cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Inovasi Fisika Indonesia
ISSN : 23024313     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Inovasi Fisika Indonesia(IFI) merupakan jurnal peer-reviewed, ISSN: 2302-4313, yang dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Jurnal ini tersedia gratis untuk seluruh pembaca dan mencakup perkembangan dan penelitian dalam bidang fisika. Jurnal ini diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi Fisika Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 229 Documents
ESTIMASI MAGNITUDO GEMPABUMI LOKAL DENGAN MEMANFAATKAN PERIODE DOMINAN GELOMBANG P DI PROVINSI MALUKU UTARA BUDI HARTONO, MUHAMMAD Budi; ., Madlazim
Inovasi Fisika Indonesia Volume 1 Nomer 01 2012
Publisher : Inovasi Fisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
ESTIMASI MODEL KECEPATAN LOKAL 1-D DI PULAU FLORES MENGGUNAKAN METODE INVERSI WAKTU KEDATANGAN GELOMBANG P DAN S Lestari, Ika Tri; ., Madlazim
Inovasi Fisika Indonesia Volume 1 Nomer 01 2012
Publisher : Inovasi Fisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
PENENTUAN MODEL KECEPATAN LOKAL 1-D GELOMBANG P DAN S SEBAGAI FUNGSI KEDALAMAN DI WILAYAH SUMATERA BARAT MENGGUNAKAN METODE INVERSI ALGORITMA GENETIKA DWI ARDIANTI, APRILLIA Dwi; ., Madlazim
Inovasi Fisika Indonesia Volume 1 Nomer 01 2012
Publisher : Inovasi Fisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
ESTIMASI MODEL KECEPATAN LOKAL GELOMBANG P DAN S 1-D DI WILAYAH PAPUA BARAT MENGGUNAKAN METODE INVERSI ALGORITMA GENETIKA PURWATININGSIH, DEVI; ., Madlazim
Inovasi Fisika Indonesia Volume 1 Nomer 01 2012
Publisher : Inovasi Fisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
KORELASI MAGNITUDO GEMPA BUMI LOKAL DENGAN PERIODE DOMINAN GELOMBANG P UNTUK PERINGATAN DINI TSUNAMI HERAWATI, DEWI; ., Madlazim
Inovasi Fisika Indonesia Volume 1 Nomer 01 2012
Publisher : Inovasi Fisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
“ANALISA STRUKTUR MIKRO BAJA KARBON JIS SCM 415 PADA PROSES PACK CARBURIZING MENGGUNAKAN MEDIA ARANG AKTIF TEMPURUNG KELAPA” DWI IZAHYANTI, RIA Dwi; Putri, Nugrahani Primary; Rohmawati, Lydia
Inovasi Fisika Indonesia Vol 2, No 01 (2013): Journal Fisika
Publisher : Inovasi Fisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh holding time melalui metode carburizing terhadap struktur mikro baja JIS SCM 415 dengan menggunakan media karbon aktif tempurung kelapa. Proses carburizing dilakukan dengan memanaskan spesimen baja pada suhu austenitnya yaitu pada suhu 850oC, 900oC dan 923oC yang kemudian di holding selama 3 jam. Proses carburizing menggunakan media arang tempurung kelapa yang sebelumnya telah diaktivasi secara kimia menggunakan H2SO4 0,5M. Karakterisasi struktur mikro spesimen baja menggunakan mikroskop optik. Hasil pengujian struktur mikro untuk raw material didominasi fasa ferit dan pada spesimen carburizing dengan holding time selama 3 jam pada suhu 923oC didominasi oleh fasa martensit. Kata Kunci : Baja JIS SCM 415, carburizing, struktur mikro.   Abstract The study was conducted to analyze the effect of holding time through carburizing method to microstructure JIS SCM 415 steel using coconut shell activated carbon media. Carburizing process carried out by heating the steel specimen at a temperature that is at a temperature of 850oC austenitnya, 900oC and 923oC were then holding for 3 hours. Carburizing process using coconut shell charcoal media previously chemically activated using H2SO4 0,5 M. Characterization of microstructure of steel specimens using an optical microscope. Test results for the raw material microstructure predominantly ferit phase and the carburizing specimen with holding time for 3 hours at a temperature of 923oC dominated by martensite phase. Keywords: Steel JIS SCM 415, carburizing, microstructure.
Pengaruh Proses Pelapisan NiCoCrAl Terhadap Flexural Strength & Modulus Flexural Pada Baja ST-37 SIMATUPANG, RIO; Ermawati, Frida Ulfah; Thosin, Kemas Ahmad Zaini
Inovasi Fisika Indonesia Vol 2, No 01 (2013): Journal Fisika
Publisher : Inovasi Fisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Telah dilakukan sintesis pelapisan lapisan NiCo dan CrAl pada baja ST-37 dengan menerapkan metode elektroplating NiCo 5% pada temperatur ± 50 °C, kemudian dilanjutkan dengan metode pack cementation pada  temperatur ± 800 °C guna mendifusikan chromium (Cr) dan aluminium (Al) pada baja ST-37 sehingga diperoleh  lapisan FeNiCoCrAl dengan  sifat mekanik yaitu flexural strength dan modulus flexural yang lebih baik. Untuk keperluan  tersebut maka uji tekuk (bending test) dilakukan terhadap 4 sampel yang berbeda, yaitu Fe­-base, FeNiCo, FeNiCoCr, dan FeNiCoCrAl.  Diperoleh hasil flexural strength dan modulus flexural terbesar berturut-turut sebesar 681,96 MPa dan 12.855,0 MPa yang dimiliki lapisan FeNiCo, sedangkan flexural strength terkecil sebesar 483,48 MPa yang dimiliki lapisan FeNiCoCrAl,  serta modulus flexural terkecil sebesar 4.434,8 MPa yang dimiliki lapisan FeNiCoCr. Simpulan dari penelitian ini ialah dengan dilakukannya proses pelapisan NiCoCrAl pada baja ST-37 yang meliputi proses elektroplating NiCo 5% dan pack cementation Cr dan Al, maka diperoleh sifat mekanik (flexural strength dan modulus flexural) yang justru menurun bukan meningkat seperti yang diharapkan. Hal diakibatkan karena pengaruh pemanasan yang cukup tinggi pada pack cementation sehingga dapat mempengaruhi mikrostruktur dari logam dasarnya (Fe-base) menjadi semakin lunak dan tidak stabil fasenya. Kata Kunci : Elektroplating, Pack Cementation, NiCoCrAl, Flexural Strength,  Modulus Flexural, Baja ST-37,  Uji Tekuk (bending test).     Abstract Synthesis on coating of NiCo and CrAl layer to ST-37 steel type was carried out by using electroplating and pack cementation methods. The first coating method was aimed to add  NiCo layer to the surface of steel at 50 °C, while the second was addressed to diffuse CrAl layer into the FeNiCo substrate and this was carried out at 800 °C. The aim of coating is to improve mechanical properties (flexural strength and modulus flexural) of the steel. To do that, bending test was carried out to 4 different samples, namely Fe-base, FeNiCo, FeNiCoCr, and FeNiCoCrAl. The result are flexural strength and modulus flexural, respectively for the largest are 681.96 MPa and 12855.0 MPa is owned by FeNiCo layer, while the smallest flexural strength is  483.48 MPa owned by FeNiCoCrAl layer, and the smallest modulus flexural is 4434.8 MPa owned by FeNiCoCr layer. It was obtained that the thicker the NiCo coated onto the surface of the steel, then the higher the flexural strength and modulus flexural. On the other hand, the thicker the CrAl layer diffused into the FeNiCo, then the thinner the flexural strength and modulus flexural. So, by doing NiCoCrAl coating process on ST-37 steel that include electroplating NiCo 5% process and pack cementation  Cr and Al can decrease  the mechanical properties (flexural strength and modulus flexural) which is instead of increasing as expected. It is caused by the effect of heating is high enough so that the pack cementation can affect the microstructure of basic metals (Fe-base) become soft and unstable phase. Keywords : Electroplating, Pack Cementation, NiCoCrAl, Flexural  Strength,   Modulus Flexural, ST-37 Steel, Bending Test.
ANALISIS SISTEM PENDULUM SEDERHANA TEREDAM DENGAN SIMULASI MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN DELPHI 7.0 MUFIDAH, NURIL; Prihanto, Agus
Inovasi Fisika Indonesia Vol 2, No 01 (2013): Journal Fisika
Publisher : Inovasi Fisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendulum merupakan sistem mekanik yang tersusun atas sebuah massa yang terikat dengan sebuah tali yang dapat berayun secara bebas sebagai respon dari gaya gravitasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempermudah melakukan penelitian tentang sistem pendulum sederhana dengan membuat simulasinya menggunakan Delphi 7.0, mengetahui perbandingan antara gerak pendulum kondisi ideal dan kondisi tidak ideal (teredam) melalui pendekatan metode numerik, serta mengetahui pengaruh massa jenis zat cair (ρ), massa (m), sudut (θ) dan panjang tali (l) terhadap kecepatan sudut gerak pendulum. Metode penelitian ini adalah dengan membuat program simulasi Pendulum Sederhana menggunakan Delphi 7.0, kemudian menjalankan simulasinya, yaitu dengan memasukkan nilai inputan, seperti sudut, panjang tali, gravitasi, massa, redaman dan massa jenis. Setelah itu memilih media yang akan digunakan dan mulai menjalankan simulasi, kemudian mengamati keluaran grafik dan nilai hasil simulasi. Hasil dari Simulasi ini yaitu dapat dibedakannya gerak pendulum dalam kondisi ideal dan tidak ideal (teredam). Faktor yang mempengaruhi adanya redaman pada gerak pendulum adalah gaya gesek pendulum terhadap media zat cair dan gaya Archimedes. Seluruh komponen inputan dalam simulasi berpengaruh dalam kecepatan sudut yang dihasilkan, namun yang paling berpengaruh diantara semuanya adalah inputan sudut. Kecepatan sudut yang dihasilkan menentukan waktu yang dibutuhkan pendulum untuk berhenti.   Abstract Pendulum is a mechanical system composed of a rope-tied mass that freely swings as the response of gravitational force. This research aims to simplify the research about simple pendulum system and simulate it using Delphi 7.0, to discover the comparison between ideal and damped pendulum motion through numerical method approach, and also to find out the effect of density (ρ), mass (m), angle (θ), and rope length (l) to angular velocity of pendulum motion. Method used in this research is to make simulation program of Simple Pendulum using Delphi 7.0, then run the simulation that is to input several values such as angular, rope length, gravitation, mass, damping, and density. After that, media is chosen and simulation is run, then graphic output and simulation value are observed. The result of this simulation is the distinction of ideal and damped pendulum motion. Factors influence the damping are friction force between pendulum and liquid media and Archimedes force. All of input components have effect on  angular velocity, but what matters the most is the angle input. Angular velocity determines the time needed for pendulum to stop.
SIMULASI KARAKTERISTIK DIODA DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN DELPHI 7.0 ISTICHOROH, NUZULUL; Prihanto, Agus
Inovasi Fisika Indonesia Vol 2, No 01 (2013): Volume 2 Nomer 01 2013
Publisher : Inovasi Fisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
Simulasi Gerak Peluru Yang Dipengaruhi Gaya Hambat Udara Beserta Analisisnya Dengan Menggunakan Bahasa Pemrograman Delphi 7.0 RINA SARI, SUCI Rina; Prihanto, Agus
Inovasi Fisika Indonesia Vol 2, No 01 (2013): Volume 2 Nomer 01 2013
Publisher : Inovasi Fisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.

Page 1 of 23 | Total Record : 229