cover
Contact Name
Dina Rahma Fadilah
Contact Email
-
Phone
6285655487198
Journal Mail Official
edusains-fitk@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda no.95
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
EDUSAINS
ISSN : 19797281     EISSN : 24431281     DOI : 10.15408/es
Core Subject : Education,
EDUSAINS is a journal publishing the Natural Science Education, Biology Education, Physics Education, and Chemistry Education Journal. Edusains is published by Center for Science Education (CSE) which is located in Departement of Natural Science Education, Faculty of Education and Teachers' Training, Islamic State University (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 165 Documents
PEMANFAATAN PETA KONSEP (CONCEPT MAPPING) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG KONSEP SENYAWA HIDROKARBON Yunita, Luki
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.647 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang senyawa hidrokarbon dengan pemanfaatan peta konsep. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 8 Ciputat-Tangerang Selatan pada bulan April sampai dengan Juni 2007. Metode yang digunakan berupa Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan dua siklus. Siklus I dilakukan dua kali pertemuan dengan bahasan komposisi hidrokarbon dan kekhasan atom karbon. Siklus II dilakukan lima kali pertemuan pada bahasan penggolongan hidrokarbon, reaksi dan kegunaannya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dengan siklus I soal dibatasi pada jenjang pengetahuan dan pemahaman, sedangkan siklus II mencapai jenjang aplikasi dan analisis. Instrumen lainnya berupa angket tanggapan siswa terhadap peta konsep, lembar observasi, serta wawancara guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan ketercapaian indikator keberhasilan dengan peningkatan nilai rata-rata siswa siklus I sebesar 70,3 menjadi 80,8 pada siklus II. Pada siklus II tidak ada siswa yang mendapat nilai kurang dari 60,0. Angket tanggapan siswa terhadap peta konsep dalam pembelajaran terjadi peningkatan prosentase pada seluruh pernyataan dari siklus I ke siklus II. Penelitian ini membuktikan bahwa pemanfaatan peta konsep memberikan dampak positif bagi siswa dalam proses belajar mengajar dan hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan masukkan bagi para pendidik dalam memilih strategi mengajar yang tepat untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar yang diharapkan.
PEMANFAATAN PETA KONSEP (CONCEPT MAPPING) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG KONSEP SENYAWA HIDROKARBON Yunita, Luki
EDUSAINS Vol 6, No 2 (2014): Edusains
Publisher : Center For Science Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to improving students’ comprehension of hydrocarbon. The research was participating by 28 students of tenth grade. The approach used in study was Classroom Action Research (CAR) with two cycles based on the planning, action, observation, and reflection. The first cycle was conducted in two sessions about hydrocarbon composition and its special characteristic. The last cycle performed in five sessions with the topic of group of hydrocarbon, reaction of hydrocarbon and the practical use of hydrocarbon. The test on fist cycle was to known the knowledge and understanding. In the second cycle, question based on application and analysis. The other instrument was student perception on learning by concept map, and interview questionnaire. The study suggested that learning using the concept map was significantly improve more than 10% of students’ comprehension on the topic (from 70, 3 to 80,3). There are not students whose score less than 60.0 on second cycle. There were found that students more contented when learning using the concept map, especially self-made. The result shows that more comprehension study on the use of concept maps in teaching chemistry.
POLA PEMBINAAN INTERNATIONAL JUNIOR SCIENCE OLYMPIAD (IJSO) IPA DI TINGKAT NASIONAL Yunita, Yunita
EDUSAINS Vol 6, No 2 (2014): Edusains
Publisher : Center For Science Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of IJSO are : 1 ) Increasing students interest toward science (physics, chemistry, and biology) and mathematics since at the junior level, 2) providing motivation for students to become more hard- working, 3) As a vehicle for sustainable development of national science competitions to compete at an international level competition , 4) Providing opportunities for students to understand the meaning of healthy competition and being competitive. The study was conducted by using descriptive and case study research. Subject were 45 junior high school students of class VII and VIII. The study design on the first stage was selection of students from the level of school, city, province, national, and international. In the national level, best students were being selected, and quarantined for several months through the National Science Olympiad (OSN) and 6 students were sent to international event. Second phase were the implementation phase of development (process) which aims to train the courage. Method of data collection include: mastery of Chemistry (daily test) and simulation . The scope of the material presented step by step from simple to difficult level. The material was equal to the high school level in Indonesia (SBC), and high school level in English. Evaluation of readiness simulation is given internally by a preceptor team and competent and experienced independent team. Simulation phase was performed three times. Data processing method was done by the Olympic preceptor team, consist of teachers in the early stage, while the final stage is given by an independent team. As final result, the team received 15 medals consist of : 3 gold medals, 5 silver medals, 4 bronze medals, and examination test group received 3 bronze medals (3rd champion)
POLA PEMBINAAN INTERNATIONAL JUNIOR SCIENCE OLYMPIAD (IJSO) IPA DI TINGKAT NASIONAL Yunita, Y
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.696 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1095

Abstract

Tujuan International Juniors Science Olympiad (IJSO) adalah : 1) Meningkatkan minat para siswa terhadap mata pelajaran sains (Fisika, Kimia dan Biologi) dan Matematika sejak mereka duduk di tingkat SMP, 2) Memberikan Motivasi kepada para siswa agar mereka semakin giat belajar, 3) Sebagai wahana pembinaan berkelanjutan dari lomba sains nasional untuk berkompetisi pada lomba tingkat internasional, 4) Memberikan kesempatan pada siswa untuk lebih memahami arti persaingan yang sehat dan kompetitif. Penelitian dilakukan dengan menggunakan  metode deskriptif dan jenis penelitian studi kasus.  Subjek penelitian  sebanyak  45 orang siswa SMP kelas VII dan VIII . Rancangan penelitian pada tahap awal berupa seleksi siswa yang meliputi: Sekolah, ketingkat kabupaten/kota, propinsi, nasional, dan internasional, Tingkat nasional siswa diseleksi yang terbaik, dan  Pembinaan siswa dikarantina selama beberapa bulan melalui seleksi jalur Olimpiade Sains Nasional (OSN) dari mulai tingkat sekolah, kabupaten/kota, propinsi hingga tingkat nasional untuk keajang internasional sebanyak 6 siswa. Pada tahap kedua  tahap pelaksanaan pembinaan (proses)  yang  bertujuan untuk melatih keberanian  Metode pengumpulan data yang terdiri dari: penguasaan Materi Kimia  (tes harian) dan tes simulasi. Lingkup materi disampaikan secara bertahap dari konsep sederhana sampai ke tingkat yang sulit,  materi setingkat SMA di Indonesia (KTSP), dan tingkat SMA di Inggris A level.  Evaluasi kesiapan simulasi diberikan secara internal oleh tim pembina dan tim independen yang kompeten dan berpengalaman. Tahap simulasi dilakukan tiga kali. Metode pengolahan data dilakukan oleh tim pembina olimpiade yang terdiri dari tim pengajar pada di tahap awal dan tim independen di tahap akhir. Hasil akhir  diperoleh 15 medali   yang terdiri dari: 3 Emas,  5 Perak,  4 Perunggu.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA Mulhayatiah, Diah
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.321 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peningkatan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa yang diperoleh dari pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen yang dilakukan di kelas Fisika Dasar, dengan menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sampel kelas eksperimen sebanyak 40 dan kelas kontrol sebanyak 56 sampel yang dipilih dengan menggunakan teknik sampling purposive yaitu sampel dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis (uji-t) kemampuan berpikir kreatif kelas eksperimen, harga z untuk -4,43 dan kelas kontrol harga z = -5,29 dengan mempunyai peluang yaitu p = 0,0000 harga p lebih kecil dari α = 0,05 maka H0 ditolak dan hipotesis  diterima Ha. Dengan demikian terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa yang signifikan setelah diterapkan model pembelajaran berbasis.
DESKRIPSI PERKEMBANGAN KETERAMPILAN KERJA ILMIAH DENGAN PENDEKATAN INKUIRI BERBASIS SCAFFOLDING TERHADAP SISWA KELAS XI IPA SMAN 7 PONTIANAK Rasmawan, Rahmat
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v6i1.1097

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan perkembangan keterampilan kerja ilmiah siswa melalui model pembelajaran inkuiri berbasis Scaffolding pada materi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas XI IPA2 SMAN 7 Pontianak yang berjumlah 34 siswa. Data penelitian dikumpulkan dari hasil LKS dengan pendekatan keterampilan kerja ilmiah pada saat proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan individual siswa pada pertemuan pertama, kedua, ketiga dan keempat yang secara berurutan adalah 15%, 58%, 70% dan 87%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri berbasis scaffolding dapat mengembangkan keterampilan kerja ilmiah siswa.
PROFIL KETERAMPILAN ARGUMENTASI SISWA PADA KONSEP KOLOID YANG DIKEMBANGKAN MELALUI PEMBELAJARAN INKUIRI ARGUMENTATIF Farida, Ida
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.41 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1098

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalis profil keterampilan argumentasi siswa salah satu Madrasah Aliyah Negeri di Bandung yang dikembangkan melalui pembelajaran inkuiri argumentatif pada konsep Sistem Koloid.  Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian untuk menilai: kinerja praktikum, laporan praktikum, kualitas argumentasi dan karakter ilmiah. Data-data diperoleh dari observasi pelaksanaan delapan tahap proses pembelajaran, yaitu:  identifikasi tugas dan pertanyaan inkuiri; pengumpulan dan analisis data; pengembangan argumentasi tentatif, sesi argumentasi, penyusunan laporan, penilaian sejawat, revisi, dan diskusi eksplisit dan reflektif.  Siswa bekerja  secara kelompok dan berdiskusi berdasarkan  tugas yang diberikan melalui lembar kerja. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas siswa selama pembelajaran menunjukkan proses penerapan pembelajaran inkuiri argumentatif berjalan baik.  Kualitas argumentasi siswa secara lisan jauh lebih baik dibandingkan dengan tulisan. Karakter ilmiah siswa berkembang dengan baik, khususnya sikap komunikatif dan toleransi. Dengan demikian penerapan  pembelajaran inkuiri argumentatif pada konsep koloid dapat meningkatkan keaktifan siswa, mengembangkan keterampilan berargumentasi siswa, dan mengembangkan karakter ilmiah siswa.
PROFIL PENGGUNAAN AUTHENTIC ASSESSMENT DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI MADRASAH ALIYAH SE-KOTA BOGOR Kurniawati, Desti
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1180.219 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara sistematis mengenai fakta penggunaan authentic assessment oleh guru Biologi di Madrasah Aliyah Se-Kota Bogor. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014, dimulai pada bulan September sampai dengan bulan Oktober 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah lima Madrasah Aliyah yaitu MAN 1 Kota Bogor, MAN 2 Kota Bogor, MA Persatuan Umat Islam (PUI), MA Al-Ghazaly, dan MA Al-Haitsam. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen non tes yang terdiri dari dokumentasi berupa lembar daftar cek penilaian otentik, angket penilaian otentik, dan wawancara. Analisis data dilakukan terhadap data kualitatif dan kuantitatif, untuk data kuantitatif analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus deskriptif persentase, kemudian hasil persentase dikategorikan sesuai dengan kategori persentase menurut John Wilkinson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian dokumen penilaian kinerja atau unjuk kerja dan dokumen penilaian diskusi atau presentasi pada kelima dokumen penilaian otentik sudah termasuk dalam kategori sesuai dan hasil angket mengenai penilaian otentik telah menunjukkan bahwa penggunaan authentic assessment dalam pembelajaran Biologi di Madrasah Aliyah Kota Bogor sudah berkategori baik.
PROFIL PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) SEBAGAI MEDIA DAN SUMBER PEMBELAJARAN OLEH GURU BIOLOGI Restiyani, Rusi
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.388 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pemanfaatan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) sebagai media dan sumber pembelajaran oleh guru biologi di MAN se-Jakarta Selatan. Penelitian ini dilakukan di lima MAN yang ada di Jakarta Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah lima orang guru biologi dan 139 siswa kelas X. Instrumen penelitian ini terdiri dari instrumen tes dan non tes, instrumen tes yang digunakan adalah tes kompetensi dasar TIK untuk guru biologi, sedangkan instrumen non tes berupa angket atau kuesioner termasuk angket literasi TIK, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara individu persentase literasi TIK guru biologi berdasarkan persepsi guru sudah mencapai kategori baik dan hasil tes kompotensi dasar TIK terkait literasi TIK pun menunjukkan bahwa kompetensi TIK guru biologi sudah masuk kategori baik hingga sangat baik. Hal tersebut mendukung pemanfaatan TIK sebagai media sehingga sudah terkategori cukup dan sebagai sumber pembelajaran mencapai kategori sangat baik. Oleh karena itu, dapat dikatakan hubungan antara literasi TIK guru biologi dengan pemanfaatannya baik sebagai media maupun sumber pembelajaran sangat erat. Literasi TIK guru biologi yang baik akan berpotensi terhadap pemanfaatan TIK yang baik.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DI MADRASAH ALIAH NEGERI SE-JAKARTA SELATAN Primasari, Rosita; Zulfiani, Zulfiani; Herlanti, Yanti
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.722 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi yang menggambarkan tentang penggunaan media pembelajaran yang digunakan oleh guru biologi dalam proses kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini dilakukan di lima MAN yang ada di Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sampel penelitian ini berjumlah lima orang guru biologi dan 153 siswa kelas X. Hasil penelitian yang didapat bahwa media yang sering digunakan oleh guru di kelas pada pembelajaran biologi adalah ICT atau multimedia, media gambar diam, dan media gambar gerak, sedangkan media yang jarang digunakan adalah media relia dan film dengan suara. Guru mempertimbangkan karakteristik konsep biologi dalam menentukan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi yang menggambarkan tentang penggunaan media pembelajaran yang digunakan oleh guru biologi dalam proses kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini dilakukan di lima MAN yang ada di Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sampel penelitian ini berjumlah lima orang guru biologi dan 153 siswa kelas X. Hasil penelitian yang didapat bahwa media yang sering digunakan oleh guru di kelas pada pembelajaran biologi adalah ICT atau multimedia, media gambar diam, dan media gambar gerak, sedangkan media yang jarang digunakan adalah media relia dan film dengan suara. Guru mempertimbangkan karakteristik konsep biologi dalam menentukan media pembelajaran.

Page 1 of 17 | Total Record : 165