study and the results of previous research indicates that organizational learning and competitive advantage will shape the quality of self-development. Furthermore, individual competencies could produce a superior performance because it has the expertise and skills, interpersonal skills as well as support the intrinsic motivation will bear altruistic professional. The concept of self-development and professional quality altruistic required in building a culture of knowledge sharing. Thus private universities which has a role as a learning organization will be able to improve knowledge-sharing culture, so the university as an academic culture can be optimized and able to improve the performance of the organization. Keywords: quality of self-development; professional altruistic, sharing knowledge

Peran Perceived Value Dan Kepuasan Pelanggan Dalam Upaya Membangun Loyalitas Pengguna Kartu Seluler

Alisa Tri Nawarini, Rahab Sri Retno Handayani

Media Ekonomi dan Manajemen Vol 30, No 01 (2015): Upaya Peningkatan Potensi Dan Kualitas Ekonomi Daerah
Publisher : Media Ekonomi dan Manajemen

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.781 KB)

Abstract

Abstrak             Kepuasan pelanggan sangat penting bagi kelangsungan hidup pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh nilai yang dipersepsikan dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sample dengan mengambil 100 pengguna kartu seluler in Kota Purwokerto. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi. Hasil penelitian membuktikan bahwa 1) nilai yang dipersepsikan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan 2) Kepuasan pelanggan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Implikasi penelitian ini adalah bahwa perusahaan provider kartu selular  perlu mendesain program-program pemasarannya untuk menjaga pelanggannya yang loyal. Kata kunci : Nilai yang dipersepsikan, kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan Abstract             Customers loyalty is very important for companies to survive. This study  aims to examine the effect of perceived value and customers satisfaction to customers loyalty. This research is a quantitative research with survey method. Sampling method used in this research is purposive sampling by taking 100 phone celuller card user in Purwokerto city. Data analysis method used in this research is regression analysis.The results indicate that perceived value has positive and significant effect to customers loyalty. This study also confirm that customers satisfaction has positive and significant effect to customers loyalty. This finding implicate that companies celuller card provider  needs to design their marketing programs to retain their customers loyalty. Keywords : perceived value, customers satisfaction, customers loyalty.

Analisis Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah Dan Tingkat Kemandirian Daerah Di Era Otonomi Daerah (Studi Kasus Kota Semarang Tahun 2009-2013)

Rr. Suprantiningrum, Sundari

Media Ekonomi dan Manajemen Vol 30, No 01 (2015): Upaya Peningkatan Potensi Dan Kualitas Ekonomi Daerah
Publisher : Media Ekonomi dan Manajemen

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.508 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kemampuan pengelolaan keuangan daerah Kota Semarang dalam rangka mendukung pelaksanaan otonomi daerah. Sedangkan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Kota Semarang Periode 2009 -2013. Metode Penelitian ini menggunakan Deskriptif Komperatif analisisis untuk mengukur kinerja pengelolaan keuangan daerah dan tingkat kemandirian daerah Kota Semarang, yaitu Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Derajat Desentralisasi, Rasio Efektifitas PAD, dan Rasio Keserasian Belanja Daerah. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: hasil analisis rasio derajat desentralisasi dapat dijelaskan bahwa rata– rata rasio derajat desentralisasi sebesar 25,87%  yang berada interval 25% –50% atau mempunyai kemampuan yang sudah baik dalam membiayai pembangunan daerah. Berdasarkan rasio KKD dengan rata – rata rasio KKD sebesar 37,79% berada pada interval 25% -50% berarti konsultatif artinya campur tangan pemerintah pusat sudah mulai berkurang, karena daerah dianggap sedikit lebih mampu melaksanakan otonomi daerah. Rata-rata Rasio Efektivitas PAD ³ 100%, berarti kemampuan daerah dalam menjalankan tugas dikategorikan sangat efektif itu menunjukan dalam memobilisasi penerimaan PAD sesuai dengan yang ditargetkan. Menurut uraian dan perhitungan Rasio Keserasian bahwa sebagian besar dana yang dimiliki pemerintah Kota Semarang diprioritaskan untuk belanja pembangunan sehingga belanja rutin masih relatif kecil. Kata Kunci: Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah, Tingkat Kemandirian Daerah Abstract This study aimed to analyze the effect the financial ability of Semarang City in order to support the implementation of regional autonomy, base on Semarang Budget Realization Reported the period of 2009 -2013. A descriptive comparative analysis used to measure the performance of regional financial management and the independence level of Semarang, consist of Regional Financial Independence Ratio, Degree of Decentralization Ratio, PAD effectiveness Ratio, and the  Harmony Expenditure Ratio. Based on the analysis that has been obtained, the following results: from the analysis of the ratio of the degree of decentralization can be explained that the average ratio of the degree of decentralization is 25,87% of which is in the internal level of level  25%-50%, means  already have a good ability to finance region development. Average KKD ratio is 37.79% which is in the interval 25 % -50 % means   that central government intervention has begun to decrease, because the region is considered a little more able to implement region autonomy. From the analysis of PAD effectiveness is more than 100%, it can be concluded that the overall performance of local financial management and the degree of independence of Semarang area continued to improve. It can be seen from some of the financial performance ratio is the ratio of the area of financial independence, the ratio of degrees desentralization, effectiveness ratio and the ratio continues to increase harmony and good effect on the autonomy  of the region . Keywords: Region financial management performance, Degree of region decentralization

PENGARUH PENDIDIKAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI

SBM, Nugroho

Media Ekonomi dan Manajemen Vol 29, No 2 (2014): Pengembangan Kinerja Bisnis
Publisher : Media Ekonomi dan Manajemen

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.843 KB)

Abstract

Abstrak Berbagai teori yaitu Teori Modal Manusia, Teori Alokasi atau Reproduksi Status Sosial, dan Teori Pertumbuhan Kelas telah menunjukkan pentingnya pendidikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Demikian pula penelitian di berbagai negara telah menunjukkan pentingnya pendidikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Tulisan ini membuktikan bahwa secara empiris pendidikan yang diproxy dengan Angka Melek Huruf (AMH) berpengaruh secara siginifikan terhadap pertumbuhan ekonomi yang diproxy dengan Produk Domestik Bruto (PDB). Kata Kunci:   Pertumbuhan Ekonomi,  Angka Melek Huruf (AMH),Produk Domestik Bruto (PDB)Abstract Various theories ie. Human Capital Theory, Theory of Allocation or Reproduction of Social Status and Class Growth Theory has shown the importance of education in promoting economic growth. Similarly, studies in various countries have shown the importance of education in promoting economic growth. This paper empirically prove that education  approximmated by literacy rate affect the economic growth approximated by Gross Domestic Product (GDP).Keywords: Economic Growth, Literacy Rate, Gross Domestic Products.