cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Gaster | Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 18583385     EISSN : 25497006     DOI : -
Core Subject : Health,
Gaster : Jurnal kesehatan adalah jurnal terbitan berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) dibidang kesehatan. Gaster : Jurnal kesehatan diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah dibidang kesehatan kepada para praktisi dan akademisi di bidang kesehatan. Gaster : Jurnal kesehatan diterbitkan 2 kali dalam setahun ( Februari dan Agustus ) oleh Pusat Penelitian Stikes Aisyiyah Surakarta.Redaksi mengundang para pemerhati kesehatan untuk menuangkan gagasannya dalam rangka meningkatkan profesional diri dan tanggung jawab terhadap pendidikan bangsa. Jurnal ini terbit pertama pada tahun 2007.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 16, No 1 (2018): FEBRUARI" : 11 Documents clear
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERAWATAN ISPA PADA BALITA Maryatun, M.
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 16, No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v16i1.225

Abstract

Pendahuluan: ISPA menyebabkan 4,25 juta kematian di seluruh dunia setiap tahun. 20-40% dari semua rawat inap pada anak karena ISPA (WHO, 2012). Data menunjukan bahwa di  wilayah Kota Surakarta tahun 2014 angka kejadian penyakit  tertinggi adalah influenza sebesar 73.530.  Kota Surakarta merupakan kota yang melaksnakan program  terhadap peningkatan perilaku hidup sehat.  Salah satu Puskesmas Surakarta  adalah Puskesmas Nusukan menyebutkan bahwa data angka kejadian penyakit  selama satu tahun terakhir tertinggi adalah ISPA Non Pneumonia sebanyak 897 dan  sebagian besar terjadi pada balita . Tujuan: Mengetahui factor yang berpengaruh  terhadap dengan perawatan ISPA pada balita di Puskesmas Nusukan Surakarta. Metode: Analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional, sampel sebanyak 90 responden dengan teknik purposive sampling dan quota sampling. Hasil: didapatkan ibu memiliki tingkat pengetahuan baik (71,1%), ibu mayoritas berpendidikan tinggi (78,9%), ibu mayoritas usia dewasa awal (81,1%), ibu melakukan perawatan ISPA baik (70%). Hasil uji statistik chi–square taraf signifikan P<0.05, P=0,007 terdapat  hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu dengan perawatan ISPA, P=0,015 terdapat  hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu dengan perawatan ISPA, P=0,265 bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara usia ibu dengan perawatan ISPA. Hasil analisa regresi logistik didapatkan bahwa pengetahuan ibu dan tingkat pendidikan ibu berpengaruh terhadap perawatan ISPA pada balita.  Kesimpulan: Pengetahuan ibu yang baik mempunyai peluang  dua kali lebih besar dalam  perawatan terhadap balita  di Puskesmas Nususkan Kota Surakarta. Kata kunci: Balita, , Perawatan ISPA
PERKEMBANGAN USIA MEMPENGARUHI KEKUATAN OTOT PUNGGUNG PADA ORANG DEWASA USIA 40-60 TAHUN Sapti, Ari
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 16, No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v16i1.237

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Bertambahnya umur seseorang pada usia dewasa diikuti perusakan jaringan-jaringan tubuh yang menyebabkan penurunan kemampuan fisik yang terjadi yaitu penurunan pada kekuatan otot punggung yang berpengaruh pada aktivitas. Penurunan kemampuan melakukan aktivitas dan kemampuan kerja menjadi menurun disebabkan oleh penurunan fungsi fisiologis, neurologis, dan kemampuan fisik terjadi sesudah umur antara 30 sampai 40 tahun dengan irama yang  berbeda untuk setiap orang. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh usia terhadap kekuatan otot punggung pada orang dewasa usia 40-60 tahun. Metode penelitian: observasional dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah laki-laki dan perempuan usia 40-60 tahun di daerah Kecamatan Jebres yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 30 responden. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian: uji Spearman’s rho menunjukkan hasil p= 0,011 < 0,05 yang berarti bahwa usia berpengaruh terhadap kekuatan otot punggung pada orang dewasa usia 40-60 tahun. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN IMD PADA PASIEN PASCA PERSALINAN DI BPM RATNA WILIS PALEMBANG TAHUN 2016 Ulandari, Desi
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 16, No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v16i1.234

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan IMD pada pasien pasca persalinan di BPM Ratna Wilis Palembang tahun 2016. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pedekatan “cross sectional”. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Accidental Sampling yaitu pengambilan sampel yang kebetulan ada pada saat penelitian ini dilakukan. Jumlah sampel penelitian sebanyak 32 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2016 – Januari 2017. Hasil uji chi square menunjukkan variabel pengetahuan (p = 0,007) ada hubungan dengan inisiasi menyusu dini, pendidikan (p = 0,023) ada hubungan dengan inisiasi menyusu dini dan sikap (p = 0,022) ada hubungan dengan inisiasi menyusu dini. Disarankan kepada pihak BPM melakukan penyuluhan tentang pelaksanaan inisiasi menyusu dini maupun konseling secara langsung kepada masyarakat agar pengetahuan warga
PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K) SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU Kamidah, K.
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 16, No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v16i1.245

Abstract

Latar Belakang: Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) merupakan upaya pemerintah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Upaya program P4K sudah dimulai sekitar tahun 2010, namun hingga saat ini tujuan untuk menurunkan AKI yang tertuang dalam MDGs  sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015 belum tercapai. Menurut SDKI tahun 2012 AKI di Indonesia justru mengalami peningkatan sebesar 359 per 100.000 KH .Tujuan : Mendiskripsikan pelaksanaan program P4K di Puskesmas Plupuh II. Hasil: Kegiatan pendataan ibu hamil dilakukan oleh bidan dan kader kesehatan. Bidan desa melakukan konseling tentang P4K pada ibu hamil . sebagai legalitas jika ibu hamil telah terdata dan diberi konseling P4K rumah ibu hamil ditempel dengan stiker P4K. Kegiatan pendataan ibu hamil dapat terlaksana dengan baik (100%), notifikasi stiker P4K terlaksana dengan baik, penempelan stiker dilakukan oleh kader, ibu hamil, dan bidan desa. Pertolongan persalinan 100% oleh tenaga kesehatan, tabulin belum terlaksana, ambulan desa menggunakan mobil masyarakat tetapi belum ada perjanijian secara formal kepada pemilik mobil, persiapan donor darah sudah ada tetapi belum ditest kesamaan golongan darahnya. Simpulan: Kegiatan pendataan ibu hamil dapat terlaksana dengan baik (100%), pertolongan persalinan 100% oleh tenaga kesehatan, tabulin belum terlaksana, ambulan desa menggunakan mobil masyarakat, persiapan donor darah sudah ada tetapi belum ditest kesamaan golongan darahnya.
PEMBERIAN ANKLE STRATEGY EXERCISE PADA LANSIA TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIS Widarti, Rini; Triyono, Eddy
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 16, No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v16i1.232

Abstract

Pendahuluan: Salah satu permasalahan yang dialami lansia adalah penurunan keseimbangan dinamis yang dapat berakibat pada resiko jatuh dan patah tulang pada panggul, untuk mengurangi resiko jatuh pada lansia dibutuhkan latihan salah satunya dengan menggunakan ankle strategy exercise. Ankle strategy exercise adalah latihan yang sederhana dapat dilakukan dimana saja, dengan harapan lansia dapat menjaga kualitas hidupnya, mengurangi resiko jatuh, aktivitas fisik tetap terjaga, lansia tetap semangat dan aktif dalam menjalankan kehidupanya baik dimasyarakat umum maupun di dalam kehidupan keluarganya. Tujuan: Mengetahui manfaat  ankle strategy exercise terhadap  keseimbangan dinamis. Subyek: Responden lansia yang berjumlah 32 orang dan mengikuti ankle strategy exercise selama 4 minggu. Metode: Semua responden sebelum melakukan ankle strategy exercise dites keseimbangan dinamisnya menggunakan Time Up and Go Test (TUG) pada minggu pertama  dan akhir minggu ke empat  setelah dilakukan ankle strategy exercise. Hasil: Ankle strategy exercise memiliki manfaat terhadap keseimbangan dinamis pada lansia.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, POLA MAKAN DAN JENIS KELAMIN TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI DI KALURAHAN SAMBUNG MACAN SRAGEN Wahyuni, W.; Susilowati, Tri
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 16, No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v16i1.243

Abstract

Latar belakang. Hipertensi adalah suatu kondisi medis yang kronis dimana tekanan darah meningkat di atas tekanan darah yang disepakati normal. Hipertensi merupakan gangguan kesehatan yang sering dijumpai dan termasuk masalah kesehatan penting karena angka prevalensi yang tinggi. Banyak factor yang mempengaruhinya diantaranya, pola makan, jenis kelamin maupun pengetahuan seseorang. Data di propinsi Jawa Tengah tahun 2015 urutan pertama untuk hipertensi sebesar 57,87%. Studi pendahuluan di kalurahan Sambung Macan Sragen  di peroleh data bahwa dari 30 orang  yang ada 15 orang yang menderita hipertensi dan berdasarkan wawancara dengan sarah satu kader bahwa hipertensi dikarenakan pola makan yang tidak sehat ataupun sembarangan serta dari kebiasaan masyarakat disana terlalu banyak mengkomsumsi bumbu masak setiap masak selalu menambahkan penyedap rasa. Tujuan mengetahui  pola makan dan hubungan  pengetahuan terhadap kejadian hipetensi. Metode. penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi masyarakat Sambung Macan yang berada di kalurahan Sambung macan berjumlah 100 orang.teknik sampling purposive Hasil; Ada hubungan pengetahuan dan kejadian hipertensi dengan nilai p< 0.001, Simpulan, 72% berpengetahuan tinggi, 48% hipertensi stage 2, 31 % berjenis kelamin perempuan, 56 % selalu menggunakan penyedap rasa, ada hubungan pengetahuan dan kejadian hipertensi
UPAYA MENURUNKAN RADIKAL BEBAS DENGAN EKSTRAK BUNGA CEMPAKA PADA TIKUS MODEL MENOPAUSE Fajria Maulida, Luluk; Sri Wahyuni, Endang
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 16, No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v16i1.238

Abstract

Pendahuan: Menopause atau terhentinya haid teratur mulai usia 50 tahun adalah proses alami yang pasti terjadi pada wanita. Murunnya hormon estrogen  akibat menapause menyebabkan terjadinya peningkatan radikal bebas. Ketidak seimbangan jumlah radikal bebas  dengan jumlah antioksidan menyebabkan tubuh mengalami stres oksidatif, yang merupakan penyebab awal terjadinya masalah kesehatan. Bunga Cempaka (Michelia champaca L) kaya akan flavonoid berfungsi sebagai antioksidan sebagai alternatif upaya menurunkan jumlah radikal bebas.   Tujuan penelitian ini adalah Membuktikan pengaruh pemberian ekstrak bunga Cempaka  terhadap Kadar MDA pada tikus model menopause.  Metode penelitian yang digunakan adalah experimental design dengan pendekatan post test only control group design. Sampel penelitian menggunakan hewan coba tikus Rattus novergicus strain Wistar sejumlah 28 ekor.  Hasil: Data sebelumnya di lakukan uji asumsi normalitas Saphiro Wilk didapatkan p-value 0,679 lebih dari α = 0,05 (p>0,05) dengan arti bahwa asusmsi normalitas pada variabel kadar MDA telah terpenuhi. Uji homogenitas ragam dengan uji Levene  didapatkan p-value 0,128 lebih dari 0,05 (p>0,05) dengan arti bahwa asumsi homogenitas ragam pada variabel kadar MDA telah terpenuhi. Pengujian pengaruh pemberian Ekstrak bunga Cempaka terhadap Kadar MDA dengan menggunakan ANOVA didapatkan p-value 0,000 lebih kecil daripada α = 0,05 (p<0,05). Dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan Kadar MDA antar kelompok, baik kelompok kontrol maupun perlakuan. Berdasarkan hasil  uji LSD 5% perbandingan antara kelompok kontrol (K) dengan perlakuan, menggambarkan  bahwa penurunan Kadar MDA secara signifikan didapatkan pada kelompok perlakuan dengan dosis 300 mg/KgBB (Dosis 3). Berdasarkan hasil analisis regresi kadar MDA dengan menggunakan model regresi polynomial, didapatkan koefisien determinasi sebesar 90.72%. Pemberian ekstrak bunga Cempaka mampu mempengaruhi terhadap perubahan kadar MDA sebesar 90.72%. Sisanya sebesar 9.28% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak terlibat dalam penelitian. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian ekstrak bunga Cempaka terhadap Kadar MDA pada tikus model menopause. Dosis ke 3(300mg/KgBB) mampu menurunkan kadar MDA mendekati kondisi tikus normal. 
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGATASI PASIEN GADUH GELISAH DI RUANG IGD DAN ASOKA RUMAH SAKIT ERNALDI BAHAR SUMATERA SELATAN PALEMBANG TAHUN 2017 Arisandy, Widya
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 16, No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v16i1.236

Abstract

Dari data World Health Organization ( WHO), masalah gangguan kesehatan jiwa di seluruh dunia memang sudah  menjadi masalah yang sangat serius. WHO ( 2001 ) menyatakan, 1 dari 4 orang atau sekitar 450 juta orang  di dunia terganggu  jiwanya. Dari data medical record di rumah sakit ernaldi bahar kasus gangguan jiwa pada tahun 2012 berjumlah  5.092  jiwa dan pada tahun 2013 mengalami peningkatan sebanyak 5.600 jiwa. Setelah di lakukan studi awal terdapat 4.102 jiwa yang mengalami gangguan jiwa terhitung dari bulan Januari sampai bulan September 2016.                    Penelitian ini menggunakan metode desain deskriptik analitik yaitu suatu metode penelitian yang di lakukan dengan  tujan untuk mengetahui hubungan Karakteristik Perawat dengan Tingkat Kecemasan dalam Mengatasi Pasien gaduh Gelisah di Ruang IGD dan Ruang Asoka Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan Palembang Tahun 2017. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2017 dengan responden berjumlah 26 orang merupakan perawat di ruang IGD dan Ruang Asoka Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan.                Berdasarkan Hasil Penelitian yang ada, saran untuk perawat diharapkan agar dapat meningkatkan pengetahuan perawat tentang tingkat kecemasan perawat dalam merawat pasien dengan gangguan perilaku kekerasan.
INDEX MASSA TUBUH (IMT) MEMPENGARUHI AKTIVITAS REMAJA PUTRI SMP NEGERI 1 SUMBERLAWANG Putra, Yudha Wahyu; Rizqi, Amalia Solichathi
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 16, No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v16i1.233

Abstract

Gaya hidup sedentarian ditandai dengan banyak duduk serta kuranggerak. Gaya hidup sedentarian menyebabkan menurunya aktivitas fisik sehingga terjadipenurunan penggunaan energi. Remaja putri yang mempunyai Indeks masa tubuh yang tinggimengakibatkan penurunan energy yang menyebabkan penurunan aktivitas seharim- hari Tujuan:penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik remaja putri secaraumum, mengetahui gambaran Index Massa Tubuh (IMT) remaja putri secara umum danmengetahui hubungan Index Massa Tubuh (IMT) dengan aktivitas fisik Metode penelitian:Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Aktivitas fisikdinilai dengan menggunakan TAAG. Responden mengisi kuesioner tersebut selama 3 hari.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 dari 302 responden putri yang berusia 13 - 15tahun di SMPN 1 Sumberlawang, selama tanggal 22 Juli – 24 Juli 2013. Tekhnik pengambilansampel dengan metode Total Sampling. Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan Index MassaTubuh dengan Aktivitas fisik maka digunakan uji Chi Square Test. Hasil: Dari hasil pengujianterlihat bahwa ada hubungan, dimana nilai p = 0,043<0,05. maka Ho ditolak dan Haditerima, Sedangkan nilai koefisien korelasinya sebesar 0,316 sehingga hubunganya lemah.Simpulan: ada hubungan antara IMT dengan aktivitas fisik.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI HJ.MAIMUNAH KERTAPATI PALEMBANG Kurniawaty, Kurniawaty
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 16, No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v16i1.235

Abstract

Tingginya Angka Kematian Ibu disebabkan karena perempuan hamil di Indonesia berada dalam lingkungan yang mengabaikan arti pentingnya bahaya-bahaya dalam kehamilan. Pelayanan antenatal care (ANC) yang dilakukan pada masa kehamilan sangat penting yang tujuannya agar dapat mendeteksi dan menatalaksanakan kelainan dan komplikasi secara dini.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan antenatal care (ANC) di BPM Hj.Maimunah Kertapati Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil trimester III yang tercatat di buku kunjungan BPM Hj.Maimunah Kertapati Palembang, dengan responden yang mewakili penelitian sebanyak 44 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Data diolah secara analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi- square.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 31,8% kunjungan ANC standar. Ada hubungan umur (r value = 0,021), paritas (r value = 0,019), pendidikan (r value = 0,015), pekerjaan (r value = 0,016) dengan kunjungan antenatal care (ANC) di BPM Hj.Maimunah Kertapati Palembang.Diharapkan petugas kesehatan di BPM Hj.Maimunah Kertapati Palembang agar meningkatan kegiatan penyuluhan tentang pentingnya dilakukan pemeriksaan kehamilan sebagai upaya menurunkan angka kematian ibu

Page 1 of 2 | Total Record : 11