cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
STIFAR - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue " MFI VOL 4 NO 1 2009" : 2 Documents clear
VALIDASI METODE ANALISIS PENETAPAN KADAR AMOKSISILIN 500mG KAPLET SECARA KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI Bakoh Sambodo, M. Caecilia N.Setiawati H
STIFAR - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi MFI VOL 4 NO 1 2009
Publisher : STIFAR - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analitical method for a concentration determination should give a valid result. That’s way it need an act to proof the acuration of that analitical method, with a validation. High Performance Liquid Chromatography (HPLC) is one of a method that use to determinate an active ingredient of a drug, such as the concentration of amoxicillin 500mg in a caplet. This research aims to proof the acuration of HPLC analytical method to determine the Amoxycillin content in caplet. Parameters of validation tested in this research were linearity, presision, acuration, robustness and conformity system test. This procedure validation used 10 ml KH2PO4 1 M and 1 ml CH3COOH 1 N dalam 1000 ml. as a solvent. The moving fase was aquadest : acetonitril : KH2PO4 1 M : asetic acid 1 N with proportion (909 : 80 : 10 1).standart solution and sample concentration were 70, 80, 90, 100, 110, 120, and 130 % and was measured according to the determination procedure of Amoxycillin tablet. The result of the test, point of correlation coefficient (r) for linearity were 0,9979 and 0,9964, relative standard deviation for pressision was 0,6 and 1,62%, acuration 1,96 and 1,78%, robustness  0,34 and 0,42%. Conformity system test for broad area was 1,50 retention time 0,09%, resolution 0,00% and recovery percentage for acuration 99,58%, robustness 98,71% and 100,94%. The result of validation parameters linearity, acuraty, pressicy, robustness and Conformity system test was compared with accept criteria, makes the high Performance Liquid Chromatography method was valid for determining amoxycillin500mg in a caplet form. Key Words : Validation, amoxicillin, High Performance Liquid Chromatography.
PENGGUNAAN GELATIN DARI KULIT KAMBING (Ovis aries L.) SEBAGAI BAHAN PENGIKAT DAN PENGARUHNYA TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK TABLET PARASETAMOL DENGAN METODE GRANULASI BASAH Siti Munisih, Mufrod Indaryati
STIFAR - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi MFI VOL 4 NO 1 2009
Publisher : STIFAR - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gelatin merupakan komponen yang sangat penting dalam pembuatan tablet, terutama untuk bahan obat yang harus dibuat dengan metode granulasi basah. Gelatin sampai saat ini masih merupakan bahan import. Parasetamol dipilih sebagai model untuk mengetahui daya ikat gelatin dari kulit kambing berdasarkan sifat alir dan kompaktibilitasnya yang kurang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan gelatin dari kulit kambing sebagai bahan pengikat dan pengaruh perbedaan konsentrasinya terhadap karakteristik fisik dan disolusi tablet parasetamol secara granulasi basah. Gelatin diperoleh dengan cara basa melalui perendaman dengan larutan Ca(OH)2 10 %. Tablet parasetamol dibuat 4 formula berdasarkan kadar gelatin sebagai bahan pengikat dengan konsentrasi masing-masing formula 5 %, 7,5 %, 10 % dan dengan pembanding menggunakan gelatin yang ada di pasaran 5 %. Tablet dibuat dengan metode granulasi basah. Granul diuji karakteristiknya meliputi kandungan lembab, kadar fines, waktu alir, sudut diam, dan pengetapan. Fase eksternal (talk, magnesium stearat) dicampur homogen dengan granul kemudian dikempa dengan pencetak tablet single punch. Tablet diuji karakteristik fisiknya meliputi keseragaman ukuran, keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur, penetapan kadar dan disolusinya. Data yang berdistribusi normal dihitung dengan uji anava 1 jalan dan uji paska anava. Sedang data yang berdistribusi tidak normal dihitung dengan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney dengan taraf kepercayaan 95 % menggunakan metode SPSS. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa gelatin dari kulit kambing dapat digunakan sebagai bahan pengikat dalam pembuatan tablet parasetamol dan perbedaan konsentrasi berpengaruh tidak signifikan terhadap keseragaman ukuran, keseragaman bobot, kerapuhan dan penetapan kadar, tetapi berpengaruh signifikan terhadap kekerasan, waktu hancur dan disolusinya.   Kata kunci : gelatin dari kulit kambing, parasetamol, karakteristik fisik granul dan tablet, disolusi.

Page 1 of 1 | Total Record : 2


Filter by Year

2009 2009