cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Buana Informatika
ISSN : 20872534     EISSN : 20897642     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011" : 6 Documents clear
Music Mood Player Implementation Applied In Daycare Using Self Organizing Map Method Dewi, Kadek Cahya; Putri, Luh Arida Ayu Rahning
Jurnal Buana Informatika Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Implementasi Music Mood Player Yang Diaplikasikan Pada Daycare Menggunakan Metode Self Organizing Map. Musik adalah seni, hiburan dan aktivitas manusia yang melibatkan suara-suara yang teratur. Musik berkaitan erat dengan psikologi manusia. Sepotong musik sering dikaitkan dengan kata sifat tertentu seperti senang, sedih, romantis, dsb. Keterkaitan antara musik dengan mood tertentu ini telah banyak digunakan dalam berbagai kesempatan oleh manusia, untuk itu klasifikasi musik berdasarkan keterkaitannya dengan emosi tertentu menjadi penting. Daycare merupakan salah satu lembaga yang memanfaatkan musik sebagai terapi atau sarana pendukung dalam kegiatan pengasuhan anak. Penelitian ini fokus pada implementasi music mood player menggunakan Self Organizing Map yang diaplikasikan pada Daycare. Fitur yang digunakan sebagai ciri adalah rhythm pattern dari musik tersebut. Parameter mood didapatkan dari Robert Thayer’s energy-stress model yang terdiri dari exuberance / gembira, contentment / rilex, anxious / cemas dan depression. Sistem diuji dengan lagu dari berbagai genre dan mood hasil klasifikasi dibandingkan dengan mood dari pakar psikologi anak. Mood lagu dari sistem dapat diset secara otomatis disesuaikan dengan aktivitas pada daycare. Kata Kunci: Music Information Retrieval, Klasifikasi Mood, Klasifikasi Musik, Self Organizing Map, Rhythm Patterns. Abstract. Music is an art, entertainment and human activity that involve some organized sounds. Music is closely related to human psychology. A piece of music often associated with certain adjectives such as happy, sad, romantic and many more. The linkage between the music with a certain mood has been widely used in various occasions by people, there for music classification based on relevance to a particular emotion is important. Daycare is one example of an institution that used music as therapy or tools of support in each of its parenting activities. This research concerns in implementation of a music mood player using Self Organizing Map applied at the Daycare. The features that are used on this music mood player are rhythm patterns of the music. The mood parameters that used in this system is based on Robert Thayers energy-stress model which are exuberance / happy, contentment / relax, anxious and depression. The system is tested using a set of songs with various genres and the classification results are compared with the mood obtained by child psychology expert. The system can be set automatically according to the activities at daycare. Keywords: Music Information Retrieval, Mood Classification, Music Classification, Self Organizing Map, Rhythm Patterns.
Aplikasi Wavelet Untuk Penghilangan Derau Isyarat Elektrokardiograf Widodo, Bernardinus Sri
Jurnal Buana Informatika Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Wavelet Application For Denoising Electrocardiograph Signal. Wavelet has the advantage of the ability to do multi resolution analysis in which one of its applications is to diminish noises. The major wavelet was selected and some experiments were conducted to find out the scale from 1 to 6. Furthermore, some other continuous experiments were carried out to determine the level of optimal decomposition and wavelet reconstruction. From the research, the findings showed that the selection of the scale from 1-6 did not influence the result significantly. On the other side, from the experiment of the selection of decomposition and reconstruction level, the eighth level was the most optimum level. The result of diminishing noises on the EKG signals using wavelet was slightly seen. From 48 data samples, the average of diminishing noises was 36.20 dB. Keywords: Signal Processing, Wavelet Application, ECG denoising   Abstrak. Wavelet memiliki keuntungan dari kemampuan untuk melakukan analisis multi-resolusi di mana salah satu aplikasi adalah untuk mengurangi suara. Wavelet utama adalah dipilih dan beberapa eksperimen dilakukan untuk mengetahui skala dari 1 sampai 6. Selain itu, beberapa percobaan kontinyu lainnya dilakukan untuk menentukan tingkat dekomposisi dan rekonstruksi wavelet yang optimal. Dari penelitian, temuan menunjukkan bahwa pemilihan skala 1-6 tidak mempengaruhi hasil secara signifikan. Di sisi lain, dari eksperimen pemilihan tingkat dekomposisi dan rekonstruksi, tingkat kedelapan tingkat yang paling optimal. Hasil suara mengurangi pada sinyal EKG menggunakan wavelet sedikit terlihat. Dari 48 sampel data, rata-rata suara berkurang adalah 36,20 dB. Kata Kunci: Pengolahan Sinyal, Aplikasi Wavelet, EKG denoising
Sistem Pendukung Keputusan Prediksi Kecepatan Studi Mahasiswa Menggunakan Metode ID3 Giovani, Ronny Ardi; Mudjihartono, Paulus; Pranowo, Pranowo
Jurnal Buana Informatika Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Decision Support System of Students’ Study Speed Prediction Using ID3 Method. Speed can be a decisive period of study a student taking a degree in sajana. In this study would be built applications that serve to speed decision making predictions Students study Computer Science University of Atma Jaya Yogyakarta. Students will be expected sooner or later than the period of study by taking one course or thesis that will be undertaken after a certain semesters. There are many methods of classification of one method of ID3 (Induction Decision 3 Tree). Development system in this study made use of intelligent systems-based applications. The results achieved after the system is formed, among others, sophisticated and intelligent system capable of storing past data is used as a reference for decision making, where students with certain criteria can know the travel time of their studies, and can refer to the database so the system can be more detailed and rigorous in determining the choice. Keywords: study period speed, Decision Support Systems, ID3, Intelligent Systems Kecepatan masa studi dapat menjadi penentu seorang mahasiswa dalam menempuh gelar sajana. Dalam penelitian ini akan dibangun aplikasi yang berfungsi untuk pengambilan keputusan prediksi kecepatan studi Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Mahasiswa akan diprediksi  cepat atau lambatnya masa studi dalam menempuh mata kuliah maupun skripsi yang akan dijalani setelah semester tertentu. Ada banyak metode klasifikasi salah satunya metode ID3 (Induction Decision 3 ‘Tree’). Pembangunan sistem dalam penelitian ini dibuat menggunakan aplikasi berbasis sistem  cerdas. Hasil yang dicapai setelah sistem ini terbentuk antara lain sistem canggih dan cerdas yang mampu menyimpan data masa lalu yang digunakan sebagai acuan pengambilan keputusan, dimana mahasiswa dengan kriteria tertentu dapat diketahui masa tempuh studi mereka, serta dapat mengacu pada database sehingga sistem dapat lebih detail serta teliti dalam menentukan pilihan. Kata Kunci: kecepatan masa studi, Sistem Pendukung Keputusan, ID3, Sistem Cerdas
Perbandingan Watermarking Citra dengan Alihragam Wavelet dan Discrete Cosine Transform Dwiandiyanta, B. Yudi
Jurnal Buana Informatika Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Comparison of Image Watermarking with the Wavelet Variety Packs and Discrete Cosine Transform. Watermarking is one method of copyright protection to combat the spread of the work of someone illegally. In this study, we compare watermarking algorithm in wavelet region and Discrete Cosine Transform (DCT). Color image is used as the host image, while the watermark image is used as a binary image of size 1 / 16 image of the host. Embedding process is based on Human Visual System (HVS), so hopefully gained an invisible watermark (invisible watermark). Embedding process performed by the additive algorithm. In both variety packs developed, the watermark is inserted in the high frequency components of the image. Wavelet used is the wavelet db4. DCT 4x4 blocks are used, which is expected to reduce the computational load. Tests showed that the two watermarking algorithms are generally resistant to granting noise, geometric image operations and image processing operations. Watermarking algorithm that was developed less defend against attacks-down pass filter and median filter, but has a very good performance against an attack-pass filter above. Keywords: image watermarking, wavelet, Discrete Cosine Transform (DCT), Human Visual System (HVS) Abstrak. Watermarking merupakan salah satu metode proteksi hak cipta untuk menanggulangi penyebaran karya seseorang secara ilegal. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan algoritma watermarking pada kawasan wavelet dan Discrete Cosine Transform (DCT). Citra warna digunakan sebagai citra host, sedangkan sebagai citra watermark digunakan citra biner berukuran 1/16 citra host. Proses embedding dilakukan berdasarkan Human Visual System (HVS), sehingga diharapkan diperoleh watermark yang tidak kelihatan (invisible watermark). Proses embedding dilakukan dengan algoritma aditif. Pada kedua alihragam yang dikembangkan, watermark disisipkan pada komponen frekuensi tinggi citra. Wavelet yang digunakan adalah wavelet db4. Sedangkan alihragam DCT yang digunakan adalah operasi blok 4x4, yang diharapkan dapat mengurangi beban komputasi. Pengujian menunjukkan bahwa kedua algoritma watermarking secara umum tahan terhadap pemberian derau, operasi geometris citra dan operasi-operasi pengolahan citra. Algoritma watermarking yang dikembangkan kurang bertahan terhadap serangan-serangan tapis lolos-bawah dan tapis median, namun mempunyai unjuk kerja yang sangat baik terhadap serangan tapis lolos-atas. Kata Kunci: watermarking citra, wavelet, Discrete Cosine Transform (DCT), Human Visual System (HVS)
Penerapan Sistem Informasi Menggunakan Analisis Value Chain Studi Kasus: PT Intan Pariwara Klaten Retnowati, Nurcahyani Dewi
Jurnal Buana Informatika Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Implementation of Information Systems Using Value Chain Analysis, Case Study: PT Intan Pariwara Klaten. The business activity of PT Intan Pariwara was begun from acceptance of the text, the process editing or the editing of the text, the provisions of all the elements artistic that was needed in the compilation of the book, to handed over CD file the text was ready printed this to the printing house side. The printing house side will afterwards hand over the book that has been printed to the publisher to afterwards be kept in the warehouse to be carried out by the packing and be ready to be distributed to all delegation all over Indonesia. The business strategy for PT Intan Pariwara was to carry out the marketing with marketing powers that had product knowledge that was high enough but also went through an internet media that could increase the companys turnover. The strategy and information technology of the information system for PT Intan Pariwara that is developing the information system that could bridge the publisher with the customer so as to be known by the consumers wish against products that were produced by the publisher.  Keywords: Information System, Value Chain analysis, Business Strategy Abstrak. Aktivitas bisnis PT Intan Pariwara dimulai dengan penerimaan naskah dari penulis kemuadian dilakukan proses editing atau penyuntingan naskah, penyiapan semua elemen artistic yang dibutuhkan dalam penyusunan buku yang meliputi cover buku dan ilustrasi yang berguna untuk memperjelas materi hingga menyerahkan CD file naskah siap cetak tersebut ke pihak percetakan. Pihak percetakan kemudian akan menyerahkan buku yang sudah dicetak ke penerbit untuk kemudian disimpan di gudang untuk dilakukan pengepakan dan siap didistribusikan ke semua perwakilan di seluruh Indonesia. Strategi bisnis PT Intan Pariwara antara lain strategi pengembangan pemasaran melalui internet dan strategi peningkatan hubungannya dengan pelanggan melalui sistem CRM. Sistem atau aplikasi yang perlu dikembangkan antara lain situs interaktif dan CRM (Customer Relationship Management) Kata Kunci: Sistem Informasi, Analisis Value Chain (Rantai Nilai), Strategi Bisnis
Implementasi Analisis Keranjang Belanja Dengan Aturan Asosiasi Menggunakan Algoritma Apriori Pada Penjualan Suku Cadang Motor Haryanto, Denny; Oslan, Yetli; Dwiyana, Djoni
Jurnal Buana Informatika Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Implementation of Shopping Cart Analysis with Assosiation Rules using Apriori Algorithm on Motorcycle Spare Parts Sales. At a distributor agent, most sales transactions are recorded in one information system. Data recorded, are only used for administrative purposes. Whereas these data contain information that can be processed for the other purposes. One is to find a special relationship between the products purchased at the same time. Based on these relationships, it is possible to do promotional items with bond patterns of the products. Consumers who buy the products will be interested to buy other products commonly bought. If consumers do not buy the products that exist in the pattern of sales of products, the distributor can offer products that exist in the pattern of sales of products. One of the combinations of pattern discovery algorithms products is apriori algorithm. The use of association methods in the search bond patterns of the products for the promotion of a product, is to minimize the promotion of products that have a low level of sales. By minimizing the promotional items that are not purchased, consumers will not interfere with the promotional items that do not have bond pattern, so that the promotional item will be more effective. Keywords: Apriori Algorithm, Assosiation Rules, Sales Promotion, Sales Transacation, Bond Pattern Abstrak. Pada agen distributor, kebanyakan transaksi penjualan dicatat dalam satu sistem informasi. Data hasil pencatatan hanya digunakan untuk keperluan administrasi. Padahal data tersebut mengandung informasi yang dapat diproses untuk keperluan yang lebih luas. Salah satunya adalah untuk menemukan hubungan khusus antar produk yang dibeli bersamaan. Berdasarkan hubungan tersebut, dimungkinkan melakukan promosi barang dengan pola keterikatan barang tersebut. Konsumen yang membeli barang akan tertarik untuk membeli barang yang lain yang biasa dibelinya. Bila konsumen tidak membeli barang yang ada dalam pola penjualan barang, distributor dapat menawarkan barang yang ada dalam pola penjualan barang. Salah satu algoritma penemuan kombinasi pola barang adalah algoritma apriori. Penggunaan metode asosiasi dalam pencarian pola keterikatan untuk promosi produk, diharapkan dapat meminimalkan promosi barang yang mempunyai tingkat penjualan rendah. Dengan meminimalkan promosi barang yang tidak terbeli, konsumen tidak akan terganggu dengan promosi barang yang tidak mempunyai pola keterikatan, sehingga promosi akan lebih efektif. Kata Kunci: Algioritma Apriori, Aturan Asosiasi, Promosi Penjualan, Transaksi Penjualan, Pola Keterikatan

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2011 2011


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 More Issue