cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Fisioterapi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Fisioterapi adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan penelitian dan non penelitian dalam bidang ilmu Fisioterapi, yang diterbitkan oleh Pusat Pengelola Jurnal Ilmiah UEU. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 121 Documents
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Mahasiswa Program Studi Diploma III Fisioterapi Melalui Model Skenario Belajar Berdasar Masalah Terintegrasi pada Mata Kuliah Fisioterapi untuk Kasus Susunan Syaraf Tepi Santoso, Totok Budi; Herawati, Wahyuni Isnaini; Wahyudin, Wahyudin
Jurnal Fisioterapi Vol 5, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research were (1) to obtain the developmental of the scenario intergrated  problem based learning model  and (2) to know can the use of scenario intergrated  problem based learning increase the student’s achievement. The subject of this research was all forth semestres of student of Physio Therapy department in Muhammadiyah University of Surakarta. The research conducted as long as one semester with the result was the developmental model of the Scenario intergrated  problem based learning. In the and of the study, researcher obtained two results. One was that the developmental model of scenario intergrated  problem based learning consits of (9) nine steps, namely (1) give a scenario, (2) clarify  terms and concepts, (3) define the problem, (4) Analysis the problem with brainstroming, (5) Summarize and make a map, (6) formulate the learning objective and define the individual / self study with read a jornal, consult an expertise, etc, (7) Prepare a presentation, (8) Synthesize and do a test toward a  new information, (9) Elaboration. Second, The achievement of subject of this study can be increased by the use of this method.Keywords: Scenario, Intergrated Problem, Based Learning   
Beda Pengaruh Auto Stretching dengan Contract Relax and Stretching terhadap Penambahan Panjang Otot Hamstring Irfan, Muhammad; Natalia, Natalia
Jurnal Fisioterapi Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fleksibilitas merupakan factor penting untuk melakukan suatu gerakan baik dalam berolahraga ataupun aktivitas fisik lainnya. Akan tetapi, pekerjaan yang berat atau lati-han fisik yang keras, koordinasi gerakan yang buruk, postur yang jelek, kurang aktivitas/gerak, gerakan yang monoton dan atau gerakan satu arah, cedera dan nyeri dapat membuat otot mengalami pemendekan, stiffness dan tightness. Auto stretching adalah suatu metode penguluran/stretching yang biasa dilakukan pada otot-otot postural sebagai suatu latihan fleksibilitas yang dilakukan secara aktif oleh klien/pasien. Contract relax stretching merupakan salah satu teknik dalam proprioceptive neuromuscular fascilitation (PNF) yang melibatkan kontraksi isometric dari otot yang mengalami spasme/ ketegangan yang diikuti fase relaksasi kemudian diberikan stretching secara pasif dari otot yang mengalami ketegangan tersebut. Biasanya contract relax stretching ditujukan pada otot-otot mobilitas. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental. Pada penelitian ini variabel dibagi menjadi dua objek atau kelompok yaitu yang pertama kelompok perlakuan I yang diberikan perlakuan pemberian auto stretching, sedangkan pada kelompok perlakuan II diberikan perlakuan pemberian Contract Rilex and Stretching. Pada kedua kelompok dilakukan pengukuran dengan menggunakan sit and reach test untuk kemudian dimasukkan kedalam kriteria penilaian panjang otot. Penelitian menun-jukkan pemberian latihan Auto Stretching memberi pengaruh yang bermakna terhadap penambahan panjang otot hamstring dengan hasil uji T-Test Related dengan P = 0,00 (P<0,05). Pemberian latihan Contract Relax Stretching memberi pengaruh yang bermakna terhadap penambahan panjang otot hamstring. uji T-Test Related menun-jukkan dengan P = 0,00 (P<0,05). Tidak terdapat perbedaan penambahan panjang otot hamstring yang bermakna antara Auto Stretching dengan Contract Relax Stretching. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji T-Test Independent dengan P = 0,11 (P>0.05).Kata kunci : Auto Stretching, Contract Relax and Stretching, Panjang Otot
Cedera Olahraga Pada Atlet Pelatda PON XVIII DKI Jakarta Junaidi, Junaidi
Jurnal Fisioterapi Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan : Memperoleh data empiris tentang  prevalensi cedera olahraga pada atlet sehingga dapat mejadi bahan masukan untuk menyusun rencana kerja bidang kesehatan olahraga KONI Provinsi DKI Jakarta. Metode: Penelitian ini dilakukan di Poliklinik KONI Provinsi DKI Jakarta pada bulan September – Oktober  2012.  expose facto dengan tehnik analisis dokumenter. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet Pelatda PON XVIII/2012 Provinsi DKI Jakarta  dengan tehnik pengambilan sampel berupa total sampling. Instrumen yang digunakan berupa status kesehatan atlet. Hasil : Dari hasil perhitungan dilakukan analisis data dengan menginterpretasikan setiap informasi yang diperoleh, hasilnya didapati  kasus terbanyak adalah sprain (cedera ligamen) sebanyak 41,1 %,  dan kasus cedera yang paling sedikit adalah cedera luka (kulit) sebanyak  7,9%. Bagian tubuh yang mengalami cedera kasus yang terbanyak adalah bagian ekstiemitas bawah sebanyak 60% dan yang paling sedikit bagian kepala sebanyak 0,8%. Cedera akut sebanyak 64,4% dan cedera kronis 35,6%.  Tempat penanganan kasus cedera ,  terbanyak dilakukan di KONI DKI Jakarta sebanyak 35,2% dan yang paling sedikit di Rumah Sakit yaitu sebanyak 8,5%. Kesimpulan : Cedera yang dialami oleh atlit pelatda Pon XVIII DKI Jakarta umumnya pada cedera ligamen bersifat akut pada ekstremitas bawah.Kata kunci: cedera olahraga, atlet, pelatda AbstractObjective : to obtain empirical data on the prevalence of athletes’s sports injuries that can be input for workplace health plan KONI sports Jakarta. Methods: This study was conducted at the Polyclinic KONI Jakarta in September-October 2012. facto expose the documentary analysis techniques. The population in this study were all athletes Pelatda XVIII/2012 PON DKI Jakarta with a total sampling technique sampling. Instruments used are the health status of athletes. Results: The results of calculations performed data analysis by interpreting any information obtained, the results were found to be the case most were sprains (ligament injuries) as much as 41.1%, and the least injury cases is wound injuries (skin) as much as 7.9%. Body part injured most cases is lower limb as much as 60% and that at least cases part are the head as much as 0.8%. Acute injuries as much as 64.4% and 35.6% of chronic injuries. Place handling injury cases, most done in KONI Jakarta as much as 35.2% and the least in the hospital is as much as 8.5%. Conclusion: Injuries suffered by athletes Pelatda Pon XVIII Jakarta commonly in acute ligament injuries of the lower limb.Keywords: sport injuries, pelatda, athletes
Pengaruh Metode Latihan Bent Arm Pullover and Press dan Power Otot Lengan Terhadap Hasil Lempar Lembing Mahmuddin, Mahmuddin
Jurnal Fisioterapi Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objectives: The purpose of this study was to detect: (1) difference between practice method bent arm pullover and press according to non linear and linear towards result throws javelin, (2) interaction between practice method and power arm muscle towards result throws javelin, (3) difference between practice method bent arm pullover and press according to non linear and linear in sample that has power arm muscle very good towards result throws javelin, (4) difference between practice method bent arm pullover and press according to non linear and linear in sample that has power arm muscle less towards result throws javelin. Methods: 40 person taken by purposive samples based on power arm muscle very balk and less. This study uses experiment method with factorial block 2x2 design. Instrument in this Study: (1) test has throwed medicine ball that is tool to measures ability power student university arm muscle that tested level reliabilitas as big as (r = 0,90 (2), tests throws javelin to measures result throw javelin, that tested level reliabilitas as big as (r = 0,94 (3), practice programs bent arm pullover and press according to non linear and linear. Analysis technique that used analysis variant two directions (two-way anava) continued with test tukey in standard significant = 0,05. Results: (1) found difference between practice method bent arm pullover and press according to non linear and linear towards result throws javelin, (2) found interaction between practice method ably power arm muscle towards result throws javelin, (3) found difference between practice method bent arm pullover and press according to non linear and linear in group power arm muscle very good towards result throws javelin, (4) found difference between practice method bent arm pullover and press according to non linear and linear in group power arm muscle less towards result throws javelin.Keywords: Exercise, Muscle Power, Bent Arm Pullover
Penambahan Pelatihan Kekuatan Otot Pada Pelatihan Interval Menurunkan Trigliserida Mahasiswi Gemuk Universitas Esa Unggul Munawwarah, Muthiah
Jurnal Fisioterapi Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakLatar Belakang : Kegemukan merupakan suatu kelebihan berat badan karena kadar lemak dalam tubuh berlebih akibat asupan energi yang masuk tidak sesuai dengan asupan energi yang keluar. Kegemukan yang terjadi karena penumpukan jaringan adipose yang menebal. Saat melakukan aktifitas energi yang digunakan merupakan hasil pemecahan makanan karbohidrat dan lemak. Trigliserida merupakan sumber energi utama yang digunakan dalam melakukan latihan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan pelatihan kekuatan otot pada pelatihan interval menurunkan trigliserida mahasiswi gemuk. Metode : Penelitian ini dilakukan dengan Randomize pre post test group design. Jumlah sampel  20 orang, pada perlakuan I dengan pelatihan interval sebanyak 10 orang mahasiswi gemuk dan pada perlakuan II dengan pelatihan interval dan pelatihan kekuatan otot sebanyak 10 orang mahasiswi gemuk yang dipilih secara random dan dilakukan di Universitas Esa Unggul. Hasil : Uji analisis data menggunakan uji non energysm karena distribusi data tidak normal, dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan  Mann Whitney U Test. Pada kelompok I didapatkan nilai rerata kadar trigliserida sebelum pelatihan 94.6± 37.5 dan setelah pelatihan 81.10±32. Pada kelompok II  nilai rerata kadar trigliserida sebelum pelatihan 115.3±30.7 dan  setelah pelatihan  89.8±10.3. Terdapat beda selisih sebelum dan sesudah pelatihan kelompok I sebesar 13.5±11.4 dan kelompok II sebesar 25.5±30.2. Kedua kelompok yang diberikan intervensi menurunkan kadar trigliserida secara bermakna (p<0,05) sedangkan selisih antar kedua kelompok tidak signifikan (p>0,05). Kesimpulan : Penambahan pelatihan kekuatan otot pada pelatihan interval menurunkan kadar trigliserida mahasiswi gemuk Universitas Esa Unggul.Kata Kunci: Trigliserida, Pelatihan Interval, Pelatihan Kekuatan Otot AbstractBackground : Obesity is an excess weight because of excessive levels of fat in the body due to the incoming eenergy intake does not match the eenergy intake came out. Obesity which occurs due to accumulation of adipose  tissue is thickened. When doing activities that use eenergy is the result of solving the food carbohydrates and fats. Triglycerides are the main eenergy source used in the exercises. Objective : This study aims to determine additional training on muscle strength interval training fat coed lowering triglycerides. Method : This research was conducted with Randomizedpre and post test group design. Total samples of 20 people, the treatment I with interval training  were 10 overwight female students  and  treatment II with interval training and strength training muscle  were 10 overweight female students, chosen at random and performed at the University of Esa Unggul. Result : Test data analysis using non-parametric test because the data distribution is not normal, by using the Wilcoxon Signed Rank Test and Mann Whitney U Test. In group I mean triglyceride values obtained before training and 94.6 ±37.5 after training 81.10 ± 32. In group II triglyceride levels mean value 115.3 ± 7.30 before training and after training 89.8 ± 10.3. There is the difference before and after training in group I 13.5 ± 4.11 and group II of 25.5 ± 30.2. Both groups were given the intervention were significantly lower triglyceride levels (p <0.05) while the difference between the two groups was not significant (p> 0.05). Congclution : The addition of muscle strength training in reducing triglyceride levels interval training overweight female student Esa Unggul University. Keywords: Triglycerides, Interval Training, Strength Training Muscle
Hubungan Persepsi Mahasiswa Akademi Fisioterapi UKI Tentang Profesi Fisioterapi dengan Motivasi Belajar Tahun 2004 Juwita, Renita; Irfan, Muhammad
Jurnal Fisioterapi Vol 6, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Persepsi Mahasiswa Akademi  Fisoterapi UKI tentang Profesi Fisioterapi dan gambaran Motivasi Belajar Mahasiswa  Akademi Fisioterapi UKI serta hubungan kedua variabel tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2004. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian kuesioner kepada mahasiswa Akademi Fisioterapi UKI tingkat 1,tingkat 2 dan tingkat 3 yang menggunakan sampel sebanyak 60 mahasiswa (responden) kemudian memberikan skor dari masing-masing pernyataan kuesioner. Akademi Fisioterapi merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menghasilkan tenaga fisioterapi diharapkan mampu menghasilkan tenaga fisioterapi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat baik kualitas maupun kuantitasnya yang salah satu faktornya adalah pencapaian hasil belajar mahasiswa tersebut. Selain peran pendidik motivasi belajar dan persepsi mahasiswa tentang profesi fisioterapi mempunyai hubungan timbal balik terhadap hasil belajar mereka selama proses pendidikan di Akademi Fisioterapi maupun dalam menjalankan profesinya sebagai fisioterapis. Menurut Hocberg (1969) hubungan persepsi dengan tingkahlaku itu sangat erat sebab dalam persepsi khususnya persepsi sosial mempunyai pengaruh terhadap individu dalam mencapai tujuan. Maka persepsi yang positif terhadap profesi fisioterapi diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan antara persepsi mahasiswa Akademi Fisioterapi UKI tentang profesi fisioterapi dengan motivasi belajar. Dari hasil uji statistik dengan analisis Korelasi Pearson diperoleh ada hubungan yang bermakna tetapi lemah antara persepsi tentang profesi fisioterapi dengan motivasi belajar dengan P value=0,003.Kata Kunci: Profesi Fisioterapi, Persepsi, Motivasi Belajar
Manfaat “Manual Lymph Drainage Vodder” (MLDV) Untuk Mengurangi Udem Pada Fraktur Tulang Paha Dengan Fiksasi Internal Basuki, Nur; Sadono, Noor
Jurnal Fisioterapi Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: traffic accident is still being major problem in the world wide including Indonesia. The high number of bone fracture has a correlation with the high number of traffic accident. Fracture of the bone might cause edema. This type of edema is rich of protein. If this edema is not manage accurately, it might risk muscle shortening,  joint stiff and finally could lead to disability. Objectives : This study is aimed to examine the use of “Manual Lymph Drainage Vodder (MLDV)” in reducing edema for patient with fracture of the femur operated using internal fixation.  Methods : The subjects of this study were patient at the Prof. Dr. R. Soeharso Orthopedic Hospital with fracture of the femur. These subjects were randomized to intervention or control group. Patients in the intervention group received basic treatment and MLDV while in the control group only received basic treatment. Edema was measure using tape measurement before surgery, the first day after surgery and the third day after surgery. Results: There was a difference in the result of measuring edema between group one and two in the first day after surgery. The average increasing edema in the group two is significantly higher than group one ( p = 0.002). Within three days after surgery both group one and two had reducing edema significantly (p = 0.000 & 0.001). There was a difference in the number of reducing edema between group one and two. Group one had a lower reducing edema than group two, although this differences was not statistically significant (p = 0.62). Conclusion: MLDV that was given preoperatively might reduce edema postoperatively. While MLDV that was given postoperatively might assume to speed the reducing edema.Keywords: MLDV Technique, Edema, Fracture Femur
Pengaruh Latihan Senam Haji Terhadap Peningkatan Daya Tahan Jantung Paru Pada Calon Jamaah Haji Non Resiko Tinggi Ningsih, Ika Setia; Junaidi, Junaidi
Jurnal Fisioterapi Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan senam haji terhadap peningkatan daya tahan jantung paru pada calon jamaah haji non – resiko tinggi yang berada di Cengkareng dan Tangerang. Penelitian bersifat quasi eksperimental dengan menggunakan design penelitian one group pre dan post test design dimana dimaksudkan untuk mencari perbedaan antara sebelum dan setelah latihan. Dalam penelitian ini hanya digunakan satu kelompok perlakuan yang berjumlah 17 orang. Adapun instrument pengukuran yang digunakan adalah metode balke test yang dilakukan pada awal dan akhir periode latihan. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas data Skewness dan uji stastistic  T-test related untuk menguji signifikansi dua sampel yang saling berpasangan dengan menggunakan perangkat lunak komputer. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa latihan senam haji dapat berpengaruh terhadap peningkatan daya tahan jantung paru pada calon jamaah haji non–resiko tinggi secara signifikan dengan nilai P (0.000).Kata Kunci : Senam Haji, Daya Tahan Jantung Paru
Pengaruh Latihan Plyometrics “Depth Jump” Terhadap Peningkatan Vertical Jump pada Atlit Bola Voli Putri Yunior di Klub Surakarta Komala, Dwi Rosella; Rahayu, Umi Budi
Jurnal Fisioterapi Vol 8, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Study of Plyometrics “Depth Jump” Exercise Effect on Increasing of vertical jump to junior woman volley ball athletes in vita club Surakarta Plyometrics “depth jump” exercise effeect on increasing of vertical jump to junior woman volley ball athletes by active motor units, with muscle spindle stretch reflex respons. The aims of this research were exa-mining the research subject characteristic and vertical jump afte plyometrics “depth jump” exercise. The method of this research was experiment of the same subject. The sampling was done in 2 time, before and after treatment (plyometrics “depth jump exercise). Vertical jump was measured by jump in the wall with centimeter index. Statistic method used in this research was  paired t-tes. The result was a significant defference before and after treatment (p<0,05).There was significant influence between plyometrics “depth jump” exercise toward vertical jump.Keywords: Plyometrics, Depth Jump, Vertical Jump
Pengaruh Penurunan Nilai Chronaxie Pada Arus Strength Duration Curve Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Irfan, Muhammad; Nurmawan, I Putu Sutha
Jurnal Fisioterapi Vol 5, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penurunan nilai chronaxie pada arus strength duration curve terhadap peningkatan kekuatan otot. Penelitian yang dilakukan ini bersifat quasi eksperimen .Sampel penelitian terdiri dari 30 orang yang terdiri dari 15 orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling 1 kelompok sample dilakukan pengukuran nilai kekuatan otot dan nilai chronaxie sebelum dan sesudah dilakukan latihan. Dengan design penelitian yang telah ditetapkan maka kesimpulan akan dapat diperoleh dengan menggunakan analisa comparative antara nilai cronaxie sebelum dan sesudah otot mengalami peningkatan kekuatan. Pada pembuktian hipotesis, data statistik yang di dapatkan dalam pengukuran, peneliti menggunakan uji T-test Related untuk mengetahui pengaruh penurunan nilai chronaxi terhadap peningkatan kekuatan otot. Hasil pengukuran yang diperoleh dari SDC (Strength Duration Curve) dan Dynamometer. Dimana dari hasil pengujian hipotesa didapatkan P = 0,000 , atau dengan nilai t sebesar 16,098 dan t-tabel pada df 29 dan taraf signifikan 0,05 yaitu sebesar 1,6991. Hal tersebut menunjukkan ada perbedaan yang bermakna nilai chronaxie sebelum dan sesudah otot mengalami peningkatan. Yang secara deskriptif menunjukkan rata-rata nilai chronaxie mengalami penurunan sehungga dapat dikatakan bahwa peningkatan kekuatan otot pada sejumlah kelompok sample dipengaruhi oleh penurunan nilai chronaxie.Kata Kunci: Cronaxie, Kekuatan Otot, SDC

Page 1 of 13 | Total Record : 121