cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia memuat hasil penelitian yang berhubungan dengan sains dan teknologi nuklir dalam bidang: fisika, kimia, biologi, ilmu bahan, teknologi reaktor, konversi energi, instrumentasi, kesehatan, pertanian, industri, geologi dan lingkungan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 1 (2003): Februari 2003" : 5 Documents clear
UJI BIODISTRIBUSI DAN CLEARANCE SENYAWA BERTANDA 186Re(v)- DMSA PADA TIKUS PUTIH NORMAL (GALUR WISTAR). Aziz, Azmairit; T, Nurhayati; A, Iwalayudi
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 4, No 1 (2003): Februari 2003
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1602.122 KB)

Abstract

UJI BIODISTRIBUSI DAN CLEARANCE SENYAWA BERTANDA 186Re(v)-DMSA PADA TIKUS PUTIH NORMAL (GALUR WISTAR). Senyawa186Re(v)-DMSA merupakan radiofarmaka pemancar-β untuk terapi kanker tiroid medular. Telah dilakukan uji biodistribusi dan clearance senyawa bertanda 186Re(v)-DMSA dengan preparasi sampel secara destruksi basah menggunakan asam nitrat pekat terhadap organ, darah dan urine hewan percobaan tikus putih normal. Hasil uji biodistribusi menunjukkan bahwa penimbunan aktivitas pada organ tiroid normal relatif kecil (1,80 ± 0,58%) pada selang waktu 30 menit setelah penyuntikan secara intravena. Penimbunan aktivitas lebih besar terdapat pada ginjal, kemudian diikuti oleh paru-paru dan hati. Hasil uji clearance menunjukkan bahwa senyawa bertanda 186Re(v)-DMSA mempunyai waktu clearance darah yang cukup cepat, dimana dalam waktu 30menit setelah penyuntikan, aktivitas per gram darah tinggal 2,75 ± 0,30%. Uji clearance senyawa bertanda tersebut di dalam urine dalam waktu 24 jam setelah penyuntikan, diperoleh aktivitas per mL urine hanya tinggal 2,29 ± 0,91%.
PENGARUH PENAMBAHAN CoO TERHADAP FAKTOR KENON LINEARAN DAN STRUKTUR MIKRO VARISTOR ZnO-Bi203 Syarif, Dani Gustaman; Prajitno, Djoko Hadi; Sukirman, Engkir; Ariwahjoedi, Bambang
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 4, No 1 (2003): Februari 2003
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2041.265 KB)

Abstract

PENGARUH PENAMBAHAN CoO TERHADAP FAKTOR KENON LINEARAN DAN STRUKTUR MIKRO VARISTOR ZnO-Bi203. Untuk mencari varistor yang efektif, studi pengaruh periambahan CoO terhadap karakteristik varistor ZnO-Bi203 telah dipelajari. Dalam studi ini dilakukan penyinteran pelet ZnO-0,8% mol Bi203 yang ditambahi O hingga 2 % mol CoO pada suhu 1100°C selama 1 jam, serta analisis metalografi dan difraksi sinar-X. Penambahan CoO diketahui telah mmeningkatkan faktor kenon-linearan varistor ZnO- Bi203 karena CoO telah mengurangi jumlah cacat sebagai sumber elektron berenergi aktivasi rendah dan menghasilkan jebakan elektron yang dalam yang merupakan sumber elektron berenergi aktivasi tinggi. Flarga faktor kenon-linearan yang sesuai kebutuhan pasar yaitu antara 20-50 dapat diperoleh dengan menambahkan CoO dengan konsentrasi 0,5 hingga 2 % mol. Analisis metalografi dan difrak sisinar-X memperlihatkan bahwa pada struktur mikro varistor ZnO-Bi203 -CoO, lapisan batas butir dibentuk oleh ZnO-24Bi2O3 dan butirnya dibentuk oleh larutan padat ZnO-CoO.
KMIAN I MP URITA S D AN P E NG O LÆHAÑ A IR TANG Kl REA KTO R TRIGA 2000 BANDUNG. S, Guntur D; D, Sobana; S, Mutiah; G, Suhulman
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 4, No 1 (2003): Februari 2003
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KMIAN I MP URITA S D AN P E NG O LÆHAÑ A IR TANG Kl REA KTO R TRIGA 2000 BANDUNG. Air tangkireaktor TRIGA 2000 merupakanbagian yang penting di dalamsistemreaktor, karenaberfungsisebagaipendingin, moderator dan pelindungradiasi. Karenaketigafungsi ¡ni, air tangkimempunyaipersyaratantertentu yangdicantumkanpada LAK (Laporananalisiskeselarnatan ) reaktor TRIGA 2000 Baridung.Selamapengoprasian, air ¡nimengalamiberbagaiperistiwa. Di dalamteras reaktor air bersentuhandenganelemenbakarnukiiruntukmernindahkanpanasdan elemenbakarnukiirtersebut. Di clalamtangkireaktor air iniselainberfungsisebagai pensai rad iasi, jugasebagaipenghalangpelepasanmt rad ¡oaktifkeIingkungan . Pada alatpenukarpanas. airmelepaskanpanasdansistemreaktorkesistem di luarreaktor. Karenaberbagaiperistiwaini air reaktor yang padaawalnyasesuaidenganperyaratan LAK, setelahpengoperasianreaktorkualitasnyaberubah, sehinggaharusdisirkulasi untukdibersihkankembali. Unsurpengotor yang berkaitandenganpersyaratan LAK reaktor TRIGA 2000 diidentifikasi, kemudiandan data penyebabpengotor yang mungkinterjadi , dipilihkorosidanpelepasankembali ion oleh resin sebagaibalian diskusi.
KARAKTERISASI LOGAM PADUAN FeNiCr HASIL PELEBURAN MENGGUNAKAN TUNGKU BUSUR LISTRIK PADA BERBAGAI KOMPOSISI PADUAN Hidayah, Saeful; S, Guntur D
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 4, No 1 (2003): Februari 2003
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KARAKTERISASI LOGAM PADUAN FeNiCr HASIL PELEBURAN MENGGUNAKAN TUNGKU BUSUR LISTRIK PADA BERBAGAI KOMPOSISI PADUAN.Telah dilakukan pembuatan logam paduan FeNiCr berbentuk ingot kancing dengan cara peleburan menggunakan tungku busur listrik. Paduan dibuat pada dua kombinasi komposisi persen berat, yaitu pada komposisi persen berat Fe yang tetap (50%) dengan Ni dan Cr bervariasi dan persen berat Ni yang tetap (50%) dengan Fe dan Cr bervariasi.Persen berat Cr divariasikan mulai dan 10% sampai dengan 40% dengan rentang 5%. Karakterisasi logam paduan dilakukan dengan mengukur angka kekerasan dan memeriksa struktur mikro yang terbentuk pada setiap persen komposisi paduan sebelum dan setelah proses perlakuan panas dilakukan. Dan hasil pengujian kekerasan, angka kekerasan logam paduan naik dengan naiknya jumlah kandungan Cr pada komposisi persen Ni tetap dan Fe tetap. Logam paduan dengan komposisi persen Ni tetap mempunyai kekerasan 10% lebih tinggi dibanding dengan logam paduan yang mempunyai komposisi persen Fe tetap untuk komposisi persen Cr di bawah 25%, sedangkan untuk komposisi persen Cr diatas 25% , logam paduan dengan komposisi persen Fe tetap mempunyai kekerasan mencapai di atas 100% lebih tinggi dan pada logam paduan pada komposisi persen Ni yang tetap. Proses perlakuan panas pada temperatur 1400°C selama 1 jam menurunkan angka kekerasan logam paduan maksimum 15% untuk semua komposisi paduan. Struktur mikro yang terbentuk pada logam paduan hasil peleburan berbentuk struktur butir equiaxial dan butir columnar yang mengandung struktur dendrite dan inti di dalam butir. Setelah mengalami proses perlakuan panas mempunyai struktur butir berbentuk columnar, dan equiaxial yang mengandung twin anil.
KAJIAN IMPURITAS DAN PENGOLAHAN AIR TANGKI REAKTOR TRIGA 2000 BANDUNG D.S.,, Guntur; ,, Sobana; ,, Mutiah; ,, Suhulman
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 4, No 1 (2003): Februari 2003
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1766.418 KB)

Abstract

KAJIAN IMPURITAS DAN PENGOLAHAN AIR TANGKI REAKTOR TRIGA 2000 BANDUNG. Air tangki reaktor TRIGA 2000 merupakan bagian yang penting di dalam sistem reaktor, karena berfungsi sebagai pendingin, moderator dan pelindung radiasi. Karena ketiga fungsi ini, air tangki mempunyai persyaratan tertentu yang dicantumkan pada LAK (Laporan analisis keselamatan ) reaktor TRIGA 2000 Bandung. Selama pengoprasian, air ini mengalami berbagai peristiwa. Di dalam teras reaktor air bersentuhan dengan elemen bakar nuklir untuk memindahkan panas dan elemen bakar nuklir tersebut. Di dalam tangki reaktor air ini selain berfungsi sebagai perisai radiasi, juga sebagai penghalang pelepasan zat radioaktif ke lingkungan . Pada alat penukar panas. air melepaskan panas dan sistem reaktor ke sistem di luar reaktor.Karena berbagai peristiwa ini air reaktor yang pada awalnya sesuai dengan peryaratan LAK, setelah pengoperasian reaktor kualitasnya berubah, sehingga harus disirkulasi untuk dibersihkan kembali. Unsur pengotor yang berkaitan dengan persyaratan LAK reaktor TRIGA 2000 diidentifikasi, kemudian dari data penyebab pengotor yang mungkin terjadi , dipilih korosi dan pelepasan kembali ion oleh resin sebagai bahan diskusi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2003 2003


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 1 (2019): Februari 2019 Vol 19, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 19, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 18, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 18, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 17, No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 17, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 16, No 2 (2015): Agustus 2015 Vol 16, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 15, No 2 (2014): Agustus 2014 Vol 15, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 14, No 2 (2013): Agustus 2013 Vol 14, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 13, No 2 (2012): Agustus 2012 Vol 13, No 1 (2012): Februari 2012 Vol 12, No 2 (2011): Agustus 2011 Vol 12, No 1 (2011): Februari 2011 Vol 11, No 2 (2010): Agustus 2010 Vol 11, No 1 (2010): Agustus 2010 Vol 10, No 2 (2009): Agustus 2009 Vol 10, No 1 (2009): Februari 2009 Vol 9, No 2 (2008): Agustus 2008 Vol 9, No 1 (2008): Februari 2008 Vol 8, No 2 (2007): Agustus 2007 Vol 8, No 1 (2007): Februari 2007 Vol 7, No 2 (2006): Agustus 2006 Vol 7, No 1 (2006): Februari 2006 Vol 6, No 2 (2005): Agustus 2005 Vol 6, No 1 (2005): Februari 2005 Vol 5, No 2 (2004): Agustus 2004 Vol 5, No 1 (2004): Februari 2004 Vol 4, No 4 (2003): Agustus Edisi Khusus 4 2003 Vol 4, No 3 (2003): Agustus Edisi Khusus 3 2003 Vol 4, No 2 (2003): Agustus Edisi Khusus 2 2003 Vol 4, No 1 (2003): Februari 2003 Vol 4, No 1 (2003): Agustus Edisi Khusus 1 2003 Vol 3, No 2 (2002): Agustus 2002 Vol 3, No 1 (2002): Februari 2002 Vol 2, No 2 (2001): Agustus 2001 Vol 2, No 1 (2001): Februari 2001 Vol 1, No 2 (2000): Agustus 2000 Vol 1, No 1 (2000): Februari 2000 More Issue