cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Momentum
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013" : 15 Documents clear
STUDI PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON NORMAL MENGGUNAKAN SEMEN PORTLAND TIPE I DAN PORTLAND COMPOSITE CEMENT Mulyati, Mulyati; Suhendri, Suhendri
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan kuat tekan beton yang dihasilkan dengan menggunakan Ordinary Portland Cement (OPC), dan Portland Composite Cement (PCC). PCC mempunyai karakteristik yang sama dengan semen Portland pada umumnya, tetapi semen jenis ini mempunyai kualitas yang lebih baik, ramah lingkungan dan harga lebih ekonomis, sehingga diharapkan PCC dapat menjadi alternative pengganti semen tipe I. Benda uji dibuat 9 buah untuk masing-masing tipe semen untuk pengujian umur 3 hari, 14 hari, dan 28 hari dengan kuat tekan beton rencana K225. Perencanaan campuran menggunakan metode American Concrete Institute (ACI 211.1-91). Dari hasil pengujian terbukti bahwa dengan menggunakan PCC diperoleh nilai kuat tekan beton yang lebih tinggi pada umur pengujian 14 hari dibandingkan dengan menggunakan OPC.
STUDI ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN BETON DENGAN METODE BOW, SNI DAN LAPANGAN PADA PROYEK IRIGASI BATANG ANAI II Nasrul, Nasrul
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To improve the efficiency and effectiveness of activities in the construction field, we need a basic means of calculating the unit cost i.e. Construction Cost Analysis. The Construction Cost Analysis, known among, are BOW analysis, SNI and Field/Contractor. To get the expected unit price, the three methods are compared to provide an efficient estimated cost , to plan and to control resources such as material, labor, equipment and time. In analyzing the unit price of reinforced concrete work in Batang Anai Irrigation II project, to perform the unit price, data of images bestek, RAB offers contractors, RKS, a list of materials and wage rates in the study area are needed. From the calculation of unit price analysis is found the unit price comparisons of materials, wages and employment of reinforced concrete between SNI method, BOW and field. The dominant component that is become an equation in the calculation of the unit price is in determining the unit price index of the material which is based on the number of materials used per unit of work and labor index work which is based on daily wages and employment and labor productivity in completing the work per unit, while the dominant component of distinction is the wage unit price. Results of calculation of unit price for the concrete work are Rp. 5,610,812.294 for BOW method, Rp 3,704,145.996 for SNI and Rp 4,197,553.963 for Field Method, where the the largest unit price is seen in the unit prices of materials and wages concrete. so it can be concluded that the components of reinforced concrete work that is most significantly affect the unit price is concrete work and the most effective method is the SNI method.
STUDI PERHITUNGAN PENGARUH INTENSITAS MEDAN LISTRIK KABEL 150 kV YANG BERADA DALAM TEROWONGAN TERHADAP MANUSIA Bandri, Sepannur
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa pengaruh besarnya intensitas medan listrik terhadap manusia. Pertimbangan IRPA/INIRC dalam penentuan ambang batas intensitas medan listrik adalah didasarkan atas adanya kemungkinan efek langsung dari arus induksi pada tubuh akibat intensitas medan listrik tersebut. Batas arus induksi diambil sedikit lebih besar ataupun sama dengan arus yang terjadi secara normal didalam tubuh, yaitu dinyatakan dalam harga kerapatan arus (x mA/m²). Pengaruh medan listrik terhadap manusia juga tergantung dari jarak dan besar kuat medan listrik itu sendiri dan berapa lama seseorang berada dalam jangkauan medan listrik. Dalam hal penentuan batas exposure pada tubuh apabila nilai rapat arusnya telah lebih dari 10 mA/m2 akan menimbulkan efek-efek yang dapat merusak sistem syaraf tubuh dan stimulasi jaringan sel-sel tubuh manusia bahkan menimbulkan vibrasi pada jantung. Dilihat dari populasi lingkungan kerja (PLTA Singkarak), exposure dibatasi hanya sepanjang jam kerja dalam jangka waktu satu shift per 24 jam. Exposure medan listrik terus menerus sepanjang hari kerja dilingkungan itu sebaiknya dibatasi sampai 10 kV/m. Apabila lebih 10 kV/m atau nilai intensitas medan listriknya mencapai hingga 20 kV/m sampai 30 kV/m sebaiknya pekerja menghindari pengaruh medan listrik dengan cara mempersingkat waktu pekerja tersebut pada saat melakukan perawatan (maintenance) dalam jangkauan kuat intensitas medan listrik tersebut.
PENGARUH PENAMBAHAN JARINGAN TERHADAP DROP TEGANGAN PADA SUTM 20 KV FEEDER KERSIK TUO RAYON KERSIK TUO KABUPATEN KERINCI Erhaneli, Erhaneli; Riski, Aldi
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sistem kelistrikan saat ini telah mengarah pada peningkatan efisiensi dalam penyaluran energi listrik. Salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi yaitu dengan mengurangi rugi daya dan meminimalkan drop tegangan pada jaringan.Drop tegangan pada sistem distribusi dapat terjadi pada jaringan tegangan menengah (JTM), transformator distribusi, jaringan tegangan rendah (JTR) dan saluran rumah. PT. PLN Rayon Kersik Tuo terletak di daerah pegunungan di wilayah Kabupaten Kerinci yang memiliki sebuah Feeder yang berkarakteristik jaringan radial murni. Feeder Kersik Tuo memiliki panjang jaringan tegangan menengah 96,8 KMS dengan beban 4,795 MVA. Karena meningkatnya pertumbuhan beban listrik maka dilakukan penambahan beban sebesar 0,8 MVA dengan panjang jaringan 10,2 KMS. Dengan penambahan jaringan ini apakah berpengaruh terhadap drop tegnagan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung drop tegangan yang terjadi pada Feeder Kersik Tuo sebelum dan sesudah panambahan jaringan, dan membandingkan hasil perhitungan dengan standar drop tegangan yang ditetapkan oleh PT. PLN (Persero) Rayon Kersik tuo sesuai dengan TMP ( Tingkat Mutu Pelayanan ) PLN Setempat yaitu 17 KV – 20 KV. Dari hasil perhitungan sebelum penambahan jaringan pada Feeder Kersik Tuo , tegangan diujung terima 17,103 kV dengan drop tegangan 14,483 %, dan setelah dilakukan penambahan jaringan maka tegangan pada ujung saluran sebesar 16,70 kV dengan drop tegangan 16,49%. Hal ini jelas tidak sesuai lagi dengan TMP setempat, dan memerlukan kajian lebih lanjut untuk mengatasi permaslan ini.
Perilaku Mekanika Balok Bambu Susun Menggunakan Penghubung Geser Baut dengan Variasi Kemiringan Baut Noverma, Noverma; Sulistyo, Djoko; Saputra, Ashar
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bamboo is known as building material of high tensile and flexural strength but low modulus of elasticity. It causes bamboo structure element has high deflections when load applied, and function of bamboo for building can not be utilized optimally. One of the way is to make a composed bamboo beam use bolt connector in order that deflection does not exceed the recommended limits and achieve high stiffness. The research was conducted to examine the influence of installation bolt connector on the composed bamboo beam with variety of inclination to increase shear plane of the bamboo, so that can increase strength and stiffness of the composed bamboo beam. Specimen is made single bamboo beam and two composed bamboo beam without filler and have 3 meters lenght and also with bolt connector variety of inclination (α) 90⁰, 75⁰, 60⁰, and 45⁰. Each of variety is made 3 specimens. This testing is done by two point loads at 1/3 spans on pinned-roller supported beam. To determine the mechanical properties and physical material, conducted a preliminary testing based on ISO standard. The research results showed that composed bamboo beam with the bolt connector installed in inclination 75⁰ got optimum result. Increasing percentage of composed bamboo beam load with inclination 90⁰, 75⁰ 60⁰, and 45⁰ respectively is 44%, 139%, 58%, and 22% than single bamboo beam while increasing stiffness 3 %, 6.6%, 1%, and 1.7% than stiffness of single bamboo beam. In elastic condition, ratio of theoretical load decreasing to experiment for two composed bamboo beam with assumption that the installed bamboo beam perfectly for inclination varieties of bolt connector 90⁰ , 75⁰, 60⁰, and 45⁰respectively is 0.27, 0.40, 0.20, and 0.22.while forcomposed bamboo beam with assumption that the installed bamboo beam is not perfectly (unmonolith) with bolt connector in inclination 90⁰, 75⁰, 60⁰, and 45⁰respectively is 0.95, 1.42, 0.72, and 0.78. In ultimate condition for composed bamboo beam got variety the failure pattern depend on bolt connector inclination.
PENGARUH VARIASI KADAR AGREGAT HALUS TERHADAP NILAI KARAKTERISTIK CAMPURAN PANAS ASPAL AGREGAT (AC-WC) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Misbah, Misbah
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi yang sangat menentukan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat umumnya dan perekonomian masyarakat khususnya. Biaya pembangunan dan perawatan jalan yang besar, akan lebih baik jika pembangunan jalan dititik beratkan pada peningkatan mutu jalan, baik dari segi biaya, metoda pelaksanaan maupun segi pemeliharaan sehingga diperoleh hasil maksimal dan jalan bisa bertahan lama. Sering ditemui perkerasan jalan yang mengalami kerusakan sebelum umur rencana tercapai. Faktor penyebab kerusakan diantaranya : pemeliharaan jalan yang belum optimal, muatan kendaraan berlebih, pengaruh faktor aspal dan faktor gradasi agregat, serta pelaksanaan perkerasan yang tidak memenuhi persyaratan spesifikasi Departemen Pekerjaan Umum. Untuk itu, perlu suatu metoda yang bisa mengetahui terjadinya penyimpangan pelaksanaan yang telah memenuhi persyaratan spesifikasi Departemen Pekerjaan Umum. Salah satu adalah metode analisa pengaruh variasi agregat halus terhadap nilai karakteristik campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Lapisan perkerasan lentur Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) adalah lapisan perkerasan yang digunakan sebagai lapis permukaan atau lapis aus, untuk itu diperlukan kepadatan (density) yang memenuhi standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menurunkan kadar aggregat halus hingga nilai 80 % dan menaikkan kadar agregat kasar hingga 130 % dari kondisi normal (100 %), mengakibatkan nilai Flow dan VFA mengalami penurunan dari kondisi normal ( 100 % ) dan nilai VIM mengalami kenaikkan dari kondisi normal, hal ini mengakibatkan nilai karakteristik campuran Marshall tidak memenuhi spesifikasi campuran.
PERANCANGAN SOFTWARE BANTU PENGOLAHAN DATA ADMINISTRASI TPA/TPSA KOTA PADANG Yulianti, Eva; Fianda, Loli
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan data administrasi adalah sistem yang digunakan untuk mengolah data. Dimana penelitian ini bertujuan untuk merangcang software bantu untuk mengolah data administrasi secara efektif dan efisien sehingga dapat memberikan solusi untuk meningkatkan TPA/TPSA di kota Padang agar lebih baik. Software bantu pengolahan data administrasi BKS TPA/TPSA kota Padang yang akan dibangun berbasiskan web, dengan menggunakan bahasa pemprograman PHP (Hipertext Processor) dan basis data yang digunakan adalah MySql. Dengan sistem ini pengolahan data di BKS kota Padang dapat membantu untuk pengolahan data dengan cepat dan akurat. Dan juga membantu setiap petugas TPA/TPSA sehingga bisa melaporkan data siswa, guru dan masjid dengan mudah tanpa harus menulis data dibuku dan memberikan langsung ke petugas BKS.
ANALISA UNJUK KERJA PENGAYAK GETAR SEBAGAI SISTEM GETARAN DUA DERAJAT KEBEBASAN TERHADAP PENGAYAKAN ABU SEKAM PADI Yanto, Asmara
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah pengayak getar dengan sumber eksitasi dari dalam sistem berupa mekanisme engkol peluncur sebagai sistem getaran dua derajat kebebasan telah diuji untuk pengayakan abu sekam padi. Pengayak getar ini terdiri dari empat pegas yaitu dua pegas di bagian depan dan dua pegas di bagian belakang dengan konstanta pegas masing-masing adalah 7401 N/m, sebuah saluran hasil ayakan dengan massa 3.8 kg, dan sebuah ayakan dengan massa 2 kg mengunakan mesh 150. Secara eksperimental, pengayak getar diuji dengan memvariasikan putaran motor penggerak mekanisme engkol peluncur dan aliran massa abu sekam padi masuk ayakan untuk mendapatkan data-data simpangan koordinat pegas yang bergetar dan simpangan titik berat pengayak getar. Dari hasil pengolahan data pengujian didapatkan frekuensi pribadi pertama pengayak getar sebesar 236.4 rad/s. Pada frekuensi motor penggerak mekanisme engkol peluncur yang hampir sama dengan frekuensi pribadi pertama pengayak getar yaitu sebesar 235.1 rad/s mengasilkan amplitudo getaran 2.24 mm untuk simpangan translasi dan 0.0033 rad untuk simpangan rotasi. Laju massa abu sekam padi masuk ayakan sebesar 7.69 gr/s menghasilkan laju massa hasil ayakan yang optimal sebesar 1.49 gr/s dengan putaran motor 2430 rpm.
PERENCANAAN PENEMPATAN ARRESTER TERHADAP EFEKTIVITAS PROTEKSI TRANSFORMATOR PADA GARDU INDUK 150 KV SISTEM INTERKONEKSI SUMATERA BAGIAN TENGAH - SUMATERA BAGIAN SELATAN Warmi, Yusreni; Minarni, Minarni; Dasman, Dasman
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan dari penelitian sebelumnya tentang perencanaan koordinasi isolasi peralatan tegangan tinggi Gardu Induk (GI) 150 kV, namun berdasarkan hasil penelitian tersebut, penentuan penempatan arrester terhadap transformator sangat menentukan tegangan lebih yang timbul pada peralatan yang ada pada GI. Maka berdasarkan pernyataan tersebut, perlu dilakukan penelitian selanjutnya mengenai perencanaan penempatan arrester terhadap efektivitas transformator pada GI 150 kV. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas sistem tenaga listrik untuk jangka panjang, khususnya untuk melihat efektivitas proteksi pada transformator, sehingga dapat memperkecil tegangan lebih yang muncul pada peralatan GI yakni transformator. Simulasi dilakukan dengan menggunakan Electromagnetic Transients Program (EMTP) sebagai perangkat lunak dengan cara memodelkan GI sesuai representasi peralatan-peralatan di gardu, dengan cara mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya tegangan surja dan arus surja yang terjadi pada masing-masing sistem, seperti pengawatan arrester, panjang kawat yang dipergunakan dalam sistem penempatan arrester, kecuraman gelombang datang, dan kecepatan merambat gelombang surja. Sehingga pada akhirnya didapatkan satu sistem penempatan arrester yang efektif sebagai proteksi tranformator pada GI150 kV untuk sistem interkoneksi Sumbagteng dan Sumbagsel, guna mengevaluasi koordinasi isolasi pada GI tersebut. Hasil simulasi memperlihatkan adanya pengaruh peletakan arrester, bentuk gelombang surja petir terhadap besarnya tegangan lebih yang terjadi pada transformator daya. Selain itu hasil simulasi akan bisa dijadikan referensi untuk perencanaan peletakan arrester terhadap transformator pada perencanaan GI dengan tingkat tegangan yang lebih tinggi pada Sumbagteng sehingga diperoleh koordinasi yang optimal.
REKAYASA WEB UNTUK PEMESANAN HANDPHONE BERBASIS JQUERY PADA PERMATA CELL Warman, Indra; Zahni, Atma
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Information technology is now increasingly prevalent in many areas and can not be avoided. The use of technology has become the main requirement to support the quality of the field and become the most important capital in a company ahead of the competition. One form of this competition is to improve customer service. Problems encountered in serving consumers to order. To improve and facilitate the service to consumers would require a web information system. Overcoming it is then designed a web-based order system. The purpose of this study is to design a web. This web makes it easy for the customer in terms of, the cost and time as well as helped the store to serve the consumer ordering. Based on the study, expected to improve the effectiveness, efficiency of the stores in serving consumers.

Page 1 of 2 | Total Record : 15