cover
Contact Name
Ansari Saleh Ahmar, M.Sc.
Contact Email
sainsmat@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainsmat@unm.ac.id
Editorial Address
Ruang Unit Publikasi dan Penjaminan Mutu Gedung ICP Lantai 2 Fakultas MIPA UNM Jalan Daeng Tata Raya Makassar, 90223
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT
ISSN : 25795686     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
The objective of this journal is to publish original, fully peer-reviewed articles on a variety of topics and research methods in both sciences, mathematics, its education, and applied science. The journal welcomes articles that address common issues in mathematics, sciences, education, applied science and cross-curricular dimensions more widely. Sainsmat memuat tulisan hasil penelitian dan kajian pustaka (reviews) dalam bidang ilmu dasar ataupun terapan dan pembelajaran dari disiplin Ilmu Biologi, Fisika, Geografi, Kimia dan Matematika
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 1 (2014): Maret" : 7 Documents clear
Validasi Metode Analisis Bahan Pembanding Sekunder Anhidrotetrasiklin Hasil Transformasi In Situ Tetrasiklin Hidroklorida dengan Asam Hidroklorida Kurniyati, Fajar; Saefumillah, Asep
SAINSMAT Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parameter mutu dan keamanan obat seringkali dikaitkan dengan kandungan cemaran di dalamnya terutama terkait dengan cemaran yang bersifat racun atau karsinogenik. Dalam konteks pengawasan obat di Indonesia, analisis yang akurat dalam mendeteksi dan mengkuantisasi cemaran pada senyawa obat maupun produk obat perlu dilakukan. Namun demikian, ketersedian bahan pembanding cemaran yang merupakan salah satu faktor penentu jaminan mutu hasil pengujian laboratorium, seringkali menjadi kendala karena sukar diperoleh dan cukup mahal harganya. Penelitian ini dimaksudkan untuk membuat bahan pembanding sekunder cemaran secara in situ dengan cara mengubah senyawa aktifnya dalam hal ini anhidrotetrasiklin hidroklorida yang dibuat melalui transformasi tetrasiklin hidroklorida dengan asam hidroklorida. Analisis kualitatif pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan HPLC yang dilengkapi detektor dioda array, sementara analisis kuantitatifnya dilakukan menggunakan HPLC UV-vis pada panjang gelombang 280 nm. Anhidrotetrasiklin hasil transformasi diuji stabilitasnya dengan microwave dan paparan sinar matahari dan hasilnya menunjukkan bahwa senyawa yang terbentuk bukan produk intermediet. Semua parameter validasi metode seperti spesifisitas/selektivitas, rentang, linearitas, presisi dan akurasinya telah terpenuhi dengan nilai sangat baik. Uji homogenitas juga dilakukan dan tetrasiklin hidroklorida yang diuji dapat dinyatakan homogen dalam hal pembentukan anhidrotetrasiklin hidroklorida. Nilai yang ditetapkan terhadap baku pembanding primer anhydrotetracycline hydrochloride EPRS adalah 102,05%, n=10, SD=0,64%, RSD=0,63% tanpa data outlier. Nilai estimasi ketidakpastian pengukuran diperluas yaitu 3,19%.Kata kunci: bahan pembanding sekunder in situ, anhidrotetrasiklin hidroklorida, transformasi, tetrasiklin hidroklorida, validasi metode, homogenitas
Pembelajaran Matematika melalui Model Kooperatif Tipe Make a Match dan Tipe Scramble Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Palopo Ilyas, Muhammad; A, Fitriani
SAINSMAT Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran yang menjadikan siswa sebagai pusat pembelajaran. Model ini memiliki beberapa tipe dengan keuntungan masing-masing. Penelitian ini membandingkan keefektifan dua tipe dari model pembelajaran kooperatif yakni tipe Make a Match dan tipe Scramble. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yang bertujuan untuk (1) mengetahui aktivitas siswa selama pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan tipe Scramble, (2) mengetahui respons siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan tipe Scramble, (3) mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa sesudah pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe Make a Match dan tipe Scramble, dan (4) mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar matematika antara siswa yang diajar dengan menggunakan model kooperatif tipe Make a Match dan yang diajar dengan menggunakan model kooperatif tipe Scramble.Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2011/2012 di Kelas VII SMP Negeri 4 Palopo dengan memilih secara acak dua kelas dari sembilan kelas. Kelas pertama diberikan pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan kelas kedua diberikan pembelajaran kooperatif tipe Scramble. Selanjutnya, keefektifan pembelajaran yang terdiri atas tiga aspek, yakni aktivitas siswa, respons siswa, dan hasil belajar siswa. Pada penelitian ini dilakukan analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial. Berdasarkan analisis statistika deskriptif diperoleh kesimpulan bahwa (1) aktivitas siswa selama pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan tipe Scramble berada pada kriteria batasan efektif (2) respons siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan tipe Scramble berada pada kategori baik (3) hasil belajar siswa sesudah diajar dengan model kooperatif tipe Make a Match mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari hasil belajar setelah diajar mencapai nilai rata-rata 72,39 sedangkan hasil belajar sebelum diajar mencapai nilai rata-rata 19,00 dan hasil belajar siswa sesudah diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Scramble juga mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari hasil belajar setelah diajar mencapai nilai rata-rata 75,79 sedangkan hasil belajar sebelum diajar mencapai nilai rata-rata 22,00. Berdasarkan analisis statistika inferensial diperoleh kesimpulan bahwa (4) pembelajaran model kooperatif tipe Make a Match dengan pembelajaran model kooperatif tipe Scramble untuk materi segiempat dapat dikatakan sama (tidak ada perbedaan).Kata kunci : Make a Match, Scramble, Keefektifan, Komparasi
Pembelajaran Fisika melalui Pemrosesan Top Down Berbasis Scaffolding untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Aqil Rusli, Muhammad; Prabowo, .; Widodo, Wahono; Usman, .
SAINSMAT Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil implementasi pengembangan perangkat pembelajaran fisika melalui pemrosesan top down berbasis scaffolding untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis. Hasil implementasi pengembangan ini dideskripsikan melalui hasil belajar fisika dan keterampilan berpikir kritis yang dicapai siswa kelas XI IPA setelah mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model pengembangan four-D yang meliputi define, design, develop, dan disseminate. Data hasil belajar fisika dan keterampilan berpikir kritis diperoleh melalui metode tes. Dari hasil penelitian diperoleh informasi bahwa hasil belajar fisika siswa berdasarkan kategori gain skor secara rata-rata adalah tinggi sedangkan hasil tes keterampilan berpikir kritis menunjukkan bahwa hanya 3% siswa berada pada kategori terampil sedangkan rata-rata kelas menunjukkan berada pada kategori antara tidak terampil sampai agak terampil. Korelasi hasil belajar dengan keterampilan berpikir kritis cukup kuat dimana 22,37% keterampilan berpikir kritis siswa dipengaruhi oleh hasil belajar.Kata kunci: Pemrosesan top down, scaffolding, hasil belajar fisika, keterampilan berpikir kritis
Perancangan Sistem Informasi Wirausaha Studi Kasus : Program Mahasiswa Wirausaha Politeknik Negeri Ujung Pandang Nahlah, .; Gunawan, Andi
SAINSMAT Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Wirausaha khususnya untuk Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) merupakan model pelaporan terkomputerisasi mengenai kegiatan PMW-PNUP. Penelitian ini bertujuan merancang model basis data untuk pembuatan aplikasi. Aktivitas penelitian menggunakan metode waterfall yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, pemrograman dengan pemanfaatan Microsoft Office Access (MS.Access), pengujian program, pengujian sistem, perbaikan dan pemeliharaan. Pada perancangan sistem yang dilakukan berupa perancangan basis data dengan konsep diagram konteks, Data Flow Diagram (DFD), dan Entity Relationship Diagram (ERD). Aplikasi yang dihasilkan berupa prototyping program berbasis MS.Access, dengan berbagai informasi seperti informasi mengenai daftar hadir peserta PMW dalam setiap tahap kegiatan, informasi mengenai pembimbing dan jenis usaha, modal usaha, alamat usaha, dan proses usaha. Selain itu dapat pula diperoleh Informasi peserta dari berbagai jurusan, tahun, sumber dana, waktu pelaksanaan, dan laporan perkembangan usaha. Informasi-informasi tersebut dapat terfilter berdasarkan tahun yang dikehendaki. Kata kunci : Informasi wirausaha, Waterfall, Basis data, MS.Access
Peningkatan Aktivitas, Hasil Belajar Afektif dan Kognitif pada Mata Pelajaran Biologi melalui Penerapan Model Brain Based Learning Peserta Didik Kelas VII-A SMP Negeri 4 Sungguminasa Kabupaten Gowa Hamid, Hamsinar; B., Nurhayati; Ali, Alimuddin
SAINSMAT Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas, hasil belajar afektif dan kognitif biologi peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Brain Based Learning (BBL) pada materi “Keseimbangan Ekosistem dan Pengelolaan Lingkungan” di kelas VIIA SMP Negeri 4 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian dilaksanakan pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014, pada bulan Desember 2014 yang bertempat di SMP Negeri 4 Sungguminasa Jl. Lapangan Syekh Yusuf No 03 Kabupaten Gowa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas peserta didik, tes hasil belajar kognitif dan lembar hasil kegiatan afektif. Teknik pengumpulan data meliputi lembar observasi aktivitas peserta didik dan tes hasil belajar kognitif yang dianalisis secara kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Brain Based Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dengan nilai rata-rata siklus I sebesar 48,74% dan pada siklus II meningkat menjadi 75,89%, meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik dengan presentase ketuntasan pada siklus I sebesar 52,78%, pada siklus II meningkat menjadi 94,44%. Demikian juga dengan hasil belajar afektif yang setiap indikatornya mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II.Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Brain Based Learning meningkatkan aktivitas, dan hasil belajar pada materi “Keseimbangan Ekosistem dan Pengelolaan Lingkungan, peserta didik kelas VIIA SMP Negeri 4 Sungguminasa Kabupaten Gowa.Kata kunci: Model Brain Based Learning, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar Afektif dan Kognitif.
Studi Etnik Tanaman Obat Tradisional Buton Jahidin, .; Galib, La Maronta; Muzuni, .; Damhuri, .
SAINSMAT Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan tumbuhan atau organnya sebagai obat tradisional oleh komunitas etnis Buton bertahan dan turun temurun dari generasi ke generasi. Penelitian kegunaan tumbuhan dalam obat tradisional oleh Etnis Buton Keknauwe dilakukan di Desa Barangka, Kamelanta, Lawela Selatan, Pogalampa, Watiginanda, Kaongkeongkea, Lontoi, Lapara, Biwinapada, dan Karae. Metode penelitian merupakan survei eksploratif dengan interview dan pengamatan langsung di lapangan. Subjek merupakan dukun atau tabib yang berjumlah 11 orang yang diwariskan cara pengambilan tumbuhan atau oragannya untuk obat tradisional. Pengumpulan organ tumbuhan obat terdiri dari: (1) daun dikumpulkan selama musim perbungaan dan sebelum buah ranum, (2) batang dan ritidoma dikumpulkan setelah pertumbuhan batang yang sempurna, (3) hasil dikumpulkan sebelum atau setelah musim berbunga, (4) buah dipetik saat matang, (5) biji dikumpulkan sebelum buah matang, dan (6) akar (Radix), rimpang (rhizome), umbi (tuber) dikumpulkan selama tumbuh. Hasil tercatat 78 spesies, 75 Genera, dan 49 familitumbuhan yang digunakan komunitas Etnis Buton sebagai komposisi obat tradisional. Umumnya jenis tumbuhan merupakan 22 spesies tumbuhan liar kecuali ditanam atau dipelihara sebagai tumbuhan dapur. Tumbuhan yang digunakan yaitu daun sebanyak 44 spesies, 6 spesies akar dan umbi, 14 spesies kulit dan batang, 8 macam yang digunakan seluruhnya (herba), 12 macam digunakan buah dan bijinya, 2 macam bunga yang digunakan, dan 2 macam resin yang digunakan. Dalam penggunaannya tumbuhan obat digunakan untuk mengobati 59 macam penyakit. Penggunaan tumbuhan jenis lain, diproses sendiri atau dicampur organ tumbuhan lainnya. Ada 9 spesies tumbuhan dalam penggunaannya sebagai herba obat dicampur dengan organ tumbuhan lain contoh tumbuhan wou(Garuga floribunda Decne), kumis kucing (Orthosipon spictus BBS), nipa (Nypa fruticans Wurmb), tolise (Terminalia catappa L.), fafa (Vitex cofassus Reinw. Ex Blume), rabundalili (Euphorbia tirucalli L.), kaaiai (Phyllanthus niruri L.), wua (Areca catechu L.), and katimboka (Drynaria sparsisora Moore).Kata kunci: Tumbuhan, Obat Tradisional, Etnis Buton
E-Learning pada Mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Manusia: Alternatif untuk Menunjang Perkuliahan yang Lebih Efektif Asmawati Azis, Andi; Adnan, .; Faisal, .
SAINSMAT Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi telah berkembang sangat pesat, termasuk penerapannya dalam kegiatan pembelajaran. Dampak positif dari perkembangan tersebut, yaitu dengan adanya teknologi e-learning. Teknologi ini dapat menjadi sebuah solusi dan teknologi alternatif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian research & development dengan menggunakan model pengembangan Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluation (ADDIE). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-learning pada matakuliah Anatomi Fisiologi Manusia dan dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2014, di Kelas Anatomi Fisiologi Manusia, Prodi Biologi FMIPA UNM. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa e-learning sangat bermanfaat dalam meningkatkan efektifitas perkuliahan matakuliah anatomi dan fisiologi manusia. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil validasi konten, respon dosen, dan respon mahasiswa, terhadap fasilitas e-learning.Kata kunci: e-learning, anatomi dan fisiologi manusia

Page 1 of 1 | Total Record : 7