cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mentari
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue " Vol 16, No 1 (2013)" : 20 Documents clear
PELAKSANAAN MANAJEMEN KURIKULUM PADA SMA NEGERI 1 BUENGCALA KABUPATEN ACEH BESAR Lubis, Amri Yusuf
Jurnal Mentari Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum sekolah menengah merupakan seperangkat pengalaman belajar yang dirancang untuk siswa sekolah menengah dalam usaha mencapai tujuan pendidikan. Untuk itu, diperlukan suatu pola pengelolaan yang memadai, yang disebut dengan manajemen kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan manajemen kurikulum pada SMA Negeri 1 Buengcala Kabupaten Aceh Besar dalam hal perencanaan, pelaksanaan dan hambatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah: kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencanaan kurikulum dimulai dari pengembangan silabus dengan merancang pembelajaran yang berisi rencana materi ajar, pengelompokan materi, dan penyajian materi hal ini dapat dilihat dari program tahunan, program semester, rencana pelaksanaan pembelajaran, criteria ketuntasan minimal; (2) Pelaksanaan kurikulum yang dilakukan oleh guru untuk melaksanakan pembelajaran yang meliputi penugasan guru, pemberian tugas tambahan, penyusunan jadwal, pembagian rombongan belajar, pengisian absen guru dan siswa, penetapan kegiatan ekstra kurikulur, pelaksanaan ujian dan pengisian rapor dan remedial serta peran guru dalam pelaksanaan kurikulum juga pengambilan keputusan dan mengimplementasikan program pengajaran;  (3) Ada hambatan berarti yang dialami kepala sekolah dalam pelaksanaan kurikulum di SMA Negeri 1 Buengcala Kabupaten Aceh Besar. Akan tetapi diperlukan pembinaan dari kepala sekolah dan komitmen guru untuk melaksanakan kurikulum di SMA Negeri 1 Buengcala. Pembinaan dari kepala sekolah dengan adanya reward dan punishment, sehingga guru-guru yang memiliki komitmen mendapatkan penghargaan dan sebaliknya.   Kata Kunci: Manajemen Kurikulum   **) Amri Yusuf Lubis adalah mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Pasca Sarjana Universitas Syiah Kuala     DAFTAR PUSTAKA Ali, M, (2007). Pengembangan Kurikulum  Berbasis Kompetensi (KBK). Jakarta:  Dirjen Depdiknas. Arikunto, S,  (2005). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: PT. Rineka Cipta Arikunto, S,  (2006). Manajemen Penelitian, Jakarta: Rineka Cipta Asmani, Jamal Ma`ruf (2009). Manajemen Pengelolaan dan Kepemimpinan   Profesional, Yogyakarta: Diva Press. Daryanto. (2005). Administrasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. Depdiknas,  (2008). Petunjuk Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar, Jakarta: Depdikbud Direktorat Jendral Pendidikan. Koentjaraningrat (2010) Metode-metode Penelitian Masyarakat Cetakan IV, Jakarta: PT. Gramedia. Hamalik, (2007). Kurikulum Sebagai Pedoman dalam Pencapaian Tujuan Pendidikan, Jakarta: Dirjen Depdiknas Liang Gie The, (2007). Cara Belajar Yang Efisien, Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Margono, S. (2005), Metodologi Penelitian Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta. Meysin. (2009). Tujuan Administrasi Kurikulum. http.//sindemeysin.blogspot.com 2009/04/tujuan-administrasi-kurikulum. html. Moleong, Lexy J,(2006). Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung:PT.Remaja Rosdakarya. Muhajir, H. Noeng. (2005). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Edisi IV, Yogyakarta: Rakesarasin. Mukti. (2006). Analisis Kesulitan Guru Dalam Pembelajaran Matematika Berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi Pada SMP Negeri Kota Malang. Tesis pada PPs UM. Tidak diterbitkan. Mulyasa, E. (2005). Menjadi Guru Profesional, Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Nasution, (2010). Metode Penelitian Kualitatif, Jakarta: Bumi Aksara Siswanto, H.B, (2007), Pengantar Manajemen, Jakarta: Bumi Aksara. Siagian. Sondang. P, (2007), Fungsi-fungsi Manajerial, Jakarta: Bumi Aksara. Sudrajat, Akhmad. (2008). Prinsip Pengembangan Kurikulum. http://akhmadsudrajat.blogspot.com. Sukmadinata, Nana (2008). Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Sule, Ernie Tisnawati. (2005). Penantar manajemen. Jakarta: Prenada Media. Suwarno, (2007). Metoda Kuantitatif Untuk Penelitian Ilmu Sosial dan Pendidikan Cetakan II, Bandung:  Bagian Kesatu, Sekolah Pascasarjana IKIP.
Penerapan Model-Model Pembelajaran dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 3 Putra Bangsa Aceh Utara Sakinah, Sakinah
Jurnal Mentari Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang maksimal sangat berpengaruh pada pemilihan dan penerapan model yang tepat. Model yang tepat akan meningkatkan hasil akhir belajar siswa. Oleh karena itulah, dalam penelitian ini peneliti akan meneliti penerapan model-model pembelajaran oleh guru Bahasa Indonesia di SMA Negeri 3 Putra Bangsa Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui model pembelajaran yang diterapkan oleh guru Bahasa Indonesia di SMA Negeri 3 Putra Bangsa Aceh Utara, (2) untuk mengetahui penerapan model pembelajaran oleh guru Bahasa Indonesia di SMA Negeri 3 Putra Bangsa Aceh Utara, (3) untuk mengetahui kendala-kendala yang terjadi dalam penerapan model pembelajaran oleh guru Bahasa Indonesia di SMA Negeri 3 Putra Bangsa Aceh Utara dan (4) untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran oleh guru Bahasa Indonesia pada SMA Negeri 3 Putra Bangsa Aceh Utara. Sumber data penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia dan siswa SMA Negeri 3 Putra Bangsa Aceh Utara serta data-data internal dan eksternal tempat penelitian dilakukan yang mendukung sebagai sumber data. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, angket dan studi dokumentasi. Penganalisisan data menggunakan analisis kualitatif dengan mengikuti flaw model, yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Dari hasil penelitian terlihat bahwa model pembelajaran yang digunakan guru Bahasa Indonesia di SMA Negeri 3 Putra Bangsa Aceh Utara berupa model pembelajaran langsung atau model tingkah laku dan model pembelajaran berbasis masalah atau model pemrosesan informasi. Model-model pembelajaran yang digunakan oleh para guru tersebut telah diterapkan secara baik dan efektif. Dalam penerapan model pembelajaran tersebut ada beberapa kendala, yaitu fasilitas yang belum memadai seluruhnya, waktu yang tersedia sangatlah terbatas, tingkat kemampuan berpikir dan tingkat kecerdasan siswa yang berbeda-beda, dan terbatasnya buku pegangan. Tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran menunjukkan respon yang sangat positif.   Kata Kunci: Model Pembelajaran, Pembelajaran Bahasa Indonesia, dan SMA Negeri 3 Putra Bangsa Aceh Utara Application of Model of Learnings in Indonesian Language at SMA Negeri 3 Putra Bangsa North Aceh by Sakinah   ABSTRACT   Maximum learning very influential in the selection and application of appropriate models. Appropriate model will improve student learning outcomes. Therefore, in this study researchers wanted to examine the application of learning models by Indonesian teachers at at SMA Negeri 3 Putra Bangsa North Aceh. This study aimed (1) to determine the learning models employed by the teacher of Bahasa Indonesia at SMA Negeri 3 Putra Bangsa North Aceh, (2) to determine the application of learning models by the teacher of Bahasa Indonesia at SMA Negeri 3 Putra Bangsa North Aceh, (3) to know the constraints that occur in the application of learning models by the teacher of Bahasa Indonesia at SMA Negeri 3 Putra Bangsa North Aceh, and (4) to determine the students´ responses to the application of learning models by the teacher of Bahasa Indonesia at SMA Negeri 3 Putra Bangsa North Aceh. Sources of data of this study was the teacher of Bahasa Indonesia at SMA Negeri 3 Putra Bangsa North Aceh and supported internal and external data from various source. The data was collected using observation techniques, interviews, questionnaires and documentation studies. Analyzing the data using qualitative analysis by following the flaw model, which reduces the data, present data and draw conclusions. From the research shows that the learning model used Indonesian teachers at SMAN 3 Putra Bangsa North Aceh form of direct instructional model or models of behavior and problem-based learning model or a model of information processing. Learning models that are used by teachers has been implemented properly and effectively. In applying the model of learning that there are some constraints, those are inadequate facilities, the time available is limited, the level of thinking skills and intelligence levels of students differ, and limited handbooks. Student responses to the application of learning models show a very positive response. Keywords: Models of Learning, Learning Bahasa Indonesian, and SMA Negeri 3         Putra Bangsa North Aceh       DAFTAR PUSTAKA   Aqid, Z dan Rohmanto, E. 2008. Membangun Profesional Guru dan Pengawasan Sekolah. Bandung: Yrama Widya. Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Bahri, Syaiful Djamarah, Azwan Zain. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rhineka Cipta. Buzan, T. 2002. Mind maps. Hammersmith, London: Thorsons. Dimyati dan Mudjiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta Hamalik, Oemar. 2008. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara. Imanuddin. 1990. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Tarsito. Ismail. 2003. Media Pembelajaran (Model-model Pembelajaran). Jakarta: Proyek Peningkatan Mutu SLTP. Johar, Rahmah, dkk. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala. Ma’shumah, Anis. 2009. Penerapan dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Pusdiklat Tenaga Teknis Keagamaan Departemen Agama RI. Moleong, J. Lexy. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Ed. Revisi, Cet. Kedua Puluh Dua. Jakarta: Remaja Rosda Karya. Muhibbin Syah. 2003. Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosdakarya. Nurhadi, dkk. 2004. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya Dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang Paul Suparno. 1997. Filsafat Kontruktivisme dalam Pendidikani. Yogyakarta: Kanisius Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan Standar Kompentensi Lulusan. Rachmadi, W. 2006. Model-model Pembelajaran Matematika SMP. Bahan Ajar Diklat di PPPG Matematika, Yogyakarta: PPPG Matematika. Sadiman, Arief S dkk. 2006. Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Sagala. Syaiful. 2007. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta. Sanjaya, Wina. 2008. Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Kencana. Sanjaya, Wina. 2010. Strategi Pembelajaran: Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Prenada Sarwono. 1999. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Pustaka Pers. Solihatin, Etin dan Raharjo. 2008. Cooperative Learning Analisis Model Pembelajaran IPS. Jakarta: Bumi Aksara. Sugiarto, Iwan.  2004. Mengoptimalkan Daya Kerja Otak dengan Berpikir Holistik & Kreatif. Jakarta: Gramedia Utama. Suparta dan hery Noer Aly. 2003. Metodologi Pengajaran Agama Islam. Jogjakarta: Amissco. Suprijono, Agus. 2010. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Taufiq, Amir. 2009. Inovasi Pendidikan Melalui Problem Based Learning. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Tirtaraharja, Umar dan S.L. La Sulo. 2005. Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Warsita, Bambang. 2008. Teknologi Pembelajaran Landasan dan Aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta Zaini, Hisyam dkk. 2002. Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: PT. CTSD IAIN Sunan Kalijaga.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SMP NEGERI DI KECAMATAN MASJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR Mukhtar, Mukhtar
Jurnal Mentari Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi kepala sekolah merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kinerja guru dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru pada SMP Negeri di Kecamatan Masjid Raya Aceh Besar. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah,  guru, dan pengawas. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kemampuan guru dilakukan melalui a) menetapkan kewenangan guru, b) memberikan tugas yang sesuai dengan bidangnya, c) memberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan seminar, d) mendatangkan tutor ke sekolah, e) memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, f) menetapkan sebagai pembimbing dalam kegiatan ekstra kurikuler, 2) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin guru yaitu : a) menjalankan peraturan sekolah, b) menciptakan budaya organisasi, c) memberikan sanksi. 3) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi guru adalah: a) menciptakan situasi yang harmonis, b) menempatkan guru sesuai dengan bidangnya, c) memenuhi semua perlengkapan yang diperlukan guru dalam melaksanakan tugasnya, d) memberikan penghargaan dan hukuman, 4) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan komitmen guru adalah: a) mengadakan rapat pada setiap awal semester, b) mengawasi pelaksanaan proses pembelajaran, c) mengevaluasi hasil kinerja guru, d) memberi catatan dalam buku pembinaan. 5) Hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru adalah a) rendahnya tingkat kedisiplinan guru, b)guru kurang termotivasi dalam meningkatkan kinerjanya c) domisili guru yang jauh dari sekolah, d) fasilitas sekolah yang belum memadai, e) rendahnya partisipasi warga lingkungan sekolah.   Kata kunci: Strategi Kepala Sekolah dan Kinerja Guru Daftar Kepustakaan   Akdon, (2007), Strategic Management, for Educational Management (Manajemen Strategik untuk Manajemen Mulyasa, E, (2012), Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah, Jakarta: Bumi Aksara (2005). Guru Profesional, Menciptakan Pembelajaran dan Menyenangkan, Bandung: PT Remaja Rosdakrya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional, (2007), Tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah, Jakarta Supriadi, (1999), Mengangkat Citra dan Martabat Guru, Jakarta: Adi Cita Karya Nusa Undang-Undang Republik Indonesia, No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Undang-Undang Republik Indonesia, No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Usman, Nasir, (2012) Manajemen Peningkatan Mutu Kinerja Guru, konsep, teori dan model, Bandung: Citapustaka media perintis Wahjosumidjo, (2007), Kepemimpinan Kepala Sekolah, Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya, Jakarta : Raja Grafindo Persada
KONSEP FITRAH DAN PERBANDINGAN DENGAN TEORI BARAT DALAM PROSES PENDIDIKAN ISLAM Yuliani, Hamdani
Jurnal Mentari Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman terhadap teori perkembangan manusia yang dikembangkan dewasa ini memberi pengertian bahwa teori barat memegang peran penting dalam proses pendidikan. Di sisi lain, Islam sebagai agama yang sempurna telah memberikan pijakan yang benar tentang tujuan dan hakikat pendidikan sejak ratusan tahun lalu, yakni memberdayakan potensi fitrah manusia yang condong pada nilai-nilai kebajikan yang dapat memfungsikan diri sebagai hamba tanpa terkecuali maupun prioritas terhadap suatu potensi tertentu. Dengan demikian pendidikan menjadi suatu proses dalam membina seluruh potensi manusia sebagai makhluk yang beriman dan bertakwa, berfikir dan berkarya, untuk kemaslahatan diri dan lingkungannya. Kata kunci: teori Barat, potensi, pendidikan     DAFTAR PUSTAKA Abdul Aziz Dahlan, Eksiklopedi Hukum Islam, Cet. I, (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 1996) Armai Arief, Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, (Jakarta: Ciputat Pers, 2002) Ahmad Tafsir, Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam, Cet. IV, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004) Husnizar, Konsep Subjek Didik dalam Pendidikan Islam (Suatu Telaah Perkembangan Spiritual dan Intelektual Subjek Didik, (Banda Aceh: Ar-Raniry Press, 2007) H. Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Kalam Mulia, 2002) H.M. Arifin, Ilmu Pendidikan Islam, Cet. II, (Jakarta: Bumi Aksara, 2006 Kartini Kartono, Psikologi Anak, (Bandung: Alumni, 1979) Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000) M. Nasir Budiman, Pendidikan dalam Perspektif al-Qur’an, (Jakarta: Madani Press, 2001) Nurcholis Madjid, Pintu-pintu Menuju Tuhan, (Jakarta: Paramadina, 1994) Sarlito W. Sarwono, Berkenalan dengan Aliran-aliran dan Tokoh-tokoh Psikologi, (Jakarta: Bulan Bintang, 2000) Zuhairini, dkk, Filsafat Pendidikan Islam, (Jakarta: Bumi Aksara, 2004)
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA DALAM TESIS MAHASISWA MAGISTER ADMINISTRASI PENDIDIKAN (Language Error Analysis Usage in Thesis of Education Administration Students Study Program, Post Graduate Program, Syiah Kuala University) Maimunah, Maimunah
Jurnal Mentari Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(1) spelling error in thesis of Education Administration Students Study Program, Post Graduate Program, Syiah Kuala University; (2) diction error in thesis of Education Administration Students Study Program, Post Graduate Program, Syiah Kuala University; (3) sentences error in thesis of Education Administration Students Study Program, Post Graduate Program, Syiah Kuala University. this research this researchThis research is qualitative approach.this research Kind of this research is descriptive research. Source of data in this research are thesis of Education Administration Students Study Program, Post Graduate Program, Syiah Kuala University. Primary instrument of this research is human instrument. Collecting data was done by (1) reading all souce of data; (2) identifying sentences error; (3) classifying error sentences which consist of spelling error, diction error, and sentences error. The result of this research shown that there are (1) spelling error, (2) diction error, and (3) sentences error in thesis of Education Administration Students Study Program, Post Graduated Program, Syiah Kuala University. Keywords: Error analysis, language, thesis of Education Administration students studi Program, Post Graduate Program, Syiah Kuala University     DAFTAR PUSTAKA Ahmadi, Mukhsin. 1990. Strategi Belajar Mengajar Keterampilan Berbahasa dan Apresiasi Sastra. Malang. YA3 Malang. Akhadiah, Sabarti.2001. Materi Pokok Menulis I. Jakarta: Universitas Terbuka. Ali, Lukman. 1996. “Kita Punya Bahasa Nasional”. Kaki Langit, Sisipan Majalah        Horizon. No. 1, Halaman 15. Alwi, Hasan dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa. Arifin, Zaenal. 2001. 1001 Kesalahan Berbahasa. Jakarta: Akademika Pressindo. Baradja, M.F. 1990. “Peranan Analisis Kontrastif dan Analisis Kesalahan dalam Pengajaran Bahasa”. Bahan Penataran Lokakarya Tahap II P3G. Depdikbud: Jakarta. Basuki, Imam Agus. 1995. “Analisis Kesalahan Berbahasa”. Modul IKIP Malang. Bloomfield, Leonard. 1995. Language: Bahasa. Terjemahan oleh I. Sutikno. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Burt, M.K. 1975. “Error Analysis in The Adult EFL Classroom”. Dalam TESOL Quartely 9:53-63. Corder, S. Pit. 1974. Introduction Applied Linguistic. New York: Pingguin Books Ltd. Chaer, Abdul.2008. Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta. Ellis, Rod. 1980. Understanding Second Language Acquisition. Great Britain: Oxford University Press. . 1986. The Study of Second Language Acquiesition. Great Britain: Oxford University Press. Hamid, Fuad Abdul.1987. Proses Belajar Mengajar Bahasa. Jakarta: Ditjen Dikti. Depdikbud. Hendrickson, James M. 1980. “The Treatment of Error in Written Work”. Dalam Modern Language Journal 64: 216-21. Keraf, Gorys. 1994. Komposisi. Ende: Nusa Indah. . 2004. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Kridalaksana, Harimurti. 2005. Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Kushartanti, dkk. (ed.). 2005. Pesona Bahasa: Langkah Awal Memahami Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Miles, M.B. & M.A. Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohandi. Jakarta: UI Press. Moleong, L.J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. Muslich. Mansur. 1990. Garis-garis Besar Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Malang: YA3 Malang. Nurhadi. 1990. Bagaimana Meningkatkan Kemampuan Membaca. Bandung: CV Sinar Baru. Omagio, Alice C. 1986. Teaching Language in Context: Proficiency Oriented Instruction. Boston, Massachussetts: Heinle & Heinle Publishers. Pusat Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. Richards, J. C. 1975. Errors Analysis Perspective on Second Language Acquaisition. London: Longman. Richards, J. C. & Willy A. R. 2002.Methodology in Language Teaching: An Anthology of Curent Practice. Cambridge: Cambridge University Press. Selinker, L. 1972. “Interlanguage”. Dalam International Review of Applied Linguistics 10:209-31. Samsuri.1993. Analisis Bahasa. Jakarta: Erlangga. Saussure, Ferdinand de.1993. Pengantar Linguistik Umum. Terjemahan oleh Rahayu S. Hidayat. Yogyakarta. Gajah Mada University Press. Sugihastuti. 2003. Bahasa Indonesia dari Awam, Mahasiswa, sampai dengan Wartawan. Yogyakarta: Gama Media. Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Penerbit Alfabeta. Sugono, Dendy. 2003. Berbahasa Indonesia dengan Baik dan Benar. Jakarta: Puspa Swara. Syafi’ie, Imam. 1984. Analisis Kesalahan Berbahasa Dalam Karangan         Mahasiswa di Tiga Perguruan Tinggi. Malang: IKIP Malang Press. Syafi’ie, Imam. 1988. Retorika dalam Menulis. Jakarta. Depdikbud. . 1994. Bahasa Indonesia Profesi. Malang: IKIP Malang Press. Tarigan, Henry Guntur, dan Tarigan, Djago. 1995. Pengajaran Analisis Kesalahan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
PENDIDIKAN KARAKTER Ramli, Ramli
Jurnal Mentari Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pendidikan di Indonesia secara umum masih dititikberatkan pada kecerdasan kognitif. Hal ini dapat dilihat dari orientasi sekolah-sekolah yang ada saat ini masih disibukkan dengan ujian, mulai dari ujian bulanan, ujian akhir semester hingga ujian nasional. Ditambah latihan-latihan soal harian dan pekerjaan rumah untuk memecahkan pertanyaan di buku pelajaran yang biasanya tidak sesuai dengan kehidupan sehari-hari para siswa. Saatnya para pengambil kebijakan, para pendidik, orang tua dan masyarakat senantiasa memperkaya persepsi bahwa ukuran keberhasilan tidak selalu dilihat dari prestasi angka-angka. Hendaknya sekolah menjadi tempat yang senantiasa menciptakan pengalaman-pengalaman bagi siswa untuk membangun dan membentuk karakter-karakter yang unggul. Negara Indonesia memerlukan sumber daya manusia dalam jumlah dan mutu yang memadai sebagai pendukung utama dalam pembangunan. Untuk memenuhi sumber daya manusia tersebut, pendidikan memiliki peran yang sangat penting. Hal ini sesuai dengan UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pasal 3 UU tersebut menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Karakter yang dibangun pada siswa tidak semata-mata tugas guru atau sekolah. Menurut KI. Hajar Dewantara mengingat siswa beraktivitas tidak hanya di sekolah, namun siswa juga menghabiskan waktu di rumah dan sekaligus menjadi anggota masyarakat yang merupakan bagian dari warga negara Indonesia mau pun warga dunia. Di satu sisi guru dituntut untuk mendidik siswa menjadi generasi muda yang berkarakter baik, namun di sisi lain setiap hari siswa melihat contoh orang tua di rumah yang mungkin sering tidak taat pada peraturan. Pendidikan karakter kini memang menjadi isu utama pendidikan. Selain menjadi bagian dari proses pembentukan akhlak anak bangsa, pendidikan karakter ini pun diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam meningkatkan derajat dan martabat bangsa Indonesia. Pembentukan karakter itu dimulai dari fitrah yang diberikan Tuhan, yang kemudian membentuk jati diri dan prilaku. Dalam prosesnya sendiri fitrah yang alamiah ini sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan, sehingga lingkungan memilki peranan yang cukup besar dalam membentuk jati diri dan prilaku. Sekolah dan masyarakat sebagai bagian dari lingkungan memiliki peranan yang sangat penting, oleh karena itu setiap sekolah dan masyarakat harus memiliki pendisiplinan dan kebiasaan mengenai karakter yang akan dibentuk. Para pemimpin dan tokoh masyarakat juga harus mampu memberikan suri teladan mengenai karakter yang akan dibentuk tersebut.     DAFTAR PUSTAKA   Adian Husaini. 2010. Perlukah Pendidikan Berkarakter. Dikutip dari http://insistnet.com/index.php?option=com_content&view=article&id=133perlukahpendidikan-berkarakter&catid=1%3Aadian-husaini&Itemid=23. Diakses pada hari Sabtu tanggal 9 April 2011 pukul 19.20 WIB. Alen Marlis. 2010. Manfaat Pendidikan Karakter bagi Guru Untuk Membangun Peradaban Bangsa. Dikutip dari http://alenmarlissmpn1gresik.wordpress. com/2010/10/03/manfaatkarakteristikpendidikan-bagi-guru-untuk-membangun peradabanbangsa/ diakses hari Minggu tanggal 10 April pukul 20.02 WIB. Kemendiknas. 2010. Pembinaan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Pertama.  Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Kemendiknas. 2011. Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Ki Hadjar Dewantara. Dalam http://alenmarlissmpn1gresik.wordpress.com/2010 / 10/03/manfaat-karakteristik-pendidikan-bagi-guru-untuk mebangunperadaban-bangsa/. Diakses hari Minggu tanggal 10 April pukul 21.15 WIB. Ratna Megawangi. 2007. Semua Berakar Pada Karakter. Jakarta: FE-UI. UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
HAMBATAN GURU DALAM PENGEMBANGAN PROFESI (PENELITIAN PADA GURU-GURU SMP NEGERI 4 SEULIMUEM KABUPATEN ACEH BESAR) Ahmad, Nurhayati
Jurnal Mentari Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pengembangan profesi bagi guru-guru sangat penting dilakukan, oleh karena itu guru-guru harus selalu mengembangkan profesi sepanjang masa, bahkan sebelum mengajar, guru-guru dituntut harus belajar terlebih dahulu, agar proses belajar mengajar (PBM) yang ia laksanakan dapat berjalan dengan lancar, sehingga  tujuan yang telah ditentukan, dapat tercapai dengan optimal. Adapun tujuan penelitian adalah : (1) Untuk memperoleh informasi tentang ada tidaknya hambatan-hambatan yang dihadapi guru-guru SMP Negeri 4 Seulimeum Kabupaten Aceh Besar dalam melakukan pengembangan profesi. (2) Ingin membuktikan penyebab hambatan-hambatan apa saja  yang dialami  guru-guru SMP Negeri 4 Seulimeum sehubungan pengembangan profesi pendidikan dan keguruan sesuai dengan bidangnya. Dari hasil pengolahan data dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu: (1) Terdapat adanya hambatan yang menggganggu guru-guru SMP Negeri 4 Seulimuem dalam mengembangkan profesi, walaupun demikian mereka masih tetap berusaha menambah pengetahuannya, agar kariernya semakin berkembang sehingga dapat mengajar dengan memperoleh hasil yang baik, (2) Penyebab hambatan dalam mengembangkan profesi guru-guru SMP Negeri 4 Seulimuem yaitu: (1) Tempat tinggal guru-guru sangat jauh dengan lokasi sekolah ia mengajar, (2) Tidak tersedianya buku-buku bacaan di perpustakaan sekolah ia mengajar, (3) Daya serap sudah semakin berkurang, (4) Karena banyaknya kegiatan di luar tugas mengajar, dan (5) Faktor waktu untuk belajar sangat kurang. Kata Kunci : Hambatan, Guru, Pengembangan Profesi.       DAFTAR PUSTAKA Hadiyanto (2004). Mencari Sosok Desentralisasi Manajemen Pendidikan di Indonesia. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Moleong, L.J. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Karya. N, Sudirman dan Rusyan, A.T. (1992). Ilmu Pendidikan. Bandung:  Remaja Rosda Karya. Nasution, S.  (1988). Metode Research ed 2. Bandung:  Remaja Rosda Karya. Nasution, S.  (2004). Metode Research. Jakarta: Bumi Aksara. Purwanto, M. Ngalim (1991). Ilmu Pendidikan Tioritis dan Praktis. Bandung: Remaja Rosda Karya. Salam, Burhanuddin (2004). Cara Belajar Yang Sukses di Perguruan Tinggi. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Sujana, N. (1989). Dasar-Dasar Konsep Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosda Karya. Surachmad, W. (1985). Pengantar Penelitian Ilmiah. Bandung: Tarsito. Suryosubroto, B. (2004). Manajemen Pendidikan Disekolah. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Tilaar, H.A.R (2002). Membenahi Pendidikan Nasional. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Tirtarahardja, Umar dan La Sulo A.L. (2005) Pengantar Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005. Tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Cemerlang.
The Implementation and Impact of E-Recruiting within Academic Circle Mahdi, Sahed
Jurnal Mentari Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu factor yang mempengaruhi kesehatan institusi perguruan tinggI atau institusi bisnis lainyan dalam jangka panjang sangat di tentukan dengan tersedianya sumber daya manusia yang kompeten.  Keunikan dari keunggulan SDM yang di punyai organisasi merupkan fondasi utama sebuah institusi untuk memacu kinerja organisasi lebih baik secara berkelanjutan. Oleh karena itu, perlu dikiranya di menemukan model perekrutan yang efektif sesuai dengan yang cocok dengan kultur organisasi tersebut, yang di harapkan untuk menjaring tenaga yang bernilai tambah bagi organisasi.  Oleh karena it, E- Recriting yang di gambarkan dalam article adalah salah satu model yang popular yang banyak di terapkan di banyak instititusi dan public dan swasta, di mana peneliti mengunakan survey literature review terkini yang di kombinasikan dengan  in-depth interview dalam menggambarkan keefektifan E- Recruiting, dimana salah satu hasil menunjukan adanya dampak positif dari perekrutan tenaga kerja melalui internet dalam memenuhi kebutuhan perusahaan  dalam mendapatkan karyawan yang tepat dan efisien. Keywords : E-Recruiting, Impact and Effectiveness   References   Berta, D. (2008) Online recruiting should diversify, not replace, traditional hiring. Job App Network. Retrieved on December 01, 2008 from http://edirectory.hotelier.com/article/print.php?id=67. Bezemer, R. (n.d.) Higher efficiency in the recruitment process. Retrieved on December 01, 2008 from http://www.stepstone.com Cappelli, P. (2001) Making the most of on-line recruiting. Harvard Business Review. March 2001. Crail, M. (2007) Recruitment methods: costs and effectiveness. Personnel Today. Retrieved on December 01, 2008 from http://www.personneltoday.com/articles/article.aspx?liarticleid=39302. Davis, K. and Nicol, E. (n.d.) Presentation by Adecco. Retrieved on December 01, 2008 from http://www.adeccona.com. Doyle, A. (2008) LinkedIn and Your Job Search. Retrieved on December 01, 2008 from http://jobsearch.about.com/od/networking/a/linkedin.htm?p=1 Feldman, D. C. and Klaas, B. S. (2002) internet job hunting: A field study of applicant experiences with on-line recruiting. Human Resource Management. 41, 2, 175-192. Gainey, T. W. and Klaas, B. S. (n.d.) The use and impact of e-HR: A survey of HR professionals. People and Strategy. 31, 3, 50-54. Jansen, B. J., Jansen, K. J. and Spink, A. (2005) Using the web to look for work. Internet Research.15, 1, 49-66.   Kao, R. C. and Rowan, T. C. (1959) A model for personnel recruiting and selection. Management Science. 5, (2), 192-203. Lauby, S. J. (n.d.) Measuring HR Effectiveness. Presentation by Internal Talent Management. Ft. Lauderdale, FL. Lee, I. (2005) Evaluation of fortune 100 companies’ career web sites. Human Systems Management. 24, 175-182. Moon, W. J. (2007) The dynamics of internet recruiting: An economic analysis. Issues in Political Economy. Vol 16. Othman, R.M., and Musa, N. (2007) E-recruitment practice: Pros and cons. Public Sector ICT Management review. 1, 1, 35-39. Solms, B. (2000) Information security-The third wave. Retrieved on December 01, 2008 from doi:10.1016/S0167-4048(00)07021-8 Wilson, J. (n.d.) Practice resources: Strategies for holding others accountable. Retrieved on December 01, 2008 from http://www.webcpa.com/article.cfm?articleid=29445 Wyde, D. C (1998) Bits and paper: The emerging employment market in cyberspace. American Business Review. January 1998. 64-70.
PENGELOLAAN PENDIDIKAN PRASEKOLAH TK/RA/PAUD DI KOTA BANDA ACEH Zuriana, Cut
Jurnal Mentari Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan pendidikan prasekolah TK/RA/PAUD perlu dilaksanakan, mengingat hal tersebut  sangat penting karena penelitian ini akan memberi kontribusi untuk mengetahui  program awal dalam membentuk kompetensi anak. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsi pengelolaan pendidikan prasekolah TK/RA/PAUD di Kota Banda Aceh, yakni yang berhubungan dengan; perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengevaluasian, dan pengawasan pendidikan prasekolah TK/RA/PAUD di Kota Banda Aceh. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya adalah (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah (1) Raudhatul Alhfal Al-Khairiah, (2) Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Al-Azhal,             (3) PAUD Bungong Seuleupok. Hasil penelitian ini menerangkan bahwa (1) pada umumnya perencanaan pendidikan prasekolah TK/RA/PAUD di Kota Banda Aceh direncanakan berdasarkan kondisi daerah yang menerapkan syariat Islam dan sesuai dengan nilai-nilai budaya Aceh. (2) pada umumnya pengorganisasian dan pelaksanaan pendidikan prasekolah TK/RA/PAUD di Kota Banda Aceh di bawah yayasan dan mempunyai struktur organisasi dan dilaksanakan berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi 2004. (3) pengawasan dan pengevaluasian pendidikan prasekolah TK/RA/PAUD di Kota Banda Aceh pada umumnya dilakukan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga dan Kementerian Agama dan berdasarkan penilaian proses kontinyu dan berkesinambungan. Berdasarkan hasil tersebut pengelolaan pendidikan prasekolah di kota Banda Aceh mempunyai nilai positif yakni masing-masing TK/RA/PAUD diberi kebebasan untuk mengembangkan lembaganya. Negatifnya lembaga pendidikan prasekolah di Aceh kurangnya koordinasi dengan sesamanya dan tidak saling mendukung dalam pengelolaannya.   Kata Kunci: pengelolaan, pendidikan, prasekolah *) Cut Zuriana adalah Staf Pengajar Program Studi Sendratasik FKIP Universitas Syiah Kuala   PUBLIC KINDERGARTEN/ISLAMIC KINDERGARTEN/EARLY CHILDHOOD EDUCATION PRESCHOOL MANAGEMENT IN BANDA ACEH By Cut Zuriana *)   ABSTRACT This research assumes that a study on preschool education management of Kindergarten/Islamic Kindergarten/Early Childhood Education (TK/RA/PAUD) needs to be implemented since it is an initial program to develop the child´s competence. The purpose of this study was to describe the management of preschool of TK/RA/PAUD in Banda Aceh, related to planning, organizing, implementing, evaluating, and monitoring of preschool education of TK/RA/PAUD in Banda Aceh. The approach used in this study was a qualitative approach. Data were collected by using observation, interview, documentation study. The subjects of this study were (1) Al-Khairiah Raudhatul Alhfal,  (2) Kindergarten Islam Al-Azhal, (3) early childhood Bungong Seuleupok. The results of this study were (1) in general, preschool education planning of TK/RA/PAUD in Banda Aceh is planned based on local conditions that apply Islamic law and in accordance with cultural values ​​of Aceh. (2) The general organization and implementation of preschool education of TK/RA/PAUD in Banda Aceh are under the foundation and have the organizational structure and are implemented based on Competency-Based Curriculum of 2004. (3) Monitoring and evaluating preschool education of TK/RA/PAUD in Banda Aceh were generally carried out by the Department of Education, Youth and Sports and the Ministry of Religious Affairs and were based on continuous and sustainable assessment process.   Keywords: management, education, preschool     DAFTAR PUSTAKA Burhanuddin, Yusak. (2005). Administrasi Pendidikan, Bandung, Pustaka Setia. Depdiknas. 2005. Analisis Situasi dan Kondisi Pendidikan untuk Semua. Jakarta: Forum Koordinasi Nasional Pendidikan Untuk Semua. Depdiknas. 2005. Rencana Aksi Nasional. Jakarta: Forum Koordinasi Nasional Pendidikan untuk Nasional. Jakarta. Dupuis, Marry M. & Eunice N. Askov. 1982. Content Area Reading: An Individualized Approach. New Jersey: Prentice-Hall, Inc. Enie Tisnawati Sule, dkk. (2005). Pengantar Manajemen. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Hasibuan. (2006). Manajemen (Dasar, Pengertian dan Masalah). Jakarta: PT Bumi Aksara. Nasution, S (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito. Nawawi, Hadari (2003). Manajemen Strategik. Yokjakarta: Gajah Mada University. Soeiniarti, Patmonodewo. 1995. Pendidikan Anak Prasekolah. Jakarta. Rineka Cipta. Siagian, S.P. (2007). Fungsi-Fungsi Manajerial. Jakarta: Bumi Aksara. Siswanto, H.B. (2007) Pengantar Manajemen. Jakarta: Buini Aksara. Sugiono. (1995). Dasar-Dasar Metodologi  Penelitian. Jakarta:  Buini Aksara. Siagian, S.P. (2002). Manajemen Strategik, Jakarta: Buini Aksara. Sukardi. (2005). Metode Penelitian Pendidikan (Kompetensi dan Praktiknya). Jakarta: PT Bumi Aksara. Sutisna (1993). Administrasi Pendidikan Dasar Teoretis untuk Praktek Profesional. Bandung: Angkasa. Tierney, Robert J., John E. Readence, and Ernest K. Disher. 1980. Reading Strategies and Practices: A Compodium. (Third Edition). London: Allyn and Bacon Terry, GR (1981) Intisari Principles of Manajemen. Bnadung: Karya Remaja. UNESCO. Jakarta. 2005. Panduan Perencanaan Pendidikan Anak Untuk Semua. Jakarta. UNESCO Jakarta.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU SMP NEGERI DI KECAMATAN MASJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR -, Mukhtar
Mentari Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Mentari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru SMP Negeri di Kecamatan Masjid Raya Aceh Besar. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah,  guru, dan pengawas. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kemampuan guru dilakukan melalui a) menetapkan kewenangan guru, b) memberikan tugas yang sesuai dengan bidangnya, c) memberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan seminar, d) mendatangkan tutor ke sekolah, e) memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, f) menetapkan sebagai pembimbing dalam kegiatan ekstra kurikuler, 2) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin guru yaitu: a) menjalankan peraturan sekolah, b) menciptakan budaya organisasi, c) memberikan sanksi, 3) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi guru adalah: a) menciptakan situasi yang harmonis, b) menempatkan guru sesuai dengan bidangnya, c) memenuhi semua perlengkapan yang diperlukan guru dalam melaksanakan tugasnya, d) memberikan penghargaan dan hukuman, 4) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan komitmen guru adalah: a) mengadakan rapat pada setiap awal semester, b) mengawasi pelaksanaan proses pembelajaran, c) mengevaluasi hasil kinerja guru, d) memberi catatan dalam buku pembinaan. 5) Hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru adalah a) rendahnya tingkat kedisiplinan guru, b)guru kurang termotivasi dalam meningkatkan kinerjanya c) domisili guru yang jauh dari sekolah, d) fasilitas sekolah yang belum memadai, dan e) rendahnya partisipasi warga lingkungan sekolah. Kata kunci: strategi kepala sekolah dan kinerja guru

Page 1 of 2 | Total Record : 20