cover
Contact Name
Aswir Premadi
Contact Email
aswir.premadi@itp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aswir.premadi@itp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 22523472     EISSN : 25988255     DOI : -
Redaksi Jurnal Teknik Elektro Institut Teknologi Padang mengundang para Peneliti, Akademisi, Praktisi dan Profesional untuk menyumbangkan karya tulisnya, di bidang Teknik Elektro, baik berupa hasil penelitian dan kajian pustaka yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro" : 11 Documents clear
RANCANG BANGUN ALAT SORTASI OTOMATIS UNTUK BUAH TOMAT MENGGUNAKAN APLIKASI IMAGE PROCESSING Yultrisna, Yultrisna; Syofian, Andi
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.686 KB)

Abstract

One of the stages of post-harvest activities were quite decisive is sorting. This process includes the separation of the product based on one or several criteria. Particularly in tomatoes, color and size parameters determine the quality of the fruit commodities. Along with the development of science and technology today, many developed with the sorting process automation systems for effectiveness in the use and accuracy of the results obtained. Tomato sorting machine which is realized using the camera as a sensor, the camera will take a picture of tomatoes through in line, and then a camera will be able to distinguish color and size of the tomatoes. Determination of color in tomatoes is doing by using the method of determining the threshold and size of tomato using edge detection method. Sorting is done by a servo motor to perform the separation of the tomatoes that have been detected in tomato set output based on the position that has been determined. Controlling which gave the order for the servo motor work is PIC16F84A microcontroller using serial data communication from the PC to the microcontroller. Testing the system as a whole to test the consistency of the performance of the machine have been conducted using seven different criteria of tomatoes with three times repetitions with successful results for 71% edge detection method, the grouping size is 100% and 95% for color readings
PERANCANGAN ROBOT CERDAS PEMADAM API DENGAN SENSOR THERMAL ARRAY TPA 81 BERBASIS MICROCONTROLLER ARDUINO MEGA 2560 Alfith, Alfith
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.672 KB)

Abstract

Perancangan Robot cerdas pemadam api ini merupakan kecerdasan buatan yang dikendalikan oleh mikrokontroller Arduino Mega 2560. Robot ini mampu mencari sumber api dan kemudian memadamkannya. Proses pencarian api dilakukan dengan cara memeriksa setiap ruangan apakah terdapat sumber api atau tidak. Pencarian titik api dilakukan dengan mendeteksi api menggunakan sensor Thermal Array TPA 81. Untuk memadamkan api digunakan kipas yang digerakkan secara otomatis menggunakan aplikasi motor DC. Robot menggunakan sensor PING ultrasonic range finder atau sensor jarak untuk memandu navigasi robot dalam pencarian pencarian ruangan, dan menghindari halangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa robot cerdas pemadam api yang dibuat dengan menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang dikontrol menggunakan mikrokontroller Arduino Mega 2560. Dari pengujian dan telah mengikuti KRI (Kontes Robot Indonesia) 2015 Regional I Sumatera di Palembang, dapat disimpulkan bahwa robot cerdas pemadam api ini dapat mendeteksi api pada jarak 1,8 m dan dapat memadamkan api dalam waktu rata-rata 20 detik.
AUTOMATISASI SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN KENAIKAN JABATAN PADA DINAS PENDIDIKAN BUKITTINGGI DENGAN MENGIMPLEMENTASIKAN BAHASA PEMOGRAMAN JAVA Saputra, Rusli
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.996 KB)

Abstract

Dinas Pendidikan Bukittinggi merupakan suatu badan instansi yang bergerak dibidang pendidikan. Dimana dalam melakukan pengambilan keputusan kenaikan jabatan untuk meningkatkan kinerja pegawai masih dilakukan secara manual. Dan untuk membantu pengambilan keputusan tersebut maka digunakanlah Sistem Penunjang Keputusan (SPK). Tujuan dari penelitian adalah untuk membantu pimpinan dalam memecahkan permasalahan dalam pengambilan keputusan kenaikan jabatan pegawai. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapat suatu keputusan dalam penganalisaan data kenaikan jabatan pegawai dengan mengunakan Sistem Penunjang Keputusan (SPK). Dari analisa diatas dapat simpulkan bahwa Dinas Pendidikan Bukittinggi masih sulit melakukan pengambilan keputusan terhadap Penganalisaan Kenaikan Jabatan Pegawai secara komputerisasi dan untuk itu penulis menyarankan agar dalam memecahkan suatu masalah yang ada sebaiknya menerapkan Sistem Penunjang Keputusan (SPK) sehingga yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan. Khususnya keputusan tentang penganalisaan kenaikan jabatan pegawai. Kata kunci : Sistem Penunjang Keputusan, Dinas Pendidikan Bukittinggi, Pemograman Java
KINERJA DISTANCE RELAY PADA SALURAN TRANSMISI 150 KV DI GI PAYAKUMBUH Bandri, Sepannur
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.055 KB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis kinerja Distance Relay pada saluran transmisi 150 kV GI Payakumbuh, aplikasi penelitian ini dari GI Payakumbuh ke GI Batusangkar. Distance Relay merupakan salah satu alat proteksi saluran transmisi sekaligus sebagai pengaman utama saluran transmisi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui lokasi gangguan pada saluran transmisi 150 kV Gardu Induk Payakumbuh, Untuk mendapatkan settingan Relay Distance pada saluran transmisi 150 kV Gardu Induk Payakumbuh.Dari hasil analisa didapatkan bahwa gangguan hubung singkat satu fasa ketanah, dua fasa, dan tiga fasa semakin dekat gangguan kesumber maka arus gangguan semakin besar. Dari hasil perhitungan  didapatkan settingan impedansi untuk relay jarak yaitu untuk Zona 1 impedansinya 1,61Ω dengan waktu definite 0s,  Zona dua dengan waktu 0,4s nilai impedansinya adalah 3,21 Ω, dan untuk Zona tiga dengan waktu 1,2-1,6s nilai impedansinya didapatkan 4,02 Ω .
DESAIN SISTEM MONITORING NIRKABEL BERBASIS WEBSITE UNTUK PEMANTAUAN BATERAI DAN BEBAN PEMBANGKIT LISTRIK HIBRIDA SURYA - ANGIN Winasis, Winasis; Nugraha, Azis Wisnu Widhi; Rosyadi, Imron
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1153.082 KB)

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida (PLTH) energi terbarukan merupakan alternatif penyediaan tenaga listrik di daerah. Salah satu permasalahan pada PLTH adalah tidak terpantaunya pengoperasian pembangkit secara kontinu dan berkelanjutan. Penelitian ini menyajikan prototipe sistem monitoring nirkabel baterai dan beban pada PLTH surya – angin berbasis website yang mampu memantau secara remote kinerja PLTH. Rancangan perangkat keras sistem monitoring meliputi : perangkat wireless node pemantauan baterai, perangkat wireless node pemantauan beban dan perangkat pusat pamantauan. Besaran energi listrik pada baterai dan beban meliputi : tegangan, arus, daya, frekuensi, dan faktor daya diukur dan diproses pada node pemantauan untuk dikirimkan ke pusat pemantauan secara nirkabel melalui wireless tranceiver menggunakan protokol komunikasi 802.11 b/g/n. Pengiriman data hasil pemantauan ke jaringan internet dilakukan oleh pusat pemantauan melalui sebuah modem GSM. Rancangan prototipe sistem monitoring yang diusulkan diimplementasikan pada skala laboratorium dengan menggunakan DC power supply (battery charger) sebagai sumber arus DC, baterai nominal 2x12V dan inverter 1 kW. Hasil pengujian menunjukkan bahwa keseluruhan perangkat node monitor dan sentral monitor dapat bekerja dengan baik.
STUDI GANGGUAN HUBUNG SINGKAT 1 FASA KE TANAH PADA SUTT 150 KV (APLIKASI GI PIP – PAUH LIMO) Dasman, Dasman
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.016 KB)

Abstract

Penelitian ini  membahas tentang arus hubung singkat 1 fasa ke tanah pada titik gangguan 10% sampai dengan 100% dari panjang saluran, dan menghitung setting proteksi Over Current Relay (OCR) berdasarkan arus gangguan yang terjadi. Perhitungan dilakukan secara manual dan menggunakan program Matlab, aplikasi GI PIP - Pauh Limo dengan panjang saluran 22,7 km. Dari hasil perhitungan diperoleh jika gangguan semakin dekat dengan sumber atau pada titik gangguan 10 %, maka arus gangguan akan semakin besar, 147,7758 A. Jika gangguan semakin jauh dari sumber atau pada titik gangguan 100 %, maka arus gangguan akan semakin kecil, 147,3853 A. Untuk memproteksi saluran transmisi tersebut terhadap arus gangguan hubung singkat 1 fasa ke tanah, maka digunakan relay OCR, dengan settingan waktu relay 0,65 s pada sisi masukan dan keluaran.
ANALISIS SIMULASI ELCB FASA SATU SEBAGAI PELINDUNG BAGI MANUSIA Suryadi, Aris; Sofwan, Agus
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1089.982 KB)

Abstract

Tegangan yang terjadi selama mengalirnya arus gangguan tanah menimbulkan tegangan sentuh. Nilai tegangan diatas 50 v dan nilai arus bocor diatas 30 mA sangat berbahaya bagi manusia. Aplikasi Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB) pada suatu sistem instalasi listrik fasa satu merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk melindungi manusia dari bahaya yang diakibatkan arus bocor. Prinsip kerja ELCB adalah dengan mendeteksi adanya arus bocor, dimana arus yang masuk ke sistem dibandingkan dengan arus yang keluar sistem, apabila ada perbedaan pada suatu nilai yang telah ditetapkan maka ELCB akan memutuskan aliran listrik ke sistem. Dari pengujian didapatkan rata-rata waktu pemutusan ELCB sebesar 1,048 ms dengan rata-rata arus 21 mA
EVALUASI KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK BERDASARKAN INDEKS KEANDALAN SAIDI DAN SAIFI PADA PT.PLN (Persero) RAYON BAGAN BATU TAHUN 2015 Erhaneli, Erhaneli
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.011 KB)

Abstract

Tingkat keandalan suatu sistem distribusi dapat ditentukan dengan menghitung frekuensi pemadaman dan lamanya pemadamana yang dialami oleh sistem distribusi dalam kurun waktu waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevalusi keandalan sistem distribusi tenaga listrik berdasarkan indeks keandalan sistem yakni SAIDI dan SAIFI pada PT.PLN (Persero) Rayon Bagan Batu Riau dengan menggunakan data monitoring gangguan yang terjadi selama tahun 2014. Sebelum dievaluasi  SAIDI tertinggi  88,1295 , terendah 0,081. Bila dibandingkan dengan nilai indeks keandalan sesuai target untuk tahun 2014 tertinggi pada bulan Desember 2014 sebesar 68,04 dan terendah  Januari 2014 sebesar 5,78 adalah jauh diatas target PLN Rayon Bagan Batu. Sedangkan SAIFI tertinggi September 2014 sebesar 1,8549 dan terendah bulan Maret sebesar 0,018. Bila dibandingkan dengan target PLN untuk tahun 2014 masih diatas target yang telah ditentukan. Setelah dilakukan evaluasi keandalan, maka nilai SAIDI tertinggi  terjadi pada bulan November  2014 sebesar 0.0076 , dan terendah terjadi pada bulan Mei sebesar 0,00011. Bila dibandingkan dengan nilai indeks keandalan sesuai target untuk tahun 2014 yaitu nilai tertinggi pada bulan Desember 2014 sebesar 68,04 dan terendah  pada bulan Januari 2014 sebesar 5,78 adalah jauh bawah target/ketetapan PLN Rayon Bagan Batu.Sedangkan untuk nilai SAIFI tertinggi terjadi bulan September 2014 yakni sebesar 0,11541 dan terendah pada bulan Maret sebesar 0,01304. Bila dibandingkan dengan target PLN untuk tahun 2014 masih dibawah target yang telah ditentukan.
EVALUASI KEANDALAN PERALATAN GIS SIMPANG HARU PADANG Bachtiar, Antonov; Sudaryanto, Toni
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.251 KB)

Abstract

Gardu induk adalah suatu instalasi yang terdiri dari peralatan listrik yang merupakan pusat beban yang diambil dari pembangkit dan yang sebelumnya di salurkan dengan saluran transmisi. GIS didefinisikan sebagai rangkaian beberapa peralatan yang terpasang di dalam sebuah metal enclosure dan diisolasi oleh gas bertekanan. menyuplai kota Padang, Sumatera Barat. Apabila GIS Simpang Haru mengalami failure maka kota Padang mengalami pemadaman. Pada saat ini, kondisi GIS belum banyak diketahui kondisinya ditambah lagi dengan usianya yang telah lebih dari 10 tahun. Oleh karena itu diperlukan suatu tindakan untuk mengetahui kondisi dan kehandalan masing masing peralatannya. Secara teknis GIS paling banyak dipengaruhi oleh faktor gas SF6 sebagai media isolasi, level kondisi isolasi gas SF6 ini terkait dengan tingkat unjuk kerja GIS secara keseluruhan, namun perlu diketahui juga parameter lain untuk mengetahui kondisi GIS. Untuk menentukan tingkat unjuk kerja GIS dapat digunakan metode condition assessment. Condition assesment atau evaluasi kehandalan yaitu melakukan kajian lengkap mengenai kondisi suatu peralatan serta rencana dan langkah tindak lanjut sesuai prioritas. Penentuan kondisi GIS tersebut berdasarkan pada monitoring diagnosis dan risk assesment (FMEA). Monitoring diagnosis terdiri dari 2 yakni : in service inspection dan in service measurement, in service inspection terdiri dari 3 form yakni meliputi inspeksi harian, mingguan dan bulanan sedangkan in service measurement terdiri dari 4 pengujian yakni meliputi kualitas gas SF6 ( purity, dew point dan decomposition products), aktivitas partial discharge, suhu, dan korona. Pada akhirnya hasil condition assessment yang dilakukan akan dihasilkan suatu rekomendasi sebagai tindak lanjut perbaikan..
ALAT PENGENDALI PERANGKAT ELEKTRONIKA DENGAN BANYAK FUNGSI MENGGUNAKAN SMS Marniati, Yessi
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1131.888 KB)

Abstract

Rangkaian ini mulanya diberi arus bolak balik 220 Volt yang mengalir melewati sekring dan menuju ke input transformator stepdown 220 Volt AC, dari transformator tegangan diturunkan menjadi 12 Volt AC. Tegangan keluaran dari jembatan bridge menjadi 12 Volt DC. Setelah pesan dikirim ke telepon genggam yang terpasang pada alat kemudian telepon genggam tersebut mengalirkan arus ke penstabil tengangan di teruskan kemotor DC, motor DC bergerak memutar rotary switch dengan menggunakan gear yang di telah di rangkai hingga mendapatkan putaran maksimal. Rotary switch bergerak untuk menghubungkan arus positif dari dioda bridge ke (R1) untuk memberi bias pada basis (Q1) setelah transistor mendapat bias pada saat yang bersamaan trasnsistor akan mengalami titik jenuh yang membuat transistor berfungsi seperti sakelar dan mengalirkan arus listrik ke kumparan relay, maka relay akan dalam kondisi normallyclose dan perangkat elektronika yang terpasang akan menyala dan sebaliknya bila pesan diterima lagi maka relay akan memutus arus lisrik pada perangkat elektronika otomatis perangkat tersebut akan padam

Page 1 of 2 | Total Record : 11