cover
Contact Name
Nurhasyim
Contact Email
adminplr@batan.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Badan Tenaga Nuklir Nasional Gedung 50 Kawasan Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan 15310, INDONESIA
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Buletin Limbah
ISSN : 08535221     EISSN : -     DOI : -
Buletin LIMBAH terdiri dari rubrik atrikel dan info limbah. Rubrik artikel memuat makalah tentang Iptek Limbah meliputi tren teknologi pengolahan limbah serta aspek keselamatan lingkungan. Sedangkan info limbah berisi informasi mutakhir tentang Iptek limbah dari dalam dan luar negeri, serta aktifitas PTLR-BATAN.
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 9, No 1 (2005): PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR" : 10 Documents clear
PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR Wisnubroto, Djarot Sulistyani
Buletin Limbah Vol 9, No 1 (2005): PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR
Publisher : Buletin Limbah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menghadapi kemungkinan pengelolaan bahan bakar bekas reaktor dalam waktu dekat maupun dalam jangka panjang, untuk reaktor pem­bangkitan daya listrik, maka perlu dipahami perkembangan teknologi pengelolaan bahan bakar bekas. Se­mentara itu, kebijaksaan Pemerintah Indonesia dalam aplikasi teknologi nuklir sampai saat ini masih menganut siklus bahan bakar nuklir secara ter­buka, artinya, bahan bakar bekas yang keluar dari reaktor nuklir setelah digunakan tidak akan dikenai olah ulang kembali untuk diambil uranium dan plutoniumnya, tapi dikembalikan ke negara asal bahan bakar atau di­simpan sementara sambil menunggu proses penyimpanan lestari. Kebijak­sanaan ini kemungkinan akan dianut dalam jangka panjang mengingat dari segi teknis penanganan instalasi olah ulang bahan bakar bekas serta penge­lolaan limbah aktivitas tinggi sebagai hasil sampingnya sangat kompleks. Di samping itu faktor ekonomi dan politik saat ini dan kemungkinan beberapa dekade ke depan akan memberatkan Indonesia.
PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR Wisnubroto, Djarot Sulistyo
Buletin Limbah Vol 9, No 1 (2005): PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR
Publisher : Buletin Limbah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menghadapi kemungkinan pengelolaan bahan bakar bekas reaktor dalam waktu dekat maupun dalam jangka panjang, untuk reaktor pem­bangkitan daya listrik, maka perlu dipahami perkembangan teknologi pengelolaan bahan bakar bekas. Se­mentara itu, kebijaksaan Pemerintah Indonesia dalam aplikasi teknologi nuklir sampai saat ini masih menganut siklus bahan bakar nuklir secara ter­buka, artinya, bahan bakar bekas yang keluar dari reaktor nuklir setelah digunakan tidak akan dikenai olah ulang kembali untuk diambil uranium dan plutoniumnya, tapi dikembalikan ke negara asal bahan bakar atau di­simpan sementara sambil menunggu proses penyimpanan lestari. Kebijak­sanaan ini kemungkinan akan dianut dalam jangka panjang mengingat dari segi teknis penanganan instalasi olah ulang bahan bakar bekas serta penge­lolaan limbah aktivitas tinggi sebagai hasil sampingnya sangat kompleks. Di samping itu faktor ekonomi dan politik saat ini dan kemungkinan beberapa dekade ke depan akan memberatkan Indonesia.
PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR Wisnubroto, Djarot Sulistyo
Buletin Limbah Vol 9, No 1 (2005): PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR
Publisher : Buletin Limbah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menghadapi kemungkinan pengelolaan bahan bakar bekas reaktor dalam waktu dekat maupun dalam jangka panjang, untuk reaktor pem­bangkitan daya listrik, maka perlu dipahami perkembangan teknologi pengelolaan bahan bakar bekas. Se­mentara itu, kebijaksaan Pemerintah Indonesia dalam aplikasi teknologi nuklir sampai saat ini masih menganut siklus bahan bakar nuklir secara ter­buka, artinya, bahan bakar bekas yang keluar dari reaktor nuklir setelah digunakan tidak akan dikenai olah ulang kembali untuk diambil uranium dan plutoniumnya, tapi dikembalikan ke negara asal bahan bakar atau di­simpan sementara sambil menunggu proses penyimpanan lestari. Kebijak­sanaan ini kemungkinan akan dianut dalam jangka panjang mengingat dari segi teknis penanganan instalasi olah ulang bahan bakar bekas serta penge­lolaan limbah aktivitas tinggi sebagai hasil sampingnya sangat kompleks. Di samping itu faktor ekonomi dan politik saat ini dan kemungkinan beberapa dekade ke depan akan memberatkan Indonesia.
PERSONAL DOSE DATABASE SOFTWARE FOR EXTERNAL EXPOSURE Cahyana, Chevy
Buletin Limbah Vol 9, No 1 (2005): PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR
Publisher : Buletin Limbah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERSONAL DOSE DATABASE SOFTWARE FOR EXTERNAL EXPOSURE. The ERDBase software for external radiation dose database has been made using Borland Delphi 5.0 programming language. The software is proven to be efficient in utilizing memory. It has been tested for workers in the Safety and Environment Division of the Radioactive Waste Management Development Center. Using this software, one can save a large memory and increase service quality in personal dose management.
DOSIMETER FILM DAN TLD SEBAGAI DOSIMETER PERORANGAN Elfida, Elfida; Elfida, Elfida
Buletin Limbah Vol 9, No 1 (2005): PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR
Publisher : Buletin Limbah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paparan kerja dari sumber radiasi eksterna dapat terjadi akibat dari ber¬bagai kegiatan antara lain dari berbagai tahapan daur bahan bakar nuklir serta penggunaan sumber radioaktif di bidang kedokteran, penelitian ilmiah, pertanian dan industri. Rekomendasi International Commission for Radiation Protection (ICRP) tahun 1990 dan ketentuan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mensyarat¬kan bahwa pekerja yang diduga men¬dapat dosis radiasi harus mendapat layanan pemantauan penerimaan dosis radiasi perorangan. Sistem dosimeter perorangan yang digunakan untuk memantau dosis radiasi yang diterima oleh pekerja disesuaikan jenis instalasi dan sumber radiasi yang digunakan, sedangkan alat pemantauan dosis perorangan biasanya disebut dosimeter perorangan. Dosimeter perorangan yang ada saat ini banyak jenisnya antara lain : dosimeter film fotografi, dosimeter termoluminesens (TLD), dosimeter radiofoto¬luminesens (RPL), dosimeter gelem¬bung, dosimeter jejak, dosimeter luminesens stimulasi optik (OSL) dan lain-lain.
KALIBRASI ENERGI DAN PENENTUAN EFISIENSI SPEKTROMETER-γ DENGAN MENGGUNAKAN SUMBER STANDARD Eu-152 Sudiyati, Sudiyati
Buletin Limbah Vol 9, No 1 (2005): PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR
Publisher : Buletin Limbah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KALIBRASI ENERGI DAN PENENTUAN EFISIENSI SPEKTROMETER-γ DENGAN MENGGUNAKAN SUMBER STANDARD Eu-152. Untuk analisis suatu sampel dengan metode spaktro-metri-, terlebih dahulu harus dilakukan kalibrasi terhadap alat tersebut. Standard Eu-152 sangat menguntungkan untuk dipakai sebagai kalibrator, karena radionuklida tersebut mempunyai jangkauan energi yang relatif lebar, yaitu 121–1408 keV. Oleh karena banyaknya puncak spesifik yang dapat dipakai untuk analisis maka radionuklida Eu-152 tersebut dikenal sebagai standard multi-gamma. Hasil dari pekerjaan kalibrasi dengan menggunakan standard Eu-152 didapatkan suatu persamaan efisiensi sbb: Eff = 1 / { 0.18873* E ^ ( 0.99545 ) }, dan besaran efisiensi dari energi terendah sampai energi tertinggi adalah antara: 0.0037 s/d 0.0214.Energy Calibration And Determination of Efficiency of a γ-Spectrometer by Using Eu-152 Standard Source. For analyzing a sampel with γ-spectrometry, the instrument sould be calibrated first. By using Eu-152 Standard is appropriate as a calibrator because it has a width energy range, 121 – 1408 keV. Eu-152 radionuclide known as multi-gamma standard, because it has many spesific peaks which can be used to analyze working. Efficiency Equation from calibration by using Eu-152 standard can be written as: Eff = 1 / { 0.18873* E ^ ( 0.99545 ) }, which has the range of efficiency equation between 0.0037 s/d 0.0214.
PENGARUH TENAGA ASUT MOTOR TERHADAP SISTEM INSTALASI PENERANGAN UNIT KOMPAKSI DAN IMMOBILISASI Tomo, Bung
Buletin Limbah Vol 9, No 1 (2005): PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR
Publisher : Buletin Limbah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unit kompaksi dan imobilisasi merupakan salah satu fasilitas pengolahan limbah radioaktif padat aktivitas rendah yang dimiliki oleh Pusat Pengembangan Pengelolaan Limbah Radioaktif (P2PLR) yang bertugas mengolah limbah radioaktif jenis padat yang dapat ditekan (compactible). Pada unit kompaksi dan imobilisa-si, sumber daya listrik merupakan faktor utama yang sangat penting mendukung berjalannya proses pengolahan limbah. Instalasi listrik tidak hanya digunakan untuk lampu penerangan atau menggerakkan motor listrik, akan tetapi juga digunakan untuk kedua-duanya dan berbagai peralatan lain. Dalam hal seperti tersebut di atas perlu sekali diperhatikan syarat–syarat agar pengaruh pengoperasian motor listrik terhadap instalasi penerangan maupun peralatan lain yang membutuhkan tidak terganggu.
PENGANGKUTAN LIMBAH RADIOAKTIF Sagino, Sagino
Buletin Limbah Vol 9, No 1 (2005): PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR
Publisher : Buletin Limbah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengangkutan limbah radioaktif dapat dilakukan jika telah diperoleh ijin pengangkutan yang dikeluarkan oleh BAPETEN, serta seluruh persyaratan secara teknis maupun administrasi yang berkaitan dengan kegiatan limbah telah dipenuhi oleh instansi terkait atau penghasil limbah. Sebelum proses pengangkutan, dilakukan survei dengan tujuan untuk koordinasi pelaksanaan pengangkutan, untuk mengetahui kondisi limbah, menentukan peralatan apa yang diperlukan dalam pengangkutan, dan apakah sumber limbah radioaktif masih terpasang pada alatnya, atau telah dilepaskan dari alatnya. Dari berbagai pengalaman dan hasil koordinasi BAPETEN, BATAN serta penghasil limbah maka Subbidang Pengangkutan dapat melaksanakan pengangkutan limbah sesuai peraturan yang berlaku.
SEKILAS TENTANG LABORATORIUM PEMROSESAN DOSIS PERORANGAN P2PLR - BATAN Widayati, Sri
Buletin Limbah Vol 9, No 1 (2005): PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR
Publisher : Buletin Limbah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium Pemrosesan Dosis Perorangan (PDP) yang merupakan salah satu laboratorium di Bidang Keselamatan dan Lingkungan (BKL), Pusat Pengembangan Pengelolaan Limbah Radioaktif (P2PLR)-BATAN, berdasarkan SK Ka Batan No. 77/KA/II/2003 mempunyai tugas melakukan pemantauan penerimaan dosis perorangan untuk kawasan Pusat Penelitian Tenaga Nuklir (PPTN) – Serpong. Tujuan melakukan pemantauan dosis perorangan adalah untuk memenuhi Peraturan Pemerintah No. 63 tahun 2000 tentang Keselamatan dan Kesehatan Terhadap Pemanfaatan Radiasi Pengion serta sebagai sarana untuk mengetahui tingkat penerimaan dosis oleh pekerja dari tiap kegiatan/praktek yang dilakukan di tiap unit kerja.
PENENTUAN TARIF DISMANTLING PERALATAN NUKLIR Atam, Atam; Prayitno, Bayu Ainal
Buletin Limbah Vol 9, No 1 (2005): PENGELOLAAN BAHAN BAKAR BEKAS REAKTOR NUKLIR
Publisher : Buletin Limbah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tarif dismantling peralatan nuklir ditentukan berdasarkan pada biaya orang, peralatan dan bahan serta tingkat risiko dan tingkat kesulitan selama proses dismantling. Tingkat risiko dan kesulitan dismantling ini secara umum dan ringkas dapat dikelompokkan berdasarkan dua kategori: 1. Aktivitas sumber atau peralatan yang akan didismantling 2. Tingkat kesulitan/posisi alat terha-dap pekerja Secara umum semakin besar aktivitas sumber atau semakin jauh posisi alat dari pekerja, maka berturut-turut semakin tinggi pula tingkat risiko dan tingkat kesulitan pengerjaannya.

Page 1 of 1 | Total Record : 10