cover
Contact Name
Mohammad Hakimi
Contact Email
-
Phone
0274-547490
Journal Mail Official
bkm.fk@ugm.ac.id
Editorial Address
Ruang Sekretariat Bersama Jurnal FK-KMK UGM, Lt. 2 Atas Kantin IKM
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Berita Kedokteran Masyarakat
ISSN : 02151936     EISSN : 26148412     DOI : 10.22146/bkm
Core Subject : Health,
Jurnal Berita Kedokteran Masyarakat adalah Jurnal Ilmiah di bidang Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh Program Pendidikan Kedokteran Komunitas (PPKK) Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada yang bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat Indonesia (PDK3MI) dengan STT SK.
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
Pola Racun pada Korban Kasus Toksikologis di Instalasi Kedokteran Forensik RS DR. Sardjito Tahun 1998-2001 Khasanah, Suhartini, Hendro Widagdo, Uswah
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 19, No 4 (2003)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.3720

Abstract

Background: Among cause of death identified in Medical Forensic Department of Sardjito Hospital was due to poison. Poisoning can occur as an accident, muder or suicide.Methods: A retrospective study et repertum during four year periode (1998-2001) in Medical Forensic Department of Sardjito Hospital was carried out to obtain incidence of poisoning and type of poison used.Results: The study showed that in this periode mote than 65% of poisoning case can be identified, and more than 77% cause of deaths can be known.Conclusion: The rinds of materials which make poisoning were alcohol (28,5%, cyanide (17,1%) and insectitisides (14,3%). The most cost of death in poisoning cases was asfixia (77,1). Keywords: forensic autopsy, visum et repertum, poison pattern
HUBUNGAN USIA, INDEKS MASSA TUBUH, MASA KERJA DAN BEBAN KERJA FISIK DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA WANITA TUKANG SUUN DI PASAR BADUNG, KOTA DENPASAR Dewi, Putu Ratna Suprima
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 33, No 5 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.24102

Abstract

ABSTRACT?Background: Musculoskeletal can be caused by individual factors, jobs and work environments. Age, body mass index, year of employment and physical work load such as the duration of carrying goods, the distance of carrying and the load of carrying of lady porters (wanita tukang suun) at Pasar Badung, Denpasar in a different expected to have a different risk of musculoskeletal symptoms.Objective: This study was to determine the correlation of age, body mass index, year of employment and physical work such as the duration of carrying goods, the distance of carrying and the load of carrying with musculoskeletal on lady porter at Pasar Badung, Denpasar.Methods: This is a quantitative analytic study with cross sectional design. The population in this study was lady porter at Pasar Badung, Denpasar and the samples were taken with total sampling method. Analysis of the data in this study was conducted by using a statistical test analysis from univariable test, bivariable test and multivariable testResults: This study shows that there are three variables that have a significant correlation toward musculoskeletal symptoms, those are the duration of carrying (p = 0.003), the distance of carrying (p = 0.000), load of carrying (p = 0.000). The results of multivariable analysis showed that distance and le load of carrying explain 47.92% incidence of musculoskeletal symptomss.Conclusion: the duration of carrying, distance of carrying, and load of carrying was correlated to the incidence of musculoskeletal symptomss in lady porter at Pasar Badung, Denpasar.Keywords: age, body mass index, length of employment, physical workload, musculoskeletal symptomss.?1)? Master Student Public Health, ??Main Field of Work Safety, Medical Faculty, Universitas Gadjah Mada.2)? Lecturer and Professor of Medical Faculty, Universitas Gadjah Mada.?INTISARI?Latar Belakang: Keluhan muskuloskeletal dapat disebabkan oleh faktor individu, pekerjaan dan lingkungan kerja. Usia, indeks massa tubuh, masa kerja dan beban kerja fisik seperti lama waktu angkut, jarak angkut dan berat beban angkut dari buruh angkut wanita (wanita tukang suun) di Pasar Badung, Kota Denpasar yang pada berbeda diduga memiliki risiko keluhan muskuloskeletal yang berbeda.Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dari usia, indeks massa tubuh, masa kerja dan beban kerja fisik seperti lama waktu angkut, jarak angkut dan berat beban angkut dengan keluhan muskuloskeletal pada wanita tukang suun di Pasar Badung, Kota Denpasar.Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah wanita tukang suun di Pasar Badung, Kota Denpasar dan sampel diambil dengan metode total sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis uji statistik dari uji univariabel, uji bivariabel dan uji multivariabel.Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 variabel yang mempunyai hubungan yang signifikan terhadap keluhan muskuloskeletal yaitu lama kegiatan angkut (p=0,003), jarak kegiatan angkut (p=0,000), berat beban angkut (p=0,000). Hasil analisis multivariabel menunjukkan hasil bahwa jarak kegiatan angkut dan berat beban angkut menjelaskan 47,92%? kejadian keluhan muskuloskeletal.Kesimpulan: Lama kegiatan angkut, jarak kegiatan angkut dan berat beban angkut berhubungan dengan kejadian keluhan muskuloskeletal pada wanita tukang suun di Pasar Badung, Kota Denpasar.Kata Kunci: usia, indeks massa tubuh, masa kerja, beban kerja fisik, keluhan muskuloskeletal.?
PENGARUH PENGETAHUAN, KETERSEDIAAN, PENGAWASAN DAN SANKSI TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA MEBEL DI PT. BORNEO MELINTANG BUANA EKSPORT, KABUPATEN SLEMAN SANI, ASRUL; SURONO, AGUS
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 33, No 3 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.24499

Abstract

ABSTRACKBackground: Workers have an obligation to use personal protective equipment at working area. The personal protective equipment has been determined based on risk but many workers of PT. Borneo Melintang Buana Eksport do not use the required protective equipment. This study aims to determine the effect of knowledge, availability, supervision and sanctions toward the use of personal protective equipment.Method: This research using quantitative method with cross sectional study design and 68 people as the subject. The instruments of this study are questionnaires and observation sheets. The independent variables were knowledge, availability, supervision and sanction while the dependent variable was the use of personal protective equipment. The statistical test used were chi-square and fisher exact with alpha 5%.Results: The results showed that there was a statistically significant effect between controlling the use of personal protective equipment (p value < 0.05) and no statistically significant effect between knowledge, availability and sanction on the use of personal protective equipment (p value > 0.05).Conclusions: There is a statistically significant effect between supervision toward personal protective equipment usage. Supervision needs to be maintained and improved by involving the workers as the supervisors.Keywords: Knowledge, Availability, Supervision, Sanction, Use of Personal Protective Equipment
ANALISIS RISIKO KESEHATAN AKIBAT PAJANAN TIMBAL (Pb) DALAM BIOTA LAUT PADA MASYARAKAT SEKITAR TELUK KENDARI Syarifuddin, Muhamad
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 33, No 10 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.25084

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Keadaan Teluk Kendari telah mengandung logam berat timbal (Pb) pada air dan sedimen yang cukup tinggi sehingga dapat terakumulasi dalam biota laut berupa ikan dan kerang. Masyarakat di sekitar perairan Teluk Kendari sering mengkonsumsi ikan dan kerang yang berasal dari Teluk Kendari. Mereka sangat berisiko untuk terpapar logam timbal dari ikan dan kerang yang dikonsumsi.Tujuan: Untuk mengetahui tingkat risiko gangguan kesehatan akibat pajanan logam timbal pada ikan dan kerang yang dikonsumsi oleh masyarakat sekitar Teluk Kendari. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik menggunakan desain cross sectional dengan penggabungan pendekatan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) dan Epidemiologi Kesehatan Lingkungan (EKL). Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat yang bermukim di sekitar pesisir Teluk Kendari dengan pengambilan sampel yang memenuhi kriteria secara proporsional sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 110 responden. Biota laut dalam penelitain ini adalah ikan dan kerang yang berasal dari Teluk Kendari dengan jumlah sampel ikan sebanyak 30 sampel dari 3 jenis ikan yang paling banyak dikonsumsi dan sampel kerang diambil dari 6 tambak di Teluk Kendari. Pengukuran kadar timbal ikan dan kerang dilakukan dengan metode Atomic Absorption Spectrometry (AAS).Hasil: Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi timbal dalam ikan berkisar antara 0,0027-0,0095 mg/l. Rata-rata intake ikan 0,0051 mg/kg/hari sedangkan untuk kerang 0,016 mg/kg/hari dan rata-rata besar risiko yang mengkonsumsi ikan adalah 1,29 sedangkan untuk kerang adalah 4,03. Variabel yang memiliki hubungan yang bermakna dengan tingkat risiko konsumsi ikan dan kerang adalah variabel konsentrasi timbal dalam ikan, laju asupan kerang, frekuensi pajanan ikan dan kerang, durasi pajanan ikan dan kerang dan jumlah asupan (intake) ikan dan kerang sedangkan yang tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan tingkat risiko konsumsi ikan dan kerang adalah variabel konsentrasi timbal dalam kerang, laju asupan ikan dan berat badan.Kesimpulan: Masyarakat sekitar Teluk Kendari mempunyai risiko akan gangguan kesehatan (RQ>1) akibat pajanan timbal sehingga perlu dikendalikan.Kata Kunci : Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan, Timbal (Pb), Ikan, Kerang, Teluk Kendari
Administrative versus field work activities in urban and rural East Indonesian region: analysis of 85 health center managers from the 2012 IFLS East Suka, Veronika; Hasanbasri, Mubasysyir; Padmawati, Retna Siwi
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.25631

Abstract

Purpose: This study aims to find the managerial factors affecting outside services of public health center in urban and rural.Method: IFLS East 2012 data analysis.Results: Heads of non-physician public health center in the rural often provide outside services rather than the heads of physician's public health center in the urban. Posyandu and counseling 15 times more often performed by heads of non-doctoral public health center in the rural.Conclusion: Heads of physician's public health center often conduct administrative activities and seminars. While the heads of non-physician health center often conduct field visits. Public health center in the rural have more outside services of than in the urban.
Perancangan Prototipe Case Based Reasoning Untuk Mendukung Keputusan Rujukan Kehamilan di Puskesmas Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur Maryanto, Budi; Emilia, Ova
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 33, No 10 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.25762

Abstract

Latar belakangAngka komplikasi kebidanan di kabupaten Timor Tengah Utara tercatat 1024 kasus dari 1236 perkiraan ibu hamil dengan komplikasi kebidanan atau sebesar 82,9% pada tahun 2015. Belum semua puskesmas dan petugas kesehatan menerapkan pedoman manual rujukan kehamilan. Diperlukan pemanfaatan perkembangan teknologi berbasis komputer yang memiliki kemampuan untuk mendukung suatu keputusan rujukan kehamilan, serta memperkuat pedoman manual rujukan kehamilan.TujuanTujuan dalam penelitian ini adalah merancang? prototipe case based reasoning untuk mendukung keputusan rujukan kehamilan di puskesmas Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara TimurMetodeJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan action research menggunakan tahap pengembangan prototipe meliputi identifikasi kebutuhan, rancangan prototipe, ujicoba dan evaluasi penilaian.?HasilPerancangan sistem prototipe dibangun melalui beberapa proses diantaranya menggambarkan? diagram konteks, membuat diagram alir data, merancang diagram relasi entitas, menyusun representasi pengetahuan dan membuat menu sistem. Menu konsultasi merupakan menu interaksi antara pengguna dengan sistem inferensi penalaran berbasis kasus. Di dalam menu konsultasi terjadi proses aliran data analisa, perhitungan dan output kasus terpilih. Proses ini terjadi saat pengguna melakukan konsultasi dengan cara memilih gejala yang cocok sesuai hasil pemeriksaan pasien. Mesin inferensi akan melakukan retrieval atau penelusuran kelompok gejala kasus lama untuk mencocokkan dengan gejala kasus baru. Hasil output perhitungan kemiripan berupa kasus terpilih yang memungkinkan penggunaan ulang solusi kasus lama untuk menangani kasus baru. Pada tahap ini pengguna dapat mengambil keputusan suatu kasus dari hasil kasus terpilih.?KesimpulanPengguna di puskesmas merasa terbantu dengan sistem penalaran berbasis kasus yang dapat digunakan sebagai petunjuk diagnosa dan solusi penanganan kasus. Hasil ujicoba prototipe memberikan penilaian yang positif dan pengguna mempunyai minat untuk menggunakan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan rujukan kehamilan di puskesmas.?Kata kunci : Prototipe, Penalaran berbasis kasus, Gejala, Rujukan kehamilan.??The design of a prototyped case based reasoning (CBR) to support pregranancy referral decision in Puskesmas Timor Tengah Utara of Nusa Tenggara Timur Province?Background??????????? The number of midwifery complications in Timor Tengah Utara Regency is noted 1024 of 1236 pregnant mother estimation cases with midwifery complication or 82.9% in 2015. Not all Puskesmas (Society Health Centres) apply pregnancy refferal manual orientation. It requires the use of computer-based technological development that provides competence to support a pregnancy refferal decision and strenghtens pregnancy refferal manual orientation.?Objective??????????? The objective of this research is to design case based reasoning prototype to support the decision of pregnancy refferal decision at Puskesmas of Timor Tengah Utara Regency, Nusa Tenggara Timur Province.?MethodThe research type which is utilized is qualitative research using action research approach. It uses prototype development steps which involves need identification, prototype design, trial and assessment evaluation.?ResultThe design of prototype system is built through some processes, among them are to draw context diagram, make data flow diagram, design entity relationship diagram, organize knowledge representation and make system menu. Consultation menu is an interaction menu between the user and case-based reasoning inference system. In the consultation menu, the processes of analysis data flow, case calculation and output are selected.? These processes occurs when the user performs consultation by selecting the symptom which is appropriate with patients? monitoring result. Inference machine will perform retrieval or old case symptom group investigation to adjust it with the new case symptom. The output result of similarity calculation in form of selected case which enables the resuse of old case solution to handle new case. On this stage, the user is able to take decision of a case from the selected case result.?Conclusion??????????? The users at Puskesmas perceive that they are assisted with case-based reasoning system that can be used as a diagnosis direction and case handling solution. The result of prototype trial provides positive assessment and the user has an interest to use it as an instrument to take a decision on pregnancy refferal at Puskesmas.?Keywords: Prototype, Case-based reasoning, Sympton, Pregnancy refferal
Penguatan law enforcement di industri kecil: studi di sentra batik Giriloyo di Imogiri Bantul Rofiatun, Rofiatun; Hasanbasri, Mubasysyir
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 33, No 11 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.25790

Abstract

Latar? Belakang : Industri batik merupakan salah industri yang memberikan dukungan ekonomi masyarakat, serta mampu menyerap tenaga kerja. Proses pembuatan batik dengan menggunakan bahan ? bahan kimia seperti NaOH, Na2SiO3 untuk penguncian warna, penggunaan bahan pewarna dan proses pelorodan malam/ lilin dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan pekerja dan lingkungan sekitar akibat dari limbah yang ditimbulkan. Minimnya modal usaha, rendahnya pengetahuan terhadap bahaya bahan kimia yang digunakan, kurangnya sumber daya, jam kerja yang panjang, hubungan kerja yang bersifat borongan/satuan, manajemen yang dikelola sendiri, minimnya dukungan sarana dan prasarana serta persebarannya yang luas menyebabkan adanya kesulitan dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan sistem pembuangan limbah batik dan mengetahui tentang literasi keselamatan dan kesehatan kerja di sentra batik Giriloyo Desa Wukirsari Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul.Metode Penelitian : Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif, pemilihan subyek penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang yang terdiri dari pengusaha batik, pekerja batik, kelompok pengrajin batik dan pemerintah daerah Kabupaten Bantul. Penelitian ini telah mendapatkan prsetujuan dari komisi etik Fakultas Kedokteran UGM.Hasil : Intensitas penggunaan pewarna sintetis yang lebih tinggi dibandingkan pewarna alami, berdampak pada limbah yang dihasilkan. Adanya persepsi di masyarakat bahwa air bekas pembilasan tidak berbahaya sehingga dapat dibuang tanpa adanya proses pengolahan.Kesimpulan : Pendelegasian perijinan usaha mikro dan kecil pada level kecamatan dapat berdampak pada persoalan lingkungan. Pembuangan limbah tanpa proses pengolahan terlebih dahulu dapat berdampak pada kondisi lingkungan. Hal ini perlu mendapat perhatian karena mayoritas masyarakat Giriloyo menggunakan sumur untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan air minum.
Village based family planning program and use of contraceptive in Kuningan district in 2018 Nurjannah, Siti Nunung; Susanti, Euis; Rana, Sohel
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Open Review Articles
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.431 KB) | DOI: 10.22146/bkm.43098

Abstract

Village Family Planning (FP) program was launched in 2016 evaluation has not been done, so the results of the effectiveness of this program are not yet known for increasing the coverage of contraceptive use. The purpose of this study was to determine the optimization of the village FP program to increase contraceptive use coverage in Kuningan District in 2018. Pre-experimental research design a pre and post test was applied for this research. The intervention is the village FP program and the measured variables are the coverage of contraceptive use before and after were being determined as a village FP program with a sample of 32 villages in Kuningan District where FP program is implementing. This study was conducted in February-September 2018 with univariate and bivariate analysis with paired t-test statistical tests. Results showing that the analysis of the mean value between before and after the intervention was determined to be village FP -8.33 and the results of the statistical test obtained p = 0.000 and 95% CI (-12.31 - (- 4,350)). Finally, the village FP program intervention increases the coverage of contraceptive use.? Recommendation for Kuningan district authority should expand the central government designed villages FP program
Paparan benzena di udara ambien dan kadar transtrans muconic acid urin pada pekerja industri percetakan di Kota Medan Siregar, Annisa Febriana; Ashar, Taufik; Nurmaini, Nurmaini
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 35, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.167 KB) | DOI: 10.22146/bkm.43021

Abstract

Purpose: Printing industry use chemicals containing benzene in the process of production. Accumulation of benzene concentration in human body can cause health problem. Low-level exposure can cause dizzy, nausea, and central nervous system disorders and high level of benzene can lead to death. The purpose of this research is to analyze benzene exposure in the acid trans-trans muconic in worker urine.Method: The design of this research was quantitative with cross-sectional design. A sample of 50 printing workers were selected for this was based on technique consecutive.Results: The result showed that, there is a correlation between benzene and time of exposure and trans-trans muconic acid level with p < 0,05 mg/m3 with time of exposure more than eight hours/day. There are some 9 people with a trans-trans muconic acid urine level more than referral value (>500/ ?g/g creatinine). There are 38 man (76%) and 12 person woman (24%), workers exposed to benzene &gt; 8 hours 35 person (70%) workers with years of service ? 2 years 36 person (72%), workers not smoking 33 person (66%) and workers not using (respiratory mask N95) Personal Protective Equipment 43 person (86%).Conclusion: There are correlation benzene levels with trans-trans Muconic Acid urine. It is suggested to the owner of printing industry may provide personal protective equipment (respiratory mask N95 and gloves). Department of Labor should make policies and monitoring related printing industry problems.?
Analisis kepatuhan pekerja dalam penggunaan alat pelindung diri pada pekerja stage builder di stadion Mandala Krida Yogyakarta Imanuddin, Ahmad; Surono, Agus
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Open Review Articles
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.21 KB) | DOI: 10.22146/bkm.42982

Abstract

Tujuan: Menganalisis kepatuhan pekerja stage builder dalam penggunaan APD, tingkat pengetahuan dan perilaku penggunaan APD pada saat bekerja, serta ketersediaan fasilitas APD di tempat kerja pada proyek konstruksi industri musik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Informan penelitian adalah pekerja stage builder, mandor/supervisor di lapangan, dan pemilik vendor rigging panggung musik. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi di lapangan terhadap pekerja stage builder yang bekerja pada vendor x. Hasil: Tiga faktor yang mempengaruhi kepatuhan pekerja stage builder dalam menggunakan APD, yaitu faktor pengetahuan, faktor perilaku, dan faktor fasilitas. Tingkat pengetahuan pekerja masih belum memadai terkait penggunaan APD dan K3 ditempat kerja, tidak adanya aturan tegas membuat pekerja terbiasa bekerja tanpa APD, fasilitas APD yang tersedia hanya sarung tangan dan sepatu dengan kondisi yang kurang baik dan pemimpin/pemilik vendor belum dapat memotivasi serta menjadi role model dalam penerapan penggunaan APD pada saat bekerja. Simpulan: Pekerja stage builder belum mengetahui bagaimana cara menggunakan APD yang baik dan benar, tidak adanya aturan yang tegas dari perusahaan, serta fasilitas APD yang tidak memadai menyebabkan ketidakpatuhan para pekerja stage builder dalam menggunakan APD di tempat kerja.

Page 1 of 109 | Total Record : 1082


Filter by Year

2003 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 35, No 5 (2019) Vol 35, No 4 (2019) Vol 35, No 3 (2019) Vol 35, No 2 (2019) Vol 35, No 1 (2019) Vol 35, No 4 (2019) Vol 35, No 1 (2019) Vol 34, No 9 (2018) Vol 34, No 8 (2018) Vol 34, No 7 (2018) Vol 34, No 6 (2018) Vol 34, No 5 (2018): Proceedings the 3rd UGM Public Health Symposium Vol 34, No 5 (2018) Vol 34, No 4 (2018) Vol 34, No 3 (2018) Vol 34, No 2 (2018) Vol 34, No 12 (2018) Vol 34, No 11 (2018): Proceedings of the 4th UGM Public Health Symposium Vol 34, No 11 (2018) Vol 34, No 10 (2018) Vol 34, No 1 (2018) Vol 34, No 9 (2018) Vol 34, No 8 (2018) Vol 34, No 7 (2018) Vol 34, No 12 (2018) Vol 34, No 10 (2018) Vol 33, No 9 (2017) Vol 33, No 8 (2017) Vol 33, No 7 (2017) Vol 33, No 6 (2017) Vol 33, No 5 (2017): Proceedings of the 1st UGM Public Health Symposium Vol 33, No 5 (2017) Vol 33, No 4 (2017) Vol 33, No 3 (2017) Vol 33, No 2 (2017) Vol 33, No 12 (2017) Vol 33, No 11 (2017): Proceedings of the 2nd UGM Public Health Symposium Vol 33, No 11 (2017) Vol 33, No 10 (2017) Vol 33, No 1 (2017) Vol 32, No 9 (2016) Vol 32, No 8 (2016) Vol 32, No 7 (2016) Vol 32, No 6 (2016) Vol 32, No 5 (2016) Vol 32, No 4 (2016) Vol 32, No 3 (2016) Vol 32, No 2 (2016) Vol 32, No 12 (2016) Vol 32, No 11 (2016) Vol 32, No 10 (2016) Vol 32, No 1 (2016) Vol 28, No 1 (2012) Vol 28, No 1 (2012) Vol 27, No 4 (2011) Vol 27, No 3 (2011) Vol 27, No 2 (2011) Vol 27, No 1 (2011) Vol 27, No 4 (2011) Vol 27, No 3 (2011) Vol 27, No 2 (2011) Vol 27, No 1 (2011) Vol 26, No 4 (2010) Vol 26, No 3 (2010) Vol 26, No 2 (2010) Vol 26, No 1 (2010) Vol 26, No 4 (2010) Vol 26, No 3 (2010) Vol 26, No 2 (2010) Vol 26, No 1 (2010) Vol 25, No 4 (2009) Vol 25, No 3 (2009) Vol 25, No 2 (2009) Vol 25, No 1 (2009) Vol 25, No 4 (2009) Vol 25, No 3 (2009) Vol 25, No 2 (2009) Vol 25, No 1 (2009) Vol 24, No 4 (2008) Vol 24, No 3 (2008) Vol 24, No 2 (2008) Vol 24, No 1 (2008) Vol 24, No 4 (2008) Vol 24, No 3 (2008) Vol 24, No 2 (2008) Vol 24, No 1 (2008) Vol 23, No 4 (2007) Vol 23, No 3 (2007) Vol 23, No 2 (2007) Vol 23, No 1 (2007) Vol 23, No 4 (2007) Vol 23, No 3 (2007) Vol 23, No 2 (2007) Vol 23, No 1 (2007) Vol 22, No 4 (2006) Vol 22, No 3 (2006) Vol 22, No 2 (2006) Vol 22, No 1 (2006) Vol 22, No 4 (2006) Vol 22, No 3 (2006) Vol 22, No 2 (2006) Vol 22, No 1 (2006) Vol 21, No 4 (2005) Vol 21, No 3 (2005) Vol 21, No 2 (2005) Vol 21, No 1 (2005) Vol 21, No 4 (2005) Vol 21, No 3 (2005) Vol 21, No 2 (2005) Vol 21, No 1 (2005) Vol 20, No 4 (2004) Vol 20, No 3 (2004) Vol 20, No 2 (2004) Vol 20, No 1 (2004) Vol 20, No 4 (2004) Vol 20, No 3 (2004) Vol 20, No 2 (2004) Vol 20, No 1 (2004) Vol 19, No 4 (2003) Vol 19, No 3 (2003) Vol 19, No 2 (2003) Vol 19, No 1 (2003) Vol 19, No 4 (2003) Vol 19, No 3 (2003) Vol 19, No 2 (2003) Vol 19, No 1 (2003) Open Review Articles Open Review Articles Online First BKM Proceedings: Abstracts from the 3rd UGM Public Health Symposium More Issue