cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Saintek
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 20, No 1 (2015): April 2015" : 9 Documents clear
PENGARUH pH PADA ADSORPSI KATION UNSUR HARA Ca2+ DAN K+ OLEH SILIKA DARI LUMPUR LAPINDO Ikhsan, Jaslin; Sulastri, Siti; Priyambodo, Erfan
Jurnal Penelitian Saintek Vol 20, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Penelitian Saintek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1406.394 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pH pada adsorpsi kation unsur hara Ca2+ dan K+ silika lumpur lapindo hasil pemisahan. Data dikumpulkan melalui eksperimen adsorpsi, dimana 3 gram silika hasil pemisahan lumpur Lapindo dilarutkan dalam 300 mL larutan yang berisi Ca2+ atau K+ 0,0001 M atau 0,001 M, dan diaduk selama waktu kesetim- bangan, yaitu 2 jam. pH suspensi divariasi dan dibiarkan 2 jam, sampel diambil dan diukur konsentrasi kation bebas dalam larutan dengan Atomic Absorption Spectrophotometry un- tuk Ca2+  dan Flame Atomic Emission Spectroscopy untuk K+. Variasi pH dilakukan dari 3 hingga 10 dengan suhu dan waktu kontak dipertahankan 30 oC dan 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan kedua kation tersebut terikat dengan pola sigmoid, membesar seiring dengan meningkatnya harga pH. Pada semua harga pH yang teramati, Ca2+dan K+. terikat dalam jumlah yang tidak berbeda secara signifikan. Sorben silika dalam air membentuk silanol (SiOH) yang terprotonasi pada pH rendah, membentuk SiOH + dan terdeprotonasi pada pH tinggi menjadi SiO¯ . Baik Ca2+ maupun K+. diikat melalui reaksi pertukaran kation dimana Ca2+  atau K+. menggantikan proton H+ dari gugus -OH silanol membentuk [SiO(CaOH)] untuk Ca2+, dan [SiO-K] untuk K+.Kata kunci: adsorpsi;Ca2+; K+.; pH; silika
KARAKTERISASI BAHAN BAKAR PADA MOTOR DIESEL Suyanto, Wardan; Siswanto, Budi Tri; Wakid, Muhkamad
Jurnal Penelitian Saintek Vol 20, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Penelitian Saintek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1435.858 KB)

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  karakteristik:  (1)  konsumsi  bahan  bakar motor diesel 4 langkah ditinjau dari perubahan timing injeksi pada penggunaan biosolar dan Pertamina Dex, (2) opasitas gas buang pada motor diesel yang dihasilkan ditinjau dari perubahan timing injeksi pada penggunaan biosolar dan pertamina dex. Penelitian dilakukan dengan pendekatan eksperimen pada motor diesel 4 langkah 1 silinder direct injection berdaya maksimum 4200 watt. Pengontrolan dilakukan pada putaran dan beban mesin melalui beban kelistrikan dari generator. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi.  Data  dianalisis  melalui  perhitungan  rata-rata  dan  disajikan  dalam  bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) konsumsi bahan bakar paling efisien saat timing injeksi 30O  sebelum TMA (maju) dengan biosolar, sedangkan ketika dimundurkan cenderung semakin boros, dan (2) opasitas gas buang paling rendah berada pada timing injeksi 30O  sebelum TMA (maju) dengan Pertamina Dex dan semakin tinggi ketika dimundurkan.Kata kunci: konsumsi bahan bakar, opasitas gas buang, Pertamina Dex, biosolar, timing injeksi
SINTESIS GLISEROL STEARAT DARI ASAM STEARAT DENGAN GLISEROL HASIL SAMPING PEMBUATAN BIODISEL DARI MINYAK JELANTAH Rosdiani, Ika; Atun, Sri
Jurnal Penelitian Saintek Vol 20, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Penelitian Saintek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1386.725 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis gliserol stearat dari asam stearat dengan gliserol hasil samping pembuatan biodisel dari minyak jelantah, serta mengidentifikasi senyawa hasil sintesis dengan menggunakan spektroskopi IR dan GC-MS. Metode penelitian yang dilakukan adalah mereaksikan gliserol, asam stearat dan HCl pekat sebagai katalis, secara refluks pada temperatur 120-160 OC selama 8 jam. Hasil reaksi kemudian direkristalisasi dengan pelarut n-heksan. Senyawa hasil sintesis dikarakterisasi dengan menggunakan spektroskopi IR dan spektroskopi GC-MS. Dari penelitian ini diperoleh senyawa hasil sintesis berbentuk padatan berwarna putih kekuningan dan memiliki titik leleh 58-59 OC dengan rendemen 80,53%. Spektrum IR senyawa hasil sintesis menunjukkan adanya gugus C=O karbonil, C-O ester, -OH dan CH alifatik. Analisis dengan GC-MS menunjukkan senyawa hasil sintesis memiliki kemiripan dengan gliserol 2-monostearat dengan indeks kemiripan (SI) sebesar 88% dan kemurnian 98,94%.Kata kunci: asam stearat, gliserol, gliserol 2-monostearat, gliserol stearat
KAJIAN BAHAYA ERUPSI DAN LONGSOR PADA LEMBAH ANTAR GUNUNGAPI MERAPI-MERBABU JAWA TENGAH Nurhadi, Nurhadi; Ashari, Arif; Suparmini, Suparmini
Jurnal Penelitian Saintek Vol 20, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Penelitian Saintek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1416.756 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji tingkat bahaya erupsi dan longsor, dan (2) membuat peta persebaran keruangan bahaya di wilayah lembah antargunungapi Merapi- Merbabu,  Provinsi  Jawa  Tengah.  Metode  yang  digunakan  adalah  eksploratif-survei, dengan pendekatan kewilayahan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lembah antargunungapi Merapi-Merbabu yang berada pada sebagian wilayah Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, dan Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Sampel pengamatan ditentukan dengan teknik purposive sampling yaitu pada setiap satuan medan. Pengumpulan  data  dilakukan  dengan  observasi,  interpretasi  citra  penginderaan  jauh, studi pustaka, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis SIG, analisis pengharkatan, didukung dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahaya erupsi gunungapi bervariasi antara tingkat sedang hingga tinggi. Bahaya sedang terdapat di wilayah Gunungapi Merbabu, sedangkan bahaya tinggi berada di wilayah Gunungapi Merapi. Bahaya tinggi terutama dipengaruhi oleh nilai tinggi dari jarak dari kepundan aktif Gunungapi Merapi dan kemiringan lereng. Bahaya longsor bervarasi antara sangat rendah hingga sedang. Bahaya sangat rendah dan rendah terdapat di wilayah Gunungapi Merapi sedangkan bahaya sedang terdapat di wilayah Gunungapi Merbabu. Bahaya sedang terutama dipengaruhi oleh nilai tinggi dari kemiringan lereng, tekstur tanah, ketebalan solum tanah, dan kerapatan vegetasi.Kata kunci: bencana, bahaya, pengelolaan kebencanaan.
EVALUASI KESESUAIAN PERAIRAN PANTAI TEUPIN LAYEU IBOIH SEBAGAI EKOWISATA BAHARI Aswita, Dian; Sarong, M. Ali; Sugianto, Sugianto
Jurnal Penelitian Saintek Vol 20, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Penelitian Saintek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1431.998 KB)

Abstract

Pantai Teupin Layeu Iboih merupakan salah satu lokasi wisata yang berada di Kota Sabang dan merupakan salah satu lokasi wisata bahari yang mulai dikembangkan dari wisata massal menjadi ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian Pantai Teupin Layeu Iboih sebagai lokasi ekowisata bahari, dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2014. Pendekatan dan jenis penelitian bersifat deskriptif dengan menggunakan metode survai dan observasi lapangan. Parameter dalam penelitian ini adalah jenis terumbu karang, jenis ikan karang, kedalaman perairan, kecerahan perairan, tipe pantai, penutupan lahan pantai, material dasar perairan, dan jarak ketersediaan air tawar. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Pantai Teupin Layeu Iboih memiliki kriteria sesuai sebagai kawasan ekowisata bahari untuk rekreasi pantai dengan nilai 73% dan sangat sesuai sebagai ekowisata bahari untuk diving dan snorkeling dengan nilai 86,7%.Kata kunci: ekowisata bahari, evaluasi, Iboih
AKTIVITAS DAN SELEKTIVITAS KATALIS Mo-Co/USY PADA REAKSI HIDRODEOKSIGENASI ANISOL Nugrahaningtyas, Khoirina Dwi; Hidayat, Yuniawan; Prayekti, Prima Susan
Jurnal Penelitian Saintek Vol 20, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Penelitian Saintek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1644.494 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh katalis Mo-Co/USY terhadap distribusi dan konversi produk serta pengaruh penambahan logam Co terhadap selektivitas produk benzena pada reaksi hidrodeoksigenasi (HDO) anisol. Reaksi HDO anisol dilakukan dengan sistem alir. Produk yang terbentuk dianalisis dengan kromatografi gas-spektrometer massa GC-MS. Produk utama dari HDO anisol yaitu benzena dan toluene. Aktivitas katalis Mo- Co/USY lebih tinggi daripada USY dan termal. Katalis Mo-Co/USY B memiliki selektivitas tertinggi pada produk benzena (15%).Kata kunci: aktivitas katalis, hidrodeoksigenasi, katalis Mo-Co/USY, reaksi hidrodeoksi- genasi anisol
UJI ANTIBAKTERI SUSU FERMENTASI KOMERSIAL PADA BAKTERI PATOGEN Khikmah, Nur
Jurnal Penelitian Saintek Vol 20, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Penelitian Saintek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1398.078 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari produk susu fermentasi komersial terhadap bakteri patogen. Uji antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi sumuran. Aktivitas antibakteri susu fermentasi komersial diamati dengan terbentuknya zona jernih di sekeliling sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yakult dan yoghurt probiotik mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Salmonella thypii merupakan bakteri  patogen  yang  paling  sensitif  terhadap  susu  fermentasi.  Daya  hambat  yakult dan yoghurt probiotik terhadap bakteri gram negatif lebih besar daripada bakteri gram positif. Yakult dengan kandungan Lactobacillus casei strain shirota mampu menghambat semua bakteri patogen, yaitu Salmonella thypii, Escherichia coli, Bacillus cereus, dan Staphylococcus aureus.Kata kunci : antibakteri, bakteri patogen, probiotik, produk susu fermentasi
PENENTUAN KADAR FENOL DALAM AIR MENGGUNAKAN SENSOR FENOL Tyas, Aulia Ayuning; Aini, Zuhrotul; Wari, Wulan Sekilas
Jurnal Penelitian Saintek Vol 20, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Penelitian Saintek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1421.846 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi optimum serta penggunaan sensor fenol dalam menentukan kadar fenol dalam air. Metode penelitian dilakukan dengan membuat sensor fenol menggunakan Screen Printed Carbon Electrode (SPCE) yang dilapisi dengan membran  kitosan  yang  telah diembankan ionofor CTAPh  (Cethyltrimethylammonium phenoxide). Kinerja sensor fenol diamati pada berbagai variasi konsentrasi ionofor, ketebalan membran dan pH larutan. Konsentrasi ionofor yang dipelajari adalah 0,5%; 1%;1,5%; 2%; dan 2,5%. Ketebalan membran diatur pada ketebalan 60µ m, 80µ m, 100µ m,110µ m. Larutan fenol dikondisikan pada pH 9, 10, 11, 12. Hasil penelitian menunjukkan kinerja sensor fenol optimum pada konsentrasi 1,5%, ketebalan membran 60µ m, dan pH larutan 11. Sensor fenol yang dihasilkan pada penelitian ini memiliki bilangan Nernst sebesar 54,437mV/dekade, kisaran konsentrasi 10-8-10-5M (0,001-1ppm), kosentrasi terkecil yang digunakan 0,001 ppm dan waktu respon 60 detik. Sensor fenol dapat digunakan untuk menentukan kadar fenol dalam sampel air dengan kadar dibawah batas deteksi metode standar.Kata kunci: elektroda selektif ion, ionofor, Screen Printed Carbon Electrode (SPCE), sensor fenol
ANALISIS TIOSIANAT DALAM URIN SEBAGAI METODE MONITORING POTENSI GAKI (GANGGUAN AKIBAT KEKURANGAN IODIUM) BERBASIS TEST KIT Cahyani, Yulia Dwi; Izzati, Mike Nur; Ramadhan, M Dzulfahmi
Jurnal Penelitian Saintek Vol 20, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Penelitian Saintek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1394.657 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tiosianat dalam urin berbasis tes kit. Pada penelitian  ini  tiosianat  dioksidasi  oleh  hipoklorit  menjadi  sianida  yang  selanjutnya bereaksi dengan ninhidrin membentuk senyawa hidrindantin. Hidrindantin yang dihasilkan berwarna merah dengan intensitas yang proporsional terhadap konsentrasi tiosianat yang ada. Semakin besar konsentrasi tiosianat, maka intensitas warna semakin tinggi. Kondisi optimum pembentukan hidrindantin meliputi pH, konsentrasi hipoklorit, dan waktu kestabilan kompleks diteliti melalui metode spektrofotometri pada panjang gelombang489,50nm. Kondisi optimum pembentukan hidrindantin merah adalah pada pH 10, konsentrasi hipoklorit 0,05 M, dan waktu kestabilan senyawa hidrindatin merah adalah15 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa test kit yang dihasilkan dapat mendeteksi tiosianat dengan konsentrasi 1-10 ppm. Metode ini divalidasi dengan mengaplikasikan test kit pada sampel sintetis dan urin serta membandingkan hasilnya dengan metode standar spektrofotometri berbasis pembentukan kompleks Fe(SCN)2+.Kata kunci: hidrindantin merah, ninhidrin, optimasi, test kit, tiosianat

Page 1 of 1 | Total Record : 9