cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
IMAJINASI
ISSN : 16933990     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
Perkembangan Ragam Hias Keramik Tradisional kadir, irfan
IMAJINASI Vol 1, No 3 (2004)
Publisher : IMAJINASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan terhadap objek keramik tradisional yang diproduksi para pengrajin di desa Jipang. Tujuan penelitian ini adalah, mendeskripsikan proses terjadinya perkembangan bentuk visual keramik Jipang, dan mendeskripsikan proses  perkembangan ragam hias keramik Jipang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terjadi perkembangan bentuk dari tradisional ke transisi dan selanjutnya kearah modern. Gerabah tradisional terbatas pada bentuk-bentuk yang diwarisi dengan ukuran dan jenis produk yang cenderung monoton untuk kebutuhan-kebutuhan dapur, sedangkan gerabah transisi bentuk-bentuknya lebih berorientasi pada perkembangan fungsinya  dengan variasi dan hiasan tertentu telah dapat memasuki ruang tamu seperti kursi dan guci, sedangkan gerabah modern cenderung lebih berkembang lagi, dengan kehalusan tekstur serta fungsi yang tidak hanya terbatas untuk rumah tangga melainkan juga untuk souvenir hotel dan hiasan pada ruang-ruang umum lainnya. Perkembangan ragam hias menunjukkan,  gerabah tradisional sangat minim akan hiasan sehingga terkesan lebih minimalis, produk tungku masak hanya dihias dengan garis-garis enggobe, Hiasan pada gerabah transisi lebih diperkaya dengan warna-warni, motif kembang dan pohon paling banyak diterapkan dengan jenis warna yang bervariasi, hiasan-hiasan ini tidak dibuat secara detail dan finish melainkan lebih spontan dan lebih menampilkan kesan. Sedangkan Hiasan gerabah modern lebih berkesan berkualitas, rumit, detail, dan menampilkan nuansa etnik.
BENTUK EKSPRESI DALAM SENI TARI Yatim, Heriyati
IMAJINASI Vol 1, No 3 (2004)
Publisher : IMAJINASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam tari pendidikan, peserta didik dipacu untuk bersikap kreatif, spontan, memiliki daya improvisasi yang tinggi. Proses kreatif dan pengalaman berkesenian harus diutamakan sejak dini. Di sisi lain proses kreatif seseorang dalam hubungannya dengan musik dan tari, unsur utamanya adalah motivasi untuk mencapai hasil yang maksimal.  Aktualisasi motivasi dalam hubungannya dengan proses kreatif di bidang musik dan tari lebih ditekankan pada perkembangan atau perluasan kreasi garap dari irama, melodi, dinamika serta menyangkut pada penghayatan dan kepekaan dalam bentuk, warna nada, warna-warna dasar yang mampu terobsesi dan dapat diungkapkan kedalam suatu pernyataan/garapan. Kata kunci: bentuk ekspresi, seni tari, proses kreatif, konsep kreativitas.
STRUKTURALISME SEBAGAI PENDEKATAN KAJIAN SENI PERTUNJUKAN Hidayat, Robby
IMAJINASI Vol 1, No 3 (2004)
Publisher : IMAJINASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pendekatan strukturalisme dimungkinkan dapat mengetahui secara mendalam akar budaya yang di ekspresikan pertunjukan dalam masyarakat tertentu. Karena pendekatan ini sangat populer di gunakan oleh Claude Levi-Strauss untuk menganalisis mitos, dalam hal ini seni pertunjukan mempunyai unsur mitologinya. Pendekatan ini menekankan bagaimana pola pikir dari masyarakat pemangku pertunjukan, bahkan lebih mendalam pola pikir tersebut akan melahirkan sejumlah relasi yang sistemik dari ketidak sadaran tindakan. Tingkah laku, dan putusan-putusannya dalam wujud sajian pertunjukan.  Relasi sistemik ini kemudian disebut sebagai “struktur”, struktur inilah yang membimbing berbagai pola yang diekspresikan dalam pertunjukannya. Pendekatan ini menggunakan sistem analisis hermeneutik. Diharapkan mampu mengungkap adanya tanda-tanda yang tampak pada penyajian pertunjukan. Dalam konteks ini pertunjukan dipandang sebagai “teks”, sementara pemahaman yang diungkap adalah aspek “kontestualnya”, yaitu budaya setempat yang memberikan semangat pada pertunjukan, dalam hal ini adalah seni pertunjukan. Kata kunci: strukturalisme, seni pertunjukan, pertunjukan tradisional, metodologi.
IKAN SEBAGAI IKON Subiantoro, Benny
IMAJINASI Vol 1, No 3 (2004)
Publisher : IMAJINASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ikon adalah sebuah tanda yang memiliki kemiripan rupa antara tanda dan hal yang diwakilinya sekaligus sebagai tanda yang dapat berfungsi dengan cara memiripkan objeknya yang terwujud sebagai kesamaan dalam beberapa kualitas dan kesesuaian rupa yang terungkap oleh tanda itu sendiri. Ikan adalah makhluk Tuhan yang gemulai dan dinamis, memiliki daya pikat penciptaan estetis melalui bentuk wujud, karakter, dan keganasannya menjadi sebuah penggambaran simbol pada perilaku kehidupan manusia. Kata kunci: Ikan, ikon, tanda, simbol, penciptaan, karya seni.
PENDIDIKAN SENI RUPA DI SMU (Studi tentang Opini Guru dan Siswa SMU Negeri 1 Sungguminasa) Priyanggoko, Sumardi; Sakti, Sri Marhaen
IMAJINASI Vol 1, No 3 (2004)
Publisher : IMAJINASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan opini guru dan siswa tentang keperiadaan pendidikan seni rupa di SMU Negeri 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Populasinya adalah guru dan siswa kelas I dengan jumlah sampel 7 orang guru dan 11 orang siswa yang diambil dari 5 kelas. Data dikumpulkan melalui teknik observasi Analisis datanya dilakukan secara deskriftif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keperiadaan pendidikan seni rupa di SMU Negeri 1 Sungguminasa menurut responden: (1) pendidikan seni rupa penting dan perlu bagi siswa dengan alasan bahwa selain menjadi tuntutan kurikulum nasional juga bermanfaat untuk pengembangan bakat dan keterampilan, membantu mengembangkan fungsi-fungsi jiwa, memenuhi kebutuhan yang bersifat individual, sosial, dan kultural, serta menunjang mata pelajaran lain. Di sisi lain, responden juga berpendapat bahwa materi kurikulum belum sesuai dengan kemajuan perkembangan teknologi dewasa ini sehingga perlu disesuaikan dengan perkembangan Ipteks. Kata kunci : pendidikan, seni rupa, opini, guru, siswa.
KREATIVITAS DALAM SENI TARI Jamilah, Jamilah
IMAJINASI Vol 1, No 3 (2004)
Publisher : IMAJINASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kreativitas merupakan suatu kemampuan untuk melatih cara berpikir yang baru sekaligus sebagai kebutuhan dan sumber pengembangan menuju ke arah pembaharuan. Karena itu, kreativitas sebagai potensi atau kekayaan diri, perlu digali karena merupakan bagian penting dari kehidupan manusia, termasuk dalam kehidupan berkesenian. Kata kunci:  kreativitas, seniman, proses kreatif, karya seni, seni tari.
MODERNISME DALAM ARSITEKTUR TRADISIONAL BUGIS-MAKASSAR Djirong, Agussalim
IMAJINASI Vol 1, No 3 (2004)
Publisher : IMAJINASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Arsitektur tradisional merupakan salah satu identitas dari pendukung suatu kebudayaan. yang tumbuh dan berkembang bersamaan dengan pertumbuhan suku bangsa ataupun bangsa itu. Demikian pula halnya dengan arsitektur tradisional bagi suku bangsa Bugis-Makassar. Pengaruh modernisme (non fisik) telah ikut berpengaruh pada arsitektur tradisional. Pola hidup dan perilaku akan terpengaruh, rumah tempat tinggal bukan sekedar hunian saja, akan tetapi tersirat simbolisasi dari pemiliknya. Arsitektur tradisional Bugis Makassar yang kebanyakan berupa bangunan rumah tinggal, hingga sekarang masih banyak kita jumpa. Di sisi lain, tampak semakin lama semakin berkurang karena rusak ataupun diganti dengan bangunan baru dengan mempergunakan material modern. Upaya untuk mempertahankan core-culture pada saat ini mengalami kesulitan karena arus globalisasi yang demikian deras. Pengaruh modernisme pada zaman sekarang membuat aspek sosial budaya semakin tampak memudar. Arsitektur tradisional berkaitan dengan cara pandang masyarakat terhadap makrokosmos dan mikrokosmos, juga erat dengan cara pandang hakekat hidup dan kehidupan (filsafat). Ada pendapat bahwa rumah adalah refleksi dari kondisi lingkungan fisik, sosial dan budaya. Pendapat lain mengatakan bahwa arsitektur dan lingkungan itu dipengaruhi oleh budaya, arsitektur (bentuk rumah) dipengaruhi oleh kondisi fisik (iklim dan geografi); dan juga dipengaruhi oleh struktur sosial dan budaya. Kata kunci: modernisme, arsitektur, tradisional
MEMAHAMI SENI KONSEPTUAL DI INDONESIA Yabu M, Yabu; Alimuddin, Alimuddin
IMAJINASI Vol 1, No 3 (2004)
Publisher : IMAJINASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Seni konseptual telah menjadi gerakan yang memayungi berbagai bentuk kesenian akhir-akhir ini. Seni konseptual, juga banyak berhubungan dengan persoalan abstraksi dari ide (gagasan) sebagai perkembangan baru dalam berkesenian. Bahkan telah menumbuhkan beragam seni baru yang lazim disebut-sebut sebagai karya konseptualisme. Diantaranya adalah performance art, process art, eart atau land art, environment art, dan happening art.. Dari segi perwujudannya, seni konseptual merupakan sebuah gerakan dalam seni rupa yang lebih mementingkan konsep - yang dalam praktiknya menggunakan beragam media untuk merealisasikan kompleksitas konsepnya. Kata kunci: Seni konseptual, seniman konseptual, refleksi seni konseptual.
MENDESAIN MOTIF TEKSTIL DENGAN APLIKASI KOMPUTER Sulthan, Sudirman
IMAJINASI Vol 1, No 3 (2004)
Publisher : IMAJINASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Komputer adalah salah satu hasil teknologi yang telah menjadi alat bantu manusia dalam berbagai bidang pekerjaan. Alat ini sangat menguntungkan karena dapat bekerja secara cepat, efisien dan efektif sehingga manusia bisa bekerja dengan mudah. Kelebihan komputer dalam melakukan tugas-tugas pekerjaan karena ia dapat menerima input, memproses input, menyimpan perintah, dan menyediakan output dalam bentuk informasi. Saat ini penggunaan komputer sebagai metode kerja dapat dikatakan telah merasuk ke seluruh bidang pekerjaan, termasuk dalam dunia desain (perancangan). Bahkan komputer telah menjadi alat bantu yang sangat efektif untuk berbagai bidang perancangan. Kata kunci: desain, motif tekstil, aplikasi komputer.
PARADIGMA ESTETIKA DALAM DESAIN (Tinjauan Arsitektur) Akil, Arifuddin
IMAJINASI Vol 1, No 4 (2004)
Publisher : IMAJINASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Studi ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan paradigma estetika desain khususnya dalam bidang arsitektur dan proses perkembangannya. Hal ini dimaksudkan untuk menambah wawasan dalam rangka pengembangan ilmu dan desain arsitektur. Paradigma estetika arsitektur terdorong oleh tiga prinsip dari Vitruvius di era Yunani pada sisi venustas dan prinsip Henry Wotton pada sisi delight. Di era Yunani dan Romawi, venustas dijabarkan secara luas dalam teori-teori estetika terutama teori proporsi, kemudian di era Renaisans ditemukan teori perspektif yang berkembang di Barat, dan dikembangkan pula suatu teknik geometri di Timur yang dikenal “Arabesque Geometri”. Di era modern, searah dengan ditemukannya metode teknologi dan bahan baja dan kaca, sehingga estetika pada era ini relatif berorientasi pada fungsi. Selanjutnya pada era post-modern pendekatan desain arsitektur mulai bosan dengan desain yang seragam dan monoton, sehingga penerapan estetika dalam desain arsitektur kembali diutamakan terutama melalui ekspresi teknologi dan struktur, dengan konsep penyatuan bentuk dan fungsi dalam suatu komposisi dan unity. Kata kunci: Estetika, desain, Arsitektur

Page 1 of 4 | Total Record : 31