cover
Filter by Year
Berkala Fisika Indonesia
ISSN : -     EISSN : -
Jurnal BFI (Berkala Fisika Indonesia) merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Prodi Magister Pendidikan Fisika untuk menampung karya penelitian bidang Fisika dan Pendidikan Fisika.
Articles
99
Articles
PENGEMBANGAN DAN UJI COBA INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR IPA SMP/MTs KELAS VII PADA MATERI KARAKTERISTIK ZAT

Mahmuda, Annisa ( Program Magister Pendidikan Fisika, Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta ) , Kartika, Ika ( Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga,Yogyakarta ) , Oktova, Raden ( Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta )

Berkala Fisika Indonesia Vol 9, No 1: January 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengembangkan instrumen penilaian hasil belajar IPA SMP/MTs kelas VII pada materi Karakteristik Zat berdasarkan Kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan model prosedural 4-D. Penelitian dilakukan hanya sampai pada tahap develop dengan uji coba lapangan secara terbatas. Instrumen penilaian untuk ahli evaluasi menggunakan skala Likert dalam bentuk checklist, sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengetahui respon guru IPA berupa skala respon. Kualitas instrumen penilaian hasil belajar IPA menurut ahli evaluasi adalah Sangat Baik (SB) dengan nilai rata-rata 3,58 pada skala 1-4, sedang respon guru IPA terhadap instrumen penilaian hasil belajar IPA yang dikembangkan adalah Sangat Setuju (SS) dengan skor nilai rata-rata 3,39 pada skala 1-4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian yang dikembangkan dapat dijadikan salah satu standard untuk melakukan penilaian.

SEBUAH KRITIK: ANIMASI FISIKA YANG TIDAK SESUAI FISIKA

Kristiyanto, Wahyu Hari ( Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah )

Berkala Fisika Indonesia Vol 8, No 2: Juli 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Animasi komputer untuk pembelajaran fisika sangat diminati peserta didik maupun pendidik. Namun demikian, beberapa animasi fisika ternyata mengabaikan kebenaran konsep fisika. Sampel penelitian ini adalah sebuah animasi komersial dan sebuah animasi nonkomersial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa animasi komersial pada waktu tayang 0:11:26 menampilkan animasi gerak roller coaster yang bergerak dengan kelajuan tetap ketika melewati lintasan lingkaran, padahal menurut konsep mekanika semestinya gerak roller coaster tersebut bertambah cepat ketika bergerak turun hingga mencapai kelajuan maksimum ketika berada pada titik terendah dan semakin lambat ketika bergerak ke atas hingga mencapai kelajuan minimum ketika berada di puncak; pada animasi waktu tayang 0:18:26 didapatkan animasi yang menampilkan penggambaran komponen-komponen vektor gaya normal ke arah sumbu-x dan sumbu-y, kemudian ditampilkan penggambaran vektor gaya normal yang tegak lurus terhadap permukaan bidang miring, padahal semestinya animasi menampilkan penggambaran vektor gaya normal yang tegak lurus terhadap permukaan bidang, kemudian ditampilkan penggambaran komponen-komponennya ke arah sumbu-x dan y. Pada animasi nonkomersial didapatkan bahwa benda jatuh ke bawah ditampilkan memiliki kecepatan tetap, semestinya benda akan bergerak dipercepat sebesar percepatan gravitasi. Kesalahan-kesalahan serupa masih banyak ditemukan pada animasi-animasi tersebut. Penelitian ini juga menampilkan contoh langkah-langkah pembuatan animasi fisika agar sesuai dengan konsep fisika melalui Adobe Flash MX. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk animator-animator agar memperhatikan konsep fisika ketika membuat animasi serta untuk pengguna agar mencermati kebenaran konsepnya.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MENGGUNAKAN KOMIK FISIKA UNTUK PESERTA DIDIK SMP/MTs KELAS VII PADA POKOK BAHASAN KALOR

Sulfiah, Umi ( Program Magister Pendidikan Fisika, Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Kampus II, Jl. Pramuka 42 Lt 3, Yogyakarta 55161 ) , Sulisworo, Dwi ( Program Magister Pendidikan Fisika, Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Kampus II, Jl. Pramuka 42 Lt 3, Yogyakarta 55161 )

Berkala Fisika Indonesia Vol 8, No 2: Juli 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengembangkan komik fisika berbasis pembelajaran kontekstual yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran fisika yang menarik dan bermakna, serta untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran tersebut dalam pembelajaran fisika pada pokok bahasan kalor untuk peserta didik SMP/MTs kelas VII. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dan menggunakan desain pengembangan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah peserta didik di kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Berbah, Kab. Sleman, D.I. Yogyakarta yang berjumlah 25 anak. Alat yang digunakan peneliti untuk memperoleh data adalah (1) lembar penilaian untuk dosen ahli materi yang digunakan untuk menilai kualitas komik fisika berbasis kontekstual yang telah dikembangkan berdasarkan aspek kelayakan isi komik, kelayakan penyajian, aspek kemanfaatan produk, dan aspek kesesuaian dengan basis pembelajaran kontekstual, (2) lembar penilaian untuk dosen ahli media yang digunakan untuk menilai kualitas komik fisika yang telah dikembangkan berdasarkan aspek kebahasaan, aspek penyajian, dan aspek kegrafisan, (3) lembar penilaian untuk guru fisika (ahli materi) yang digunakan untuk menilai kualitas komik fisika yang telah dikembangkan berdasarkan aspek kelayakan isi/materi, kelayakan penyajian, aspek kemanfaatan produk, dan aspek kesesuaian dengan basis pembelajaran kontekstual, (4) lembar penilaian untuk guru TIK (ahli media) yang digunakan untuk menilai kualitas komik fisika yang telah dikembangkan berdasarkan aspek kebahasaan, aspek penyajian, dan aspek kegrafisan, (5) angket respon siswa yang digunakan untuk mengetahui kepraktisan komik fisika berbasis kontekstual. Dalam angket respon ini terdapat lima aspek penilaian komik fisika berbasis kontekstual, yaitu desain dan tampilan komik, komik fisika sebagai media pembelajaran, mendorong keingintahuan, aplikasi konsep, dan komik fisika sebagai alat belajar fisika. Angket respon siswa diberikan setelah mereka menggunakan komik fisika berbasis kontekstual. Selanjutnya dilakukan analisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa komik fisika berbasis pembelajaran kontekstual sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran yang menarik dan bermakna.

PENGEMBANGAN DAN UJICOBA KOLEKTOR SURYA SEBAGAI ALAT PRAKTIKUM FISIKA TENTANG KONSEP KALOR DI SMA KELAS X

Arwanto, Budi ( SMP Negeri 18 Purworejo, Kab. Purworejo Jl. Kemiri-Pituruh KM 1, Jawa Tengah ) , Oktova, Raden ( Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan Kampus III, Jl. Prof. Dr. Soepomo, Yogyakarta 55164 )

Berkala Fisika Indonesia Vol 8, No 2: Juli 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah dirancang, dikembangkan dan diujicoba kolektor surya sebagai alat praktikum tentang konsep kalor untuksiswa SMA jurusan IPA kelas X. Kolektor surya tipe plat datar model serpentin dibuat sebanyak empat buahdengan spesifikasi yang sama, kemudian dilakukan uji fisik dan uji kelayakan penggunaan kolektor suryasebagai alat praktikum. Pengujian fisik dilakukan dengan pengamatan suhu air masukan dan suhu air keluaranselama tiga hari, dan hasilnya dirata-rata. Untuk uji kelayakan penggunaan kolektor di kelas sebagai alatpraktikum, dilakukan ujicoba praktikum, kemudian diberikan angket yang diisi oleh dua orang guru Fisika dan12 siswa kelas X IPA SMA Negeri 4 Purworejo, Jawa Tengah, sehingga diperoleh nilai persentase kelayakandalam skala 0 – 100 %. Pada uji fisik alat terbukti bahwa kolektor surya tersebut berfungsi dengan baik. Darihasil angket uji kelayakan penggunaan alat peraga oleh guru Fisika dan oleh siswa dapat disimpulkan bahwakolektor surya sangat layak digunakan sebagai alat praktikum fisika.

Aturan Penulisan

Berkala Fisika Indonesia, BFI

Berkala Fisika Indonesia Vol 8, No 2: Juli 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dalam file PDF berisi aturan penulisan

PENDUGAAN KEBERADAAN ALIRAN SUNGAI BAWAH TANAH MENGGUNAKAN METODE GRADIO VERY LOW FREQUENCY (VLF) DI DAERAH GIRIJATI, PURWOSARI, GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA

Hidayat, Wahyu ( Program Studi Teknik Geofisika, Fakultas Teknologi Mineral, UPN “Veteran” Yogyakarta Jl. SWK 104 Lingkar Utara Condongcatur, Depok, Sleman Yogyakarta 55283 ) , Suharsono, . ( Program Studi Teknik Geofisika, Fakultas Teknologi Mineral, UPN “Veteran” Yogyakarta Jl. SWK 104 Lingkar Utara Condongcatur, Depok, Sleman Yogyakarta 55283 )

Berkala Fisika Indonesia Vol 7, No 2: Juli 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah dilakukan penelitian pendugaan aliran sungai bawah tanah di daerah Girijati, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta dengan menggunakan metode geofisika Gradio Very Low Frequency (VLF) Elektromagnetik (Gradient VLF-EM) untuk mengetahui respon VLF mode sudut tilt dan eliptisitas. Interpretasi dilakukan dari data VLF sudut tilt dan elliptisitas untuk mengestimasi aliran sungai bawah tanah yang diinterpretasi secara kualitatif dan kuantitatif. Akuisisi data dilakukan pada tanggal 9 – 15 Juli 2014. Pengolahan data menggunakan bahasa pemrograman Matlab. Interpretasi kualitatif dilakukan dengan pengolahan data yang difilter dengan moving average melalui filter Karous-Hajelt dan filter Fraser sehingga memperlihatkan anomali benda konduktif bawah tanah. Nilai kerapatan arus ekivalen dari lintasan 1 hingga lintasan 5 berkisar dari 0-1200%. Zona konduktif mempunyai kerapatan arus ekivalen ? 600%. Dari peta penampang rapat arus ekivalen lintasan 1 sampai dengan 5 diduga sungai bawah tanah di daerah Girijati, Kecamatan Purwosari Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta mengalir dari Timur Laut ke Barat Daya, terdiri atas dua aliran sungai bawah tanah dan tidak saling berhubungan dengan kedalaman 10-70 meter.Kata kunci: Gradient VLF-EM, respon VLF, zona konduktif.

PARADOKS SI KEMBAR DALAM TEORI RELATIVITAS KHUSUS SEBAGAI MATERI PENGAYAAN FISIKA DI SMA

Kustanto, Hery ( Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Kampus II, Jl. Pramuka 42 Lt. 3, Yogyakarta 55161 ) , Oktova, Raden ( Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Kampus II, Jl. Pramuka 42 Lt. 3, Yogyakarta 55161 )

Berkala Fisika Indonesia Vol 8, No 1: Januari 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tulisan ini mengkaji ulang berbagai upaya penjelasan tentang paradoks si kembar dalam teori relativitas khusus. Didapatkan banyak penjelasan tentang paradoks kembar, di antaranya adalah penjelasan menggunakan efek Doppler, ruang-waktu Minkowski, metode dinamika Lagrange, diagram Brehme, kontraksi panjang, dan tinjauan kerangka inersial. Dari berbagai penjelasan itu, kemudian dipilih tiga enjelasan tentang paradoks si kembar yang mungkin untuk diberikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai materi pengayaan pada topik teori relativitas khusus, yaitu dengan pendekatan kontraksi panjang, kerangka inersial, dan efek Doppler.Kata kunci: paradoks si kembar, teori relativitas khusus, fisika SMA

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE (SSCS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X MAN YOGYAKARTA I PADA MATERI ALAT-ALAT OPTIK

Lukitasari, Catur Agus ( Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Jalan Marsda Adisucipto No. 1 Yogyakarta 55281 ) , Winarti, _ ( Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Jalan Marsda Adisucipto No. 1 Yogyakarta 55281 )

Berkala Fisika Indonesia Vol 8, No 1: Januari 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS) dan siswa yang mengikuti model pembelajaran ekspositori, serta untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran SSCS untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi Alat-Alat Optik. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA MAN Yogyakarta I Tahun Ajaran 2014/2015. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, dan instrumen berupa soal pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik parametrik berupa uji-t, normalized gain (N-gain) serta ukuran efek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata skor posttest kelompok eksperimen dan kontrol menunjukkan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga disimpulkan bahwa model pembelajaran SSCS efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam materi Alat-Alat Optik. Cacah siswa yang lulus dengan nilai ≥ 65 sebanyak 23 siswa (85,19%) dan nilai N-gain kelas eksperimen (0,64) lebih besar dari nilai N-gain kelas kontrol (0,45), dan keduanya berada diklasifikasi sedang. Ukuran efek berada pada klasifikasi tinggi, yaitu sebesar 1,073.Kata kunci: model SSCS, keterampilan berpikir kritis, Alat-Alat Optik.

OPTIMASI KOMPOSISI MOLAR AWAL OFF-STOIKHIOMETRI PADA SINTESIS SUPERKONDUKTOR SISTEM Bi-2223

Rahardjo, Dwi Teguh ( Pendidikan Fisika, PMIPA, FKIP, UNS Jl. Ir. Sutami No. 36A, Surakarta ) , surantoro, _ ( Pendidikan Fisika, PMIPA, FKIP, UNS Jl. Ir. Sutami No. 36A, Surakarta )

Berkala Fisika Indonesia Vol 8, No 1: Januari 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang komposisi molar awal off-stoikhiometri pada sintesis superkonduktor sistem Bi-2223. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi komposisi molar awal off-stoikhiometri pada sintesis bahan superkonduktor sistem Bi-2223 untuk mendapatkan fase murni. Metode pembuatan bahan superkonduktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode reaksi padatan dengan melebihkan dan mengurangkan komposisi molar awal Bi dari nilai stoikhiometrinya. Dari analisis data XRD diperoleh hasil bahwa sampel S3 (Bi2.05Sr2Ca2Cu3Ox) mempunyai fraksi volume Bi-2223 terbesar 75 % dan fraksi volume impuritas terkecil 7 %. Dari analisis kurva resistivitas listrik, ternyata sampel S3 (Bi2.05Sr2Ca2Cu3Ox) mempunyai suhu kritis (Tc) tertinggi, yaitu 102 K.Kata kunci: reaksi padatan, Bi-2223, off-stoikhiometri

EFEK PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERBIMBING TERHADAP PERKEMBANGAN KETERAMPILAN PROSES DAN SIKAP SAINS SISWA

Tasiwan, . ( SMPN 1 Paninggaran Kab. Pekalongan Jalan Raya Paninggaran, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah )

Berkala Fisika Indonesia Vol 7, No 2: Juli 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menganalisis perkembangan keterampilan proses dan sikap sains siswa dalam pembelajaran berbasis proyek secara terbimbing, dengan populasi penelitian seluruh siswa SMP 1 Paninggaran, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah sebanyak 503 orang. Siswa ditugaskan untuk merealisasikan bel listrik sederhana, rangkaian arus seri-paralel, dan tuas. Penguatan kognitif dilakukan melalui diskusi kelompok, pembuatan peta konsep, ekspositori guru di kelas, dan kegiatan eksperimen laboratorium. Data diambil melalui pretest, post test, observasi partisipatif oleh dua orang observer, penilaian produk, peta konsep dan laporan kegiatan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan kemampuan analisissintesis dan keterampilan proses sains dengan tingkat motivasi 0,77 (tinggi) dan sikap sains 0,80 (tinggi). Disarankan bagi guru untuk mengembangkan model-model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan proses dan sikap sains sejak pendidikan dasar.Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek terbimbing, keterampilan proses sains, sikap sains.