cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
ProNers
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungp" : 17 Documents clear
PENGARUH TERAPI BERMAIN LILIN TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH YANG MENGALAMI HOSPITALISASI DI RSUD dr. SOEDARSO PONTIANAK ., Ikbal Fradianto
ProNers Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungp
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.355 KB)

Abstract

Abstrak:Latar belakang : Hospitalisasi pada anak mengharuskan anak untuk tinggal di rumah sakit. Hospitalisasi dapat menyebabkan terjadinya kecemasan pada anak. Kecemasan pada anak tidak dapat dibiarkan, karena hal ini dapatmengganggu pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara terapibermain lilin.Objektif : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh terapi bermain lilin terhadap penurunantingkat kecemasan pada anak usia prasekolah.Metode : Jenis penelitian ini pre-eksperimen dengan one group pre-post test design. jumlah sampel 20 anak yangdilakukan dengan purposive sampling. Analisa penelitian menggunakan uji statistik T berpasangan. Hasil : Dari analisa perubahan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah dengan menggunakan uji T berpasangandidapatkan hasil nilai p = 0,000 dimana nilai p < 0,05.Kesimpulan : Pada penelitian ini ada pengaruh terapi bermain lilin terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anakusia prasekolah di Ruang Anak RSUD dr. Soedarso Pontianak. Kata Kunci : Terapi bermain lilin, Kecemasan, Hospitalisasi.
EFEKTIFITAS TERAPI MUSIK TERHADAP PENURUNAN SKOR DEPRESI PADA LANSIA DI UPT PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA MULIA DHARMA KABUPATEN KUBU RAYA ., Hanifa Nur Afifah
ProNers Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungp
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.759 KB)

Abstract

Latar Belakang. Depresi merupakan salah satu gangguan kejiwaan serius yang paling banyak ditemukan pada lansiakarena dapat berakibat pada munculnya insiden bunuh diri. Namun sangat disayangkan diagnosa depresi pada lansiasering tidak terdeteksi sehingga kurangnya penanganan khusus terhadap permasalahan ini. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas terapi musik dalam menurunkan skor depresi pada lansia di UPT Panti Sosial TresnaWerdha Kubu Raya yang diukur dengan Geriatric Depression Scale (GDS). Metodologi. Penelitian ini menggunakandesain penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest d esign dengan teknik total samplingdimana dilakukan pemberian intervensi berupa terapi musik kepada seluruh sampel. Jumlah sampel pada penelitian iniberjumlah 21 orang yang terdiri dari 14 wanita dan 7 pria. Terapi musik diberikan sebanyak 5 sesi pertemuan denganmelakukan kegiatan yang telah terjadwal yang terdiri dari bern yanyi, mendengarkan musik, serta berjoget mengikutiirama lagu. Hasil. Terdapat penurunan skor depresi yang bermakna antara posttest dan pretest pada lansia yangmengalami depresi setelah dilakukan intervensi terapi musik. Skor GDS pada posttest menurun menjadi rata-rata 3dibanding skor pada pretest yang memiliki rata-rata 7. Hasil uji t berpasangan menunjukkan terjadi penurunan skordepresi pada responden setelah dilakukan terapi musik (p value = 0,000 < α = 0,005). Kesimpulan. Terapi musikefektif untuk menurunkan skor depresi pada lansia dan dapat digunakan sebagai tindakan preventive dan promotiveuntuk depresi pada lansia. Kata kunci: Depresi, skor depresi lansia, terapi musik*Nursing Student at Faculty of Medicine of Tanjungpura University, Pontianak **1st Thesis Supervisor, Nursing lecturer in Faculty of Medicine of Tanjungpura University, Pontianak***2nd Thesis Supervisor, Head of Nursing Department in STIKES YARSI, Pontianak
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP KUALITAS TIDUR PENDERITA INSOMNIA PADA LANJUT USIA (LANSIA) DI PANTI JOMPO GRAHA KASIH BAPA KABUPATEN KUBU RAYA ., Arina Merlianti
ProNers Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungp
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.213 KB)

Abstract

Latar belakang : Lansia mengalami penurunan kondisi dan fungsi tubuh salah satunya penurunan kualitas tidur yaitu insomnia. Terapi musik adalah salah satu bentuk penyembuhan dengan distraksi secara nonfarmakologi untukmengobati atau mengurangi gejala insomnia. Mendengarkan musik sampai saat ini menjadi metode relaksasi yangsering dilakukan untuk mengatasi kesulitan tidur karena musik merupakan cara yang mudah untuk mengalihkanperhatian, musik lebih sederhana, mudah dimengerti dan hampir semua orang menyukainya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Musik Terhadap Kualitas Tidur PenderitaInsomnia Pada Lanjut Usia (Lansia) di Panti Jompo Graha Kasih Bapa Kabupaten Kubu Raya Tahun 2014Metodologi Penelitian : Merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian pre-eksperimentaldengan one-group pretest-posttest design tanpa adanya kelompok kontrol. Jumlah responden 16 orang. Analisis yangdilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil : Analisis bivariat menggunakan paired t test menunjukkan bahwa ada pengaruh terapi musik terhadap kualitastidur sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan nilai p= 0,000Kesimpulan : Ada pengaruh terapi musik terhadap kualitas tidur sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Terapimusik dapat meningkatkan kualitas tidur pada lansia. Oleh karena itu disarankan untuk dilakukannya penelitian yangbersifat aplikasi aspek biokimia pada lansia yang mengalami gangguan tidur.
EFEKTIFITAS MOBILISASI DINI PADA IBU POST PARTUM TERHADAP PERCEPATAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA SECTIO CAESAREA FASE INFLAMASI DI RSUD SANGGAU TAHUN 2014 ., Jolanda Purnawati
ProNers Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungp
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.718 KB)

Abstract

Latar belakang: Persalinan yang dilakukan dengan operasi sectio caesarea membutuhkan rawat inap yanglebih lama di rumah sakit. Hal ini tergantung dari cepat lambatnya penyembuhan luka akibat proses pembedahan. Mobilisasi yang dilakukan dengan segera tahap demi tahap akan membantu memperbaiki alirandarah sehingga akan mempercepat proses penyembuhan luka khususnya pada fase inflamasi. Oleh karena itu,mobilisasi dini merupakan langkah awal terhadap percepatan proses penyembuhan luka ibu dengan postsectio caesarea. Objektif: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas mobilisasi dini pada ibu post partum terhadappercepatan proses penyembuhan luka sectio caesarea fase inflamasi. Metode: Jenis penelitian ini pre-eksperimen dengan desain the one shot case study. Jumlah sampel 28responden yang dilakukan dengan consevutive sampling. Analisa penelitian menggunakan uji alternatifFisher. Hasil: Dari analisa mobilisasi dini pada ibu post sectio caesarea terhadap percepatan penyembuhan luka faseinflamasi dengan menggunakan uji alternatif Fisher didapatkan hasil nilai p = 0,001 dimana nilai p < 0,05.Kesimpulan: Pada penelitian ini mobilisasi dini pada ibu post partum efektif terhadap percepatan prosespenyembuhan luka sectio caesarea fase inflamasi di RSUD Sanggau Tahun 2014.Kata Kunci: Mobilisasi dini, Sectio caesearea, Penyembuhan luka fase inflamasiReferensi : 32 (2003-2013)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA USIA PERTENGAHAN (15-17 TAHUN) DI SMK NEGERI 01 MEMPAWAH TIMUR ., Villy Ramantika
ProNers Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungp
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.924 KB)

Abstract

Latar belakang: Salah satu perilaku paling berisiko pada remaja ialah perilaku merokok yang dapat dipengaruhioleh berbagai faktor, diantaranya masa perkembangan mencari identitas diri dan keinginan mencoba hal yang baru.Jumlah perokok remaja setiap tahunnya pun cenderung mengalami peningkatan hingga mencapai 37,4% dari totalpopulasi penduduk di Indonesia pada tahun 2010. Studi pendahuluan melalui 4 Sekolah Menengah Atas (SMA)atau sederajat di Kecamatan Mempawah Hilir dan Timur diketahui hampir 50% siswanya adalah perokok. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perilaku merokok padaremaja usia pertengahan (15-17 tahun) di SMK Negeri 01 Mempawah Timur.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitaif dengan rancangan pendekatan cross sectional.Jumlah responden sebanyak 38 orang. Analisis yang dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Analisis bivariat yang digunakan adalah uji Kolmogorov Smirnov dan menunjukkan bahwa faktor yangmemiliki hubungan terhadap perilaku merokok remaja usia pertengahan ialah faktor keterjangkauan uang saku atauuang jajan siswa dengan nilai p = 0,018.Kesimpulan: Faktor yang mempengaruhi perilaku merokok remaja adalah keterjangkauan uang saku (uang jajan).Kata kunci: Faktor perilaku merokok, Remaja usia pertengahan
EFEKTIVITAS SENAM DISMENORE DALAM MENGURANGI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 2 SIANTAN KABUPATEN PONTIANAK ., Nancy Monika Sormin
ProNers Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungp
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.21 KB)

Abstract

Latar belakang : Dismenore merupakan gejala nyeri terbanyak pada remaja putri saat menstruasi. Cukupbanyak metode yang digunakan untuk mengurangi nyeri menstruasi, salah satunya adalah senam dismenore.Senam dismenore dapat digunakan untuk mengurangi maupun mengatasi dismenore tanpa efek sampingdalam penggunaan jangka panjang.Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh senam dismenore terhadap dismenore padaremaja putri.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental. Responden adalah siswi di SMP Negeri2 Siantan, Kabupaten Pontianak yang berjumlah 20 orang, diambil secara Purposive Sampling dan dibagimenjadi 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Instrumen yang digunakan dalampenelitian ini menggunakan lembar observasi sebelum dan setelah senam dismenore.Hasil : Uji hipotesis data pada kelompok intervensi menggunakan uji T berpasangan menunjukkan nilai pvalue=0,000(p<0,05).Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian mengenai efektivitas senam dismenore dalam mengurangidismenore pada remaja putri di SMP Negeri 2 Siantan, Kabupaten Pontianak, senam dismenore terbuktiefektif dalam mengurangi dismenore dan dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologisdalammengurangidismneore.KataKunci: Dismenore, Remaja, Senam DismenoreReferensi : 60 (1991-2014)
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA DI DESA TUNANG KECAMATAN MEMPAWAH HULU KABUPATEN LANDAK KALIMANTAN BARAT ., Palviana Ita
ProNers Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungp
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.092 KB)

Abstract

Latar belakang: Pertumbuhan dan perkembangan anak balita dipengaruhi oleh asupan zat gizi makanan yangdiperoleh.  Maka dari itu diusia balita, anak membutuhkan perhatian lebih dari pengasuhan ibunya dalam memenuhikebutuhan nutrisi.Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan status gizi anak balita di DesaTunang Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak Kalimantan Barat.Metode: Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalahsebanyak 145 ibu yang mempunyai anak balita. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara random.Hasil: Penelitian menunjukkan sebagian besar anak balita memiliki status gizi normal yaitu 60,7%, gemuk 17,9% dankurus 21,4%. Pola asuh ibu yang tergolong dalam kategori baik yaitu sebanyak 51,7% dan kurang baik sebanyak48,3%. Analisis selanjutnya menggunakan chi-square, diperoleh nilai p=0,061 (p>0,05).Kesimpulan: Pada penelitain ini didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan antara pola asuh ibu dengan status gizianak balita di Desa Tunang Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak Kalimantan Barat. Disarankan untuk ibuyang telah menerapkan pola asuh yang baik untuk tetap dipertahankan dan bagi ibu yang mempunyai anak balita yangberstatus gizi kurus untuk lebih memperhatikan asupan gizi yang diberikan. Selain itu penting bagi petugas kesehatanuntuk melakukan penyuluhan kesehatan kepada para ibu guna memperbaiki status gizi anak balita. Kata kunci: balita, status gizi, pola asuh
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU MEROKOK DI SMA SANTUN UNTAN PONTIANAK ., Sutri Kurnela
ProNers Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungp
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.776 KB)

Abstract

Latar Belakang. Stres yang dialami remaja disebabkan oleh stresor yang mereka hadapi seperti tugas sekolah danpermasalahan dengan teman kencan. Banyak cara yang dilakukan oleh remaja untuk menghindari stres salah satunyadengan cara merokok. Remaja yang merokok hanya ingin mendapatkan kesenangan sesaat tanpa memikirkan dampak yang disebabkan oleh rokok.Tujuan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya korelasi tingkat stresdengan perilaku merokok pada remaja. Metodologi. Jenis penelitian ini kuantitatif analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Jumlah sampel 49 remaja dengan menggunakan total sampling. Analisa data penelitian menggunakanuji Spearman.Hasil. Dari analisa korelasi tingkat stres dengan perilaku merokok didapatkan hasil nilai r= 0,407 dannilai p= 0,004 dimana nilai p< 0,05. Kesimpulan. Pada penelitian ini ada korelasi yang positif antara tingkat stres dengan perilaku merokok di SMA Santun Untan Pontianak, artinya semakin tinggi tingkat stres maka perilaku merokokjuga akan meningkat. Kata kunci: Stres, Perilaku Merokok, Pontianak
ANALISIS PERSALINAN DENGAN TENAGA NON KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUNGGUR KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2014 ., Restu Dewi Lestari
ProNers Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungp
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.317 KB)

Abstract

Latar Belakang. Persalinan merupakan proses pergerakan keluarnya janin, plasenta, dan membran dari dalam rahimmelalui jalan lahir. Persalinan yang ditolong oleh dukun bayi adalah salah satu kasus kesehatan yang masih banyakterjadi di Indonesia. Masyarakat  di desa punggur menyatakan bahwa lebih sering menggunakan tenaga dukun dari pada tenaga kesehatan. Tujuan. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis persalinan dengan tenaga nonkesehatan di wilayah kerja Puskesmas Punggur Kabupaten Kubu Raya tahun 2014. Metodologi. Jenis penelitian ini kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Jumlah sampel 5 orang ibu yang bersalin dengan tenaga nonkesehatan (dukun), dengan menggunakan non random sampling. Analisa data dengan menggunakan analisa data pada Studi Fenomenologi. Hasil. Faktor yang mempengaruhi masyarakat memilih bersalin menggunakan tenaga nonkesehatan (dukun) adalah Faktor ekonomi yang relatif murah, jarak tempuh yang dekat dan dukun selalu ada 24 jam.Dukun membantu sampai 40 hari setelah melahirkan. Jarak tempuh puskesmas yang jauh, puskesmas tidak 24 jam,kurangnya pengetahuan dan informasi tentang pentingnya bersalin menggunakan tenaga kesehatan, serta kurangnyainformasi tentang dampak atau bahaya persalinan menggunakan dukun membuat mereka mengabaikan apa yang mereka ketahui. Kesimpulan. Pada penelitian ini faktor utama yang mempengaruhi masyarakat memilih bersalinmenggunakan dukun adalah faktor ekonomi dan pengetahuan. Kata kunci: Persalinan, Tenaga non kesehatan
HUBUNGAN TINGKAT PENDAPATAN KELUARGA, PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA PARIT BARU KABUPATEN KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT TAHUN 2014 DESA PARIT BARU KABUPATEN KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT TAHUN 2014 ., Andi Risma Marelda
ProNers Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Publikasi Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungp
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.985 KB)

Abstract

Background : The Age of children has very rapid body growth but often alsosuffer from malnutrition. Factors that affect nutrition in children include familyincome, mothers education and knowledge. Data Health Center Sungai Raya inKubu Raya District (2013) the prevalence of nutritional status in the village ofParit Baru in December 2013 totaled 507 toddlers with malnutrition statuspercentage of 3.7%, 95% good nutritional status and nutritional status of over0.8%.Purpose : This study aims to determine the relationship of family Income level,education and knowledge of the nutritional status of children under five in KubuRaya District of Parit Baru villageMethodology : Research conducted analytical research design with crosssectional approach. The population around the mother who has a toddler (1-5years) in Kubu Raya District of Parit Baru village totaling 2216 respondents.Sample used by 92 respondents with sampling techniques of porposive sampling.Data was analyzed using univariate and bivariate. Hypotheses statistical analysisused the Kolmogorov-Smirnov analysis test.Result : The result of the salary household categorized a low income that obtainedmost 48 respondents (52.2%). The results of the study that majority ofrespondents are basic (elementary and junior high school) were have 62respondents (67.4%). The results of the study of maternal knowledge level of themajority have a good knowledge of as many as 78 respondents (84.8%). Conclusion : Results of statistical analysis showed no significant relationshipbetween Income level of families with children under five nutritional status (p =0.299), there was no significant relationship between mother education andnutritional status toddlers (p = 0.218) and there was no significant relationship between mother knowledge the nutritional status toddlers (p = 0.473).Keywords:  Income level, education, knowledge, nutrition status.References:  28( 2001-2013)

Page 1 of 2 | Total Record : 17