cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Buana Informatika
ISSN : 20872534     EISSN : 20897642     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016" : 8 Documents clear
Aplikasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia Nol Hingga Enam Tahun Berbasis Android Saurina, Nia
Jurnal Buana Informatika Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v7i1.485

Abstract

Abstract. We can classify children growth into two groups: children growth which means a process for children physical development in which there is an increase in organ measure; and ‘Children development’ which means an increase of cells function and structures based on cell maturity. Based on Indonesia Ministry of Health data, in 2013 16% of Indonesian children under 5 years old experience a development disorder, such as both of gross and fine motor development disorders, hearing impairment, intelligence disorder, and delays of speech. They are caused by late identification. In Indonesia there is a scheme named puskesmas which can identify the problems. Unfortunately not all mothers can monitor their children because of their activities or lack of knowledge. This research needs to make growth and development disorders early detection application based on android for 0-6 age children. The users of this application are parents and medical team in puskesmas. This aplication will inform them of the children growth and development; it can identify growth and development disorders and give advice to solve the problems.  Keywords: early detection, child and development disorder, Android.                                    Abstrak. Tumbuh kembang anak memiliki dua fase yang berbeda, yaitu pertumbuhan merupakan suatu proses perubahan fisik yang ditandai dengan bertambahnya berbagai ukuran berbagai organ tubuh; dan perkembangan merupakan suatu proses bertambahnya kemampuan dan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks sebagai hasil dan pematangan sel-sel. Menurut Depkes RI, 2013 bahwa 16% balita Indonesia mengalami gangguan perkembangan, baik perkembangan motorik halus dan kasar, gangguan pendengaran, kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara. Puskesmas merupakan pelayanan kesehatan masyarakat. Tetapi saat ini keaktifan ibu dalam memonitoring tumbuh kembang anaknya mengalami penurunan, dikarenakan kesibukan maupun malas. Tujuan penelitian adalah membuat aplikasi deteksi dini tumbuh kembang anak yang berusia nol hingga enam tahun berbasis android. Aplikasi ini ditujukan bagi orang tua serta tim medis kesehatan yang bertugas di Puskesmas guna memberikan informasi mengenai tumbuh kembang anak, menemukenali penyimpangan pertumbuhan dan dapat memberikan saran stimulasi dini apa yang harus diberikan kepada anak.Kata Kunci: Deteksi Dini, Tumbuh Kembang Anak, Android.
Penggabungan Fitur Bentuk dan Fitur Tekstur yang Invariant terhadap Rotasi untuk Klasifikasi Citra Pap Smear Pasrun, Yuwanda Purnamasari; Fatichah, Chastine; Suciati, Nanik
Jurnal Buana Informatika Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v7i1.479

Abstract

Abstract. Pap test is a cervical cancer screening manually and requires a long time that it needs an exact cell classification system based computers. Features determination by observation in characteristic differences between the datasets visually betweenclass will help a cell classification results which has relevant characteristics between classes. In addition, the change in orientation of the cells at the time of the acquisition will affect the value of the generated feature so extraction method that is rotation invariant is needed to overcome that problem. This research proposes the combination of simple shapes feature and the texture feature from extraction Local Binary Pattern Histogram Fourier (LBP-HF) that invariant to rotation as additional features to classify pap smear images. The result show that the proposed feature combination yield good performance with accuracy 92.44% for two category cell and 70.06% for seven class cell.Keywords: classification, lbp-hf,  pap smear image, shape feature. Abstrak. Pap test adalah pemeriksaan kanker serviks secara manual yang membutuhkan waktu yang lama sehingga dibutuhkan sistem klasifikasi sel berbasis komputer yang tepat. Penentuan fitur melalui observasi pada perbedaan ciri antarkelas secara visual pada dataset akan membantu hasil klasifikasi sel untuk mendapatkan ciri yang relevan antarkelas. Selain itu, adanya perubahan orientasi sel pada saat akuisisi akan mempengaruhi nilai fitur yang dihasilkan sehingga dibutuhkan metode ekstraksi fitur yang invariant terhadap rotasi. Penelitian ini mengusulkan penggabungan fitur bentuk sederhana dan fitur tekstur dengan ekstraksi fitur Local Binary Pattern –Histogram Fourier yang invariant terhadap rotasi sebagai ciri tambahan dalam mengklasifikasikan citra pap smear. Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi fitur menghasilkan performa yang baik dengan akurai 92,44% untuk dua kategori sel dan 70,06% untuk tujuh kelas sel.Kata Kunci: klasifikasi, lbp-hf, citra pap smear, fitur bentuk.
Penerapan Service Oriented Architecture Menggunakan Web Service Pada Aplikasi Perpustakaan Berbasis Android Christanto, Ari Tunggul Sri; Kurniawati, Rachel
Jurnal Buana Informatika Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v7i1.486

Abstract

Abstract. Atma Jaya Yogyakarta University Library is one of the supporting units in academic activities. Currently the library has been using information systems to improve services to users and increase the effectiveness of business processes, in terms of dealing with the circulation of books. There are facts that the search of library book collection has not been optimal and there has not been a history facility for borrowing books by the users. Those problems can be solved by the use of Service Oriented Architecture (SOA), which integrates web service on android. The results of this study are android-based applications that implement Service Oriented Architecture (SOA) using web services to integrate the academic information system, library information system and employee information system. So that the exchange of data and information can run more easily and quickly.Keywords: Service Oriented Architecture, Android, Web Service, Book Collection, Library  Abstrak. Perpustakaan Universitas Atma Jaya Yogyakarta adalah salah satu unit pendukung dalam kegiatan akademis. Saat ini perpustakaan telah menggunakan sistem informasi untuk meningkatkan layanan kepada pengguna dan meningkatkan efektifitas proses bisnisnya, termasuk dalam hal menangani masalah sirkulasi buku. Namun terdapat permasalahan yaitu belum optimalnya pencarian koleksi buku perpustakaan dan belum ada fasilitas histori peminjaman buku oleh anggota. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan penggunaan Service Oriented Architecture, yaitu mengintegrasikan web service pada android. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi berbasis android yang menerapkan Service Oriented Architecture menggunakan web service untuk mengintegrasikan sistem informasi akademik, sistem informasi perpustakaan dan sistem informasi kepegawaian, sehingga pertukaran data dan informasi dapat semakin mudah dan cepat.Kata Kunci: Service Oriented Architecture, Android, Web Service, Koleksi Buku, Perpustakaan
Penggabungan Fitur Tekstur yang Invariant terhadap Iluminasi dan Fitur Bentuk untuk Deteksi Acute Lymphoblastic Leukemia Saputra, Rizal A; Fatichah, Chastine; Suciati, Nanik
Jurnal Buana Informatika Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v7i1.481

Abstract

Abstract. Detection with microscopic blood image can help early detection of Accute Lymphoblastic Leukemia (ALL). Therefore, image acquisition process under lighting variation cause varying illumination image, so it’s needed to find texture feature extraction method that is invariant towards illumination. Shape feature also needed in this study because can represent characteristics of microscopic blood image.This study proposes combination of texture feature that is illumination invariant and shape feature for ALL detection. Texture feature will be extracted using Complete Robust Local Binary Pattern (CRLBP) method and will be tested on microscopic blood image dataset named ALL_IDB1. Testing will be conducted by using various combination of different texture feature and shape feature. Combination of shape feature and CRLBP is perform better than others. In indvidual cell test, highest result using SVM Linear with accuracy 90.89%, sensitivity 94.24% and specificity 64.82%. Classification using ALL image reach accuracy 88.00 %, sensitivity 82.35% and specificity 100%.Keywords: Acute Lymphoblastic Leukemia detection, Complete Robust Local Bianry Pattern, Local Binary Pattern, shape feature, texture feature. Abstrak. Deteksi dengan citra mikroskopik sel darah dapat membantu untuk deteksi dini Accute Lymphoblastic Leukemia (ALL). Namun, proses akuisisi citra mikroskopik dengan variasi pencahayaan yang berbeda menyebabkan iluminasi citra menjadi beragam sehingga dibutuhkan metode yang dapat mengekstraksi fitur tekstur yang invariant terhadap iluminasi. Fitur bentuk juga dibutuhkan dalam penelitian ini karena dapat merepresentasikan perbedaan pada citra mikroskopik sel darah. Penelitian ini mengusulkan penggabungan fitur tekstur yang invariant terhadap iluminasi dan fitur bentuk untuk deteksi dini ALL. Fitur tekstur akan diekstraksi dengan menggunakan metode Complete Robust Local Binary Pattern (CRLBP) dan diuji coba pada dataset ALL_IDB1. Uji coba dilakukan dengan variasi penggabungan fitur bentuk dan fitur tekstur. Penggabungan fitur bentuk dan CRLBP merupakan kombinasi fitur dengan performansi paling baik. Pada pengujian sel tunggal memberikan hasil tertinggi pada klasifikasi SVM Linear dengan akurasi 90,89%, sensitifitas 94,24% dan sepesifisitas 64,82%. Pada klasifikasi citra ALL akurasi mencapai 88,00%, dengan sensitifitas 82,35% dan spesifisitas 100%.Kata Kunci: Complete Robust Local Binary Pattern, deteksi Acute Lymphoblastic Leukemia, Local Binary Pattern, fitur bentuk, fitur tekstur
Peringkasan Dokumen Berbahasa Inggris Menggunakan Sebaran Local Sentence Wahib, Aminul; Arifin, Agus Zainal; Purwitasari, Diana
Jurnal Buana Informatika Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v7i1.482

Abstract

Abstract. The number of digital documents grows very rapidly causing time waste in searching and reading the information. To overcome these problems, many document summary methods are developed to find important or key sentences from the source document. This study proposes a new strategy in summarizing English document by using local sentence distribution method to find and dig up hidden important sentence from the source document in an effort to improve quality of the summaries. Experiments are conducted on dataset DUC 2004 task 2. Measurement ROUGE-1 and ROUGE-2 are employed as a performance evaluation of the proposed method with sentence information density and sentence cluster keyword (SIDeKiCK). The experiment shows that the proposed method has better performance with an average achievement ROUGE-1 0.398, an increase of 1.5% compared to SIDeKiCK method and ROUGE-2 0.12, an increase 13% compared to SIDeKiCK method.Keywords: Summarize Document, Important Sentences, Distribution of Local Sentence, ROUGE. Abstrak. Jumlah dokumen digital yang berkembang sangat pesat menyebabkan banyaknya waktu terbuang dalam mencari dan membaca informasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut banyak dikembangkan metode peringkasan dokumen yang diharapkan mampu menemukan kalimat-kalimat penting dari dokumen sumber. Penelitian ini mengajukan strategi baru peringkasan dokumen berbahasa inggris menggunakan metode sebaran local sentence untuk mencari dan menggali kalimat penting yang tersembunyi dalam dokumen sumber sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hasil ringkasan. Uji coba dilakukan terhadap dataset task 2 DUC 2004. Pengukuran ROUGE-1 dan ROUGE-2 digunakan sebagai evaluasi performa metode yang diusulkan dengan metode lain yaitu metode sentence information density dan kata kunci cluster kalimat (SIDeKiCK). Hasil ujicoba didapatkan bahwa metode yang diusulkan memiliki performa lebih baik dengan capaian rata-rata ROUGE-1 0,398, meningkat 1,5% dibanding metode SIDeKiCK dan ROUGE-2 0,12 meningkat 13% dibanding metode SIDeKiCK.Kata Kunci: Peringkasan Dokumen, Kalimat Penting, Sebaran Local Sentence, ROUGE.
Three-level Local Thresholding Berbasis Metode Otsu untuk Segmentasi Leukosit pada Citra Leukemia Limfoblastik Akut Mandyartha, Eka Prakarsa; Fatichah, Chastine
Jurnal Buana Informatika Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v7i1.483

Abstract

Abstract. Segmentation of Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) images can be used to identify the presence of ALL disease. In this paper, three-level local thresholdings based on Otsu method is presented for leucocytes segmentation in ALL image. Firstly, a method based on Gram-Schmidt orthogonalization theory is applied to partition the input image into several sub-images. The proposed method extends Otsu’s bi-level thresholding to three-level thresholding method  to find two local threshold values that maximize between-class variance. Using the two local threshold values and three-level local thresholding technique then segmenting each of sub-images into three regions, e.g. nucleus, cytoplasm, and background. To evaluate the performance of the proposed method, 32 peripheral blood smear images are used. The performance of the proposed method is compared with manually segmented ground truth using Zijdenbos similarity index (ZSI), precision, and recall. An experimental evaluation demonstrates superior performance over three-level global thresholding for ALL image segmentation.Keywords: three-level local thresholding, acute lymphoblastic leukemia, three-level Otsu thresholding, gram-schmidt orthogonalization Abstrak. Segmentasi citra Limfoblastik Leukemia Akut (LLA) dapat digunakan untuk mengidentifikasi kehadiran penyakit LLA. Pada penelitian ini diusulkan metode three-level local thresholding berbasis metode Otsu untuk segmentasi leukosit pada citra LLA. Pertama-tama, metode berbasis teori ortogonalisasi Gram-Schmidt diaplikasikan untuk membagi citra LLA menjadi sub-sub citra. Metode yang diusulkan memperluas metode bi-level thresholding Otsu ke dalam kasus three-level thresholding untuk pencarian dua nilai ambang lokal tiap sub-citra yang memaksimumkan varian antar kelas. Dengan nilai ambang jamak lokal tersebut, teknik three-level local thresholding selanjutnya  mensegmentasi tiap sub-citra ke dalam tiga region, yaitu nukelus, sitoplasma, dan latar belakang. Untuk mengevaluasi performa metode usulan, 32 citra uji digunakan. Performa metode yang diusulkan dibandingkan dengan citra segmentasi manual menggunakan Zijdenbos similarity index (ZSI), presisi, dan recall. Hasil uji coba menunjukkan performa three-level local thresholding lebih unggul daripada metode three-level global thresholding untuk segmentasi citra LLA. Kata Kunci: three-level local thresholding, leukemia limfoblastik akut, three-level Otsu thresholding, ortogonalisasi gram-schmidt
A Hybrid Firefly Algorithm – Ant Colony Optimization for Traveling Salesman Problem Farisi, Olief Ilmandira Ratu; Setiyono, Budi; Danandjojo, R. Imbang
Jurnal Buana Informatika Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v7i1.484

Abstract

Abstrak. Pada penelitian ini dikembangkan suatu metode baru yaitu hybrid firefly algorithm-ant colony optimization (hybrid FA-ACO) untuk menyelesaikan masalah traveling salesman problem (TSP). ACO memiliki komputasi terdistribusi sehingga dapat mencegah konvergensi dini dan FA memiliki kemampuan konvergensi yang cepat dalam pencarian solusi. Untuk memperbaiki solusi dan mempercepat waktu konvergensi, digunakan metode kombinasi. Pendekatan kombinasi ini meliputi pencarian solusi dengan FA dan pencarian global dengan ACO. Solusi lokal dari FA dinormalisasi dan digunakan untuk menginisialisasi feromon untuk pencarian global ACO. Hasil dari hybrid FA-ACO dibandingkan dengan FA dan ACO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang diusulkan dapat menemukan solusi yang lebih baik tanpa terjebak lokal optimum dengan waktu komputasi lebih pendek.Kata kunci: Traveling Salesman Problem, Firefly Algorithm, Ant Colony Optimization, metode hybrid. Abstract. In this paper, we develop a novel method hybrid firefly algorithm-ant colony optimization for solving traveling salesman problem. The ACO has distributed computation to avoid premature convergence and the FA has a very great ability to search solutions with a fast speed to converge. To improve the result and convergence time, we used hybrid method. The hybrid approach involves local search by the FA and global search by the ACO. Local solution of FA is normalized and is used to initialize the pheromone for the global solution search using the ACO. The outcome are compared with FA and ACO itself. The experiment showed that the proposed method can find the solution much better without trapped into local optimum with shorter computation time.Keywords: Traveling Salesman Problem, Firefly Algorithm, Ant Colony Optimization, hybrid method.
Pengenalan Wajah Menggunakan Implementasi T-shape Mask pada Two Dimentional Linear Discriminant Analysis dan Support Vector Machine Musthafa, Ahmad Reza; Fitrawan, Alif Akbar; Supria, Supria
Jurnal Buana Informatika Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v7i1.478

Abstract

Abstract. Face recognition is the identification process to recognize a persons face. Many studies have been developing face recognition methods, one of which is the Two Dimensional Linear Discriminant Analysis (TDLDA) which has pretty good accuracy results with the method of classification Support Vector Machine (SVM). With more training data can add computational time. TDLDA using all the piksel image as input to be processed for feature extraction. Though not all the objects in the area of the face is a significant feature in face recognition. In this study, the proposed use of the T-shape with only use a significant part is the eyes, nose, and mouth are integrated with TDLDA and SVM. The result could reduce computing time on face recognition 21.56% faster than TDLDA method. The accuracy of the results in this study was 91% -96% which is close to the level of accuracy without using a mask on the face.Keyword: face recognition, T-shape, TDLDA, Support vector machine. Abstrak. Pengenalan wajah merupakan proses identifikasi untuk mengenali wajah seseorang. Telah Banyak penelitian yang mengembangkan metode pengenalan wajah, salah satunya adalah Two Dimensional Linear Discriminant Analysis (TDLDA) yang memiliki hasil akurasi yang cukup baik dengan metode klasifikasi Support Vector Machine (SVM). Dengan semakin banyak data training dapat menambah waktu komputasinya. TDLDA menggunakan semua piksel citra sebagai masukan yang akan diproses untuk ekstrasi fitur. Padahal tidak semua objek pada area wajah merupakan fitur yang signifikan dalam pengenalan wajah. Dalam penelitian ini diusulkan penggunaan T-shape dengan hanya menyimpan bagian yang signifikan yaitu mata, hidung, dan mulut yang diintegrasikan dengan TDLDA dan SVM. Hasilnya dapat mengurangi waktu komputasi pada pengenalan wajah 21,56% lebih cepat daripada metode TDLDA. Hasil akurasi pada penelitian ini adalah 91%-96% yang mendekati tingkat akurasi tanpa menggunakan mask pada wajah.Kata Kunci: pengenalan wajah, T-shape, TDLDA, Support vector machine.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 More Issue