cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Published by Universitas Surabaya
ISSN : 23038203     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya merupakan kumpulan artikel yang ditulis oleh mahasiswa Universitas Surabaya. ISSN 2302-8203
Arjuna Subject : -
Articles 2,175 Documents
Hubungan antara Dukungan Sosial dan Makna Kerja Sebagai Panggilan (Calling) dengan Keterikatan Kerja Puspita, Monica Devina
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat di RSJ Menur yang kesehariannya harus menghadapi pasiennya yang mengalami gangguan kejiwaan. Adanya lack of engagement pada perawat di RSJ Menur Surabaya yang didukung dengan rendahnya makna kerja sebagai panggilan ketika perawat menghadapai tugas keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah terdapat hubungan antara dukungan sosial dan makna kerja sebagai panggilan (calling) dengan keterikatan kerja. Subyek penelitiannya adalah perawat ppelaksana bagian rawat inap rumah sakit Jiwa Menur Surabaya sebanyak 73 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan total population study dan teknik analisisnya menggunakan regresi ganda.Hasil yang diperoleh menunjukkan dukungan sosial dan makna kerja sebagai panggilan dengan keterikatan kerja memiliki sumbangan efektif sebesar 42,4% (Rsquare=0,424). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan adanya hubungan antara dukungan sosial dan makna kerja panggilan serta keterikatan kerja diduga karena rekan kerja di rumah sakit tersebut memberikan dukungan satu sama lain dalam berbagai bentuk dan perawat-perawat tersebut memaknai pekerjaan sebagai panggilan sehingga mereka menjadi semangat dalam bekerja, merasa waktu begitu cepat dan tidak merasa terbebani ketika bekerja sehingga mereka menjadi optimal dalam memberikan pelayanan pada pasien.
HUBUNGAN ANTARA WORK-FAMILY CONFLICT DAN BIG FIVE PERSONALITY DENGAN CAREER SELF-EFFICACY Wulandari, Rr. Endang Retno
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Career self-efficacy adalah keyakinan seseorang pada kemampuannya dalam proses mengelola, mengembangkan, serta menyesuaikan karir, hingga mencapai tujuan dalam karirnya. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi career self-efficacy, salah satunya adalah kondisi keluarga, dan kepribadian. Apabila karyawati yang memiliki peran ganda sebagai pekerja dan ibu rumah tangga, tidak mampu memenuhi tuntutan kedua peran tersebut maka akan terjadi konflik, yang disebut dengan work-family conflict. Begitu pula dengan kepribadian yang juga menjadi salah satu faktor yang mungkin dapat berkontribusi terhadap career self-efficacy. Maka dari itu dalam penelitian ini ingin melihat hubungan antara work-family conflict, big five personality dengan career selfefficacy. Penelitian dilakukan pada 50 orang karyawati tetap Bank X yang telah berkeluarga serta memiliki anak. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi berganda menunjukkan adanya hubungan signifikan antara work-family conflict dan big five personality dengan career self-efficacy (F = 70,905, nilai sig. 0,001). Dengan hasil uji hipotesis pada hipotesis minor diperoleh hasil yaitu terdapat hubungan yang bersifat negatif antara work-family conflict dan career self-efficacy (r = -0,767 dan sig. 0,001). Kemudian ada hubungan antara masing-masing dimensi pada kepribadian big five personality dengan career self-efficacy. Terdapat hubungan yang bersifat positif antara openness to experience dan career self efficacy (r = 0,667 dan sig. 0,001), terdapat hubungan yang bersifat positif antara conscientiousness dan career self efficacy (r = 0,743dan sig. 0,001), terdapat hubungan yang bersifat positif antara extraversion dan career self efficacy (r = 0,632 dan sig. 0,001), dan terdapat hubungan yang bersifat positif antara agreeableness dan career self efficacy (r = 0,644 dan sig. 0,001), sedangkan terdapat hubungan yang bersifat negatif antara neuroticsm dan career self efficacy (r = -0,614 dan sig. 0,001).
Hubungan Antara Body Dissatisfaction Ibu dan Body Dissatisfaction Anak Perempuan Evahani, Luki
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Body dissatisfaction can be predicted that the mother had an impact on their children because the mother is not happy with her body will communicate such dissatisfaction with her children, so it can make children become dissatisfied with her body (Ogden, 2007). But this mother´s body dissatisfaction can affect the child´s body dissatisfaction if the mother and child have a good relationship. Mother and child relationship can be measured based on the closeness between mother and child, mutual communication, appreciation, togetherness, understanding and support from the mother, and the mother trust to her child´s. Measurement of maternal and child relationship using the aspect of Konopka (in Shofiana, 2005). Body dissatisfaction of mothers and children can be measured using a questionnaire Body Shape Questionnaire (BSQ), which measures the level of attention to the feelings of obese subjects.This study aims to determine the relationship between mother body dissatisfaction and daughter body dissatisfaction with a controlling relationship between mother and child. Respondents of this research are two of 60 female students of Faculty of Psychology, University of Surabaya aged 18-21 years who have a body mass index (BMI) in the normal category and 60 mothers of subjects aged 40-60 years.Based on the results of the study, body mass index (BMI) mothers are mostly located on level one of obesity. Also the women subjects (55%) and children (68.3%) had medium levels of body  dissatisfaction. The test results by using partial correlationtechniques stating there is a significant relationship between mother body dissatisfaction and child´s body dissatisfaction with a controlling mother and child relationship (r = .3864, sig =.003 <.05). This suggests that mother´s body dissatisfaction was significantly correlated with the child´s body dissatisfaction without significant influence from the quality of mother andchild´s relationship.
Impor vs Lokal: Studi Kasus Tentang Keputusan Membeli Makanan Kemasan Soegiono, Fellycia
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memahami dinamika proses pengambilan keputusan konsumen dalam membeli dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang melatarbelakangi proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus instrumental yang melibatkan 10 informan dengan usia dewasa awal (20-40 tahun), meliputi 5 informan yang cenderung memilih makanan kemasan produksi impor dan 5 informan yang cenderung memilih makanan kemasan produksi lokal. Teknik pengambilan data yang dilakukan dengan cara interview dan observasi pada masing-masing informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa informan memilih makanan kemasan impor terdiri dari 2 faktor yang memengaruhi keputusan membeli yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi faktor pribadi: (1) umur, informan dengan umur 20-40 tahun yang memiliki tugas perkembangan yaitu dapat membuat keputusan sendiri sehingga keputusan membeli informan tidak terpengaruh dari orang lain walaupun ada beberapa informan yang secara tidak langsung masih terpengaruh dari keluarga; (2) status ekonomi, informan memiliki status ekonomi menengah dan atas; (3) pekerjaan, faktor ini sebagai penunjang dalam keputusan membeli; (4) gaya hidup, merupakan pola hidup informan yang digambarkan melalui kegiatan, minat, dan pendapatan; dan faktor psikologis: (1) persepsi: informan yang telah mendapatkan berbagai informasi saat kecil, terbawa sampai sekarang sehingga informan memiliki persepsi negatif terhadap salah satu produksi makanan kemasan sesuai informasi yang diterima dari kecil; (2) proses belajar: informan melakukan proses belajar yaitu law of effect dan trial and error). Selain itu juga meliputi faktor eksternal yaitu faktor kebudayaan,terbiasa dengan yang lokal sehingga tidak cocok dengan yang impor; faktor sosial (keluarga), salah satu faktor yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan; dan faktor produk (harga, saluran distribusi, kemasan, desain produk, warna kemasan produk, aesthatics-rasa makanan kemasan), semua faktor dari produk menjadi faktor pendukung bagi informan dalam keputusan membeli.
Prokrastinasi dan Task Aversiveness Tugas Makalah Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Surabaya Premadyasari, Dianrika
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prokrastinasi adalah suatu perilaku penunda-nundaan yang irasional, yaitu penunda-nundaan secara sengaja meskipun mengetahui dampak negatif yang akan diterima. Mahasiswa adalah kaum intelektual yang seharusnya dapat berpikir secara rasional, namun menurut penelitian Rothblum, Solomon dan Mukarami (1986) mahasiswa yang melakukan prokrastinasi tergolong tinggi. Ada beberapa hal yang berkorelasi dengan prokrastinasi, salah satu hal yang berkorelasi dengan prokrastinasi adalah task aversiveness. Apabila seseorang memiliki task aversiveness yang tinggi, maka prokrastinasi semakin meningkat, begitu pula sebaliknya. Subjek penelitian ini menggunakan seluruh populasi Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (N=387). Teknik pengukuran menggunakan skala IPS untuk mengukur prokrastinasi dan PPA untuk mengukur task aversiveness. Selain itu peneliti melakukan uji korelasi tambahan menggunakan alat ukur TMt. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah terdapat korelasi positif dengan koefisien korelasi 0,276. Nilai koefisien korelasi dalam penelitian ini tergolong kurang memadai.
Prokrastinasi dan Self Efficacy pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Surabaya. Julianda, Bethari Noor
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prokrastinasi merupakan perilaku penundaan saat memulai, mengerjakkan dan menyelesaikan suatu tugas atau pekerjaan. Prokrastinasi ini dispesifikan pada penundaan yang irasional. Penundaan yang irasional merupakan menunda mengerjakan sesuatu meski mengetahui konsekuensi yang akan diterima di masa mendatang. Pada penelitian ini peneliti mengunakan dasar teori dari TMT (temporal motivation theory) (Steel, 2007). Berdasarkan TMT, self efficacy dapat dikaitkan dengan elemen TMT yaitu expectancy. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif Fakultas Psikologi Universitas Surabaya angkatan 2008, 2009, 2010 dan 2011. Jumlah subjek adalah 387 mahasiswa terdiri atas 331 mahasiswa perempuan dan 56 mahasiswa laki-laki. Pengambilan data menggunakan metode angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan, namun kurang memadai antara self efficacy dan prokrastinasi (r = -.227, p = .000). Penyebab kurang memadai karena adanya cara pandang seseorang terhadap kemampuannya dalam menilai sesuatu sehingga menyebabkan seseorang melakukan prokrastinasi. Selain itu, yang memengaruhi nilai korelasi antara self efficacy dan prokrastinasi yaitu adanya perbedaan karakteristik pada tiap angkatan.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PRODUK DAN KEPUASAN KONSUMEN DENGAN WORD OF MOUTH COMMUNICATION PADA MAHASISWA PENGGUNA BLACKBERRY DI UNIVERSITAS SURABAYA Pranastiti, Paula Dinar Widya
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BlackBerry merupakan salah satu jenis smartphone yang sedang digandrungi masyarakat di Indonesia. Walaupun pemasaran BlackBerry tidak melalui media konvensionalseperti media iklan maupun cetak, namun pengguna BlackBerry di Indonesia mencapai 300-400 ribu pelanggan dan diproyeksi akan menjadi yang terbanyak di seluruh dunia dalam waktu dekat. Ketertarikan pada BlackBerry juga terjadi pada mahasiswa di Universitas Surabaya. Survey awal menyebutkan bahwa para mahasiswa tersebut mendapatkan informasi melalui word of mouth (WOM). Word of mouth communication (WOM) sendiri merupakan sebuah proses pengaruh perseorangan dimana terjadi komunikasi dari dalam antara pemberi dan penerima pesan yang dapat merubah perilaku dan sikap dari sang penerima. Dalam penelitian ini, WOM akan dilihat korelasinya dengan kualitas produk dan kepuasan konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif uji korelasional yang melibatkan 200 mahasiswa Universitas Surabaya yang berusia 19-22 tahun dan menggunakan produk BlackBerry. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik incidental sampling dan data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan uji korelasi non-parametrik kendall’s spearman. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas produk dan kepuasan konsumen dengan word of mouth communication. Adapun aspek yang mendominasi dari kualitas produk ialah style (desain/penampilan) dan features (fitur), sedangkan aspek yang mendominasi dari kepuasan konsumen ialah confirmations to spesifications, yang berbicara mengenai sejauh mana kinerja melebihi atau kurang dariekspektasi dan harapan konsumen.
Studi Deskriptif Burnout dan Coping Stres pada Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya Nugroho, Anastasia Susiani; Pramadi, Andrian; Tondok, Marselius Sampe
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran burnout yang dialami perawat dan penggunaan bentuk strategi coping yang dapat mereduksi stres perawat. Penelitian ini merupakan total population study. Subjek dalam penelitian ini adalah keseluruhan jumlah perawat yang bekerja di ruang rawat inap berjumlah 82 orang, terdiri dari 39 perempuan dan 43 laki-laki. Teknik pengambilan data menggunakan metode angket, yang terdiri dari angket terbuka dan tertutup, adapun angket tertutup meliputi burnout dan coping stres.Hasil analisis menunjukkan bahwa perawat di ruang rawat inap menggunakan kedua jenis strategi coping stres dengan kategori sedang, problem focused coping dengan persentase 53,7% dan emotional focused coping sebesar 57,3%. Burnout yang dihasilkan termasuk dalam kategori rendah (68,3%) dan sangat rendah (26,8%).
Pengaruh Expressive Writing pada Kecemasan Menyelesaikan Skripsi Sri Herdiani, Wahyuning
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini melakukan pengujian expressive writing kepada mahasiswa yuang mengalami kecemasan mengerjakan skripsi yang dialami mahasiswa fakultas Psikologi Universitas Surabaya. Subjek penelitian adalah mahasiswa angkatan 2006-2008 yang mengalami kecemasan kategori tinggi dan sangat tinggi berdasarkan tes STAI (State Trait Anxiety Inventory). Subjek penelitian ini sebanyak 8 subjek dari angkatan angkatan 2006, 2007 dan 2008 yang mengalami kecemasan kategori tinggi dan sangat tinggi Penelitian ini bersifat eksperimental dengan desain pre-test post-test two group design. Pengambilan data dilakukan dengan metode angket menggunakan angket STAI (State Trait anxiety Inventory).Hasil uji ANAKOVA pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen menunjukkan p (0,843) > dari α (0,05), yang artinya tidak ada perbedaan berbedaan mean kelompok kontrol (52,262) dan kelompok eksperimen (50,738) yangsigmifikan. Hasil ini menunjukan bahwa expressive writing tidak efektif untuk menurunkan kecemasan menyelesaikan skripsi. Hal ini terjadi karena expressive writing bukan untuk problem solving melainkan emotional coping sedangkan
Hubungan Antara Self Efficacy Dengan Kematangan Karir Pada Mahasiswa Tingkat Awal Dan Tingkat Akhir Di Universitas Surabaya Eka Rachmawati, Yunia
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melakukan pengambilan keputusan karir diperlukan adanya perencanaan yang matang terkait dengan karir yang diminatinya. Perencaan karir termasuk di dalam salah satu unsur pembangun kematangan karir. Kematangan karir saat ini telah menjadi tinjuaun tersendiri. Hal ini dikarenakan proses kematangan karir seseorang akan mempengaruhinya dalam melakukan pengambilan keputusan terkait karir yang diminatinya. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan perbedaan kekuatan hubungan serta keterkaitan hubunagn antara self efficacy dengan kematangan karir pada mahasiswa angkatan 2010 dan mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional antara variabel tergantung kematangan karir dengan variabel bebas self efficacy. Subjek penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir dan mahasiswa angkatan 2010 Universitas Surabaya. Sample penelitian berjumlah 273 orang. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur dalam penelitian ini yaitu angket terbuka dan tertutup untuk variabel kematangan karir dan self efficacy. Data dianalisis dengan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan tidak ditemukan adanya hubungan antara self efficacy dengan kematangan karir pada mahasiswa tingkat akhir, sementara pada mahasiswa angkatan 2010, menunjukkan adanya hubungan antara self efficacy dengan kematangan karir, dengan tingkat signifikansi sebesar 0,205. Saran yang diajukan terkait dengan hasil penelitian yaitu membantu dan memfasilitasi mahasiswa untuk dapat meningkatkan potensi dan kemampuan yang dimilikinya, sehingga mahasiswa dapat mengarahkan tindakannya secara tepat dalam melakukan pengambilan keputusan karir sesuai dengan minat dan potensi yang dimilikinya.

Page 1 of 218 | Total Record : 2175