cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia memuat hasil penelitian yang berhubungan dengan sains dan teknologi nuklir dalam bidang: fisika, kimia, biologi, ilmu bahan, teknologi reaktor, konversi energi, instrumentasi, kesehatan, pertanian, industri, geologi dan lingkungan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 19, No 2 (2018): Agustus 2018" : 6 Documents clear
RANCANGAN TANGKI TUNDA REAKTOR TRIGA PELAT BANDUNG Nazar, Reynaldi; Alfa, Sudjatmi Kustituantini; Kamajaya, Ketut; Fitriana, Rian
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 19, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.015 KB) | DOI: 10.17146/jstni.2018.19.2.4140

Abstract

RANCANGAN TANGKI TUNDA REAKTOR TRIGA PELAT BANDUNG. Dalam kondisi dilematis karena General Atomic (GA) menghentikan memproduksi bahan bakar reaktor TRIGA, PSTNT bersama satker-satker lain di BATAN melakukan terobosan baru dengan mengusulkan konversi bahan bakar standard TRIGA ke elemen bakar dengan jenis yang sama dengan reaktor RSG-GAS yang saat ini sudah diproduksi di dalam negeri. Salah satu yang harus mendapatkan perhatian dalam konversi reaktor TRIGA 2000 ke reaktor TRIGA Pelat adalah naiknya paparan radiasi N-16 di permukaan tangki reaktor, karena mengganti moda pendinginan teras reaktor menjadi konveksi paksa. Oleh karena itu perlu dirancang sistem tunda yang ditempatkan pada sistem primer, untuk menunda aliran N-16 keluar dari tangki reaktor hingga paparan radiasi N-16 yang keluar dari tangki reaktor turun. Sistem tunda ini dapat berupa pipa tunda atau tangki tunda Pada makalah ini disampaikan hasil kajian menggunakan paket program komputer FLUENT tentang keunggulan rancangan tangki tunda yang mempunyai tiga buffle untuk digunakan pada sistem tunda reaktor TRIGA Pelat sebagai reaktor TRIGA 2000 Bandung yang dikonversi.
EVALUASI UJI PROFISIENSI WEPAL 2015.1 PADA CUPLIKAN TANAH Syahfitri, Woro Yatu Niken; Kurniawati, Syukria; Adventini, Natalia; Damastuti, Endah; Lestiani, Diah Dwiana; Santoso, Muhayatun
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 19, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.694 KB) | DOI: 10.17146/jstni.2018.19.2.4102

Abstract

EVALUASI UJI PROFISIENSI WEPAL 2015.1 PADA CUPLIKAN TANAH. Pengendalian kualitas prosedur analitik sangat penting untuk menghasilkan data analisis yang andal.  Partisipasi dalam program uji profisiensi yang diselenggarakan oleh WEPAL (Wageningen Evaluating Programmes for Analytical Laboratories) 2015.1, merupakan salah satu proses penting untuk meningkatkan akurasi dan ketepatan teknik analisis yang digunakan di laboratorium serta dalam peningkatan pemanfaatan reaktor riset. Cuplikan ISE (International Soil Analytical Exchange) diiradiasi pada fasilitas rabbit system dan dianalisis menggunakan metode AAN (Analisis Aktivasi Neutron). Evaluasi kinerja metode dilakukan dengan uji akurasi dan Z-score. Unsur yang dilaporkan sebanyak 14 unsur yang meliputi  Al, As, Ca, Co, Cr, Fe, K, Mg, Mn, Na, Sc, Ti, V dan Zn. Berdasarkan hasil analisis14 unsur yang dilaporkan, 57,1-78,6% memuaskan dengan |Z| ≤ 2; 7,14-21,4% dipertanyakan dengan 2<|Z|<3 dan 21,4-35,7% tidak memuaskan dengan |Z| ≥ 3. Pada hasil yang tidak memuaskan/outlier dilakukan tindakan perbaikan dan hasil analisis menunjukkan terdapat kesesuaian dengan nilai Z-score berkisar antara -2<Z<2. Secara umum, metode AAN baik untuk analisis multielemen matrik tanah dengan hasil analisis yang andal dan tingkat validitas yang baik.Kata kunci : uji profisiensi, AAN, tanah.
Cover dan Redaksi, Vol 19, No:2, 2018 - Agustus 2018 BATAN, JSTNI PSTNT
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 19, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1266.938 KB) | DOI: 10.17146/jstni.2018.19.2.4520

Abstract

ANALISIS DIFRAKSI SINAR-X DAN KARAKTERISASI ZnxFe(3-x)O4SEBAGAI PENYERAP GELOMBANG MIKRO OLEH PADA PERALATAN TELEKOMUNIKASI Yunasfi, Yunasfi; Nurfadilah, Siti; Mashadi, Mashadi; Adi, Wisnu Ari
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 19, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.388 KB) | DOI: 10.17146/jstni.2018.19.2.3955

Abstract

ANALISIS DIFRAKSI SINAR-X DAN KARAKTERISASI ZnxFe(3-x)O4SEBAGAI PENYERAP GELOMBANG MIKRO OLEH PADA PERALATAN TELEKOMUNIKASI. Telah dilakukan analisis dan karakterisasi ZnxFe(3-x)O4 sebagai penyerap gelombang mikro pada peralatan telekomunikasi.. Sistem ZnxFe(3-x)O4 (dengan x = 0,50; 0,75; 1,0 dan 1,25) disintesis dengan mencampurkan serbuk Zn(NO3)2 dan Fe(NO3)3 sesuai dengan perbandingan molnya dengan metode sol-gel dan kemudian disintering pada suhu 1000 ºC selama 5 jam. Hasil refinement dari pola difraksi sinar-X menunjukkan bahwa sampel dengan nilai x<1 membentuk fasa ZnFe2O4 dan Fe2O3, untuk nilai x=1,0 membentuk fasa tunggal dari ZnFe2O4, sedangkan untuk nilai x>0 membentuk fasa ZnFe2O4 dan ZnO. Fasa ZnFe2O4 memiliki struktur spinel kubik (space group F d -3 m), parameter kisi  a = b = c = 8.428 Å, a = b = g = 90º. Fasa Fe2O3 memiliki struktur trigonal (space group R-3c),  parameter kisi  a = b = 5,03 Å dan c= 13,7 Å, a = b = 90º dan g=120º.  Fasa ZnO memiliki struktur kristal heksagonal (space group P 63 mc), parameter kisi a = b = 3,246 Å dan c = 5.198 Å, a = b = 90º dan g=120 º. Hasil pengukuran serapan gelombang mikro menunjukkan bahwa sistem ZnxFe(2-x)O4 dengan nilai x = 1,0 (ZnFe2O4) memiliki serapan gelombang mikro paling tinggi, yaitu ~ 91 %. Dengan demikian, ZnFe2O4 dapat diaplikasikan sebagai bahan penyerap gelombang mikro.
SPECTROPHOTOMETRIC DETERMINATION OF MOLYBDENUM CONTENT IN 99mTc SOLUTION VIA Mo-TGA-KSCN COMPLEXES FORMATION Febrian, Muhamad Basit; Mulyati, Titin Sri; Suherman, Ade; Adventini, Natalia; Setiadi, Yanuar; Setiawan, Duyeh; Aziz, Azmairit
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 19, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.814 KB) | DOI: 10.17146/jstni.2018.19.2.4109

Abstract

SPECTROPHOTOMETRIC DETERMINATION OF MOLYBDENUM CONTENT IN 99mTc SOLUTION VIA Mo-TGA-KSCN COMPLEXES FORMATION. Quality of Technetium-99m solution is determined from its radiochemical, radionuclidic and chemical purity. One of the major concern about chemical purity of Tc-99m from irradiated natural molybdenum is its molybdenum content or Mo breaktrough. Spectrophotometric method is one of method that could be applied for Mo determination in Tc-99m solution. Molybdenum (V) could form a colored complexes with potassium thiocyanate (KSCN) but Molybdenum (VI) must be reduced before formed a complexes with KSCN. Thioglycolic Acid (TGA) was used as reducing agent to obtain reduced Mo (Mo(V)). A series of optimization process was carried out to find optimum condition of complex formation for analysis purposes. Optimized condition were 3 mL of 25% HCl was added into a volume of Mo sample, followed by 200 µL  of 10% TGA, 1 mL of 10% KSCN, and water addition up to 10 mL total volume. The method is linear over 2 ppm to 30 ppm Mo with regression coeffisient 0.9988±0.0007. The detection limit was 0.212 ppm Mo. Color of the complex has a stability of absorbance up to 120 minutes while stored at room temperature. No significant deviation occured when 1000 ppm of oxalic acid, methyl ethyl ketone and iron added into sample solution. This complexing method is suitable for spectrophotometric determination of molybdenum content in Tc-99m solution as a part of quality control process.
OPTIMIZATION FOR METHOD IN DETERMINATION OF CHLOR CONCENTRATION IN PM2,5 USING EDXRF EPSILON 5 Royani, Sri; Santoso, Muhayatun; Lestiani, Diah Dwiana; Sari, Dyah Kumala; Anggraeni, Anni
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 19, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.67 KB) | DOI: 10.17146/jstni.2018.19.2.4356

Abstract

OPTIMIZATION FOR METHOD IN DETERMINATION OF CHLOR CONCENTRATION IN PM2,5 USING EDXRF EPSILON 5. Airborne particulate matter with aerodynamics diameter less than 2.5 µm, PM2.5, is one of air pollutant parameter which have adverse impacts for human health and environment. To minimize those adverse impacts, elemental composition of PM2.5 needs to be characterized so that can be estimated their sources. One of instruments for characterize PM2.5 is Energy Dispersive X-Ray Fluorescence (EDXRF) spectrometer. EDXRF was used for measuring the elemental composition of PM2.5 in Indonesia. This study focused in determination of chlor concentration in PM2.5 since the optimal condition of chlor quantification using EDXRF spectrometer has not been obtained yet, whereas chlor is one of key element which is needed for source identification of air pollution. Concentration of chlor were determined using calibration curve and sensitivity curve methods. Both of curves were performed using Micromatter standards. The multi-element International Atomic Energy Agency (IAEA) reference materials were used for evaluating the accuracy and precision of the procedure. Our measurements result showed good agreement between observed value and certified value. Their accuracy and precision are more than 90%, to ensure the reliability of analytical results, the comparison with the Particles Induced X-ray Emission (PIXE) results from the same samples were also carried out. The result showed that there was good correlation between EDXRF and PIXE results, this is evidenced by the value of R2 is 0.9592. It can be concluded that calibration curve and sensitivity curve can be used to quantify of chlor in PM2.5 accurately.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 1 (2019): Februari 2019 Vol 19, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 19, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 18, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 18, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 17, No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 17, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 16, No 2 (2015): Agustus 2015 Vol 16, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 15, No 2 (2014): Agustus 2014 Vol 15, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 14, No 2 (2013): Agustus 2013 Vol 14, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 13, No 2 (2012): Agustus 2012 Vol 13, No 1 (2012): Februari 2012 Vol 12, No 2 (2011): Agustus 2011 Vol 12, No 1 (2011): Februari 2011 Vol 11, No 2 (2010): Agustus 2010 Vol 11, No 1 (2010): Agustus 2010 Vol 10, No 2 (2009): Agustus 2009 Vol 10, No 1 (2009): Februari 2009 Vol 9, No 2 (2008): Agustus 2008 Vol 9, No 1 (2008): Februari 2008 Vol 8, No 2 (2007): Agustus 2007 Vol 8, No 1 (2007): Februari 2007 Vol 7, No 2 (2006): Agustus 2006 Vol 7, No 1 (2006): Februari 2006 Vol 6, No 2 (2005): Agustus 2005 Vol 6, No 1 (2005): Februari 2005 Vol 5, No 2 (2004): Agustus 2004 Vol 5, No 1 (2004): Februari 2004 Vol 4, No 4 (2003): Agustus Edisi Khusus 4 2003 Vol 4, No 3 (2003): Agustus Edisi Khusus 3 2003 Vol 4, No 2 (2003): Agustus Edisi Khusus 2 2003 Vol 4, No 1 (2003): Februari 2003 Vol 4, No 1 (2003): Agustus Edisi Khusus 1 2003 Vol 3, No 2 (2002): Agustus 2002 Vol 3, No 1 (2002): Februari 2002 Vol 2, No 2 (2001): Agustus 2001 Vol 2, No 1 (2001): Februari 2001 Vol 1, No 2 (2000): Agustus 2000 Vol 1, No 1 (2000): Februari 2000 More Issue