cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia memuat hasil penelitian yang berhubungan dengan sains dan teknologi nuklir dalam bidang: fisika, kimia, biologi, ilmu bahan, teknologi reaktor, konversi energi, instrumentasi, kesehatan, pertanian, industri, geologi dan lingkungan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 12, No 1 (2011): Februari 2011" : 6 Documents clear
SIFAT LISTRIK BAHAN KOMPOSIT FeXC1-X SEBELUM DAN SESUDAH IRADIASI SINAR- SAMPAI DOSIS 500 kGy Yunasfi, Yunasfi; Mustofa, Salim; Madesa, Tria
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 12, No 1 (2011): Februari 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK SIFAT LISTRIK BAHAN KOMPOSIT FeXC1-X SEBELUM DAN SESUDAH IRADIASI SINAR-g SAMPAI DOSIS 500 kGy. Telah dilakukan penelitian terhadap sifat listrik bahan komposit FeXC1-X sebelum dan sesudah iradiasi dengan sinar-g sampai dosis 500 kGy. Bahan komposit FeXC1-X dibuat dari campuran serbuk Fe dan serbuk grafit, dengan rasio komposisi (20:80, 50:50, dan 80:20) % berat dengan berat total 20 gram. Campuran masing-masing bahan komposit ini diproses milling dengan teknik High Energy Milling (HEM) selama 4,5 jam, kemudian dibuat dalam bentuk pelet dengan tekanan 5000 psi. Pada penelitian ini, diamati perubahan sifat listrik bahan komposit FeXC1-X setelah diiradiasi dengan sinar-g pada berbagai variasi dosis (50–500 kGy). Karakterisasi sifat listrik bahan komposit FeXC1-X dianalisis memakai LCR meter. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai konduktivitas dan kapasitansi bahan komposit meningkat oleh adanya radiasi sinar-g. Nilai konduktivitas dan kapasitansi meningkat secara linear seiring dengan bertambahnya dosis radiasi sinar-g. Peningkatannya mencapai 4,5 % untuk nilai konduktivitas, dan 11,5 % untuk nilai kapasitansi setelah diirradiasi sampai dosis 50 kGy. Pada dosis maksimum (500 kGy), peningkatan nilai konduktivitas mencapai 41,5 %, dan nilai kapasitansi naik 47,5 % berat. Diperkirakan peningkatan nilai-nilai ini didapatkan karena adanya cacat (defect) yang terbentuk di dalam struktur bahan komposit FeXC1-X akibat interaksi radiasi sinar-g dengan bahan komposit sehingga menimbulkan perubahan pada sifat listrik bahan komposit FeXC1-X.   Kata kunci: irradiasi sinar-g, sifat listrik, komposit FeXC1-X     ABSTRACT ELECTRICAL PROPERTIES OF FeXC1-X COMPOSITE MATERIALS PRE AND POST g- IRRADIATION UP TO 500 kGy DOSE. Research about change of electrical properties of FeXC1-X composite materials pre and post g-irradiation up to 500 kGy dose was carried out. FeXC1-X composite materials were prepared by mixing Fe and graphite powders. The mixing ratios were 20:80, 50:50, and 80:20 % of weight, and total mixing weight was 20 grams. Each mixed sample was milled using High Energy Milling (HEM) for 4.5 hours, and afterwards the composite was formed into a pellet under a pressure up to 5000 psi. In this study, the changes in electrical properties of composite materials FeXC1-X after irradiated by g-rays at various doses (50-500 kGy) was observed. Characterization of electrical properties of composite materials FeXC1-X was analyzed using LCR meter. The result showed that the value of conductivity and capacitance of composite materials increased by the presence of g-ray. The value of conductivity and capacitance increases linearly with the increasing of g-ray doses. The increase of conductivity reaches 4.5%, and the increase of capacitance reaches 11.5% at 50 kGy. At max dose of 500 kGy, the increase was 41.5% for conductivity and 47.5% for capacitance. It is estimated that the increases were obtained because of defect formed inside of the FeXC1-X resulted from the interactions of g-ray with FeXC1-X, so it leads to the changes in electrical properties of FeXC1-X.   Keywords: g-ray irradiation, electrical properties, FeXC1-X composite  
CHARACTERISTICS OF ZrO2 ADDED-MgAl2O4 CERAMICS FOR MATRIX OF INERT MATRIX NUCLEAR FUEL (IMF) Syarif, Dani Gustaman; Hildayanti, Sylvia Hildayanti; Mulyani, R Henny; Soepriyanto, Syoni Soepriyanto
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 12, No 1 (2011): Februari 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1536.109 KB)

Abstract

CHARACTERISTICS OF ZrO2 ADDED-MgAl2O4 CERAMICS FOR MATRIX OF INERTMATRIX NUCLEAR FUEL (IMF). Some ZrO2 added-MgAl2O4 ceramics for inert matrix of inertmatrix nuclear fuel (IMF) had been fabricated from powders prepared using precipitationmethod. Effect of ZrO2 addition on crystal structure, microstructure and mechanical properties ofthe ZrO2 added-MgAl2O4 ceramics was studied. The ceramics were prepared by mixing ZrO2,MgO and Al2O3 followed by pressing and sintering. The concentrations of ZrO2 additive were 0,5, 10 and 15 mole %. The mixed powder was pressed into green pellets with pressure of4 ton/cm2. The green pellets were sintered at 1600 oC for 2 hours in air. The sintered pelletswere evaluated visually. For microstructure examination, the fractured samples were examinedusing a scanning electron microscope (SEM). Crystal structure of the samples was analyzedusing x-ray diffraction (XRD). Hardness and fracture toughness of the sintered pellets weredetermined using microindentation method with aid of a Vickers microhardness tester fromZwick. It was known that the sintered pellets were visually good. The XRD data showed that theceramics crystallized in spinel cubic with second phase of ZrO2.. The hardness and fracturetoughness of the ceramics increased with the increase of ZrO2 concentration.
PENGARUH PERLAKUAN TETRAETHYL ORTHOSILICATE TERHADAP KARAKTERISTIK MATERIAL BERBASIS ZIRKONIUM UNTUK GENERATOR RADIOISOTOP 99Mo/99mTc Awaludin, Rohadi; Sriyono, .
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 12, No 1 (2011): Februari 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.746 KB)

Abstract

PENGARUH PERLAKUAN TETRAETHYL ORTHOSILICATE TERHADAPKARAKTERISTIK MATERIAL BERBASIS ZIRKONIUM UNTUK GENERATORRADIOISOTOP 99Mo/99mTc. Pada pembuatan generator radioisotop 99Mo/99mTc menggunakanmolibdenum alam teriradiasi diperlukan penyerap (sorben) dengan kapasitas serap (sorpsi)tinggi. Penyerap berupa material berbasis zirkonium (MBZ) dengan kapasitas serap sekitar 183mg Mo/g MBZ telah berhasil disintesis. Namun, penyerap tersebut mudah pecah dalam prosespenyerapan molibdenum karena banyaknya retakan pada butiran yang dihasilkan. Untukmeningkatkan kekerasan, material tersebut direndam di dalam tetraethyl orthosilicate (TEOS),ditiriskan dan selanjutnya dipanaskan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa butiran MBZdengan perlakuan TEOS tidak hancur pada saat direndam di dalam larutan molibdenum. Hasilpengamatan menggunakan SEM menunjukkan bahwa retakan yang terbentuk pada butiranMBZ berhasil dihilangkan melalui perlakuan menggunakan TEOS. Pengukuran menggunakanEDS menunjukkan bahwa setelah perlakuan menggunakan TEOS, pada permukaan materialditemukan adanya silikon dan terjadi kenaikan kandungan oksigen. Hasil uji serap menunjukkanbahwa perlakuan menggunakan TEOS menyebabkan penurunan kapasitas serap terhadapmolibdenum dari 183 menjadi 79,8 mg Mo tiap gram MBZ. Perlakuan TEOS pada MBZ dapatmeningkatkan kekerasan material namun menyebabkan penurunan kapasitas serap. Materialini perlu diuji lebih lanjut pada pembuatan generator radioisotop 99Mo/99mTc menggunakan Moalam teriradiasi untuk mengetahui karakteristik generator yang diperoleh menggunakan MBZ.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI SENYAWA KOMPLEKS RADIOLANTANIDA LUTESIUM-177 (177Lu) - DI-n-BUTIL DITIOKARBAMAT UNTUK RADIOPERUNUT DI INDUSTRI Setiawan, Duyeh
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 12, No 1 (2011): Februari 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.986 KB)

Abstract

SINTESIS DAN KARAKTERISASI SENYAWA KOMPLEKS RADIOLANTANIDA 177Lu-DI-n-BUTILDITIOKARBAMAT UNTUK RADIOPERUNUT DI INDUSTRI. Penggunaanradioisotop unsur tanah jarang atau lantanida dengan umur paro pendek menjadi perhatian dibidang industri, khususnya radioisotop pemancar gamma energi rendah. Radioisotop lutesium-177 (177Lu) mempunyai umur paro 6,7 hari, pemancar gamma dengan energi maksimum 113keV (6,4%) dan 208 keV (11%) yang cocok digunakan untuk perunut radioaktif di bidangindustri. Sintesis senyawa kompleks menggunakan ligan golongan ditiokarbamat (-NC(=S)-S-)dengan suatu ion logam lantanida akan membentuk senyawa kompleks khelat yang netraldengan kemampuan mengikat logam yang kuat. Pada penelitian ini telah dilakukan sintesisdan karakterisasi senyawa 177Lu-di-n-butilditiokarbamat untuk tujuan aplikasi teknik nuklirsebagai radioperunut di bidang industri. Metode sintesis didasarkan pada pembentukankompleks antara ion logam 177Lu dengan ligan di-n-butilditiokarbamat secara stoikiometriperbandingan mol dan lingkungan pH reaksi optimum. Hasil sintesis dan karakterisasimemperlihatkan kondisi optimum diperoleh pada perbandingan mol 1 : 6, pH 5, senyawakompleks berbentuk kristal berwarna putih, larut dalam pelarut asam organik dan titik leleh diatas 350oC. Spektrum UV-Vis memberikan serapan yang spesifik di daerah panjang gelombangmaksimum 244,8 nm. Spektrum inframerah menunjukkan adanya vibrasi ulur antara logam –ligan (Lu – S) pada puncak serapan di daerah bilangan gelombang νmax.KBr 950 cm-1.Kromatogram kertas menunjukkan migrasi senyawa kompleks 177Lu-di-n-butilditiokarbamatdengan harga Rf 0,87 dan kemurnian radiokimia 97,10%. Hasil penelitian memberikankesimpulan bahwa senyawa 177Lu-di-n-butilditiokarbamat dapat disintesis dan bisa digunakansebagai sediaan radioperunut untuk industri.
PERBANDINGAN ANALISIS UNSUR Cu, Cr DAN Fe DALAM CUPLIKAN BIOTA MENGGUNAKAN METODE AANC DAN SSA C, Supriyanto; Samin, .; Sunardi, .
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 12, No 1 (2011): Februari 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.851 KB)

Abstract

PERBANDINGAN ANALISIS UNSUR Cu, Cr DAN Fe DALAM CUPLIKAN BIOTAMENGGUNAKAN METODE AANC DAN SSA. Telah dilakukan pengendalian mutu metodeAnalisis Aktivasi Neutron Cepat (AANC) dan Spektroskopi Serapan Atom (SSA) melalui ujibanding analisis unsur Cu, Cr dan Fe dalam cuplikan biota untuk mengetahui bahwa metodemasih memenuhi syarat peruntukannya. Uji banding meliputi optimasi alat, homogenitas,validasi metode, pengukuran ketidakpastian, uji t dan uji F. Hasil uji banding kemudiandiaplikasikan untuk analisis cuplikan biota. Dari uji banding diperoleh nilai validitas metodeAANC dan SSA berkisar antara 92,69 % sampai 98,12 %. Hasil uji t menunjukkan tidak adaperbedaan yang signifikan pada rerata kadar unsur hasil uji. Demikian pula hasil uji Fmenunjukkan bahwa di antara metode AANC dan SSA tidak ada perbedaan kecermatan.
SIFAT LISTRIK BAHAN KOMPOSIT FeXC1-XSEBELUM DAN SESUDAH IRADIASI SINAR-γ SAMPAI DOSIS 500 kGy ,, Yunasfi; Mustofa, Salim; Madesa, Tria
Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia Vol 12, No 1 (2011): Februari 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.55 KB)

Abstract

SIFAT LISTRIK BAHAN KOMPOSIT FeXC1-X SEBELUM DAN SESUDAH IRADIASISINAR-γ SAMPAI DOSIS 500 kGy. Telah dilakukan penelitian terhadap sifat listrik bahankomposit FeXC1-X sebelum dan sesudah iradiasi dengan sinar-γ sampai dosis 500 kGy. Bahankomposit FeXC1-X dibuat dari campuran serbuk Fe dan serbuk grafit, dengan rasio komposisi(20:80, 50:50, dan 80:20) % berat dengan berat total 20 gram. Campuran masing-masingbahan komposit ini diproses milling dengan teknik High Energy Milling (HEM) selama 4,5 jam,kemudian dibuat dalam bentuk pelet dengan tekanan 5000 psi. Pada penelitian ini, diamatiperubahan sifat listrik bahan komposit FeXC1-X setelah diiradiasi dengan sinar-γ pada berbagaivariasi dosis (50–500 kGy). Karakterisasi sifat listrik bahan komposit FeXC1-X dianalisis memakai LCR meter. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai konduktivitas dan kapasitansi bahan kompositmeningkat oleh adanya radiasi sinar-γ. Nilai konduktivitas dan kapasitansi meningkat secaralinear seiring dengan bertambahnya dosis radiasi sinar-γ. Peningkatannya mencapai 4,5 %untuk nilai konduktivitas, dan 11,5 % untuk nilai kapasitansi setelah diirradiasi sampai dosis 50kGy. Pada dosis maksimum (500 kGy), peningkatan nilai konduktivitas mencapai 41,5 %, dannilai kapasitansi naik 47,5 % berat. Diperkirakan peningkatan nilai-nilai ini didapatkan karenaadanya cacat (defect) yang terbentuk di dalam struktur bahan komposit FeXC1-X akibat interaksiradiasi sinar-γ dengan bahan komposit sehingga menimbulkan perubahan pada sifat listrikbahan komposit FeXC1-X.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2011 2011


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 1 (2019): Februari 2019 Vol 19, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 19, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 18, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 18, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 17, No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 17, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 16, No 2 (2015): Agustus 2015 Vol 16, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 15, No 2 (2014): Agustus 2014 Vol 15, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 14, No 2 (2013): Agustus 2013 Vol 14, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 13, No 2 (2012): Agustus 2012 Vol 13, No 1 (2012): Februari 2012 Vol 12, No 2 (2011): Agustus 2011 Vol 12, No 1 (2011): Februari 2011 Vol 11, No 2 (2010): Agustus 2010 Vol 11, No 1 (2010): Agustus 2010 Vol 10, No 2 (2009): Agustus 2009 Vol 10, No 1 (2009): Februari 2009 Vol 9, No 2 (2008): Agustus 2008 Vol 9, No 1 (2008): Februari 2008 Vol 8, No 2 (2007): Agustus 2007 Vol 8, No 1 (2007): Februari 2007 Vol 7, No 2 (2006): Agustus 2006 Vol 7, No 1 (2006): Februari 2006 Vol 6, No 2 (2005): Agustus 2005 Vol 6, No 1 (2005): Februari 2005 Vol 5, No 2 (2004): Agustus 2004 Vol 5, No 1 (2004): Februari 2004 Vol 4, No 4 (2003): Agustus Edisi Khusus 4 2003 Vol 4, No 3 (2003): Agustus Edisi Khusus 3 2003 Vol 4, No 2 (2003): Agustus Edisi Khusus 2 2003 Vol 4, No 1 (2003): Februari 2003 Vol 4, No 1 (2003): Agustus Edisi Khusus 1 2003 Vol 3, No 2 (2002): Agustus 2002 Vol 3, No 1 (2002): Februari 2002 Vol 2, No 2 (2001): Agustus 2001 Vol 2, No 1 (2001): Februari 2001 Vol 1, No 2 (2000): Agustus 2000 Vol 1, No 1 (2000): Februari 2000 More Issue