cover
Contact Name
Aswir Premadi
Contact Email
aswir.premadi@itp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aswir.premadi@itp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 22523472     EISSN : 25988255     DOI : -
Redaksi Jurnal Teknik Elektro Institut Teknologi Padang mengundang para Peneliti, Akademisi, Praktisi dan Profesional untuk menyumbangkan karya tulisnya, di bidang Teknik Elektro, baik berupa hasil penelitian dan kajian pustaka yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro" : 6 Documents clear
EVALUASI SISTEM PENCAHAYAAN LAMPU JALAN DI KECAMATAN SUNGAI BAHAR Effendi, Asnal; Suryana, Asep
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.299 KB)

Abstract

Penerangan Jalan Umum (PJU) adalah fasilitas vital yang dibutuhkan masyarakat modern. Penerangan jalan umum diperlukan guna meningkatkan keamanan lalulintas, keamanan lingkungan, orientasi daerah dan aksesoris kota dimalam hari. Penerangan jalan umum juga diperlukan untuk menunjang aktifitas perekonomian dan mobilitas masyarakat dimalam hari. Jalan di daerah sungai bahar termasuk jalan lingkungan, yang sangat kurang memadai dalam penataan lampu jalannya. Ada lampu jalan yang intensitas cahayanya sangat kecil, yang mengakibatkan sering terjadinya kecelakaan di jalan tersebut. Pemasangan lampu jalan pun tidak sesuai dengan standar SNI, dimana jarak antar tiang lampu terlalu jauh yang seharusnya menurut standar SNI 40 meter dipasang 100 meter, pemasangan tiang yang seharusnya menurut standar 0,7 meter dari tepi perkerasan jalan dipasang 4 sampai 5 meter dari tepi perkerasan jalan karena pemasangan lampu jalan tersebut menempel pada tiang listrik stang ornamentnya. Oleh karena itu untuk mendukung kenyamanan dan keamanan lingkungan bagi para pengguna jalan, maka diperlukan evaluasi pencahayaan lampu jalan di kecamatan sungai bahar tersebut.
STUDI PENGARUH PERUBAHAN FREKUENSI SUMBER TERHADAP FAKTOR DAYA MOTOR INDUKSI 3-FASA Anthony, Zuriman
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.374 KB)

Abstract

Perubahan frekuensi yang terjadi pada sistem tenaga listrik biasanya tidak begitu besar sehinga pengaruhnya tidak begitu diperhatikan terhadap kinerja motor induksi. Perubahan frekuensi yang besar bisanya dilakukan untuk mengatur kecepatan motor indukssi. Tulisan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran pengaruh perubahan frekuensi yang dilakukan untuk mengatur kecepatan motor induksi 3-fasa terhadap faktor daya motor. Motor yang digunakan pada penelitian ini adalah motor induksi 3-fasa 2250 Hp, 2300 V, 60Hz, hubungan bintang. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa akan terjadi penurunan faktor daya pada motor bila dilakukan perubahan frekuensi sumber, baik dengan cara menaikan ataupun dengan menurukan frekuensi. Frekuensi terendah yang memungkinkan motor dapat bekerja dengan faktor daya yang baik adalah pada frekuensi yang tidak boleh lebih rendah dari 43,33% dari frekuensi standar motor.
PENGARUH HARMONIK AKIBAT PENGGUNAAN VARIABLE SPEED DRIVE TERHADAP PIRANTI BRIDGE CRANE PLTU TELUK SIRIH (2X112MW) Zulkarnaini, Zulkarnaini
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.258 KB)

Abstract

PLTU Teluk Sirih (2X112MW) menggunakan Bridge Crane dengan Variable Speed Drive sebagai sistem kontrol. Variable Speed Drive merupakan beban non-linear dan dicurigai menjadi sumber distorsi harmonik pada tegangan dan arus yang mengalir pada piranti Bridge Crane. Dilakukan pengukuran pada sisi masukan dan keluaran sistem kontrol piranti masing-masing motor Bridge Crane. Dari hasil pengukuran diketahui jika terjadi distorsi pada arus, tegangan masukan dan keluaran. Hasil pengukuran yang dimasukkan dalam perhitungan kemudian dibandingkan dengan standar yang ada menunjukkan bahwa nilai Total Harmonic Distortion tegangan piranti Bridge Crane yang tertinggi yaitu sebesar 0.048% masih dalam batas aman sebesar 5%. yang ditetapkan standar IEEE 519-1992. Sementara nilai Individual Harmonic Distortion arus khususnya orde ke-5 piranti Motor Hoist pada Bridge Crane yang tertinggi sebesar 22A telah melewati ambang batas maksimum yang ditetapkan standar IEC 1000-3-2 sebesar 1.14A, nilai Total Demand Distortion tertinggi piranti Trolley Motor pada Bridge Crane sebesar 63% telah melewati standar nilai Total Demand Distortion IEEE 519-1992 sebesar 15%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Variable Speed Drive mengandung harmonik yang menyebabkan distorsi tegangan dan arus pada piranti-piranti Bridge Crane.
KELAYAKAN INSTALASI LISTRIK RUMAH TANGGA DENGAN PEMAKAIAN LEBIH DARI 10 TAHUN DI KANAGARIAN NANGGALO KECAMATAN KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN Alfith, Alfith
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.556 KB)

Abstract

Instalasi listrik diduga akan mengalami perubahan nilai parameter setelah digunakan untuk penyediaan daya listrik. Perubahan parameter ini ditinjau dengan tujuan mengetahui tingkat kelaikan pemakaian instalasi penerangan rumah tangga yang telah digunakan lebih dari 10 tahun. Terdapat empat parameter tinjauan, yaitu: tahanan isolasi, resistansi pentanahan, penampang penghantar pada penambahan beban titik nyala dan pengaman instalasi. Hasil analisis data menunjukkan persentase faktor kelaikan tahanan isolasi instalasi sebesar 100%, resistansi pentanahan instalasi sebesar 62,66%, penampang penghantar pada penambahan beban titik nyala sebesar 46,66% dan pengaman instalasi (MCB) ditinjau dari kondisi fisiknya sebesar 100%. Maka secara keseluruhan instalasi penerangan rumah di Kenagarian Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan sebesar 28% laik pakai, sedangkan 72% kurang laik pakai.
SISTEM VERIFIKASI PENUTUR MENGGUNAKAN METODA MEL FREQUENCY CEPSTRAL COEFFICIENTS-VECTOR QUANTISATION (MFCC-VQ) SERTA SUM SQUARE ERROR (SSE) DAN PENGENALAN KATA MENGGUNAKAN METODA LOGIKA FUZZY harisma, Atik
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.1 KB)

Abstract

Metoda Mel Frequency Cepstral Coefficients-Vector Quantization (MFCC-VQ) dapat digunakan dalam sistem verifikasi penutur dan Logika Fuzzy dalam sistem pengenalan kata. Proses ekstraksi ciri sinyal wicara menggunakan metoda Mel Frequency Cepstral Coefficients (MFCC) nantinya akan menghasilkan vektor akustik sinyal wicara. Vector Quantization (VQ) digunakan untuk membentuk vector akustik yang spesifik untuk tiap penutur. Pada pengenalan atau verifikasi, Sum Square Error digunakan untuk mencocokkan penutur tak dikenal dengan penutur dalam filebase berdasarkan error terkecil. Dalam penelitian ini, sistem digunakan untuk memverifikasi penutur dan mengenali kata, yaitu merah, biru, dan hijau dalam Bahasa Indonesia. Sistem ini telah diuji dengan membandingkan tingkat keberhasilan verifikasi penutur antara sumber suara yang digunakan sebagai filebase dan pemodelan kata dengan sumber suara yang tidak digunakan sebagai filebase. Untuk 10 kali pengucapan pada masing-masing pengujian diperoleh persentase keberhasilan verifikasi penutur yang baik. Pada pengujian sumber suara yang digunakan sebagai filebase, rata-rata persentase keberhasilan verifikasi adalah 70% dengan rata-rata persentase kebenaran pengenalan kata sebesar 87.5%, sedangkan pengujian sumber suara yang tidak digunakan sebagai filebase memperoleh persentase rata-rata keberhasilan verifikasi sebesar 78.3%.
VALIDASI SINYAL THREE-STEP SWEPT-SINE PADA VIRTUAL SIGNAL GENERATOR DENGAN PERANGKAT LUNAK LABVIEW Yanto, Asmara
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4450.222 KB)

Abstract

Sinyal Swept-sine adalah sinyal sinusoidal dengan amplitudo tertentu dan memiliki kandungan frekuensi yang berubah terhadap waktu. Sinyal ini sering digunakan pada pengujian FRF (Fungsi Respon Frekuensi) suatu sistem yang dilakukan untuk mengetahui karakteristik dinamik dari sistem tersebut. Sinyal ini dibangkitkan dengan Signal Generator dan dikirimkan ke Shaker untuk mengeksitasi sistem uji. Pada umumnya jenis sinyal Swept-sine yang sering digunakan adalah Linear Swept-sine dan Logarithmic Swept-sine. Pada makalah ini dipaparkan empat buah sinyal Three-step Swept-sine dengan menggunakan perangkat lunak LabVIEW. Keempat sinyal ini adalah sinyal S111, S212, S232, dan S535 Swept-sine. Keempat sinyal ini merupakan pengembangan dari hubungan sinyal Linear Swept-sine dengan kurva magnitudo FRF Sistem Satu Derajat Kebebasan. Penamaan keempat sinyal ini berdasarkan orde polinomial dari fungsi swept yang digunakannya. Keempat sinyal ini dikemas dalam sebuah Virtual Signal Generator dengan perangkat lunak LabVIEW pada komputer. Sinyal Three-step Swept-sine pada Virtual Signal Generator dibangkitkan melalui sebuah DAQ Device. Untuk memvalidasi sinyal Three-step Swept-sine ini dilakukan pencuplikan sinyal sesudah melewati DAQ Device dengan sebuah Picoscope. Rentang fekuensi sinyal yang diuji adalah 0-10 Hz, 0-100 Hz, dan 0-1000 Hz dengan variasi lama pencuplikan sinyal 2 s, 4 s, dan 6 s. Dari perbandingan sinyal yang dicuplik terhadap sinyal yang dibangkitkan diperoleh kesalahan magnitudo sepanjang rentang frekuensi sinyal dan kesalahan waktu swept sinyal. Harga kesalahan magnitudo sepanjang rentang frekuensi sinyal yang diperoleh di bawah 0.15% dan harga kesalahan waktu swept sinyal yang diperoleh di bawah 0.06 %, sehingga keempat buah sinyal Three-step Swept-sine ini dinyatakan valid.

Page 1 of 1 | Total Record : 6