Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja
ISSN : -     EISSN : -
Buletin Loka Penelitian dan Pengembangan Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang Baturaja, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Articles 8 Documents
Studi Dinamika Penularan Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Tenang Kecamatan isam Tinggi Kabupaten OKU Selatan Tahun 2004 Alwi, Amrullah; Ambarita, Lasbudi Pertama; Purnama, Dian; Betriyon, Betriyon
Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Annual Malaria Incident (AMI) di wilayah kerja Puskesmas Tenang masih cukup tinggi dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun (1998 AMI 67 °/oo, 1999 AMI 83 °/oo, 2000 AMI 88 °/00 dan tahun 2001 AMI 89 °/00). Desain penelitian ini menggunakan rancangan studi cross sectional dengan sampel penelitian sebanyak 82 responden. Desa dengan kasus malaria tertinggi terdapat di desa Gunung Megang. Siring Agung dan Simpang Tiga. Vektor malaria yang telah dikonfirmasi di daerah ini adalah Anopheles maculatus dan Anopheles leuchospyros (tersangka vector), sedangkan dari Hasil penangkapan nyamuk selama penelitian didapatkan An. barbirostris, An. barbumbrosus, An. vagus, An. sinensis, An. nigerimus dan An. separatus Tempat perindukan nyamuk vektor malaria yang ditemulcan adalah di kolam dan sawah. Sebagian besar responden pemah mendengar tentang malaria, lebih dari 50% menunjukkan sikap positif dalam upaya pemberantasan malaria dan seluruh responden menunjukkan perilaku yang baik dalam upaya pemberantasan malaria.   Kala kunci: Dinamika penularan, AMI. Anopheles, PSP masyarakat.
FAUNA NYAMUK DI DESA SEGARA KEMBANG KECAMATAN LENGKITI, OGAN KOMERING ULU, SUMATERA SELATAN Taviv, Yulian
Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

District of Ogan Komering Ulu (OKU) is one of the malaria´s endemic area. ln order to get mosquito information specially mosquito of Anopheles which able to be vector of contagious malaria disease, hence it is required to conduct research about the diversity of mosquito spesies (Culicidae) in of Segara Kembang village. The objective of research was to get information of spesies, relative abundance, domination number and frequency of Mosquito. Purposive sampling method was used in this research, with collection of adult mosquito by using human landing trap (trap magoon), light trap and using dipper for immature mosquito. There were 19 mosquito spesies were collected during the study. There were one Aedes (Ae. albopictus), eight Anopheles i.e; An. aconitus, An. annularis, An. barbirostris, An. kochi, An. nigerrimus, An. schuefoeri, An. umbrosus and An. vagus, one Armigeres (Ar. subalbatus), seven Culex i.e Cx. qutnquefasciatus, Cx. sitiens, Cx. tritaeniorhyncus, Cx. bitaeniorhyncus, Cx. gelidus, Cx. halifaxii, Cx. fuscanus and two Mansonia specie. i.e. Ma. annulifera Ma. rmiformis. The highest percentage of mosquito catching of various methods were Cx. quinquefasciatus (28,3%), An. aconitus (10,7%) Ma. annulifera (0,7%). The highest percentage of mosquito catching by human bait method were Cx. quinquefasciatus (37,8%), An. aconilus (6%), by magoon trap were Cx. sitiens (37,8%), An. aconitus (14,6%), by light trap were Cx. quinquefasciatus (38,5%), An. vagus (5,7%) and dipper were Cx. sitiens (19,5%), An. vagus (25,7%) respectively.   Keywords :fauna, mosquito, dominance.
STUDI INDEKS LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI DAN HUBUNGANNYA DENGAN PSP MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT DBD DI KOTA PALEMBANG SUMATERA SELATAN TAHUN 2005 Budiyanto, Anif; Santoso, Santoso; Purnama, Dian; Pahlepi, R. Irpan
Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Palembang merupakan kota yang memberikan kontribusi terbesar bagi besarnya jumlah kasus DBD di Sumatera Selatan. Dari 14 Kecamatan yang ada di Kota Palembang, Kecamatan llir timur I merupakan Kecamatan dengan Kasus DBD terbesar. Pada Tahun 2003 kasus DBD di kecamatan llir Timur I mencapai 117 kasus per 100.000 penduduk dengan CFR 1%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui indek larva nyamuk Ae..aegypti di Kecamatan llir Timur I Palembang tentang penyakit DBD. Jenis penelitian ini adalah observasional (survey), dengan menggunakan studi crossectional. Data indek larva didapatkan dengan melakukan survey jentik menggunakan metode single larva, sedangkan data PSP di dapatkan dengan metode wawancara. Dari hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan antara PSP responden dengan keberadaan jentik di rumah responden. Kelurahan dengan tingkat ekonomi yang berbeda tidak menunjukkan perbedaan indeks larva. 14% sumur diketahui terdapat jentik Ae.aegypti.   Kata krmci : lndeks Larva, container, PSP
SURVEY JENTIK Aedes aegypti DI DESA SAUNG NAGA KAB. OKU TAHUN 2005 Salim, Milana; Febriyanto, Febriyanto
Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan survey jentik Aedes di Kampung IV Desa Saung Naga Kec. Baturaja Barat Kab. OKU pada tanggal 18 Agustus 2005. Tujuan survey ini adalah untuk mengetahui situasi larva Aedes yang merupakan faktor resiko dalam penularan demam berdarah di Kampung IV Desa Saung Naga Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU. Hasil survei ini menunjukkan angka House lndeks (HI) sebesar 35%, Container lndeks (CI) sebesar  26% dan Bretau lndeks (BI) sebesar 36%. Sementara Angka Bebas Jentik (ABJ) yang didapat adalah sebesar 65%. Didapatkan jenis kontainer   yang paling banyak digunakan adalah bak mandi (60,71%) dan drum (28,58%). Sedangkan kontainer positif jentik lebih banyak terdapat di dalam rumah (75%). Ditemukan pula bahwa jenis jentik yang mendominasi adalah Aedes aegypti (94.45%).
PERAN SERTA MASYARAKAT (PSM) DALAM PENEMUAN KASUS FILARIASIS DI DESA ENDEMIS DI PUSKESMAS BETUNG KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2005 Ambarita, Lasbudi P.; Hotnida, Hotnida; Amrullah, Amrullah; Betriyon, Betriyon
Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Peran Serta Masyarakat (PSM) Dalam Penemuan Kasus Filariasis di Desa Endemis di Puskesmas Betung Kabupaten Banyuasin tahun 2005 dilakukan untuk mengetahui keefektifan dasawisma sebagai organisasi masyarakat guna mendukung program eliminasi penyakit kaki gajah (ELKAGA). Penelitian ini dilakukan dengan percobaan semu berulang (kuasi eksperimental) dengan cara pre-post control. Pengumpulan data dilakukan pada awal sebelurn dilakukan intervensi (tahap I) dan pada akbir setelah  intervensi (tahap II). Subyek penelitian adalah kepala keluarga dan kader dasawisma yang dipilih dengan  metode yang dikembangkan oleh Dr. Ariawan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner baik terhadap masyarakat (kepala keluarga) maupun kader dasawisma. Intervensi yang dilakukan adalah Penyuluhan tentang filariasis kepada masyarakat dan Pelatihan mengenali gejala filariasis kepada kader dasawisma. Hasil penelitian Tahap I ini menunjukkan bahwa secara umum masyarakat di desa Rimba Terab masih memiliki pengetahuan yang rendah tentang filariasis. Untuk itu kegiatan penyuluhan merupakan salah satu hal yang efektif untuk meningkat pengetahuan masyarakat tentang filariasis.
STUDI LONGITUDINAL BIONOMIK SUSPECT/VEKTOR MALARIA DI DESA TEGAL REJO KECAMATAN BELITANG KABUPATEN OKU TIMUR TAHUN 2005 (TAHAP II) Hotnida, Hotnida; Taviv, Yulian; Yahya, Yahya; Rizal, M. Yamin S.
Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria is still a major problem of public health in Indonesia. Tegal Rejo village is one of the malaria endemic area in OKU Timur sub district, South Sumatera. The aim of this study was to determine behaviour of Anopheles both in aquatic and terestial phase. Mosquitoes collection was conducted in whole night, started at 18.00 until 06.00 in the morning, both indoor and outdoor. They were 8 species of Anopheles collected, i.e. Anopheles sinensis, Anopheles  barbirostris, Ancpheles vagus, Ancpheles tesselatus, Anopheles nigerrimus, Anopheles letifer, Anopheles barbumbrosus and Anopheles peditaeniatus. Among these spesies, 4 spesies of Anopheles, i.e. Anopheles sinensis, Anopheles barbirostris, Anopheles vagus and Anopheles tesselatus, were estimated to be vector suspect of malaria. Breeding places that found during the study were rice field, gutter, pond and puddle.   Key words : bionomic vector suspect, Anopheles, Tegal Rejo.
EFEKTIFITAS IKAN CUPANG (Ctenops vittatus) DALAM PENGENDALIAN LARVA dan DAYA TAHANNYA TERHADAP TEMEPHOS (Uji Laboratorium dan Lapangan) Taviv, Yulian; Alwi, Amrullah; Budianto, Anif; Purnama, Dian; Betriyon, Betriyon
Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang potensial mewabah yang seringkali mengakibatkan kematian pada penderitanya. Pemberantasan vektor penular DBD selama ini telah dilakukan baik terhadap dewasa maupun pradewasa nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ikan cupang (Ctenops vittatus) memakan larva Aedes aegypti, dosis temephos yang efektif terhadap larva (LD50 dan LD90), dan daya tahannya Aedes aegypti terhadap temepbos. Penelitian ini bermanfaat agar dalam membasmi larva Aedes aegypti dapat menggunakan ikan cupang (Ctenops vittatus) yang dapat bertahan hidup terhadap temephos (abate) pada dosis anjuran. Uji di laboratorium menggunakan 100 larva uji yang diamati pada setiap 0,5, 1, 2, 4 dan 8 jam baik terhadap ikan maupun temephos (abate). Hasil menunjukkan bahwa ikan cupang (Ctenops vittatus) dengan ukuran 4 cm dapat menyebabkan kematian larva uji sebesar 90%, sedangkan temephos (abate) pada dosis anjuran Depkes (10 mg/100 liter air). Hasil di lapangan menunjukkan bahwa ikan cupang (Ctenops vittatus) dengan ukuran 4 cm efektif untuk pengendalian larva Aedes (P<0,000 dengan T-Test). Setelah 20 (dua puluh) hari pengamatan menunjukkan ikan cupang (Ctenops vittatus) dapat bertahan hidup pada air yang terdapat bubuk temephos (abate) pada dosis anjuran.   Kata Kunci: Ikan Cupang, Temephos, Abate, Aedes
SURVEI POLA PENGOBATAN MASYARAKAT PENGGUNA OBAT TRADISIONAL DARI BAHAN TUMBUHAN DI KABUPATEN OKU TAHUN 2006 Yuliani, Rosda Cita; Sitorus, Hotnida; Salim, Milana; Emawati, Emawati; Febriyanto, Febriyanto
Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Buletin Loka Litbang P2B2 Baturaja

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survey pola pengobatan masyarakat menggunakan tanaman obat telah dilakukan di wilayah kabupaten OKU. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai pemanfaatan tumbuh-tumbuhan yang ada disekitar lingkungan penduduk yang digunakan sebagai tanaman obat tradisional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap penduduk di tiga wilayah kecamatan. Sebagian besar responden di ketiga wilayah tersebut pernah menggunakan tanaman obat dan pengobatan sendiri sebagai altematif pengobatan di kecamatan Sosoh Buay Rayap 84,3 %, di kecamatan Tanjung Lengkiti 63%, sedangkan di kecamatan Batu Marta I  63%. Berbagai tanaman yang berhasil diidentifikasi sebagai tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat sebagian memang sudah terbukti secara ilmiah dan teknis dapat menyembuhkan penyakit tertentu. lnformasi mengenai penggunaan tanaman yang berasal dari hutan atau di sekitar lingkungan tersebut terkadang hanya diketahui oleh penduduk setempat saja. Diharapkan dapat dilakukan penelitian dan pengembangan obat tradisional yang ada di kabupaten OKU Sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat yang lebih luas.   Key word: tanaman obat, obat tradisional

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2007 2007