cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Buana Informatika
ISSN : 20872534     EISSN : 20897642     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018" : 9 Documents clear
Kombinasi Algoritma Spatial Autocorrelation G* dan Algoritma C5.0 untuk Deteksi Daerah Rawan Longsor di Pulau Jawa Susetyo, Yerymia Alfa
Jurnal Buana Informatika Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v9i2.1706

Abstract

Java Island, Indonesia is the most densely populated island in the world. Java Island is also an island with a high frequency of landslide natural disaster. Various efforts have been made to minimize the disaster risk, including the compilation of model early detection landslide potential area. This research aims to develop an early warning model of landslide potential areas using Spatial Autocorrelation combined with Machine Learning Algorithm based on landslide-causing attributes. The first step we classify areas in Java Island as a landslide hotspot or landslide coldspot using spatial autocorrelation G * algorithm. This algorithm produced 124 polygons of sub-district in Java as landslide hotspots. The next step is build machine learning model using C5.0 method for hotspot and coldspot area. In this research, we utilize landslide-causing attributes i.e. rainfall, land cover, area slope, soil type, and land movement. The hotspot model show that landslide distribution focuses on land cover attributes. Meanwhile, for the coldspot area model, there is no focus of landslide distribution on one attribute. Furthermore, the accuracy level of hotspot model is 84.61% and 71.66% for coldspot model.
Mengukur tingkat keselarasan IT dan Bisnis (studi kasus perusahaan startup digital wilayah jawa) Airlangga, Gregorius Mikael
Jurnal Buana Informatika Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v9i2.1754

Abstract

Keselarasan IT dan Bisnis telah menjadi masalah utama startup digitalyang memanfaatkan teknologi sebagai penunjang dalam kegiatan bisnis. Sebagai salah satu organisasi yang marak berkembang di tanah air organisasi ini mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah untuk mampu menjadi tulang punggung perekonomian bangsa. Hal ini menyebabkan perlunya pengukuran tingkat keselarasan IT dan bisnis pada startup digital agar dapat menggambarkan kondisi keselarasan yang terjadi sehingga mampu menyusun strategi untuk semakin meningkatkan keuntungan kompetitif.Berdasarkan kebutuhan ini peneliti melakukan penilaian keselarasan antara IT dan bisnis dengan menggunakan model Luftman SAM (Strategic Alignment Maturity) terhadap 30 sampel perusahaan startup IT dari berbagai bidang bisnis yang berada di wilayah jawa sebagai pusat pertumbuhan startup digital di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan bahwa rata-rata startup digital memiliki tingkat keselarasan yang cukup baik yakni sebesar 3.45, hal ini menunjukkan bahwa keselarasan strategis antara IT dan Bisnis mulai terbentuk dan terintegrasi di seluruh unit fungsional
Taxonomi Informasi Produksi pada Industri Manufaktur dalam Industri 4.0 Kusumawati, Tri Ika Jaya
Jurnal Buana Informatika Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v9i2.1714

Abstract

Digitalisasi dalam industri manufaktur sampai dengan saat ini terus berkembang. Berbagai teknologi yang mendukung keberhasilannya dibangun dan terus diteliti agar tercipta keterbukaan. Keterbukaan data merupakan topik penelitian yang belum terselesaiakan karena mengacu kepada data yang besar yang beredar di internet. Dalam industri 4.0 mesin produksi, kebutuhan produksi serta beberapa element pendukung produksi berkomunikasi secara efisien dengan terhubungnya data melalui internet. Untuk menyerap dan mengklasifikasikan data dibutuhkan tahap penyaringan dan pemilahan makna dari kata. Taxonomi merupkan salah satu teknik dalam memetakan keterkaitan kata serta makna dari kata yang merupakan data itu sendiri. Pada penelitian ini dirancang sebuah taxonomi kegitan produksi pada industri manufaktur yang bergerak dibidang textile. Banyaknya istilah dalam industri textile dan hasil dari produksi textile, maka perlu dibuatkannya sebuah taxonomi data dalam susunana makna yang saling berhubungan. Penelitian ini mengacu kepada penelitian untuk membuat database berbasis ontologi dalam arus supply chain management. Hasil dari penelitian ini adalah model pemetaan dalam bentuk taxonomi yang dibuat menggunakan metode methontology. Pengujian keberhasilan taxonomi menggunakan OntoQA. Merupakan matriks perhitungan kekuatan keterikatan antar class. Penelitian ini masih terus dalam penyempurnaan dengan dikembangkannya dalam judul-judul penelitian berikutnya.
Autonomous Robot Path Planning Using Comparison Particle Swarm Optimization Method and Genetic algorithm Ariyati, Miftah Rahmalia; Musthafa, Ahmad Reza
Jurnal Buana Informatika Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v9i2.1518

Abstract

Research on Robot path planning has been widely researched and developed. In general, path planning that desired is a safe path, without obstacles, and short distances. There are several methods that can be applied in planning this path include the method of particle swarm optimization and genetics algorithm. In this research, both methods of optimization are applied. Both methods of optimization are compared to obtain the best possible method. The particle swarm optimization method utilizes the particle population movement and the genetic algorithm method of searching a population of a number of individuals who are problem solvers. The result of this research is the method of particle swarm optimization better than the genetic algorithm method. This is based on the computational time required by the particle swarm optimization method is shorter than the genetic algorithm method and the comparison of the particle swarm optimization pathway is also shorter than the genetic algorithm method.
Implemantasi Differential Evolution untuk Optimasi Jadwal Produksi Setiawan, Hendry; Tan, Dewi Fandelia; Prilianti, Kestrilia Rega
Jurnal Buana Informatika Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v9i2.1716

Abstract

Penjadwalan merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh setiap perusahaan. Penjadwalan yang baik akan meningkatkan efisiensi dan efektifitas dari perusahaan tersebut. Permasalahan yang sering terjadi adalah masih sering terjadinya keterlambatan dalam pengerjaan pesanan dari batas waktu yang ditentukan dan kerusakan produksi (afal) yang dihasilkan masih sangat tinggi. Hal ini dikarenakan terbatasnya kemampuan operator dalam membagi job pada mesin, sehingga memungkinkan terjadinya kesalahan penjadwalan. Untuk memecahkan permasalahan tersebut, dibuat sebuah aplikasi yang dapat melakukan optimasi jadwal produksi secara otomatis. Aplikasi ini dibuat dengan mengimplementasikan algoritma differential evolution. Solusi penjadwalan produksi ini akan direpresentasikan dalam bentuk vektor. Setiap vektor akan dihitung nilai fitness dengan kriteria minimasi waktu dan afal.  Proses ini akan dilakukan hingga mencapai vektor terbaik yang mampu memberikan jadwal yang optimal. Hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa aplikasi dapat melakukan optimasi jadwal produksi dengan rata-rata tingkat keakuratan mencapai 99,54%. Hasil penjadwalan menggunakan algoritma differential evolution dapat menurunkan afal sebesar 8,19%, dan waktu komputasi sebesar 97,51%.Kata Kunci: afal, algoritma differential evolution, penjadwalan
RANCANG BANGUN WEBSITE MENCARI TUKANG MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL Al Hazmi, Mohammad Rifqi
Jurnal Buana Informatika Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v9i2.1651

Abstract

Meningkatnya pendapatan masyarakat, membuat perkembangan kehidupan menjadi semakin komplek. Hal ini membuat masyarakat rela  mengeluarkan uang ekstra, untuk mendapatkan kenyamanan. Selain itu, adanya keterbatasan waktu  karena jam kerja menimbulkan kebutuhan bantuan pelayanan ekstra meningkat, salah satunya adalah jasa perbaikan rumah. Dengan tingginya pengguna internet di Indonesia maka masalah pada proses pencarian tukang dapat dipecahkan dengan membuat website untuk mencari tukang. Website tersebut akan dibuat dengan menggunakan framework Laravel. Laravel dipilih karena merupakan framework yang kokoh dan memiliki rangka untuk membuat website yang tersusun dengan rapi, sehingga dapat membantu mengorganisir kode. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa website untuk mencari tukang dapat dibangun menggunakan framework Laravel.
Analisa Tingkat Keharmonisan Suami Istri Pengguna Vasektomi Dengan Algoritma C4.5 , Salamun; , Wita Yulianti
Jurnal Buana Informatika Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v9i2.1655

Abstract

Partisipasi pria menjadi indikator keberhasilan program KB. Adapun keterkaitan partisipasi pria  pengguna vasektomi adalah pengetahuan, tingkah laku partisipan KB pria tentang vasektomi serta dukungan keluarga. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap akseptor/partisipan KB pria tentang vasektomi dan peranan dukungan keluarga pengguna vasektomi. Penelitian ini merupakan salah satu cara bagaimana melihat hasil dari program pemerintah untuk mengurangi jumlah penduduk di indonesia, cara ini adalah cara dimana bisa mengakibatkan renggangnya suatu hubungan suami istri karna di sebabkan berbagai faktor, seperti, komunikasi, sosial, seksual dan ekonomi. Dalam peneltian ini data di dapatkan di sebuah lembaga resmi KB BKKBN dan langsung melakukan observasi lapangan kepada beberapa pasangan suami istri yang menggunakan vasektomi, setelah data di dapat maka akan di olah menggunakan algoritma C4.5 dimana dari hail nya nanti akan menghasilkan pohon keputusan. Apakah pasangan tersebut bisa mengikuti program KB vasektomi ini.
Analisis Pengaruh Citra Gelap, Normal, Terang Terhadap Wavelet Orthogonal Kristianti, Novera; Purnawati, Niwayan; Rolando, Bryand
Jurnal Buana Informatika Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v9i2.1698

Abstract

An image of dark images, grouped into a normal image, and the image of the light. The classification of the image become dark color visible from the histogram and the value of mu. The image consists of information and redundancies. The use of wavelet image compression effective in votes and decrease memory usage as well as create devices become faster. In this research, conducted an analysis of the influence of the dark image, the image of the normal and the image of the light against the orthogonal wavelet. In this study, PSNR is used to compare some of the functions of the orthogonal wavelet (wavelet orthogonal function 17) in a dark image compression, image of normal and bright image. PSNR measurement parameter is often used for the measurement of quality of image reconstruction, which is then compared with the original image. Compression ratio is used to measure the reduction of the size of the data after the compression process. Based on research on a dark image, the image is normal, and the image of the light of the results obtained has the highest Haar wavelet PSNR for all testing and image to the highest compression ratios on all test image is Symlet 8.
Mengukur tingkat kematangan keselarasan antara it dan bisnis (studi kasus perusahaan startup digital wilayah jawa) Airlangga, Gregorius
Jurnal Buana Informatika Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v9i2.1485

Abstract

Keselarasan strategi IT dan Bisnis telah menjadi masalah utama di dalam suatu perusahaan baik perusahaan kecil, menengah dan besar. Untuk mencapai tujuan, perusahaan tidak hanya membutuhkan kemampuan bisnis atau IT saja, melainkan perlu adanya keselarasan strategis yang dapat berjalan beriringan antara IT dan Bisnis. Studi yang diambil dari ITGI (IT governance Institute) menyebutkan bahwa keselarasan strategis antara IT dan Bisnis merupakan sebuah kunci untuk merealisasikan manfaat IT bagi bisnis demi tercapainya tujuan bisnis. Besarnya jurang pemisah antara strategi IT dan bisnis akan berdampak terhadap performa bisnis organisasi, terutama jika organisasi tersebut mengandalkan IT sebagai nilai jualnya, salah satu jenis organisasi yang marak hadir di wilayah jawa adalah industri kreatif IT yang biasa disebut startup IT, dengan peningkatan per tahun sebesar 300% menurut BMI. Startup digital pada umumnya melihat IT sebagai suatu aset bisnis yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis, tanpa IT maka bisnis tidak dapat dijalankan , penelitian tentang pengukuran keselarasan IT dan bisnis di dalam suatu startup akan menggambarkan model keselarasan sehingga perusahaan mampu meningkatkan keselarasan bisnis dan IT untuk mencapai tujuan strategis perusahaan. berdasarkan kebutuhan ini peneliti melakukan penilaian keselarasan antara IT dan bisnis dengan menggunakan model Luftman SAMM (Strategic Alignment Maturity Model) terhadap 30 sampel perusahaan startup IT dari berbagai bidang bisnis yang berada di wilayah jawa. Rata-rata perusahaan memiliki tingkat keselarasan yang cukup baik yakni 3.45, hal ini berarti keselarasan strategis antara IT dan Bisnis mulai terlihat dan terintegrasi di seluruh unit fungsional.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 More Issue