cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
ProNers
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan FK UNTAN" : 5 Documents clear
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN ISPA PADA BAYI DI PUSKESMAS KECAMATAN SEGEDONG. ., Dwi Yani Bidaya
ProNers Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan FK UNTAN
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.891 KB)

Abstract

Abstrak:Infeksi saluran pernafasan akut ( ISPA ) merupakan salah satu penyebab kesakitan utama pada balita di negara berkembang. Di Kalimantan Barat tahun 2012 tercatat 1.148 bayi menderita ISPA dan 22 bayi yangmenderita pnemonia berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibudengan perilaku pencegahan ISPA pada bayi di Puskesmas Kecamatan Segedong. Jenis penelitian iniadalah deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu – ibu yangmemiliki bayi 1 bulan hingga 2 tahun yang datang ke Puskesmas Kecamatan Segedong, yaitu sebanyak 95orang. Sampel 76 orang diambil dengan teknik non probability sampling dengan rancangan samplingaksidental. Data primer diperoleh dari hasil pengisian kuesioner yang disebar ke reponden. Analisa data dilakukan dengan perangkat lunak atau software analysis. Hasil penelitian menunjukan dari 76 responden, 45orang (59,21%) memiliki tingkat pengetahuan baik, 19 orang (25%) memiliki tingkat pengetahuan cukupdan 12 orang (15,79%) memiliki tingkat pengetahuan kurang. Perilaku ibu, 64 orang (84,21%) melakukanpencegahan dan 12 orang ( 15,79%) tidak melakukan pencegahan. Hasil uji statistik Chi Squaremenunjukan ada hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan ISPA pada bayi diPuskesmas Kecamatan Segedong dengan (p value = 0,00). Jadi dapat disimpulkan ada hubungan tingkatpengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan ISPA pada bayi di Puskesmas Kecamatan Segedong.Sehingga perluk dilakukan tindakan pencegahan ISPA pada balita dengan cara meningkatkan pengetahuanibu dan menjaga kondisi lingkungan balita baik lingkungan di dalam rumah maupun di luar rumah.Kata Kunci : ISPA, Pengetahuan, Perilaku
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK PEKERJAAN IBU DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK SALOMO PONTIANAK ., Devi Kristianti
ProNers Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan FK UNTAN
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.342 KB)

Abstract

Abstract Children aged 4-6 years old are the most vulnerable groups experiencing nutritional problems which are in a period ofgrowth and development and for the establishment of future physical, psychological, and their intelegance. Nutritionalproblems may be influenced by maternal factors such as maternal employment, maternal education, or maternalknowledge. This study aims to determine the relationship between the nutritional status of children aged 4-6 years withmaternal employment. This research is quantitative research using survey methods with a cross-sectional approach.Subjects in this study were 40 mothers and children aged 4-6 years in Salomo Kindergarden Pontianak taken withconcecutive sampling. Information about mother’s characteristics was collected using a questionnaire and thenutritional status of children was collected by measuring their anthropometric measurements. The data was analyzedusing Chi Square Test with a 95% significance level. Most respondents were mothers that were 35 years old above(57.5%), employed (52.5%), having higher education (50%), and a good knowledge about nutrition (82.5%).Nutritional status of children mostly good/normal (80%). Chi square test results showed there was no correlationbetween mother’s employment with the child´s nutritional status (p = 0.805), there was no correlation of mother’seducation with the children´s nutritional status (p = 0.595), and the mother’s knowledge was correlated with nutritionalstatus of children (p = 0.046). It can be concluded that mothers´ knowledge on nutrition can affect the nutritional statusof children. The suggestion of this research was mothers can inmproved the nutritional needs of the children inaccordance with a nutrition balance guidelines because founded children with obesity in this study. Keywords: Nutritional Status, Children Aged 4-6 Years Old, Mother´s Employment
GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN PERAWAT AKAN CUCI TANGAN DALAM TERAPI OKSIGEN DAN TINGKAT KEJADIAN PNEUMONIA PERIODE TAHUN 2012 DAN TAHUN 2013 DI RSUD dr. RUBINI MEMPAWAH ., Jayu Catur Ruci
ProNers Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan FK UNTAN
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.738 KB)

Abstract

Mencuci tangan merupakan teknik yang sangat mendasar dalam mencegah dan mengendalikan infeksi. Salahsatu infeksi nosokomial yaitu HAP (Hospital Acquired Pneumonia), yang mana HAP merupakan infeksirespiratori akut yang mempengaruhi paru, ini bisa terjadi 24 jam setelah dirawat di rumah sakit. Perilaku cucitangan perawat saat ini ada beberapa perawat yang enggan melakukan cuci tangan. Oleh karena itu, tujuanpeneliti untuk mengidentifikasi gambaran tingkat kepatuhan perawat akan cuci tangan dalam terapi oksigendan tingkat kejadian pneumonia di RSUD dr.Rubini Mempawah. Didapatkan angka kejadian pneumonia diRSUD dr.Rubini Mempawah pada tahun 2012 sebanyak 52 orang, dan pada tahun 2013 pada bulan junisebanyak 30 orang yang terpasang terapi oksigen, 9 diantaranya terjadi HAP. Jenis penelitian ini adalahkuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik Purposive sampling digunakan untuk mengumpulkansampel, dengan sampel 83 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data dilakukansecara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwatingkat kepatuhan perawat yang berada diruang rawat inap dalam kategori cukup patuh (53,0%). Dalamtingkat pendidikan didapatkan hasil p value 0.16 (p > 0.05) Ho diterima dan Ha ditolak yang artinya tidakterdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan kepatuhan perawat dalam mencuci tangan. Sedangkanhubungan umur terhadap kepatuhan perawat dalam cuci tangan mendapatkan hasil p value 0.41 (p > 0.05)yang artinya tidak terdapat hubungan antara umur dengan tingkat kepatuhan perawat dalam mencuci tangan.Peneliti mengharapkan semua perawat dapat melakukan prosedur mencuci tangan sesuai dengan standarsebelum dan sesudah melakukan tindakan medis.
EFEKTIFITAS TEMULAWAK DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI UPT PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA MULIA DHARMA KABUPATEN KUBU RAYA ., Dwi Tias Fitriani
ProNers Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan FK UNTAN
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.518 KB)

Abstract

Abstract Javanese Ginger is one Indonesian herbs that easily can be found and also widely used as a tradisionalmedicine. Efficacy of javanese ginger can help inhibit blood clotting, which can lower cholesterol levels canaffect blood pressure and javanese ginger also has the effect of one pharmacologically active substancegermakron which has anti-inflammatory effects and inhibiting edema (swelling). This study aimed todetermine the effect of  javanese ginger in decreased the blood pressure. After doing some research with thestudy design of pre-experimental one group pre test-post test in the absence of control groups with 12respondents were involved. They were 65-75 years old, there are differences in the number of malerespondents and female , which consisted of 7 men and 5 women, and 10 respondents who did not smoke.The result showed that the mean systolic blood pressure before intervention was 159,17 mmHg and the meansystolic blood presure after the intervention was 147,50 mmHg with an average difference 11,667 mmHg andp value 0,02. It can be concluded that there is a change in the value of systole before and after administrationof javanese ginger. To the average value of diastole before intervention was 95,83 mmHg and 88,33 mmHgafter intervention by the difference in average blood pressure of 7,500 mmHg and p value of  0,032. It can beseen that there is a change in diastolic values before and after administration of javanese ginger. So, javaneseginger is effective in lowering blood pressure and javanese ginger can be one alternative for lowering bloodpressure. Keyword : Javanese Ginger, Blood Pressure, Hipertency
HUBUNGAN ANTARA POLA TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOKTER SOEDARSO PONTIANAK ., Raden Taufiq Septiyo Noegroho
Jurnal ProNers Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan FK UNTAN
Publisher : Jurnal ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.447 KB)

Abstract

Hipertensi ialah keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastoliklebih dari 90 mmHg. Pada beberapa orang terkadang tidak terdapat gejala yang menunjukkan bahwaindividu tersebut mengalami hipertensi, oleh karena itu hipertensi sering disebut sillent killer. Penelitian inidilakukan untuk mengetahui apakah tedapat hubungan antara pola tidur dengan tekanan darah. Desainpenelitian yang digunakan oleh penulis pada penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Korelasi. Rancanganpenelitian yang digunakan adalah cross sectional yaitu studi yang dilakukan dengan pengamatan sewaktusehingga tidak terdapat follow- up. Jumlah sampel yang digunakan ialah 38 orang. Sampel pada penelitianini dipilh menggunakan non- probability sampling yaitu consecutive sampling dimana semua subjek yangdatang secara berurutan dan memenuhi kriteria pemilihan dimasukkan ke dalam penelitian sampai jumlahsubjek yang diperlukan terpenuhi. Usia dengan rentang 51 hingga 60 tahun yang seharusnya megalami polatidur buruk lebih banyak, justru memiliki pola tidur baik dan memiliki hipertensi kategori ringan lebihbanyak. Hasil dari penelitian menggunakan uji Chi Square menunjukkan nilai p=0,384(p> 0,05) yang berarti tidak adanya hubungan antara pola tidur dengan tekanan darah. Kata kunci: Pola tidur, Tekanan darah, Hipertensi

Page 1 of 1 | Total Record : 5