cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Buana Informatika
ISSN : 20872534     EISSN : 20897642     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010" : 6 Documents clear
Analisa Manfaat Implementasi Electronic Customs Clearance System (ECCS) di Chevron Indonesia Company Balikpapan dengan Metode Information Economics Bhisma, Ajeng Vrika Nerissa; Rahayu, Flourensia Sapty
Jurnal Buana Informatika Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract. Benefit Analysis of Electronic Customs Clearance System (ECCS) Implementation in Chevron Indonesia Company Balikpapan using Information Economics Method. Companies continue invest their money in Information Technology in order to get values for their business. The investments are expected to produce values that worth with the cost spent. Chevron Indonesia Company, a global natural gas and oil  exploration company which one of its subsidiary is in Balikpapan has also been use Information Technology to run their business. One of the applications they have is Electronic Customs Clearance System (ECCS) that automate the export import processes. In this paper we will analyze the benefits of ECCS implementation to the company with financial approach of Information Economics methodology. Keywords: value, benefits, Electronic Customs Clearance System, Information Economics Abstrak. Perusahaan terus menginvestasikan uang mereka dalam Teknologi Informasi dalam rangka untuk mendapatkan nilai untuk bisnis mereka. Investasi diharapkan untuk menghasilkan manfaat yang senilai dengan biaya yang dihabiskan. Chevron Perusahaan Indonesia, gas alam global dan perusahaan minyak eksplorasi yang salah satu anak perusahaan adalah di Balikpapan juga telah menggunakan Informasi Teknologi untuk menjalankan bisnis mereka. Salah satu aplikasi yang mereka miliki adalah Sistem Elektronik Customs Clearance (ECCs) yang mengotomatisasi proses ekspor impor. Dalam tulisan ini kita akan menganalisis manfaat pelaksanaan ECCs kepada perusahaan dengan pendekatan keuangan metodologi Informasi Ekonomi. Kata Kunci: nilai, manfaat, Elektronik Sistem Bea Cukai Clearance, Ekonomi Informasi
Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen Aset TIK Studi Kasus: Asmi Santa Maria Yogyakarta Maryono, Y.; Suyoto, Suyoto; Mudjihartono, Paulus
Jurnal Buana Informatika Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Analysis and Design of Communication and Information Technology Management Information System Case Study: Asmi Santa Maria Yogyakarta. The management of asset in ASMI Santa Maria has been done by MS Excel application. This application has limitations such as lack of detailed records of assets, difficulty doing complex calculations such as valuation of assets, limited access to others in need, and less able to handle the administration of information assets of items that can provide real-time information, accurate, integrated, and user- friendly. This study aims to analyze and design the system needs to manage ICT assets in ASMI Santa Maria Yogjakarta. Through analysis and design of this system the authors intended to provide suggestions for institution to implement the ICT Asset Management Information System (SIMATIK). This information system has been successfully designed and provide ICT asset information management functionality that includes the registration of assets, asset allocation, transfer of assets, calculating depreciation, valuation of assets, maitencance records, removal of assets, asset tracking, and reporting. Designing ICT asset management information system is done with web-based (intranet) and with object-oriented approach (OOA). Keywords: asset management, asset management information system, object oriented apporach. Abstrak. Pengelolaan aset barang di ASMI Santa Maria selama ini dilakukan dengan aplikasi MS Excel dalam format daftar inventaris barang. Aplikasi ini memiliki keterbatasan seperti tiadanya rekod detil aset barang, kesulitan melakukan penghitungan yang komplek seperti penilaian aset, terbatasnya akses pihak lain yang membutuhkan, dan informasi kurang  dapat menangani penatausahaan aset barang yang dapat memberikan informasi real-time, akurat, terintegrasi, dan user-friendly. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang kebutuhan sistem untuk mengelola aset TIK di ASMI Santa Maria Yogyakarta. Melalui analisis dan perancangan sistem ini penulis bermaksud memberikan usulan bagi lembaga untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Aset TIK (SIMATIK). Sistem informasi ini telah berhasil dirancang dan menyediakan fungsionalitas pengelolaan informasi aset TIK yang meliputi registrasi aset, penempatan aset, pemindahan aset, penghitungan depresiasi, penilaian aset, pencatatan maintenance, penghapusan aset, pelacakan aset, dan pembuatan laporan. Perancangan Sistem informasi manajemen aset TIK ini dilakukan dengan berbasis web (intranet) dan dengan pendekatan berorientasi objek (OOA). Kata Kunci: Manajemen aset, sistem informasi manajemen aset, pendekatan berorientasi objek.
Rekayasa Pembalikan Kode Berorientasi Objek ke Desain Kelas Menggunakan Struktur Data Graf Mudjihartono, Paulus; Dewi, Findra Kartika Sari
Jurnal Buana Informatika Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract. Reverse Engineering of Object Oriented Code to Class Design Using Graph Data Structure. This time the software engineering methodology still follows the process of standard system development consisting of four phases of the system initialization, system analysis, system design, and system implementation. The phases occur sequentially so that the implementation is always done after the design is complete. This research is developing software Code Converter (COCON) to automate the conversion of object-oriented code to class design using graph data structures. COCON only requires an object-oriented code file as input and produce results in the form of a file containing a list of classes and relations between classes that read from input file. COCON help users to find out the class design of object-oriented code and becomes the basis for drawing class diagrams of object-oriented code. Keywords: reverse engineering, class design, relation, OOP, graph Abstrak. Pada saat ini metodologi rekayasa perangkat lunak masih mengikuti proses pengembangan sistem yang standar yang terdiri dari empat fase yakni inisialisasi sistem, analisis sistem, desain sistem dan implementasi sistem. Keempat fase tersebut terjadi secara berurutan sehingga fase implementasi selalu dilakukan setelah fase desain selesai. Penelitian ini membangun perangkat lunak Code Converter (COCON) yang berfungsi untuk mengotomasi konversi kode program berorientasi objek ke desain kelas dengan struktur data graf. COCON hanya membutuhkan sebuah berkas kode program berorientasi objek sebagai masukan dan memberikan hasil berupa sebuah berkas yang berisi daftar kelas dan relasi antar kelas yang dibaca dari berkas masukan. COCON membantu pengguna untuk mengetahui desain kelas dari kode program berorientasi objek dan menjadi dasar dalam  penggambaran diagram kelas dari kode berorientasi objek. Kata Kunci: rekayasa pembalikan, desain kelas, relasi, PBO, graf
Learning from the Case Studies, How Global Software Development Process is executed in an Agile Method Environment Ferdiana, Ridi; Nugroho, Lukito Edi; Santoso, Paulus Insap; Ashari, Ahmad
Jurnal Buana Informatika Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Belajar dari Studi Kasus, Bagaimana Proses Pengembangan Perangkat Lunak Global Dieksekusi Pada Lingkungan Metode Agile. Tantangan terbesar dalam Software Development Global (GSD) adalah efisiensi waktu untuk mengembangkan. GSD menyediakan panduan untuk menggunakan proses bersama dengan muka seperti proses metode analisis terpadu atau metode air terjun. Meskipun, itu memberikan manfaat melalui dokumentasi yang komprehensif dan kejelasan, ia memberikan menghambat organisasi yang ingin menggunakan GSD tetapi dalam terburu-buru. Metode Agile mengklaim efisien dan pendekatan yang efektif untuk pengembangan perangkat lunak. Makalah ini laporan tentang bagaimana organisasi menggabungkan proses GSD dengan metode tangkas seperti eXtreme Programming (XP), Scrum, Agile Unified Process (UP Agile), Pengembangan Fitur Driven (FDD), dan Microsoft Solusi Kerangka Agile (MSF Agile). Makalah ini menggunakan studi kasus untuk mendapatkan pengalaman organisasi dan menjelaskan praktek yang berguna untuk organisasi yang ingin menerapkan GSD dengan metode tangkas. Kata Kunci: Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak, Agile, GSD Abstract. The biggest challenge in Global Software Development (GSD) is the efficiency of time to develop. GSD provides a guidance to use the process along with up-front analysis method like unified process or waterfall method. Although, it gives a benefit through comprehensive documentation and its clearness, it gives inhibits the organization which wants use GSD but in a rush. Agile methods claim an efficient and the effective approach to software development. This paper reports on how organizations combine the GSD process with agile methods like eXtreme Programming (XP), Scrum, Agile Unified Process (Agile UP), Feature Driven Development (FDD), and Microsoft Solution Framework Agile (MSF Agile). The paper uses case study to get organization experiences and describe useful practices for the organization that want to implement GSD with an agile method. Keywords: Software Development Lifecycle, Agile, GSD
Implementasi Algoritma Pohon Triner untuk Perhitungan Bonus Jaringan MLM Berbasis Web Winata, Yendy
Jurnal Buana Informatika Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Implementation of Triner Tree Algorithm for Calculation of Web-Based MLM Network Bonus. In the development of the marketing world these days there is a new term that is Multi Level Marketing (MLM). In running an MLM, there is a calculation of bonuses that have a specific formula to attract consumers to become members as well as to increase the income of the MLM itself. To perform a calculation of this bonus, if done manually would be very time consuming, because the administrator will first look at each member and the tree structure that, then he can do the bonus calculation network. On the other hand, the managers of MLM are required to present the information these bonuses quickly and accurately to its members. Would be made an auxiliary program to calculate it with a web-based so that members can get information about bonuses own network quickly. This system uses a tree structure that is triner tree structure having subtrees maximum of 3 pieces. Web-based system is expected to convey information to members with the bonus quickly. Keywords: triner tree algorithm, the bonus network, MLM Abstrak. Dalam perkembangan dunia pemasaran akhir-akhir ini terdapat suatu istilah baru yaitu Multi Level Marketing (MLM). Dalam menjalankan suatu MLM ini, terdapat suatu perhitungan bonus yang mempunyai rumus tertentu untuk menarik minat para konsumen agar menjadi anggotanya sekaligus untuk meningkatkan pendapatan dari MLM itu sendiri. Untuk melakukan suatu perhitungan bonus ini, jika dilakukan secara manual akan sangat memakan waktu, karena administrator akan melihat dulu setiap anggota dan struktur pohonnya itu, barulah dia bisa melakukan perhitungan bonus jaringan. Disisi lain, pengelola MLM tersebut dituntut untuk menyajikan informasi bonus-bonus tersebut secara cepat dan akurat kepada para anggotanya. Untuk itu akan dibuat suatu program bantu untuk menghitungnya dengan berbasis web agar para anggota dapat memperoleh informasi tentang bonus jaringannya sendiri secara cepat. Sistem ini menggunakan struktur pohon triner yaitu struktur pohon yang mempunyai sub pohon maksimal 3 buah. Sistem berbasis web ini diharapkan dapat menyampaikan informasi bonus kepada anggota dengan semakin cepat. Kata Kunci: algoritma pohon triner, bonus jaringan, MLM 
Analisis Lingkungan Internal Dan Eksternal Studi Kasus: PT Intan Pariwara Klaten Retnowati, Nurcahyani Dewi
Jurnal Buana Informatika Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Analysis of Internal and External Environment, Case Study: PT Intan Pariwara Klaten. The analysis of the Eksternal Environment covered the PEST Analysis (Politics, Ekonomi, Sosial and Technology) that included the condition for the macro Indonesian environment, that is the economy, technology, politics/the law, and sosiokultural. The analysis of the Eksternal Environment that was second was the model of competition pressures that explained about five threats, that is the competition from available competitors, competitorss new threat, the threat or substitution services of products, the strength bargained from customers, and the strength bargained from suppliers. The analysis of the Internal Environment used the Diagram of the Context that depicted relations between the system and the external side that were related to the companys business. Relations could be between the system and the external side that were related to PT Intan Pariwara depicted to the diagram of the context that explained that there is four related external sides, that is the Printing House, Writers and the Buyer that consisted of the Elementary School level student and the Senior High School and the publics community.  Keywords: Analysis of External Environment, Analysis of Internal Environment, Business Context Abstrak. Analisis Lingkungan Eksternal meliputi Analisis PEST  (Politik, Ekonomi, Sosial dan Teknologi) yang mencakup kondisi lingkungan makro Indonesia, yaitu perekonomian, teknologi, politik/hukum, dan sosiokultural. Analisis Lingkungan Eksternal yang kedua adalah model tekanan-tekanan kompetisi yang menjelaskan tentang lima ancaman, yaitu persaingan dari pesaing-pesaing yang sudah ada, ancaman pesaing-pesaing baru, ancaman produk-produk atau jasa-jasa substitusi, kekuatan menawar dari pelanggan-pelanggan, dan kekuatan menawar dari pemasok-pemasok. Analisis Lingkungan Internal menggunakan Diagram Konteks yang menggambarkan hubungan antara sistem dan pihak eksternal yang terkait dengan bisnis perusahaan.          Hubungan antara sistem dan pihak eksternal yang terkait dengan PT Intan Pariwara dapat digambarkan pada diagram konteks yang menjelaskan bahwa ada empat pihak eksternal yang terkait, yaitu Percetakan, Penulis, Perwakilan dan Pembeli yang terdiri dari siswa tingkat TK hingga SMA dan masyarakat umum. Kata Kunci: Analisis Lingkungan Eksternal, Analisis Lingkungan Internal, Konteks Bisnis

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2010 2010


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 More Issue