Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan
Published by Universitas Stikubank
ISSN : -     EISSN : -
Articles 80 Documents
PENGEMBANGAN PRODUK KAMAR HOTEL PATRA JASA SEMARANG

Sulistyawati, Triany

Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan Vol 1, No 1 (2003): Vol. I No. 1 Oktober 2003
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Providing accommodation as one of the facilities has an important role intourism. The det,elopment of room product is hoped to improve the service andsatisfoction tovard guess. Patra Jasa hotel os one of the accomntodation providerin Semarang. This hotel constitutes luxurious hotel in he hilly area in Candi Baruarea.Patra Jasa Hotel can be classified as the resort hotel or convention hotelsince this hotel has a very good facility. The characteristics showed by the PatraJAsa Semarang can not alter their function that is accommodation facility whichprovide inn. The room product become the important thing to gain the best resultof this busineis. I general, all of these refers to worthiness offacility in the roomand room facility pTovided to the guess of the hotel.

PENIGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA KEPARTWISATAAN JAWA TENGAH

Prasastono, Ndaru

Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan Vol 1, No 1 (2003): Vol. I No. 1 Oktober 2003
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tourism in the following decade will have a change and progresr.Central Java as one of the tourist resorts which have an interesting naturalpotential of resorts will find dfficulties to anticipate and follow thepompetetive development and challenge in this era.. The tnain challenge in thetourism now and later is that the cqpabilityimprovement to create organizotion or instittttion of tourism that will mainlyrequired of the improvement of the human resource quality. .Basically the improvement of the human resource in the tourism ofcentral Java involves the effort to realize towards tourism, education andftaining in order /o improve the quality of service.

PROSEDUR PENANGANAN VOUCHER HOTEL PADA PT NUSANTARA TOURS AND TRAVEL SEMARANG

Nur Rosyid, Azis

Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan Vol 1, No 1 (2003): Vol. I No. 1 Oktober 2003
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang mempunyai beraneka ragamkebudayaan yang sudah dikenal oleh masyarakat internasional. Semakin banyaknyawisatwan melakukan perjalanan, mendorong industri Pariwisata di Indonesia semakinberkembang, baik industri Akomodasi, Restoran, Obyek Wisata, pengurusan dokumenperjalanan khususnya Biro Perjalanan Wisata (BPW).

UPAYA PEMANFAATAN BANGUNAN BERSEJARAH SEBAGAI ATRAKSI WISATA BUDAYA

Pradapa, Sri Yulianto Fajar

Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan Vol 1, No 1 (2003): Vol. I No. 1 Oktober 2003
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sektor pariwisatd di indonesia dewasa ini memiliki peranan penting untukmemperluas dan membuka kesempatan berusaha, menciptakan lapangan kerja,mendorong pembangunan daerah, memperbesar pendapatan nasional dan regional dalamrangka meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat dan sebagai andalanpenerimaan devisa negara serta meningkatkan jumlah kunjungan wisatawanmancanegara. Peranan tersebut, memungkinkan untuk menjadi dasar bagi pemerintahuntuk membangun dan mengembangkan kepariwisataan di Indonesia denganmemanfaatkan sumber daya yang ada.

POLA PENYAJIAN WARISAN BUDAYA DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI JAWA TENGAH

Liana, Lie, Sartika, Dewi

Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan Vol 1, No 1 (2003): Vol. I No. 1 Oktober 2003
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sektor Parirvisata sangat penting peranannya dalam menunjang pembangunannasional. Sektor Pariwisata memberikan kontribusi yang besar dalam menghasilkandevisa negara, memperluas kesempatan kerja dan berusaha, mendorong pembangunandaerah, serta dapat memperbesar pendapatan daerah.Dengan diangkatnya sektor pariwisata menjadi salah satu sumber peningkatanpendapatan negara, maka pengembangan pariwisata dilakukan di seluruh Indonesia,termasuk juga Jau.a Tengah.

STRATEGI PEMASARAI{ SAM POO KONG SEBAGAI OBYEK DAN DAYA TARIK WISATA ANDALAN KOTA SEMARANG

Mukti, Artin Bayu

Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan Vol 1, No 1 (2003): Vol. I No. 1 Oktober 2003
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The role of tourisnt as one of government sector for generating national incomeby foreign devisa become more important, especially in the Indonesian economicsituation now. Government expect that tourism sector can increase regional andnational income which.are occurred from tourism activities and expenditure in tourismdestination et"eas.Semarang as one of destination city of foreign and domestic tourist in Indonesiahas to prepare its own area well, in order to achive one of the goals. : increasement ofregional income by tourism. The low amount of number of visitors is not a main problemfor Semarang to develop tourism sector in its region.All development must need a big effort in money, time and resoLtrces whichis not enough to develop all the tourist object in a short time. Build the marketingstrategy can be a solution for this problem and it will be the way to make thedevelopment focus without ignoring regional marketing and development rnasterplan.

PROSEDUR PEMILIHAN BAHAN BAKU MAKANAN DALAM UPAYA MEMPERTAHANKAN KUALITAS MASAKAN ( Studi Kasus Di patra Convention Hotel Semarang )

Wiwaha, Julius Arya

Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan Vol 1, No 1 (2003): Vol. I No. 1 Oktober 2003
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Aktivitas kegiatanmenjadi satu rangkaianPenginapan, Makan danCinderamata.ABSTRAKkepariwisataan tidak terlepas dari industri pariwisa ta yangusaha pariwisata. Usaha pariwisata meliputi : Usahaminum, Transportasi, obyek dan sarana wisata sertaadalah Akomodasi atau penginapansecara komersial yang bertujuanminum kepada tamu dan dikelola Salah satu jasa penunjang usaha pariwisata(Hotel) adalah benfuk akomodasi yang dikelolamemberikan pelayanan kamar disertai makan dansecara.komersial.Pemihan bahan makanan yang baik akan menghasilkan prbduk yang baik dantamu merasa puas Kepuasan tamu menjadi perhatian utama dari hotel. Faktor penentukualitas masakan yaitu bahan baku yang sesuai standart hotel disert ai consistency, texture/form/shape, nutritionar content, visuar appeaari , daernogmanaf ltaicv oqunrd,temperature.

PENGGUNAAN METODE REGRESI - KORELASI UNTUK PERAMALAN KUNJUNGAN WISATAWAN

Liana, Lie

Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan Vol 2, No 1 (2004): Vol. II No. 1 Pebruari 2004
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Di era teknologi seperti sekarang ini dimana “time & space” tidak lagi menjadi suatu hambatan, maka manusia dipaksa untuk selalu bertindak secara cepat baik dalam mengambil keputusan maupun dalam berinovasi kalau tidak ingin kalah berkompetisi dengan para kompetitornya. Segala yang serba cepat ini menimbulkan kejenuhan dan kelelahan baik secara fisik maupun psikologi sehingga kecenderungan masyarakat untuk “leisure” semakin besar. Kecenderungan kebutuhan waktu untuk kepentingan individual dan keluarga semakin bertambah. Pemerintah pun nampaknya mendukung dengan adanya pemadatan jam kerja, sehingga hari Sabtu (khususnya untuk pegawai negeri) dijadikan hari libur serta adanya pergeseran dan perpanjangan hari libur yang jatuh pada hari Jumat atau Minggu. Naiknya angka-angka pensiun usia muda (55 tahun) disertai dengan naiknya jumlah para wisatawan lanjut usia telah menciptakan suatu jumlah wisatawan yang sangat menunjang industri pariwisata. Demikian juga dengan semakin meningkatnya ancaman terhadap kehidupan masa depan seperti wabah penyakit, terorisme, perang, menyebabkan kebiasaan mengumpulkan harta menjadi menurun (Nuryanti, 2001:18). Salah satu tolok ukur perkembangan pariwisata adalah pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, karena dengan peningkatan jumlah wisatawan yang datang secara langsung akan disertai perkembangan sarana dan prasarana serta  pembangunan obyek wisata sesuai dengan kebutuhan para wisatawan tersebut. Peramalan pertumbuhan  kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun, dapat diprediksi atau diramal dengan model regresi-korelasi. Tulisan ini membahas secara ringkas mengenai model tersebut.

POTENSI SUMBER DAYA HUTAN SEBAGAI OBJEK WISATA ALAM

Prasastono, Ndaru

Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan Vol 2, No 1 (2004): Vol. II No. 1 Pebruari 2004
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Indonesia memiliki potensi sumber daya hutan sebagai objek wisata alam yang sangat kaya dengan berbagai jenis satwa dan tumbuhan yang unik, cantik dan menarik, mempunyai panorama yang indah dan alami, serta mempunyai fenomena alam yang unik dan spektakuler. Pariwisata alam merupakan segala sesuatu pengusahaan wisata alam yang menyangkut penyelenggaraan ke objek wisata alam. Objek wisata alam adalah sumber daya alam yang berpotensi serta mempunyai daya tarik baik dalam keadaan alami maupun setelah ada budidaya. Sumber daya hutan mempunyai kedudukan serta peran yang penting bagi kehidupan manusia sehingga perlu dikelola dan dimanfaatkan secara seimbang, selaras dan serasi untuk kesejahteraan.

PEMANFAATAN BANGUNAN BERSEJARAH SEBAGAI SUATU PRODUK WISATA DI KOTA SEMARANG

Bayu Mukti, Artin

Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan Vol 2, No 1 (2004): Vol. II No. 1 Pebruari 2004
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Heritage management is anew concept that has developed alongside the growth of a new industry, the heritage industry. Heritage and tourism are dinamic areas of development in Indonesia ecspecially in Central Java. On the one hand, the idea of heritage is a  central to the critical decision making process as to how irreplaceable resources are to be used by people of the present or conserved for future generations in a fast changing world. On the other hand, heritage tourism is a part of the switch in emphasis from manufacturing to service industry.