cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mentari
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue " Vol 12, No 2 (2009)" : 20 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KONSUMEN MEMBELI MEREK TOYOTA TIPE KIJANG INNOVA PADA PT DUNIA BARUSA BANDA ACEH Nuzulman, Nuzulman
Jurnal Mentari Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan studi empiris yang akan membahas tentang faktor-faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Membeli Mobil Merek Toyota Tipe Kijang Innova Pada PT Dunia Barusa Banda Aceh.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh faktor budaya, sosial, kepribadian  dan psikologis terhadap keputusan pembelian konsumen dalam membeli mobil Kijang Innova pada PT Dunia Barusa Banda Aceh. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi yang bermanfat bagi semua pihak yang memerlukan. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 100 konsumen pemilik mobil Kijang Innova yang terpilih secara convenience pada area pelayanan purna jual pada PT Dunia Barusa Banda Aceh. Data primer selanjutnya dianalisis dengan perangkat SPSS pada formulasi  regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi adalah Y = 0,375 + 0,229X1 + 0,219X2 + 0,242X3 + 0,190X4. Secara parsial pengaruh faktor budaya, sosial, kepribadian  dan faktor psikologis terhadap keputusan konsumen dalam membeli mobil Kijang Innova signifikan dengan nilai t-table (1,9842) dengan tingkat probabilitas signifikan masing-masing 0,005, 000 dan 0,014 atau lebih kecil dari 0,005. Secara simultan pengeruh seluruh faktor dalam variabel bebas terhadap variabel terikat juga signifikan dengan nilai F-hitung (110,007) lebih besar dari F-tabel (2,4675). Hubungan variabel bebas dengan variabel terikat bersifat positif dan kuat dengan nilai R=90,70%. Pengaruh keempat faktor tersebut dalam keputusan pembelian mobil kijang Innova adalah sebesar R2=82,20%, selebihnya 17,80% dipengaruhi olah faktor-faktor lain yang tidak dirumuskan dalam penelitian ini. Kata kunci: faktor-faktor, kepuasan konsumen, merek Toyota     DAFTAR PUSTAKA Charles W. Lamb dan Joseph F. Hair, Jr, Carl McDaniel (2001). Pemasaran Salemba Empat, Jakarta. Kotler, Philip dan Amstrong (2001) Prinsip-Prinsip Pemasaran, Erlangga, Jakarta. Kotler, P dan Susanto AB (2001) Manajemen Pemasaran di Indonesia, Salemba Empat, Jakarta. Kotler Philip (2002) Manajemen Pemasaran Edisi Milinium, Erlangga, Jakarta. Istijanto ( 2005 ), Riset Pemasaran, Gramedia, Jakarta Lupiyoadi, Rambat, ( 2002 ) Dimensi Pemasaran Jasa, Salemba Empat, Jakarta Mangkunegara Prabu A.A.A ( 2005 ) Perilaku Konsumen, Refika Malhotra, Naresh  (1978), Marketing Research: An Applied Orientation, 4th ed, Prentice Hall, Inc   Monle Lee dan Carla Johnson (2004) Prinsip-prinsip Pokok Periklanan Dalam Perspektif Global, Prenada Media, Jakarta.   Mowen J.C dan Michael Minor ( 2002 ), Perilaku Konsumen, Erlangga, Jakarta.   Nugroho J. Setiadi (2005) Perilaku Konsumen: Konsep dan Implikasi Untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran, Kencana, Jakarta.   Rangkuti Freddy (2005) Marketing Analisys Made Easy, Gramedia, Jakarta.   Schiffman Leon dan Kanuk Leslie Lazar (2007) Perilaku Konsumen, Edisi Ketujuh, Indec, Jakarta.   Sakaran Uma (2005) Research Method For Business : Metode Penelitian Untuk Bisnis, Salemba Empat, Jakarta.  
INTEGRASI UNIT USAHA SIMPAN PINJAM (USP) MILIK KOPERASI KE DALAM BANK KOPERASI (Analisis Potensi dan Penguatan Finansial Koperasi Menuju Kemandirian) Hasan, Ishak
Jurnal Mentari Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai badan usaha, koperasi sampai dengan saat ini masih menghadapi berbagai persoalan yang mendasar, di antaranya belum adanya lembaga pendukung keuangan yang secara penuh dimiliki oleh koperasi. Selama ini kita mengenal ada lembaga yang ”berbau” koperasi, seperti Bank BUKOPIN. Akan tetapi, lembaga keuangan tersebut bukanlah milik koperasi secara penuh. Sungguhpun, pada awalnya bank tersebut digagas oleh gerakan koperasi, namun di dalam perjalanannya lembaga tersebut telah beralih ke tangan swasta. Dengan demikian, harapan bahwa koperasi memiliki lembaga keuangan guna mendukung aktivitas usahanya sendiri menjadi buyar di tengah jalan. Oleh karena itu, sudah saatnya dirintis kembali lembaga keuangan milik sendiri dengan cara mengintegrasikan usaha-usaha seperti unit usaha simpan-pinjam yang sudah ada menjadi Bank Koperasi. Apabila ini bisa dilakukan, maka posisi tawar koperasi di bidang finansial akan menjadi lebih kuat, dan marwah koperasi akan terjaga. Alasannya, apabila koperasi membutuhkan modal, dan berbagai pembiayaan, aktivitas transaksi, dan jasa keuangan lain akan lebih mudah memperolehnya secara bersama-sama dengan tanpa mengemis kepada pihak lain di luar koperasi, seperti swasta, dan negara.   Keyword: KSP, Lembaga Keuangan Koperasi. DAFTAR PUSTAKA Abrahamsen, A. Martin (1976). Cooperative Business Enterprise, Mc. Graw-Hill, New York. Cobia, David W. & Bruce Anderson (1989). Product And Pricing Strategies, dalam David W. Cobia (ed.), Cooperatives in Agriculture, Prentice Hall, Englewood Cliffs, New Jersey. Cobia, David W. (1989). Special Topics for Marketing Cooperatives, dalam David W. Cobia (ed.), Cooperatives in Agriculture, Prentice Hall, Englewood Cliffs, New Jersey. Departemen Koperasi, PKM (1992). Undang Undang Perkoperasian No. 25 Tahun 1992, Jakarta. ______________(1992). Pemberdayaan Ekonomi Rakyat, Jakarta. Hanel, Alfred (1989). Organisasi Koperasi: Pokok-pokok Pikiran mengenai Organisasi Koperasi dan Kebijakan Pengembangannya di Negara-negara Berkembang, UNPAD, Bandung. __________(1994). Dual or Double Nature of Co-operatives, in International Hand Book of Cooperative oleh Eberhard Dulfer, Vandenhoeck & Ruprech Gottingen, Germany. Hudiyanto (2002). Sistem Koperasi: Ideologi dan Pengelolaan, UIIPRES, Yogyakarta. Ima Suwandi (1986). Koperasi: Organisasi Ekonomi yang Berwatak Sosial, Bhratara, Jakarta. Kuhn, Johannes (1987). Cooperative Organizations for Rural Development, Marburg-UNPAD, Bandung. Munkner, Hans H. (1997). Masa Depan Koperasi, Terjemahan Djabaruddin Djohan, Dekopin, Jakarta. _______________(2001). Penemuan Kembali Koperasi Dalam Kebijakan Pembangunan, Terjemahan Maria P.N., YAKOMA – PGI, Jakarta. Roy, Ewell Paul (1981). Cooperatives: Development, Principles and Management, The Interstate Printers & Publishers, Inc. Danville IIinois. Sjamsuri SA, (1998) Dasar-Dasar Ideologi Dan Teori Koperasi, Babussalam, Bandung. Sri Edi Swasono (1990). Demokrasi Ekonomi, Keterkaitan Usaha, Partisipasi vs Konsentrasi Ekonomi, Dekopin, Jakarta. Suryana (1994). Daya Dukung Usaha Koperasi Unit Desa dan Implikasinya Terhadap Posisi Pendanaan dan Keberhasilan Usaha Koperasi Unit Desa (Suatu Kasus Di Kabupaten Bandung), Tesis, UNPAD, Bandung. Thoby Mutis (1990). Pengembangan Koperasi, Gramedia Grasindo, Jakarta.
KOMUNIKASI GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN Daud, Yusri M
Jurnal Mentari Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembelajaran, komunikasi memegang peranan penting. Tulisan ini menfokuskan pada teknik ko­munikasi yang sekiranya tepat guna untuk dapat menyukseskan pendidikan, terutama proses belajar mengajar di antara guru dan murid. Karya ini diharapkan adanya nilai tambah bagi para guru guna melengkapi dirinya dalam hal mengemban tugasnya sebagai pendidik, yang akhirnya dapat di­harapkan terjadinya peningkatan mutu pengajaran.   Kata Kunci: guru, komunikasi, pembelajaran         DAFTAR  RUJUKAN Gazali, A. MA; Didaktik Umum, Bandung: NV Onaco, 1962.   Gunarsa D., Singgih; Psikologi untuk Muda-Mudi, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1978.   MPR RI, QBHN1988, UD Mayasari, Solo, 1988. Mursell L.,  James; Pengajaran  Berhasil, Jakarta: Yayasan Penerbit UI, 1975.   Onong Uchyana Effendy; Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek, Jakarta: CV. Remadja Karya, 1984.   Suleiman, Amir Hamzah; Media Audio Visual, Jakarta: PT Gramedia, 1981.   Thurber, Walter A.; Teaching Science, Boston : AlJyn and Bacon Inc., 1959.   Zakiah Daradjat; Memahami Persoalan Remaja, Jakarta: Bulan Bintang, 1983.  
PENGEMBANGAN DESAIN MOTIF DAN SISTEM PRODUKSI KERAJINAN KAIN (IJA) ACEH DI KECAMATAN SYIAH KUALA, KOTA BANDA ACEH Wardiah, Wardiah
Jurnal Mentari Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The empowerment of small handicraft industry is one of the government priority program aiming at developing the economy, thus included the pattern design industry of Acehnese cloth in Kota Banda Aceh. The fact shows that there are many obstacle in developing Acehnese art designed cloth industry; both are from the pattern design and production system applied. The long term goal is to improve the pattern design and the working efficiency of craft people in developing the business to be small industry business. Mean while, this project is aiming at finding out the ability of pattern design for various Acehnese cloth types during the production as well as identification of supporting factors and obstacles in improving the product.  The primary data were obtained from female crafters for the purpose of making sample. The instruments used in gathering the data were interview and observation, where the data was analyzed by using qualitative approach. The result showed that the richness of pattern and ornamental design required further development in differnt area such variety of pattern design of Acehnese cloth, the building pattern, the kings head letters, traditional cloths an curves from the kings gravestone. As the improvement of art pattern design of Acehnese cloth, it is required that the products of Acehnese cloth not only intended for male or female wearing but also in form or sarong and curtain. Conclusion, the products of Acehnese cloth which made for pre clothing have Acehnese pattern design by high quality stamp batik work and draw batik.   Key words: pattern design, Acehnese cloth, small industry DAFTAR PUSTAKA   Dariyanto, 2003. Tehnik Pembuatan Batik & Sablon. Semarang: Aneka Ilmu. Dinas Pariwisata. 2005. Peranan Hasil Kerajinan sebagai Daya Pikat Pariwisata Budaya Aceh, Buletin Wisata Aceh. Dharsono, H. 1992. Seni Sulam. Jakarta: Embroidery Pustaka Kartini. Dekranas. 2005. Sekilas Sejarah Dewan Kerajinan Nasional. Jakarta. Gahauna, FE & Argianto, D. 2007. Sebuah Kajian Motif Ija Aceh dengan Teknik Batik sebagai Identitas Khas Masyarakat Nanggroe Aceh Darussalam. Banda Aceh. Husin Amir H. 2002. Ragam Hias 2 Motif Aceh. Banda Aceh: Dewan Kerajinan Nasional NAD. Koeswara, J. 1999. Program Pengembangan Budaya “Enterpreneur-ship” di Perguruan Tinggi dalam Manajemen Perguruan Tinggi Berwawasan Enterpreneurship. LP-3 UGM. Volume I. Yogyakarta. Leigh, B. 1989. Tangan-Tangan Terampil Seni Kerajinan Aceh. Terjemahan Latif Thayeb Tirto Sudiro. Jakarta: Djmbatan. Mukhirah. 2004. Pengembangan Kewirausahaan Pengrajin Wanita di sekitar Kampus Darussalan Unsyiah. Naskah Fotocopy Laporan Pengabdian kepada Masyarakat. Muriati, Cut dan A. Hamid Rasyid. 1998. Ragam Hias Aceh, Koleksi Mesium Negeri Provinsi Aceh, Banda Aceh. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Bagian Proyek Permeseuman Daerah Istimewa Aceh. Mulyanto. 1995. Peluang Kerja dan Berusaha di Pedesaan. BPFFE. Jakarta. Peneliti Balai Pelestarian Sejarah & Nilai-Nilai Tradisional Aceh, 200.”Sejarah motif-motif Kriya Aceh” Makalah Disajikan pada Seminar Bedah Motif Aceh, Balai Pelestarian Sejarah & Nilai-nilai Tradisional, Banda Aceh, 21-22 November. Serambi Indonesia. 2004. Profil Industri Kerajinan Batik Aceh. Edisi Februari. Setiawati, P. 2004. Kupas Tuntas Teknik Proses Membatik Dilengkapi Teknik Menyablon: Absolut. Syarif, S. 2000. Pekerja Wanita Industri Wanita di Propinsi Sumatera Barat. Pusat Peneliti Kependudukan Universitas Gajah Mada. Yogyakarta. Thursina. 2008. Desain Batik Motif Tradisional Aceh. Laporan Hasil Penelitian Unsyiah. Yahya, F. 1997. Beberapa Aspek yang Mempengaruhi Wanita Pekerja Rumahan di Kabupaten Aceh Besar. Naskah Fotocopy Laporan Hasil Penelitian Universitas Syiah Kuala. Walad Iskandar Muzakir, 2007,”Ragam Hias Aceh, Implementasi dan Pengembangan” Makalah disajikan pada Seminar Bedah Motif Aceh, 21-22 November.  
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA PEMELIHARAAN MELALUI BELANJA MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA ANGGARAN PEMERINTAH DAERAH Jalaluddin, Jalaluddin
Jurnal Mentari Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed to provide empirical evidence of the influence of real regional income (PAD) and proportion funding toward expense of maintenance through capital expenditure in Aceh government regency/ city and town. Populations used in this research are 18 regencies, and 5 cities and town in Aceh government. Due to the consideration of the data availability, therefore the main targets of this study are 13 regencies and 4 cities and town. Data that used in this research is a secondary data that covers the total of real regional income (PAD), proportion funding, capital expenditure and expense of maintenance that included in revenue and expenditure budget district (APBD) realization of regency, city and town in Aceh government from 2006 to 2008. The data analysis method used in this research is path analysis method. Result of the research shows that simultaneously the allocation of real regional income (PAD) and proportion funding are influential to capital expenditure and expense of maintenance. But, partially, real regional income (PAD) has a negative influence to the expense of maintenance, whereas proportion funding and capital expenditure partially influential toward expense of maintenance. Keywords: real regional income (PAD), proportion funding, capital expenditure, expence of maintenance     DAFTAR  PUSTAKA Abdullah, Syukriy (2006). Studi atas Belanja Modal pada Anggaran Pemerintah Daerah dalam Hubungannya dengan Belanja Pemeliharaan dan Sumber Pendapatan. (http://www.Syukriy.-wordpress.com. diakses 10 Oktober 2009).   ---------- & Abdul Halim (2004). Pengaruh  DAU dan PAD terhadap  Belanja Pemerintah Daerah: Studi Kasus Kabupaten/ Kota di Jawa dan Bali. SNA VI. ---------- & Jhon Andra Asmara (2006). Pengaruh  Opurtunistik Legeslatif dalam Penganggaran Daerah: Bukti Empiris atas Aplikasi Agency Theory di Sektor Publik.”. SNA IX.   Bastian, Indra (2006). Akuntansi Sektor Publik: Suatu pengantar. Jakarta: Penerbit Erlangga.   Bland, Robert dan Samuel Nunn (1992). “ The Impact of Capital     Spending on Municipal Operating Budget”. Public Budgeting        & Finance (Summer): 32-47. (http://www.Rapidshare.com,     diakses 30 Oktober 2009).   Halim, Abdul (2004). Akuntansi Sektor Publik: Akuntansi Keuangan Daerah, Edisi Revisi. Jakarta: Salemba Empat.   -----------(2007). Akuntansi Sektor Publik: Akuntansi Keuangan Daerah, Edisi Revisi. Jakarta: Salemba Empat.   Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (2005). Peraturan pemerintah No. 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Jakarta: Salemba Empat.   Mardiasmo (2002). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta.   Moisio, Antti (2002). Essays on Finish Municipal Finance and  Intergovernmental Grants. Helsinki.   Nafarin, M (2003). Penganggaran Perusahaan. Jakarta: Salemba  Empat.   Noerdiawan, Dedi (2006). Akuntansi Sektor Publik. Jakarta: Salemba Empat.   Pemerintah Aceh (2008). Qanun No.1 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Keuangan Aceh. Pemerintah Indonesia (2002). Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan, Pertanggung-jawaban dan pengawasan Keuangan dan Belanja  Daerah, Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan  Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja  Daerah. -----------(2005). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 55  Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan. -----------(2006). Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. -----------(2007). Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 59 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri No.  13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan  Daerah. -----------(2004). Undang-Undang Republik Indonesia No. 33 tahun  2004 tentang Perimbangan Daerah. -----------(2004). Undang-Undang Republik Indonesia No. 34 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemrintah  Pusat dengan Pemerintah Daerah.   Sugiyono (2005). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: CV. Alfabeta.   Uma, Sekaran (2002). Research Methods for Business, Buku 1, Edisi 4. Jakarta: Salemba Empat   Welshch, Glenn A,dkk (2000). Anggaran: Perencanaan dan Pengendalian Laba. Jakarta: Salemba Empat.   World Bank (2006). Analisis Pengeluaran Publik Aceh: Pengeluaran untuk Rekonstruksi dan Pengentasan Kemiskinan. -----------(2008). Analisis Belanja Publik Aceh Edisi Terbaru Tahun  2008: Mengelola Sumber Daya untuk Mencapai Keluaran yang Lebih Baik di Daerah Otonomi Khusus.  
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN Gani, Sofyan A
Jurnal Mentari Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komite Sekolah/Madrasah mempunyai fungsi strategis dalam mendukung sekolah/madrasah agar pembelajaran di sekolah dapat berlangsung secara benar dan tepat sasaran. Komite sekolah yang efektif harus proaktif dan responsif terhadap permasalahan yang dihadapi sekolah dan secara bersama mencari jalan keluar. Di samping itu, keberadaan komite tidak sebatas simbul atau kelengkapan administrasi sekolah, tetapi perlu menjadi mitra sekolah dalam peningkatan mutu sekolah/madrasah. Kata kunci: komite sekolah, komite madrasah, sekolah efektif, peran komite sekolah     DAFTAR PUSTAKA   Depdiknas. 2001. Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan Berbasis Sekolah (Buku 1). Jakarta : Depdiknas. Depdiknas. 2001. Partisipasi Masyarakat. Jakarta: Depdiknas. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 044/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah. Dekdikans. 2000. Manajemen Berbasis Sekolah. 2000. Jakarta : Depdiknas. Tirtaraharja, Umar dan Sula, La. Pengantar Pendidikan. 2000. Jakarta: Rineka Cipta. Direktoral Jenderal Perguruan Tinggi. 2008. Pendidikan Bermutu Untuk Semua. Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) I, 17-19 November Denpasar-Bali. Jeffcruzan, Jeff. Role of the School Committee in http://jeffcruzan. wordpress.com/2010/03/30/role-of-the-school-committee/ accessed 5 Januari 2011. School Committee http://www.sheknows.com/parenting/articles/807776/should-you-run-for-school-committe Soenarya, Endang. 2000. Teori Perencanaan Pendidikan Berdasarkan Pendidikan Sistem. Yogyakarta : Adi Cita Karya Nusa. Umaedi. 1999.
PROFESIONALISME DAN DEMOKRASI DALAM PERSPEKTIF MORAL Jamil, TM
Jurnal Mentari Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demokrasi yang dijalankan secara profesional dalam sebuah negara merupakan dambaan setiap warga. Demokrasi yang indah adalah demokrasi yang dilakukan dengan budaya profesional. Profesionalisme itu akan muncul bila dilandasi oleh sikap moral yang santun dan saling  menghargai. Pengakuan terhadap kekuasaan rakyat adalah sebuah bentuk demokrasi dalam berbangsa dan bernegara. Hendaknya sebuah negara dalam menjalankan demokrasi sebagai bentuk pengakuan terhadap hak-hak rakyat, diwujudkan dengan profesionalisme dan penerapan nilai-nilai moral.  Oleh karena itu, uraian berikut ini akan mengajarkan kita untuk bisa menghargai perbedaan sikap dalam kebersamaan untuk mencapai tujuan.     DAFTAR PUSTAKA   Bellamy, Richard, Teori Sosial Modern Perspektif Itali, Terjemahan Vedi R. Hadiz, (Jakarta LP3ES, 1990)   Giddens, Anthony, The Constitusi Of Society : Outline of the Theory of Stucturation, (Cambrigde: Polity Press, 1995   Hantington Samuel, P. Gelombang Demokrasi Ketiga, (Jakarta : Pustaka Utama Grafiti, 1995)   Jamil, T.M., “Pola Politik Restriksi Negara Otoriter Birokratik dan Negara Korporasi Terhadap Kebebasan Untuk Berkumpul” dalam Makalah, disampaikan pada seminar dan Rapat Tahunan 2000 Bidang Ilmu-ilmu Sosial & Budaya BKS-PTN Barat, Tanggal 24-25 Mei 2000 di Medan   Kessing, Roger M, Cultural Antrophlogy: A Contemporary Perspective, (New York Holt, Ricnehart and Winston, 1981)   Kayam, Umar., Proses Demokrasi dan Budaya Indonesia menghidupkan Kultur Masyarakat Berembuk”, dalam Demokrasi Politik, Budaya dan Ekonomi, Elza Peldi Tahir (ed), (Jakarta: Yayasan Paramadina, 1994)   Siahaan, Hotman M., “Gerakan Kebudayaan Sebagai Kaunter Hegemoni dan Kekerasan”, dalam Masyarakat Kebudayaan dan Politik No. 3 Juli 2000 (Surabaya: FIISP Universitas Airlangga, 2000)   Sanderson, Stephen K, Sosiologi Makro, Sebuah Pendekatan terhadap Realitas Sosial, (Jakarta : Rajawali Press, 1993)   Piliang, Yasrah Amir, Hiper-Relitas Kebudayaan, (Yogyakarta, LKIS, 1999) Voll, John O. dan John L, Esposito, Demokrasi di Negara-negara Muslim (Jakarta : Mizan, 1996).   Winterns, Jeffrey A, Dosa-dosa Politik Orde baru (Jakarta : Djambatan, 1999)   Zuhairini, et.al., Sejarah Pendidikan Islam (Jakarta : Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam, 1986)  
VISION AND MISSION STATEMENTS OF HIGHER EDUCATION INSTITUTIONS Mahdi, Sahed
Jurnal Mentari Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah kampus, visi dan misi yang aspiratif dan realistis sangatlah penting dalam menyatukan pandangan dan energi semua stake holder dalam mewujudkan institusi perguruan tinggi yang diharapkan pada masa datang. Visi dan Misi merupakan bagian integral yang penting dalam sebuah rencana starategi untuk bisa diimajinasikan, baik oleh mahasiswa, dosen dan stakeholder lainya supaya segala aktivitas mereka bisa sejalan dengan baik.  Oleh karena itu, artikel ini mengeksplorasi tentang pernyataan visi dan misi yang di implementasikan dalam dunia perguruan tinggi. Hal penting ini dikembangkan untuk menghasilkan dampak bagi perguruan tinggi yang bersangkutan.  Pernyataan visi dan misi yang efektif harus menjadi bagian inti dalam sebuah perencanaan strategis  universitas yang dapat dijadikan rujukan bagi setiap unit kerja untuk mencapai tujuan-tujuan lebih khsus. Keywords: vision, mission, and academia         REFERENCES   Alfred, Richard L. (2006). Managing the Big Picture in Colleges and Universities: From Tactics to Strategy. ACE/Praeger Series on Higher Education. pp. 11.-16 Baum, Robert J., Locke, Edwin A., and Kirkpatrick, Shelley A. (1998). A longitudinal study of the relation of vision and vision communication to venture growth in entrepreneurial firms. Journal of Applied Psychology, 83(1), 43. Birnbaum, B. (2004). Developing your organization’s vision. Retrieved October 16, 2008 from http://www.birnbaumassociates.com/developing-vision.htm. Campbell, Andrew. (1997). Mission statements. Long Range Planning, 30(6), 931-932. Caruthers, Kent J. and Lott, Gary B. (1981). Mission review: Foundation for strategic planning. National Center for Higher Education Management Systems. pp. 25-33. Chait, Richard. (1993, September 22). Colleges should not be blinded by vision. The Chronicle of Higher Education. Retrieved September 22, 2008 from http://chronicle.com/che-data/articles.dir/articles-40.dir/issue-05.dir/05b00101.htm. Collins, James C., & Porras, Jerry I. (1991). Organizational vision and visionary organizations. California Management Review, 34(1), 30-52. Retrieved from http://search.ebscohost.com/login.aspx? direct=true&db=buh&AN=5616288&site=ehost-live. Conway, T., Mackay, S., and Yorke, D. (1994). Strategic planning in higher education: Who are the customers? International Journal of Educational Management, 8 (6), 29-36. David, Fred R. (1989). How Companies Define Their Mission. Long Range Planning, 22 (1), 90-97. Dressel, Paul L. (1987). Mission, Organization, and Leadership. The       Journal of Higher Education,  58(1), 101-109. Retrieved from http:// www. jstor.org/stable/1981393. Filion, Louis J. (1991). Vision and Relations: Elements for An Entrepreneurial Metamodel. International Small Business Journal, 9(2), 26-40. Ireland, R. D., & Hirtt, M.A. (1992). Mission Statements: Importance, Challenge, and Recommendations for Development. Business Horizons, 35(3), 34-42. Keller, George. (1995). The Vision Thing in Higher Education. Planning for Higher Education. Vol 23, 354-360. Kezar, Adrianna and Kinzie, Jillian. (2006). Examining the Ways Institutions Create Student Engagement: The Role of Mission. Journal of College Student Development. 47 (2), 149-172. Klemm, M., Sanderson, S., & Luffman, G. (1991). Mission Statements: Selling Corporate Values to Employees. Long Range Planning, 24(3), 73-78. Levin, Ira M. (2000). Vision revisited: Telling the Story of The Future. Journal of Applied Behavioral Science, 36(1), 91-107. McNamara, Carter. (1997). Basics of Developing Mission, Vision, and Values Statements. Field Guide to Nonprofit Strategic Planning and Facilitation. pp 1-2. Mercyhurst College Mission. (2008). Mercyhurst College. Retrieved October 21, 2008 from http://www.mercyhurst.edu/about/mission/. Morphew, Christopher C. and Hartley, Matthew. (2006). Mission statements: A thematic analysis of rhetoric across institutional type. The Journal of Higher Education.77 (3), 456-471. Muhlenberg College Mission Statement. (2004, February 4). Muhlenberg College. Retrieved October 21, 2008 from http://www.muhlenberg.edu/muhlinfo/mission.html. Parker, Barbara. (1986). Agreement on Mission and Institutional Responses to Decline. Research in Higher Education. 24 (2), 164-180. Quigley, Joseph V. (1993). Vision: How Leaders Develop it, Share it, and Sustain it. McGraw-Hill Inc. pp.5-11. Statement of Vision and Mission. (2008). Auburn University. Retrieved October 21, 2008 from http://www.auburn.edu/ administration/ trustees/ policymanual/ vision_and_mission.html. WCU Vision, Mission & Values Statements. (2008). West Chester University. Retrieved October 21, 2008 from http://www. wcupa. edu/_information/facts.wcu/mission.htm. Wilson, Ian. (1992). Realizing the Power of Strategic Vision. Long Range Planning, 25(5), 18-28.  
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA ACEH UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM Ramli, Ramli
Jurnal Mentari Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research is to develop the learning materials which are integrated of language skills: listening, speaking, reading, and writing, and the component of vocabulary and language structure. This research was carried out at the fourth year of the elementary school, ‘Sekolah Dasar Negeri 1’ Banda Aceh and ‘Sekolah Dasar Muhammadiyah 1’ Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam in September 2003 and from July to December 2007. Research methodology used is the research and development (R&D) by Dick and Carey. Instruments used to collect data were questionnaire, interview, and test. Then, the data analyzed qualitatively and quantitatively. The findings of the research are two units of learning materials which is each of it consist of four topics of materials. This research concludes that the product of the development of learning materials of Acehnese language is effective to be applied in elementry school.     DAFTAR PUSTAKA Anderson, Anne dan Tony Lynch. 1988. Listening. Oxford: Oxford         University Press. Bakhrum, T., dkk. 2002. Peulajaran Basa Aceh keu Murit Sikula Dasa. Medan: Penerbit PT Pabelan Medan. Borg, Walter R. and Meredith Damien Gall. 1983. Educational Research: An Introduction. New York: Longman. Byrne, Donn. 1998. Teaching Writing Skills. New Edition. London: Longman Group UK Limited. Cunningsworth, Alan. 1995. Choosing Your Coursebook. Cambridge: Cambridge University Press. Dick, Walter and Lou Carey. 1996. The Systematic Design of Instruction. Fourth Edition. New York: Longman. Dubin, Fraida and Elite Olshtain. 1986. Course Design: Developing Programs and Materials for Language Learning. Cambridge: Cambridge University Press. Funk, Wilfried dan Norman Lewis. 1971. Thirty Days to more Powerful Vocabulary New York: Pocket Books. Graves, Kathleen. 2000. Designing Language Course: A Guide for Teachers. Boston: Heinle & Heinle Publiher. Gumperz, John J. and Dell Hymes (ed.). 1972. Direction in Sociolinguistics, The Ethnography of Communication. USA: Holt, Reneharth and Wiston, Inc. Hardley, C. Alice Omaggio. 1986. Teaching Language in Context. Boston: Heilne & Heinle Publisher, Inc. Harris, A. J. 1967. Reading on Reading Instruction. New York: David McKay Company, Inc. Harmer, Jeremy. 2001. The Practice of English Language Teaching. Third Edition. London: Longman Group UK Limited. Lani, Razali Cut dan Muhammad. 2002. “Kurikulum Bahasa Aceh Madrasah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah.” Banda Aceh: MPD Provinsi NAD. McDonough, Jo and Christopher Shaw. 1993. Materials and Methods in in ELT. Oxford: Blackwell Publishers. Paulston, C. B. dan  Mary Newton Brider. 1976. Teaching English as A Second Language Techniques and Procedure. Massachusett: Winthrop Publisher, Inc. Purwo, Bambang Kaswanti. 2000. Bangkitnya Kebhinnekaan Dunia Linguistik dan Pendidikan. Jakarta: Mega Media Abadi. Richards, Jack C. and Teodore S. Rodgers. (ed.). 1986. Approaches and Method in Language Teaching. Cambridge: Cambridge University Press. Rost, Michael. Listening in Action. 1991. London: Prentice Hall International  (UK) , Ltd. Savignon, S. J. 1983. Communicative Competence: Theory and Classroom Practice. Reading Massachusetts: Addison-Wesley Publishing Company, Inc. Shambaugh, Neal dan Susan G. Magliaro. 2006. Instructional Design: A Systematic Approach for Reflective Practice. USA: Pearson Education. Tomlinson, Brian. 2001. Materials Development in Language Teaching. Cambridge: Cambridge University Press. The British Council. 1980. Project in Materials Design. London: The British Council, Printing and Publishing Department. Widdowson, H. G. 1978. Teaching Language as Communication. Oxford: Oxford University Press. Wildan. 2002. Tata Bahasa Aceh: untuk Madrasah Dasar dan Madrasah Menengah. Banda Aceh: Geuci. Wilkin, D. A. 1976. Notional Syllabuses. A Taxonomy and Its Relevance to Foreign Language Curriculum Development. Oxford: Oxford University Press.
PENGARUH PERPUTARAN PERSEDIAAN BARANG TERHADAP LABA USAHA SWALAYAN BERSKALA BESAR DI KOTA BANDA ACEH Surya, Zen
Jurnal Mentari Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aimed of research are to measure return on investment at big scale supermarket in Banda Aceh. The research do for Banda Aceh Industrial and Trading Agency registered supermarket, using selected criteria such as financial report, have trading capital up to 500 millions, have advantage and do purchasing 2 times in  month. Based on 30 supermarket in Banda Aceh who fulfill the criteria, received 4 supermarket sample in this project. Analyze technical data using in this project are simple linear regression: Y=α+βX+ε elaborate with statistical analyze using statistical program for social science (SPSS). Data in this research use data from 2008 data compile with several financial report by 4 supermarket sample. Analyze from research with SPSS showing return on investment in the big scale supermarket result with the formula Y=35,250 +0, 95 X with Y are advantage and X are return on supplies, with hypothetical t count > t table (4,403>3,182). From this test showed return on investment have positive influence and significant to earnings of big scale supermarket in Banda Aceh. Independent Variable influence with dependent variable are 90, 6% and 9, 4% influence by other variable out of research.   Keyword : return on investment, earnings       DAFTAR KEPUSTAKAAN Dyckman, et.al. (2000) “Akutansi Intermediate” Edisi Ketiga, Jilid I. Alih bahasa Munir Ali,SE,MBA. Penerbit Erlangga, Jakarta   Harahap Sofyan Syafri (1998) “Analisa Kritis Atas Laporan Keuangan” Edisi pertama, Penerbit Salemba empat, Jakarta.   Hadibroto, S. dan Witarsa Omar. (2002) “Sistim Pengamanan Intern”,Jakarta Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia   Ghozali, Imam (2001) “Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS,”  Edisi I. Semarang   Hendrikson,S.Eldon (2002) “Akutansi Untuk Usahawan” ,Jakarta : Lembaga penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.   Harnanto (2003), “Laba” www.google.com. Accesed April 24,2009.15.30   Ikatan Akutansi Indonesia (2002) “Standar Akutansi Keuangan” Buku Satu, Penerbit Salemba Empat, Jakarta   Kania (2006) “Pengaruh Tingkat Perputaran Persediaan Barang Jadi Terhadap Tingkat Rentabilitas Pada PT. Pindad (Persero) Bandung” Jurusan Pendidikan Akutansi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Indonesia   Keiso. James (2002) “Akutansi Intermediete” Volume komprehensif, Jakarta. Erlangga   Madriqah (2005). “Sistim Akutansi Persediaan Bahan Baku pada PT.Sinar Lando Ambarawa” Jurusan Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negri Semarang.   Nida (2008) “Pengaruh Perputaran Persediaan Terhadap Barang Jadi Terhadap Modal Kerja Pada PT. Inti (Persero)” Jurusan Akutansi Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama.   Prastowo, Dwi dan Rfka Julianti (2002) “Analisis Laporan Keuangan (Konsep Dasar Aplikasi)” .Yogyakarta : UUP AMP YKPN.   Rustam, (2002) “Pendapatan Menurut Standar Akutansi Keuangan No.23” Jurusan Akutansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Sumatra Utara   Skousen, K. Fred, Stice, James.D. (2001) “Akutansi Keuangan Menengah” Volume Komprehensif, Jakarta, Salemba Empat.   Smith, Jay M. and K.Fred Skousen  (2002) “Intermediete Accounting” Volume komprehensif, edisi kedelapan, Jakarta: Penerbit Erlangga . Soemarso,S.R (2000) “Akutansi Suatu Pengantar” Buku Satu, Jakarta : Lembaga Penerbit FEUI.   Yenti (2004) “Rancang sistim informasi Persediaan bahan baku Terkomputerisasi PT.KPL” Jurusan Ekonomi Manajemen, Fakultas Ekonomi-Universitas Kristen Etra.   Weston, J. Fred and Copeland, Thomas E. (2001) “Managerial Finance” 8 th Edition CBS College Publishing.   Zaki Baridwan (2002) “Intermediete Accounting” Edisi ketujuh BPFE, Yogyakarta.  

Page 1 of 2 | Total Record : 20