cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
SPEKTRUM INDUSTRI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 284 Documents
ANALISIS PERANCANGAN SKATEBOARD DENGAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT – HOUSE OF QUALITY Kurniasih, Dedeh
SPEKTRUM INDUSTRI Vol 11, No 2: Oktober 2013
Publisher : SPEKTRUM INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.523 KB)

Abstract

Makalah ini membahas penentuan Customer Requirement, Design Requirement  dalam House of Quality  yang dilakukan pada perancangan produk skateboard. Skateboard merupakan salah satu olahraga ekstrim di dunia dan dapat digunakan oleh setiap orang dari berbagai kalangan baik dilihat dari segi usia, jenis kelamin, maupun berapa lama mereka menggunakan skateboard. Pada umumnya, pengguna skateboard dapat dikategorikan kedalam dua kelompok. Kelompok pertama yaitu para skaters yang benar- benar mendalami olahraga skateboard, sehingga mereka mengambil jalur profesional dalam  olahraga ini. Kelompok yang kedua yaitu para skaters yang menggunakan skateboard sebagai sarana hobi. Oleh karena itu perancangan skateboard menjadi penting agar dapat memenuhi tuntutan konsumen.  Kata kunci : House of Quality, Customer Requirement, Design Requirement
PENGEMBANGAN MODEL INTEGRASI DELPHI-AHP- MARKOV DALAM PERENCANAAN KEBUTUHAN SUMBER DAYA MANUSIA Sukwadi, Ronald
SPEKTRUM INDUSTRI Vol 11, No 2: Oktober 2013
Publisher : SPEKTRUM INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.523 KB)

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) memiliki peran yang penting dalam mendukung realisasi rencana strategis maupun operasional suatu perusahaan. Oleh karena itu, kuantitas dan kualitas SDM yang akan direkrut suatu perusahaan membutuhkan suatu perencanaan kebutuhan SDM yang baik. Dalam penelitian ini, akan diberikan usulan atau pedoman jumlah dan komposisi, spesifikasi pegawai yang dibutuhkan, serta kebijakan pihak manajemen yang mendukung pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia perusahaan. Metode Delphi, Analytical Hierarchy Process (AHP), dan rantai Markov digunakan dalam pengembangan model integrasi perencanaan SDM. Studi empiris di PT. BM digunakan dalam penerapan model integrasi tersebut. Kata kunci: perencanaan SDM, rantai Markov, Delphi, AHP
PERBAIKAN METODE KERJA BERDASAR RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI DAN FABRIKASI Susihono, Wahyu; Rubiati, Endah
SPEKTRUM INDUSTRI Vol 11, No 1: April 2013
Publisher : SPEKTRUM INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.523 KB)

Abstract

Pengamatan awal yang telah dilakukan pada perusahaan konstruksi dan fabrikasi terdapat beberapa pekerjaan yang dapat menimbulkan cidera, dari kuesioner Nordic Body Map diketahui keluhan yang dirasakan oleh pekerja, seperti sakit atau kaku di leher bagian atas sebesar 61%, kaku di leher bagian bawah 53%, sakit di punggung 69%, sakit pada lengan kanan 46%, sakit pada pinggang 53% dan sakit di bagian betis 53%, sakit pergelangan kaki 46% dari 13 pekerja. Kondisi ini dapat menimbulkan potensi cidera punggung (low back pain) dan keluhan musculoskeletal yang berkepanjangan, sehingga harus segera dilakukan perbaikan kerja dalam waktu singkat.Metode RULA (Rapid Upper Limb Assement) merupakan metode untuk meminimalisir pekerjaan dari ergonomic hazard, juga merupakan program pengendalian kelelahan pada pekerja, mengevaluasi postur tubuh, kekuatan yang dibutuhkan dan gerakan otot pekerja pada saat sedang bekerja.Hasil diperoleh skor RULA 6 pada proses preparation tahap pengerjaan membuat pola dan skor 7 pada proses cutting, assembling, finishing proses mengoprasikan alat. Prioritas gerakan kerja yang harus diperbaiki adalah saat proses mengambil tools, gerakan saat menghidupkan dan mematikan  mesin dan gerakan saat mengoperasian mesin. Perbaikan yang dapat dilakukan adalah dengan penambahan fasilitas kerja dan re-layout menyimpan alat. Kata Kunci : Metode kerja, RULA, Fabrikasi
RANCANG BANGUN SISTEMINSTRUMEN PENDUKUNG SEBAGAI PERSIAPAN MENGAHADAPI EKSPEKTASI KONSUMEN SEPATU KELAS DUNIA (STUDI KASUS : PT.PANARUB INDUSTRY) Noviana, Poppy
SPEKTRUM INDUSTRI Vol 11, No 1: April 2013
Publisher : SPEKTRUM INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.Panarub Industry merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang industri sepatu khususnya sepatu olahraga yang memiliki tujuan memperoleh keberhasilan perusahaan, salah satu cara yaitu dengan memenuhi ekspektasi konsumen dalam studi kasus ini adalah Adidas. Standar Adidas Lean Fulfillment merupakan acuan perusahaan atas tujuan yang akan dicapai. Focus Group Discussion dilakukann untuk mendeteksi kelemahan hingga dirumuskan gap yang sebenarnya terjadi yaitu perampingan data, konsumsi kertas, integrasi data, budaya usang dalam perbaikan, fungsi level manajemen atas yang belum optimal dan rendahnya motivasi karyawan. Kebutuhan terhadap isu – isu tersebut membuat perlunya suatu instrumen pendukung yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan untuk seluruh departemen sesuai dengan bisnis proses masing-masing secara end to end.Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah Ultimate Six Sigma karena mampu mengarahkan kerangka pikir penyusunan sistem audit berupa model aliran proses standar dan checklist audit internal yang akan mampu membantu pertimbangan dari banyak aspek bidang manufaktur secara end to end. Penyusunan checklist diukur sesuai dengan ketepatan area yang di cek sampai dengan cara penilaian assessment.Kata kunci: limbah, penyamakan, kulit, khrom, kapur padam, kinetika, reaksi
UPAYA PENINGKATAN PERFORMANSI MESIN PADA INDUSTRI MANUFAKTUR Al-Ghofari, Ahmad Kholid; Anis, Muchlison; As’ Ari, Ayub
SPEKTRUM INDUSTRI Vol 10, No 2: Oktober 2012
Publisher : SPEKTRUM INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Performansi mesin menjadi sebuah jaminan bagi kelangsungan perusahaan dalam rangka menghasilkan produk seperti yang direncanakan. Pengukuran produktivitas mesin diperlukan sebagai upaya mengetahui dan mendesain agar mesin dapat berjalan lebih optimal. PT Kubota Indonesia adalah sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan produk mesin diesel yang dapam proses pengerjaannya melibatkan beberapa mesin. Mesin HN50C(P5) adalah mesin utama yang banyak mengalami kerusakan di machining shop. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung nilai performasi mesin dengan OEE dan melakukan analisa untuk perbaikan.                Penelitian diawali dengan menghiting nilai OEE yang kemudian dilanjutkan menganalisa variabel OEE yang berada di bawah standar JIPM untuk dicari usulan perbaikannya. Hasil daripenelitian ini adalah nilai OEE sebesar 80,98% yang masih di bawah standar JIPM. Analisis FMEA mengindikasikan beberapa komponen perlu perhatian yang lebih untuk meminimasi downtime sekaligus menaikkan nilai performansi mesin. Kata Kunci: Overall Equipment Efectiveness, Failure Mode and Effect Analysis, Japan Institute Of Plant Maintenance.  
INOVASI STARTER DAN MODIFIKASI DESTILATOR UNTUK PRODUKSI BIOETANOL DARI LIMBAH MAKANAN Astuti, Agung; Suwondo, Totok
SPEKTRUM INDUSTRI Vol 10, No 2: Oktober 2012
Publisher : SPEKTRUM INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah menentukan konsentrasi asam sulfat optimum pada proseshidrolisa asam, mengisolasi jamur penghasil amylase dan memformulasi inovasi starter darijamur dan yeast serta menguji prototipe alat destilator yang telah dimodifikasi untukmenghasilkan bioetanol dengan rendemen tinggi. Metode penelitian terdiri dari 4 tahap, yaitu :(1) Hidrolisis asam, (2) isolasi jamur penghasil amylase, (3)   optimasi fermentasimenggunakan starter inovatif, (4) Produksi Bioetanol dengan modifikasi desain destilatorbersirip tiga dan penambahan regulator untuk control temperature dari motor servo. Inovasistarter diuji daya hidrolisis pati. Hasil Hidrolisis asam dan fermentasi diuji jod, gula reduksi,pH, asam tertitrasi, rendemen alcohol dan kadar etanol. Hasil menunjukkan bahwa Proseshidrolisis asam limbah kantin memerlukan konsentrasi asam sulfat optimum 0,1N sebesar 10 %.Diperoleh jamur Aspergillus sp yang terbukti dapat menghidrolisis pati. Fermentasi limbahkantin menggunakan inovasi starter ragi tape dapat menghasilkan rendemen tertinggi (5 ml)dengan kadar alcohol 3%. Inovasi pesangan sirip-sirip di evaporator pada proses destilasibioetanol terbukti mempercepat pemanasan .Pemasangan regulator dengan kontroltemperature dan motor servo, sudah dapat mencapai suhu 70-80 derajat, namun belum stabil. Kata Kunci : destilator, bioetanol, hidrolisa asam,
DESAIN SABIT PERKEBUNAN SALAK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS Kinasih, Nastiti Septi; Purnomo, Hari
SPEKTRUM INDUSTRI Vol 10, No 1: April 2012
Publisher : SPEKTRUM INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salak merupakan komoditas unggulan dari Kabupaten Sleman. Saat ini proses produksipertanian salak masih dilakukan secara tradisional menggunakan sabit yang tidak ergonomissehingga banyak salak yang rusak saat di panen dan tidak jarang petani tertusuk duri pohonsalak karena ujung handle sabit yang terlalu pendek. Selain itu petani juga sering mengalamikeluhan fisik dan kelelahan karena sabit yang digunakan cukup berat dan kurang tajam.Dengan penerapan metode Quality Function Deployment (QFD) berdasarkan voice of custumermelalui pendekatan partisipatori didapatkan sebuah sabit yang dapat mengakomodir keinginanpetani, yaitu sabit yang handlenya panjang dan tidak licin dengan tekstur gelombang, sesuaidengan dimensi tubuh petani dan tajam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain sabit yangdiinginkan petani mampu menurunkan keluhan muskuloskeletal sebesar 34,51%, penurunankelelahan sebesar 13,74% serta peningkatan produktivitas sebesar 43,95%. Kata Kunci : Sabit, QFD, Keluhan Muskuloskeletal, Kelelahan, Produktivitas
A REVIEW: A MODEL of CULTURAL ASPECTS for SUSTAINABLE PRODUCT DESIGN Ghazali, Ihwan
SPEKTRUM INDUSTRI Vol 10, No 1: April 2012
Publisher : SPEKTRUM INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Product design stages are important to consider critically in production. Generally, productdesign that shall be created by designer, should consider what the customer wants and needs.Nowadays issues, product design does not only consider the “wants and needs” of user, butalso how the design can be created by embedding sustainability aspects in the product. Cultureis also one of the important aspects which need to be considered in product design as cultureaffects the way users respond to the product. This paper aims to develop a new model for designdevelopment, in which the aspects of culture are incorporated into sustainable product design.By reviewing the existing literature, the authors attempt to identify the gaps of the existingpapers, which illustrate how culture affects sustainable product design. Recent papers haveonly shown that culture influences product design, but they do not explore sustainability and theculture aspects in product design. Due to these gaps, it is therefore important to create a modelwhich will assist designers to elicit sustainable product design based on cultural aspects. Insummary, designers need to reflect on the “wants and needs” of users. The frameworkpresented in this paper can be integrated into designers’ and companies’ decision-makingduring product design development. Keywords: Model, Culture, Sustainable, Product design, Product Development.
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Identifikasi Potensi Bahaya Kerja (Studi kasus di PT. LTX Kota Cilegon- Banten) Susihono, Wahyu; Rini, Feni Akbar
SPEKTRUM INDUSTRI Vol 11, No 2: Oktober 2013
Publisher : SPEKTRUM INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.523 KB)

Abstract

Perlindungan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja masih jauh dari yang diharapkan karena masih banyak terjadi kecelakaan kerja serta potensi bahaya kerja yang dapat membahayakan tenaga kerja. Penerapkan sistem manajeman keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) perlu dilakukan secara optimal. Penerapan SMK3 di perusahaan belum tentu berbanding lurus terhadap potensi bahaya (hazard) yang ada di lingkungan sekitar perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai risiko potensi bahaya kerja dan kategori potensi bahaya kerja di perusahaan serta mengetahui faktor penyebab terbesar terjadinya kecelakaan kerja di perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode HIRA dan FTA. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan SMK3 telah sesuai dengan undang-Undang yang berlaku, namun nilai resiko potensi bahaya bagian fluid utility menunjukkan tingkat keparahan bahaya kerja kecil dan kemungkinan terjadinya potensi bahaya kerja juga kecil, nilai kategori potensi bahaya kerja perlu dikendalikan dengan prosedur rutin. Faktor penyebab potensial terjadinya potensi bahaya adalah suara mesin bising, Standard Operational procedure (SOP) belum terpasang secara ergonomis, terdapat benda asing yang menghalangi jalan, temperatur ruangan meningkat 50C dari temperatur normal. Kata Kunci : Penerapan SMK3, Potensi bahaya, HIRA, FTA
PENGARUH MOTIVASI KARYAWAN TERHADAP PRODUKTIVITAS PERUSAHAAN TEKSTIL PT. UNGGULREJO WASONO DI PURWOREJO Iskandar, Dedi; Betanursanti, Ida
SPEKTRUM INDUSTRI Vol 11, No 1: April 2013
Publisher : SPEKTRUM INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.523 KB)

Abstract

This study aims to examine the correlations between employee motivation include individual, psychology, and organization factor and productivity in textile company UnggulrejoWasono Ltd. in Purworejo.       The method used in this study is a questionnaire involving 50 employees as respondents. Data processed with SPSS version 13. The equation used is three variables of line arregression and analisis of Varian (ANOVA) test.     The results obtained that the relationship between productivity(Y) and motivation(X) which includes individual (X1). psychology (X2) and organization factor (X3) as follows: Y=-13.266+0.517X1+1.121X2+1.104X3. In this study assume that motivation only have three variables, they are individual 18.6%, psychology 40.9% and organization  factor 40.3% influence to the productivity of company. The percent error7,6% and coefficient regression value is 86,6%.  Keywords: Motivation, individual factor, psychology  factor, organization factor and productivity.

Page 1 of 29 | Total Record : 284