cover
Contact Name
Aswir Premadi
Contact Email
aswir.premadi@itp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aswir.premadi@itp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 22523472     EISSN : 25988255     DOI : -
Redaksi Jurnal Teknik Elektro Institut Teknologi Padang mengundang para Peneliti, Akademisi, Praktisi dan Profesional untuk menyumbangkan karya tulisnya, di bidang Teknik Elektro, baik berupa hasil penelitian dan kajian pustaka yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro" : 6 Documents clear
PEMETAAN TINGKAT DISTORSI HARMONIK PADA GEDUNG KAMPUS INSTITUT TEKNOLOGI PADANG Zulkarnaini, Zulkarnaini; Andres, Andres
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2201.452 KB)

Abstract

Harmonik menyebabkan bentuk gelombang arus tidak Sinusoidal murni sebab sudah terdistorsi. Pada umumnya peralatan elektronik merupakan beban nonlinear seperti komputer, printer, scanner, inverter, konverter, dan lain sebagainnya. Beban non-linier adalah beban dimana hubungan antara arus dan tegangannya tidak linier. Keberadaan beban non-linier pada sistem tenaga listrik akan menimbulkan gangguan harmonisa. Tingkat harmonisa yang melewati standar dapat menyebabkan terjadinya peningkatan panas pada peralatan. Bahkan pada kondisi terburuk dapat terjadi gangguan bahkan kerusakan permanen pada beberapa peralatan elektronik yang sen sitif termasuk komputer. Selain itu juga dapat menyebabkan berkurangnya umur peralatan. Pada penelitian ini akan dilakukan pengukuran kandungan harmonisa tegangan dan arus listrik di gedung kampus ITP . Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat ukur Power Quality Analyzer Fluke 434. Hasil pengukuran selanjutnya akan dibandingkan dengan standar yang ada (dalam hal ini standar IEEE), sebagai evaluasi terhadap kualitas daya listrik di gedung kampus ITP . Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan harmonisa tegangan (%THDv) di Gedung kampus ITP berada pada rentang 1,9% – 3,4% sedangkan kandungan harmonisa arus (%THDi) adalah 7,2%-350,6% .
PERANCANGAN INSTALASI PENANGKAL PETIR EKSTERNAL GEDUNG BERTINGKAT (APLIKASI BALAI KOTA PARIAMAN) Bandri, Sepannur
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.222 KB)

Abstract

Gedung Balai Kota Pariaman merupakan pusat Pemerintahan Kota Pariaman, dibangun diatas tanah seluas 4 Ha dengan ukuran 63,70 m x 51,70 m x 27,3 m. Secara fisik bangunannya lebih tinggi dan menonjol dari bangunan yang berada disekitarnya. Sebagai pusat pemerintahan bangunan ini banyak terdapat peralatan -peralatan elektronik seperti komputer, telephone, rad AC dan lain-lain. Untuk mengamankan gedung dan peralatan tersebut perlu dilindungi dari bahaya sambaran petir. Dalam penelitian ini analisa dilakukan berdasarkan kajian teori-teori yang berhubungan dengan sistem proteksi gedung terhadap sambaran petir. Penelitian dilakukan dengan survey ke lokasi, kemudian data-data teknis dilokasi diolah dengan data dari BMKG Stasiun Sicincin. Data yang telah terkumpul dianalisa bedasarkan persamaan yang ada dan dengan melukis wilayah perlindungan pada perlindungan Gedung Balai Kota Pariaman tersebut baik tampak depan, samping, belakang dan atas. Dari hasil analisa, perkiraan bahaya, luas daerah yang menarik sambaran petir 14530,882 m², jumlah sambaran petir 0,06 sambaran petir per hari per km² dan kemungkinan gedung tersambar petir 0,5231 sambaran per tahun.
PERENCANAAN PENERANGAN JALAN UMUM JALAN LINGKAR UTARA KOTA SOLOK Effendi, Asnal; Aldifian, Aldifian
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7157.518 KB)

Abstract

Pembangunan Jalan Lingkar Utara Kota Solok telah sepanjang 8,12 Km telah selesai dikerjakan pada STA 0+550 M. Guna mengoptimalkan fungsi jalan ini diperlukan perencanaan penerangan jalan umum mengingat jalan lingkar utara merupakan jalur lintas sumatera nantinya. Lampu Penerangan Jalan Umum merupakan bagian dari bangunan pelengkpa yang dipasang dikiri/dikanan dan atau ditengah jalan guna menerangi jalan. Dari data Dinas Pekerjaan Umum Kota Solok, bahwa Jalan Lingkar Utara merupakan jalan 2 jalur dengan lebar 7 M dan titik median jalan direncanakan 2 M. Dengan mempertimbangkan Iluminasi Cahaya dititik ujung jalan (bahu jalan) dengan memenuhi persyaratan SNI maka diperoleh tinggi tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) sebesar 12 M dengan panjang stang ornamen sebesar 2 M dengan sudut kemiringan. Lampu yang digunakan adalah jenis Sodium dengan daya 400 W dan efisiensi 110 lumen/watt sehingga menghasilnya intensitas cahaya sebesar 3.503,18 candela. Dengan panjang jalan 550 M, maka diperlukan 15 batang tiang dengan stang ornament ganda dengan jumlah lampu sebanyak 30 unit. Penghantar digunakan adalah kabel tanah NYFGbY 4x10 dan NYFGbY 4x16 sebagai penghubung jaringan PLN ke Box APP. Drop tegangan diperkirakan sebesar 4,8%. Berdasarkan perhitungan daya langg anan Penerangan Jalan Umum ini sebesar 23.000 VA dengan biaya bulanan sebesar Rp. 4.842.000,-.
SISTEM PENGENDALI ARUS START MOTOR INDUKSI PHASA TIGA DENGAN VARIASI BEBAN Yusnita, Yusnita; Tjahjono, Hendro
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.698 KB)

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan suata cara sederhana dalam mengendalikan arus start motor induksi 3-fasa. Penelitian ini dibantu oleh program komputer Matlab untuk menganalisa kinerja motor selama proses start dan operasi. Motor yang digunakan pada penelitian ini adalah motoro induksi 3-fasa, 1500 W, 380 V, 4 kutup, 50 Hz and 1400 rpm. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa untuk mengendalikan arus start sebaiknya pada awal start motor diberi tegangan 26.32% dari tegangan nominalnya,kemudian dinaikan secara bertahap menjadi 69% and 100% dari tegangan nominalnya.
PERENCANAAN SALURAN UDARA TEGANGAN MENENGAH (SUTM) 20 kV PADA KOMLEK PERKEBUNAN AMP ( Agra Masang Perkasa ) Bawan Lubuk Basung Dewi, Arfita Yuana; Fauzan, Fauzan
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.25 KB)

Abstract

Perencanaan jaringan distribusi tidak lepas dari penentuan besarnya daya atau beban yang akan di salurkan melalui sistem jaringan tersebut, terutama berkaitan dengan penentuan kuat hantar arus pada ukuran kawat penampang dan jenis penghantar yang di pilih. Perencanaan jaringan saluran udara tegangan menengah 20 kV di dapat dari percabangan Feeder utama Lubuk basung Pada Km 10 di Lokasi Bawan. Feeder Lubuk Basung merupakan salah satu feeder yang menyalurkan energi tenaga listrik dari GH Bawan melalui sistem jaringan distribusi primer 20 kV, feeder ini memiliki panjang saluran Primer 73,4 km terdiri dari dari saluran feeder utama sepanjang 48 km. Adapun metode pengumpulan data yang di terapkan dalam perencanaan ini adalah metode observasi lapangan dan metode dokumenter. Data-data yang di peroleh dari hasil Survey lapangan dan Analisis dengan menggunakan rumus-rumus baku dari beberapa kajian pustaka. Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan dari hasil simulasi untuk rencana pemasangan jaringan SUTM 20 kV pada feeder utama Lubuk Basung masih dalam Standar pelayanan dan tegangan regulasi ± 7,53 % dan tegangan ujung Jaringan 18,69 kV ( Analisis data ), Sistem konstruksi saluran udara tegangan menengah 20 kV dan kompenen-kompenen utama mengacu standarisasi dari PT. PLN ( Persero ) Tahun 1998, Meliputi konstruksi tiang besi 11 meter 156 daN, Kawat AAAC 70 mm², Andongan 0,58 meter dengan jarak gawang rata-rata 50 meter, penyaluran energi listrik sebesar ± 212,6 KVA. Selanjutnya uraian kebutuhan material tercantum pada pada daftar terlampir.
FENOMENA FLASHOVER AKIBAT ARUS BOCOR PADA ISOLATOR KERAMIK DAN RESIN EPOKSI Yandri, Valdi Rizki; Nurhatisyah, Nurhatisyah
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.92 KB)

Abstract

Saat ini keramik dan epoxy resin telah digunakan di banyak sektor. Dalam teknik listrik, keramik dan epoxy resin dapat digunakan untuk isolasi. Untuk mengetahui karakteristik dari bahan yang digunakan, maka beberapa pengujian dilakukan seperti pengujian listrik dan pengujian fisik. Karakteristik listrik yang akan diperiksa diperkirakan dari tegangan lewat dan arus bocor. Karakteristik fisik yang akan diuji adalah hidrofobik. Fenomena lain yang akan diuji adalah pengaruh lengkung pita kering untuk kinerja isolator. Pita kering yang terbentuk dipermukaan isolator karena polusi tinggi dan kelembaban lingkungan. Kejadian ini akan merusak isolator. Pada penelitian ini keramik dan resin epoksi akan diuji karakteristik dalam ruang yang konsisi iklm suka tropis. Jadi data tentang keramik dan resin epoksi akan didapatkan di semua jenis polusi, kelembaban dan suhu di lingkungan tropis. Hubungi sudut isolator keramik sebelum kebocoran pengukuran saat ini adalah 25 derajat sedangkan untuk isolator epoxy resin adalah 88derajat. Ini berarti bahwa isolator epoxy resin adalah lebih hidrofobik dari keramik isolator. Arus bocor isolatorkeramik dalam kondisi bersih pada suhu 25  C dan kelembaban 70-80% menjadipeduli dengan 1,15-22,90 μA sedangkan arus bocor isolator epoxyresin menjadiprihatin dengan 1,08-21,80 μA. Setelah karakteristik dari bahan tersebut telah didapat, karakteristik kebocoran saatini dan eksi tegangan flashover . Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, keramik isolator yang sesuaidigunakan dalam isolator resin epoksi dan dataran rendah yang cocok digunakan dalam dataran tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6