cover
Contact Name
Fatwa Tentama
Contact Email
fatwa.tentama@psy.uad.ac.id
Phone
+6281904100008
Journal Mail Official
jptp@psy.uad.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No.42, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27152456     DOI : http://dx.doi.org/10.26555/jptp
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan oleh program Pascasarjana Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan, memuat artikel hasil penelitian empiris yang terkait dengan bidang ilmu Psikologi, diantaranya bidang Psikologi Klinis, Psikologi Perkembangan, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Pendidikan, Psikologi Sosial, Psikometri, Psikologi Eksperimen, Psikologi Terapan, baik penelitian kuantitatif maupun kualitatif.
Articles 51 Documents
PERAN FAKTOR ACADEMIC SELF REGULATED LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS DI SMP MUHAMMADIYAH 4 YOGYAKARTA supriyadi, supriyadi
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1 No 1 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.01 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah Untuk menguji apakah tujuh faktor academic self regulated learning ( self evaluation, environmental structuring, goal-setting and planning, learning responsibility, memorizing, organizing and transforming dan seeking social assistance) berperan dalam meningkatkan prestasi belajar Bahasa Inggris. Tujuan kedua adalah Untuk mengetahui sumbangan terbesar faktor academic self regulated learning terhadap peningkatan prestasi belajar Bahasa Inggris Subjek penelitian ini adalah siswa siswi kelas VII dan VIII SMP Muhammadiyah 4 berjumlah 165 orang. Metode pengumpulan data menggunakan tes prestasi (Achievement Test) Mata pelajaran bahasa inggris yang diambil dari hasil Ujian Akhir Sekolah dan skala Academic Self Regulated Learning ( A-SRL), yang dikembangkan oleh Magno dari teori Zimmerman (1997) dengan faktor ( self evaluation, environmental structuring, goal-setting and planning, learning responsibility, memorizing, organizing and transforming dan seeking social assistance) . Untuk mengetahui apakah ketujuh faktor A-SRL berpengaruh terhadap prestasi belajar bahasa Inggris dan faktor apa yang berperan secara dominan maka data dianalisis secara statistik dengan analisis regresi dengan metode stepwise dengan Program SPSS 16.0 for Windows. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Academic self regulated learning dengan prestasi belajar bahasa inggris ditunjukkan dengan angka korelasi sebesar 0,384 dengan signifikansi 0,001. Tanda positif pada koefisien korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara self regulated learning dengan prestasi belajar bahasa Inggris. Dari hasil analisis tersebut, menunjukkan bahwa dari ketujuh faktor Academic Self Regulated Learning, memory strategy ( x5) merupakan faktor yang mempunyai pengaruh paling besar terhadap English Achievement dengan nilai R= 0,310 atau 31,00 %, sedangkan untuk faktor yang mempunyai pengaruh paling kecil terhadap English Achievement adalah seeking social assistance dengan nilai R= 0,092 atau 9,20 %. Hal tersebut berarti bahwa hipotesis penelitian ini diterima. Pernyataan dari hipotesis dari penelitian ini adalah ada pengaruh Academic Self Regulated Learning terhadap prestasi belajar bahasa Inggris.Kata kunci: Academic Self Regulated Learning (A-SRL), Prestasi belajar bahasa iinggris
HUBUNGAN HARGA DIRI DAN OPTIMISME DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA MAN MAGUWOHARJO SLEMAN YOGYAKARTA Noordjanah, Andjarwati
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1 No 1 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.01 KB)

Abstract

Abstrak Motivasi merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia, sebab motivasi akan mendorong tercapainya cita-cita dan harapan. Khusus bagi siswa-siswa yang masih harus menyelesaikan pendidikan formal, motivasi belajar adalah salah satu alat untuk mewujudkan harapan, impian dan cita-cita. Ada banyak variabel yang bisa mempengaruhi naik turunnya motivasi belajar seseorang. Dari beberapa literatur dan hasil penelitian, variabel harga diri dan optimisme mempunyai hubungan dengan tinggi rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri, optimisme dan motivasi belajar, dengan mengambil subjek penelitian siswa MAN Maguwoharjo Sleman Yogyakarta. Harga diri dan optimisme sebagai variabel bebas dan motivasi belajar sebagai variabel terikat. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan hipotesis yang diajukan adalah pertama, ada hubungan antara harga diri dan optimisme terhadap motivasi belajar, kedua, ada hubungan antara harga diri dengan motivasi belajar dan ketiga, ada hubungan antara optimisme dengan motivasi belajar. Subjek penelitian yang diambil sebanyak 87 siswa dari kelas XI. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah skala harga diri, skala optimisme dan skala motivasi belajar. Ketiga skala ini menggunakan model skala likert yang terdiri dari empat alternatif jawaban. Hasil uji regresi menunjukkan koefisien (R) sebesar 0,310, dengan tingkat signifikansi 0,014 (p< 0,05). Karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka hipotesis pertama diterima. Sedangkan hubungan mandiri antara harga diri dengan motivasi belajar sebesar rxy= 0,253, p= 0,009 (p< 0,05) yang berarti hubungan yang signifikan. Hubungan antara optimisme dengan motivasi belajar juga memiliki hubungan yang signifikan dengan rxy= 0,306 , p= 0,002 (p< 0,05). Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pertama, ada hubungan antara harga diri dan optimisme dengan motivasi belajar. Kedua, ada hubungan antara harga diri dengan motivasi belajar. Semakin tinggi harga diri siswa semakin tinggi pula motivasi belajarnya. Ketiga, ada hubungan antara optimisme dengan motivasi belajar, semakin tinggi rasa optimisme siswa akan semakin tinggi pula motivasi belajar mereka.Kata Kunci: harga diri, optimisme, motivasi belajar, MAN Maguwoharjo
PENGARUH PENDEKATAN BEYOND CENTERS AND CIRCLE TIME (BCCT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIALISASI SISWA KELOMPOK A PAUD TERPADU NURUL DZIKRI INDRIATI, NOVA
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1 No 1 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.01 KB)

Abstract

ABSTRAKKemampuan sosialisasi anak diperoleh dari berbagai kesempatan dan pengalaman dari berinteraksi dengan orang-orang disekelilingnya, dan melalui pendekatan Beyond Centers and Circle Times, anak dirangsang untuk secara aktif melakukan kegiatan bermain sambil belajar bersama teman sebaya. Seluruh kegiatan pembelajaran berfokus pada anak sebagai subyek pembelajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Beyond Centers and Circle Time (BCCT) untuk meningkatkan kemampuan sosialisasi siswa kelompok A PAUD Terpadu Nurul Dzikri. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa Kelompok A PAUD Terpadu Nurul Dzikri Yogyakarta melalui teknik random assignment sejumlah 20 siswa. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Statistic Non-Parametric Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan yaitu ada pengaruh kemampuan sosialisasi pada siswa sebelum (pretest) dan sesudah (postest) diberikan pendekatan BCCT dengan nilai Z=-2.812 pada taraf signifikansi nilai 0.005 (p>0.05), dan ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan pendekatan BCCT dan penggunaan pendekatan konvesional dalam kemampuan sosialisasi anak dengan nilai0.000 (p<0.05).Kata kunci: Beyond Centers and Circle Times, dan Kemampuan Sosialisasi
INTERVENSI SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE UNTUK MENURUNKAN GANGGUAN STRES PASCA TRAUMA ulfah, elyusra
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1 No 1 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.01 KB)

Abstract

Abstract. This research purposed to know the influence of spiritual emotional freedom technique intervention to reduce PTSD of adolescent survivors of volcanic eruption. Subjects were 22 adolescent survivors of volcanic eruption, happened in 2010 in Yogyakarta and Central Java. Subjects were selected with random assignment and measured by using post traumatic stress disorder scale (adapted and modified from the impact of event scale-revised (IES-R). The subject is divided into two groups of experimental and control group, each group consisted of 11 people. The research design is pretest posttest control group design. Subject were treated by spiritual emotional freedom technique intervention (spirituality, like prayer and acceptance and energy psychology) with three technique, set-up, tune-in and tapping. The results showed that spiritual emotional freedom technique intervention can reduce PTSD of adolescent survivors of volcanic eruption. Key words: spiritual emotional freedom technique intervention, post traumatic stress disorder, adolescent survivors of volcanic eruption.
EFEKTIVITAS TERAPI MENGGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEBERMAKNAAN HIDUP WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN NARKOTIKA KELAS IIA YOGYAKARTA Chairani, Zul
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1 No 1 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.01 KB)

Abstract

INTISARI Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas dari terapi menggambar untuk meningkatkan kebermaknaan hidup warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Yogyakarta, berstatus narapidana, yang terdiri dari wanita dan pria. Subjek dipilih berdasarkan randomisasi yang diukur dengan menggunakan skala kebermaknaan hidup berdasarkan aspek-aspek kebermaknaan hidup dari Frankl, dkk (Koeswara, 1992). Subjek dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, kelompok eksperimen berjumlah 4 orang dan kelompok kontrol berjumlah 5 orang. rancangan penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design. Subjek diberi perlakuan berupa terapi menggambar yang terdiri dari tiga tahapan antara lain adalah warm up, mindfulness, dan drawing. Terapi menggambar ini dilakukan sebanyak 6 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi menggambar efektif meningkatkan kebermaknaan hidup warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Yogyakarta. Aspek-aspek kebermaknaan hidup yang terpengaruh oleh terapi menggambar yaitu, makna hidup, kepuasan hidup, sikap terhadap kematian, pikiran tentang bunuh diri dan kepantasan untuk hidup. Meskipun begitu, hanya dua aspek yang memberikan sumbangan skor terbesar yaitu, makna hidup 29% dan kepuasan hidup 26%. Dengan demikian, makna hidup dan kepuasan hidup berpengaruh terhadap meningkatnya kebermaknaan hidup secara bersama-sama sebesar 55%.Kata kunci: Terapi menggambar, kebermaknaan hidup, warga binaan.
PENGARUH METODE PERMAINAN POLA SUKU KATA DAN KARTU KATA BERGAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AWAL SISWA KELOMPOK B6 TK NEGERI 2 YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2013-2014 ERNA SUNDARI, ERNA SUNDARI
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1 No 1 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.01 KB)

Abstract

ABSTRAKPerkembangan membaca sebagai salah satu dari kemampuan dasar yang harus dimiliki anak, terdiri beberapa tahapan sesuai dengan usia dan karakteristik perkembangannya. Metode permainan pola suku kata dan kartu kata bergambar berperan sebagai media untuk mengenalkan keaksaraan.Metode dan media yang dapat diterapkan oleh guru dalam proses pembelajaran membaca di TK salah satunya yaitu melalui metode permainan dengan media kartu pola suku kata dan kata bergambar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode permainan pola suku kata dan kartu kata bergambar terhadap kemampuan membaca awal siswa kelompok B6 TK Negeri 2 Yogyakarta. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelompok B6 TK Negeri 2 Yogyakarta melalui metode matching sejumlah 16 siswa. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Statistic Non-Parametric. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan: (1) ada pengaruh metode permainan pola suku kata terhadap kemampuan membaca awal dengan nilai Z=-2.585 dan nilai p value (0.010<0.05) siswa kelompok B6 TK Negeri 2 Yogyakarta; (2) Ada pengaruh permainan kartu kata bergambar terhadap kemampuan membaca dengan nilai Z=-2.395 dan nilai P value (0.011<0.05) siswa kelompok B6 TK Negeri 2 Yogyakarta; dan (3) Metode permainan dengan kartu kata bergambar lebih berpengaruh terhadap kemampuan membaca awal dengan nilai meank rank yang lebih tinggi yaitu 11.81 dibandingkan dengan metode permainan pola suku kata dengan nilai rerata sebesar 5.19 dengan nilai p value (0.004<0.05). Peneliti dapat menyimpulkan bahwa, ada pengaruh metode permainan pola suku kata dan kartu kata bergambar terhadap kemampuan membaca awal kelompok B6 TK Negeri 2 Yogyakarta.Kata kunci: Pola suku kata, Kartu kata bergambar, Kemampuan membaca awal.
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS, KONSEP DIRI, DAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA SMP MUHAMMADIYAH 3 DEPOK YOGYAKARTA Wahaningsih, Musiatun
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1 No 1 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.01 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas, konsep diri dan dukungan sosial keluarga dengan prestasi belajar.Populasi penelitian ini adalah siswa SMP Muhammadiyah 3 Depok Yogyakarta. Pengumpulan data menggunakan skala religiusitas, skala konsep diri, skala dukungan sosial dan dokumentasi hasil prestasi belajar. Sampel diambil secara cluster random sampling. Data dianalisis menggunakan metode statistik dengan teknik regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada hubungan positif antara religiusitas, konsep diri dan dukungan sosial dengan prestasi belajar secara bersama-sama pada siswa SMP Muhammadiyah 3 Depok Yogyakarta. (2) Tidak ada hubungan yang signifikan antara religiusitas dengan prestasi belajar pada siswa SMP Muhammadiyah 3 Depok Yogyakarta. Artinya, secara parsial tinggi rendahnya religiusitas tidak memberi pengaruh signifikan terhadap tinggi rendahnya prestasi belajar. (3) Ada hubungan positif antara konsep diri dengan prestasi belajar pada siswa SMP Muhammadiyah 3 Depok Yogyakarta. Semakin tinggi konsep diri, maka semakin tinggi prestasi belajar. Semakin rendah konsep diri maka semakin rendah prestasi belajar. (4) Ada hubungan positif antara dukungan sosial dengan prestasi belajar pada siswa SMP Muhammadiyah 3 Depok Yogyakarta. Semakin tinggi dukungan sosial orang tua, maka semakin tinggi prestasi belajar. Semakin rendah dukungan sosial orang tua maka semakin rendah prestasi belajar.Kata kunci: Religiusitas, Konsep Diri, Dukungan Sosial, Prestasi Belajar
PRESTASI BELAJAR IPS TERPADU DI TINJAU DARI SEGI MOTIVASI BELAJAR DAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA PADA KELAS VIII DI SMP IT ABUBAKAR YOGYAKARTA zulkarnain, zulkarnain
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1 No 1 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.01 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar belakang dalam penelitian ini berdasarkan hasil observasi pada SMP IT Abubakar Yogyakarta pada kelas VIII rendahnya prestasi belajar IPS yang diperoleh pada ujian tengah semester siswa kelas VIII, rata-rata di bawah 65. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Hubungan atara Prestasi Belajar IPS Terpadu dengan Motivasi Belajar dan Kedisiplinan Belajar pada Kelas VIII di SMP IT Abu Bakar Yogyakarta”. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah “ Ada hubungan yang positif antara motivasi belajar dan kedisiplinan dengan prestasi belajar pada siswa kelas VIII SMP IT Abu Bakar Yogyakarta”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP IT Abu Bakar Yogyakarta berjumlah 173 siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 114 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode skala dan dokumentasi. Skala digunakan untuk mendapatkan data motivasi belajar dan kedisplinan belajar. Metode dokumentasi untuk mendapatkan data prestasi belajar IPS.Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dan korelasi ganda, dengan uji asumsi normalitas dan linieritas. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahawa (1) Ada hubungan positif yang signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar, dengan koefisien korelasi sebesar 0,572 dengan p =0,000 karena p lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). (2) Ada hubungan positif yang signifikan antara kedisiplinan belajar dengan prestasi belajar, dengan koefisien korelasi sebesar 0,584 dengan p = 0,000 karena p lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). (3) Ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dan kedisiplinan belajar dengan prestasi belajar koefisien korelasi R sebesar 0,709 dengan p = 0,000 karena p lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) .Kata Kunci : Prestasi Belajar, Motivasi Belajar dan Kedisiplinan Belajar
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MOTIVASI KERJA GURU FARISI, M. MADZHUB
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1 No 1 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.01 KB)

Abstract

ABSTRACT This research aim to know the role of headmaster in improvement of motivation of teacher proffessional job / activity in MTs YAJRI Payaman Secang Magelang, knows to effort for headmaster in improvement of motivation of teacher professional job/actifity in MTs YAJRI Payaman Secang Magelang, Research executed in MTs YAJRI Payaman Secang Magelang. Data collecting applies interview method, observation, and documentation. Result of research indicates that the role of headmaster in increasing motivation of teacher /activity is by using “ system approach” as way of thinking base, way of managing, and way of analysing school life. As leader of in an education institute of headmaster shall have wide knoledge and leadership skill. That thing need to be owned that be able to control, influences, and pushs its the subordinate in implementing duty admitedly, responsibility, efficient, and effective.The headmaster’s effort in increasing motivation of teacher job/ actifity,1) Specifies open management that is headmaster recieves suggestion, citicism emerging from all party/ other side area teacher, employee, and student.2) Headmaster applies division of duties and responsibility with the teacher to learn more comprehendingly/ its the duty and expected by the same job/activity for the agenda of reaching purpose of together.3) Headmaster braids goods relationship to all subordinates that is to teacher, this thing is done that they ready executes duty isas good as possible, fertilizes faithfulness and responsibility to leader, duty and workplace.4) Headmaster also does approach to increasing creativeness, high initiative to keep up spirits its the subordinate. 5) Headmaster does mapping of actifity program to increase motivation of teacher jo/activity.6) Headmater does observation having the character of continous and totally that is observation covering all inter alia aspect : levator skapula persona, execution of activity material and resistance.7) Headmaster does evaluations to cover evaluation to breakdown of duty and evaluation of document evidence, by the way of direct vision to duty evidence, evidence which has in executing by teacher then give input if there is mistake or less as according to criterion which in expecting. Keyword : Headmaster role, motivation of teacher job/ activity.
PENGARUH INTENSITAS MENONTON TAYANGAN KEKERASAN DI TELEVISI DAN INTENSITAS PEMBERIAN PUNISHMENT DENGAN PERILAKU BULYYING DI KALANGAN PELAJAR SMA NEGERI 1 SEMIN GUNUNGKIDUL Suprihatin, Bambang
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1 No 1 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.01 KB)

Abstract

ABSTRAK Perilaku bullying di kalangan remaja sudah menjadi persoalan yang sangat serius. Bullying adalah bentuk perilaku kekerasan dimana terjadi pemaksaan secara psikologis ataupun fisik terhadap seseorang atau sekelompok orang yang lebih lemah oleh seseorang atau sekelompok orang. Penulis melakukan penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara intensitas menonton tayangan kekerasan di televisi dan intensitas pemberian punishment dalam keluarga dengan perilaku bullying di kalangan pelajar SMA Negeri 1 Semin Gunungkidul Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian lapangan, yang berupa studi kasus. Populasi dalam penelitian adalah semua siswa SMA N 1 Semin Gunungkidul, dengan mengambil sampel 128 siswa, sedangkan alat pengumpulan data berupa skala. Adapun hasil dari analisa data dapat diambil kesimpulan bahwa dari 2(dua) variabel independen yang mempengaruhi perilaku bullying, yaitu intensitas menonton tayangan kekerasan di televisi (X1) dan intensitas pemberian punishment dalam keluarga (X2) secara signifikan mempengaruhi variabel perilaku bullying. Dari tabel dijelaskan bahwa variabel X1 dan X2 nilai signifikasinya 0.000, hal ini menunjukkan signifikasi <0,05 atau 5%. Koefisien korelasi berganda (R) menunjukkan keeratan hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Hasil koefisian korelasi berganda (R) pada penelitian ini adalah sebesar 0,951. Nilai ini cenderung mendekati angka 1 yang artinya terdapat pengaruh yang kuat antara variabel intensitas menonton tayangan kekerasan di televisi dan intensitas pemberian punishment dalam keluarga terhadap perilaku bullying. Kata kunci: Intensitas menonton tayangan kekerasan di televisi, intensitas pemberian punishment, perilaku bullying.