cover
Contact Name
Ansari Saleh Ahmar, M.Sc.
Contact Email
sainsmat@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainsmat@unm.ac.id
Editorial Address
Ruang Unit Publikasi dan Penjaminan Mutu Gedung ICP Lantai 2 Fakultas MIPA UNM Jalan Daeng Tata Raya Makassar, 90223
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT
ISSN : 25795686     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
The objective of this journal is to publish original, fully peer-reviewed articles on a variety of topics and research methods in both sciences, mathematics, its education, and applied science. The journal welcomes articles that address common issues in mathematics, sciences, education, applied science and cross-curricular dimensions more widely. Sainsmat memuat tulisan hasil penelitian dan kajian pustaka (reviews) dalam bidang ilmu dasar ataupun terapan dan pembelajaran dari disiplin Ilmu Biologi, Fisika, Geografi, Kimia dan Matematika
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2013): September" : 11 Documents clear
Deskripsi Tingkah Laku Owa Jawa (Hylobates moloch Audebert) di Taman Margasatwa Ragunan Prasetyo, Budi; Amelia, Santi
SAINSMAT Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Hylobates moloch (Owa Jawa) endemik di hutan-hutan konservasi seperti Taman Nasional Ujung Kulon, Gunung Halimun, Gunung Gede Pangrango, Cagar Alam Gunung Simpang, dan Leuweung Sancang, dan menurut IUCN Redlist status konservasi Owa tersebut termasuk dalam kategori endangered (genting). Penelitian bertujuan untuk mempelajari tingkah laku dan karakteristik Owa Jawa di Karantina Taman Margasatwa Ragunan (TMR). Metode kualitatif yang digunakan dalam penelitian adalah melakukan pengamatan langsung terhadap tingkah laku Owa Jawa dengan cara: a) deskripsi, b) ad libitum, c) focal sampling, dan d) scan sampling. Aktivitas harian hidup Owa Jawa yang mencakup makan dan minum, bergerak, beristirahat, serta bersosialisasi di Karantina TMR pada dasarnya mirip dengan perilaku Owa di habitat alamiahnya serta di Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi Owa Jawa (Javan Gibbon Center), Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Adanya kemiripan aktivitas harian hidup Owa Jawa mengindikasikan bahwa sudah selayaknya tidak ada alasan yang sangat mendasar dalam tata cara pemeliharaan maupun perawatan Owa Jawa di karantina TMR untuk tidak berhasil, sebaliknya harus berhasil dan berkembang menjadi lebih banyak.Kata kunci: Owa Jawa, tingkah laku, Taman Margasatwa Ragunan
Pengaruh Ekstrak Jintan Hitam (Nigella Sativa L.) terhadap Gambaran Histopatologi Hepar, Paru, dan Testis Tikus Putih (Rattus Norvegicus) yang Diinduksi Gentamisin Susianti, .
SAINSMAT Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DOWNLOADGentamisin merupakan salah satu antibiotik dari golongan aminoglikosida yang sering digunakan karena harganya relatif lebih terjangkau dan efektif. Namun gentamisin memiliki efek samping terhadap berbagai organ. Efek toksik gentamisin berbagai organ dapat dinetralisir oleh antioksidan yang terdapat dalam ekstrak tanaman obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak jintan hitam (Nigella sativa L.) terhadap berbagai organ diantaranya hepar, paru dan testis tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi gentamisin.Penelitian menggunakan 25 ekor tikus putih jantan galur Sprague dawley. Tikus secara acak dibagi menjadi 5 kelompok yaitu K1 (aquadest), K2 (gentamisin intraperitoneal/ip 80 mg/KgBB), K3 (gentamisin ip 80 mg/KgBB+ ekstrak jinten hitam 500 mg/KgBB), K4 (gentamisin ip 80 mg/KgBB+ ekstrak jinten hitam 1000 mg/KgBB) dan K5 (gentamisin ip 80 mg/KgBB+ ekstrak jinten hitam 1500 mg/KgBB). Gentamisin diberikan selama 8 hari dan ekstrak jintan hitam selama 10 hari, lalu tikus diterminasi. Gambaran histopatologi hati, paru dan testis tikus dengan pewarnaan hematoksilin eosin diamati dibawah mikroskop dan dilakukan analisis data. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak jintan hitam (Nigella sativa L.) terhadap gambaran histopatologi hepar, paru dantestis tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi gentamisin. Kata Kunci: Gentamisin, hepar, Nigella sativa L., paru, testis
Eksplorasi Proses Konstruksi Pengetahuan Matematika Berdasarkan Gaya Berpikir Setyawan, Dedy; Rahman, Abdul
SAINSMAT Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DOWNLOAD PDFSalah satu kemampuan yang perlu dimiliki oleh guru adalah mampu melihat bagaimana siswa mengkonstruksi pengetahuan yang ada dalam dirinya. Proses konstruksi pengetahuan adalah salah satu aktifitas mental yang terjadi pada siswa untuk membangun pengetahuannya melalui dua proses yaitu asimilasi dan akomodasi yang kemudian melalui proses ekuilibrasi sebagai penyesuaian. Selain itu, guru juga perlu mempertimbangkan gaya berpikir yang dimiliki oleh siswa karena gaya berpikir memiliki keterkaitan didalam proses konstruksi itu sendiri yang merupakan bagaimana seseorang memperoleh dan menggunakan pengetahuannya melalui persepsi dan pengolahan informasi yang mereka terima. Gaya berpikir terdiri dari 4 tipe yaitu Sekuensial Konkret (SK), Sekuensial Abstrak (SA), Acak Konkret (AK) dan Acak Abstrak (AA) yang apabila kita kaitkan dengan pembelajaran matematika tentunya yang lebih unggul adalah Sekuensial Abstrak (SA) berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu dan mengingat bahwa matematika itu hirarki dan abstrak. Hal-hal seperti inilah yang sangat sulit untuk dilihat oleh guru tetapi sangat membantu apa bila mengetahuinya, karena guru dapat merancang pembelajaran untuk mengoptimalkan ke empat gaya berpikir yang ada begitu pula dengan proses konstruksi pengetahuan, siswa mampu menjawab pertanyaan “Bagaimana kita menjadi tahu apa yang kita ketahui”   Kata Kunci: Proses Konstruksi Pengetahuan, Gaya Berpikir.
Analisis Kelerengan Dan Jenis Butir Sedimen Dasar Perairan Untuk Wisata Pantai di Pulau Samalona Makassar Sulawesi Selatan Hasriyanti, .
SAINSMAT Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Tingkat kemiringan Pantai Pulau Samalona, dan 2) Jenis butir sedimen dasar perairan untuk kepentingan wisata pantai di Pulau Samalona Makassar Sulawesi Selatan. Lingkup penelitian meliputi pengukuran parameter Geomorfologi Pantai (substrat/sedimen dan kemiringan pantai). Data hasil pengukuran berupa data kemiringan pantai kemudian digunakan untuk pemetaan garis pantai Pulau Samalona dan untuk menentukan titik pengamatan yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan wisata pantai. Sampel sedimen dasar perairan akan dianalisis di dalam Laboratorium untuk mengetahui jenis butir sedimen dasar perairan, sehingga didapatkan nilai sortasi yang menjadi salah satu faktor penentu aman tidaknya titik pengamatan dijadikan sebagai lokasi wisata pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiringan pantai Pulau Samalona berada antara 0,02-3 % yang menunjukkan bahwa pulau Samalona dapat dijadikan sebagai tempat wisata pantai dengan tingkat kelerengan pantai yang hampir rata, kecuali pada bagian selatan pulau dengan kedalaman 17 meter yang hanya dimanfaatkan oleh orang yang mahir berenang. Untuk endapan lumpur dan lempung (< 0,063 mm) sangat sedikit dijumpai pada setiap titik pengamatan, bahkan ada 7 jumlah titik pengamatan yang tidak terdapat endapan lumpur dan lempung, dan jenis sedimen pada setiap titik pengamatan adalah jenis pasir kasar. Wilayah sekitar pulau Samalona memiliki material dasar perairan yang baik dan tidak mudah teraduk (stabil), terlihat dari nilai sortasi butiran sedimen berada pada kategori menengah hingga baik. Hal ini menunjukkan bahwa proses pengendapan termasuk pada sistem hidrodinamika perairan yang tenang, sehingga dapat dikatakan bahwa ditinjau dari kondisi material penyusun dasar perairan, secara umum daerah ini layak untuk dijadikan daerah wisata khususnya untuk permandian pantai. Hasil analisa laboratorium menunjukkan bahwa jenis sedimen/substrat didominasi oleh pasir kasar dengan ukuran butir 0,0063–2 mm, yakni berada pada kategori Sedang dan kategori Cukup Baik, sehingga nilai tersebut memungkinkan untuk kegiatan wisata pantai seperti berenang atau menyelam. Kata kunci: Kemiringan Lereng, Sedimen Dasar Perairan, Wisata Pantai
Analisis Mutasi Gen Pfmdr1 1246 pada Penderita Malaria di Mamuju Sulawesi Barat Yusuf, Yenny; Hartono, .; Syafruddin, .
SAINSMAT Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parasit Plasmodium falciparum dapat mengembangkan mekanisme resistensi terhadap obat anti-malaria melalui mutasi gen yang terjadi pada parasit tersebut, termasuk gen Plasmodium falciparum multi-drug resistance protein 1 (Pfmdr1). Mutasi pada gen tersebut dapat terjadi pada beberapa posisi codon, termasuk posisi 1246, yaitu perubahan asam aspartat ke tirosin. Alel mutan 1246Y telah dikaitkan dengan kegagalan terapi anti-malaria amodiaquine. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis mutasi gen Pfmdr1 1246 pada penderita malaria di kabupaten Mamuju provinsi Sulawesi Barat yang akan memulai terapi kombinasi artesunate-amodiaquin (AS-AQ). Dari 18 sampel penderita malaria, analisis gen tersebut menunjukkan tidak ada alel 1246Y pada seluruh sampel. Hasil follow-up pasien selama 28 hari menunjukkan regimen AS-AQ efektif sebagai terapi anti-malaria di daerah tersebut.Kata kunci: Pfmdr1, 1246Y, Resistensi Obat Anti-Malaria, Artesunate-Amodiaquin
Modifikasi Lapisan Difusi dengan Pengikat Silang N,N’Metilenbisakrilamida (MBA) pada Sistem DGT Berbasis Gel dengan Adsorben TiO2 untuk Penentuan Konsentrasi Fosfat di Lingkungan Akuatik Saefumillah, Asep; Dwi Aprianti, Dhania; Abdullah, Iman; Husna, Inna
SAINSMAT Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.684 KB)

Abstract

Konsentrasi fosfat yang tinggi di lingkungan akuatik dapat menyebabkan terjadinya ledakan alga yang dapat mengakibatkan ketidakseimbangan ekosistem air. Oleh karena itu, penentuan ketersediaanbiologi (bioavailabilitas) fosfat perlu dilakukan untuk mengetahui konsentrasinya dalam air. Salah satu metode efektif yang saat ini digunakan dalam penentuan bioavailabilitas fosfat di lingkungan akuatik adalah menggunakan perangkat Diffusive Gradient in Thin Films (DGT) dengan gel berpengikat TiO2. Pada penelitian ini dilakukan modifikasi pengikat silang pada gel poliakrilamida yang digunakan sebagai diffusive gel pada sistem DGT untuk meningkatkan selektivitasnya terhadap anion ortofosfat. Pengikat silang yang digunakan untuk modifikasi adalah N,N’-Metilenbisakrilamida (MBA). Pengaruh variasi konsentrasi pengikat silang MBA terhadap koefisien difusi menghasilkan nilai koefisien difusi berbanding terbalik dengan konsentrasi pengikat silangnya. Pembandingan selektivitas diffusive gel DGT dengan pengikat silang MBA dilakukan melalui perhitungan kadar fosfat total pada kedua sistem tersebut dengan adanya anion pengganggu berupa asam fitat dan asam humat. Perhitungan dilakukan menggunakan sistem deployment dalam waktu 24 jam dan variasi konsentrasi pengikat silang MBA (0,05%; 0,2%; dan 0,3%). Melalui perhitungan ini diketahui bahwa gel pendifusi (diffusive gel) dengan konsentrasi pengikat silang MBA sebesar 0,3% menunjukkan selektivitas terbaik terhadap anion ortofosfat. Hal ini dibuktikan melalui percobaan dengan suatu gangguan fosfat organik. Konsentrasi asam fitat dan asam humat yang teradsorpsi pada sistem ini cenderung tetap meski konsentrasinya bertambah. Hal ini membuktikan bahwa diffusive gel MBA 0,3% memiliki batas tertentu dalam melewatkan kedua asam organik tersebut, yaitu hanya sebesar 28,753 μg untuk asam fitat dan untuk asam humat sebesar 33,177 μg. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa MBA dapat digunakan sebagai pengikat silang pada diffusive gel poliakrilamida dalam sistem DGT. Penggunaan pengikat silang MBA juga dapat menghasilkan pengukuran kadar ketersediaan biologi fosfat yang lebih akurat karena lebih selektif terhadap ortofosfat dan bersifat membatasi jumlah fosfat organik yang terdifusi yang dapat mengganggu analisis kadar ortofosfat.Kata Kunci: DGT, Ortofosfat, (MBA), Koefisien Difusi, Gel Pendifusi
Kandungan Protein dan HCN “Wikau Maombo” Hasil Fermentasi Umbi Ubi Kayu Pahit (Manihot aipi Phol) Menggunakan Beberapa Isolat Mikroorganisme Lokal H. Muhiddin, Nurhayani; Natsir Djide, M.
SAINSMAT Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui perubahan kandungan protein dan HCN umbi ubi kayu pahit melalui fermentasi beberapa isolat mikroorganisme lokal menjadi “Wikau Maombo” dan mengetahui isolat mikroorganisme yang menghasilkan “Wikau Maombo” terbaik. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan teknik fermentasi substrat padat. Inokulum yang digunakan adalah biakan murni sebanyak 35 isolat mikroorganisme lokal hasil isolasi dari “Wikau Maombo” yang terfermentasi secara tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan isolat mikroorganisme memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap perubahan kadar protein dan berbeda nyata terhadap kadar HCN “Wikau Maombo” dibandingkan kontrol. Kontrol umbi ubi kayu segar (KS) mengandung kadar protein sebesar 0,7221% dan HCN sebesar 103,8352 ppm. Produk “Wikau Maombo” berkualitas baik dari hasil fermentasi isolat bakteri M (FM) mengandung protein 0,8805% dan HCN 23,0555 ppm. Produk “Wikau Maombo” hasil fermentasi isolat kapang KpC (FKpC) mengandung protein 0,6505% dan HCN 25,7719 ppm, sedang hasil fermentasi isolat khamir HC (FHC) mengandung protein 0,7608% dan HCN 25,7447 ppm.Kata kunci: Umbi Kayu Pahit, Fermentasi, Mikroorganisme Lokal, Protein, HCN.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Strategi Kognitif Dalam Pemecahan Masalah Nursiah, Sitti
SAINSMAT Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian adalah tindakan kelas (Classroom Action Research), dengan empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas XI IPA-1 SMA Negeri 3 Makassar. Masalah dalam penelitian ini adalah apakah dengan penerapan strategi kognitif dalam pemecahan masalah dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan strategi kognitif dalam pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pada siklus I rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 66,67 dari skor maksimum yang mungkin tercapai yaitu 100 dengan standar deviasi 12,33; (2) pada Siklus II rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 71,19 dari skor maksimun yang mungkin dicapai yaitu 100 dengan standar deviasi 11,94; (3) pada siklus I terdapat 50% atau 21 orang siswa yang tuntas belajar dan pada Siklus II meningkat menjadi 61,90% atau 26 orang siswa; (4) secara klasikal baik pada Siklus I maupun pada siklus II belum tuntas.Kata Kunci: Strategi Kognitif, Pemecahan Masalah, Hasil Belajar.
Spektrum Graf Hyperoctahedral Melalui Matriks Sirkulan Dengan Visual Basic 6.0 Side, Syafruddin; Sutra, .; Sulaiman, .
SAINSMAT Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spektrum graf adalah kumpulan nilai eigen berbeda dan multiplisitasnya. Dalam menentukan spektrum graf dapat digunakan beberapa metode seperti persamaan karakteristik, teorema pada matriks sirkulan serta dengan menggunakan program komputer visual basic 6.0. Spektrum graf hyperoctahedral (H_n ) dengan teorema matriks sirkulan diperoleh dengan membuat pola spektrum graf H_2, H_3, H_4 dan H_5  kemudian memberikan kesimpulan.
Potensi Arang Hasil Pirolisis Tempurung Kelapa sebagai Material Karbon Jeanne Rampe, Meytij; Arini Tiwow, Vistarani; Lieke Rampe, Henny
SAINSMAT Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : SAINSMAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan kajian pengembangan material karbon dari arang hasil pirolisis tempurung kelapa. Penelitian bertujuan mempelajari penggunaan polivinil alkohol (PVA) sebagai stimulan dalam pengembangan arang terhadap sifat-sifat fisikokimia material karbon. Kalsinasi, pencampuran, dan sintering temperatur tinggi dilakukan pada proses penerapan teknologi karbon. Metode analisis X-ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscopy (SEM), Energy Dispersive Spectroscopy (EDS) untuk pengujian struktur kristal, topografi permukaan berupa struktur mikro dan analisis unsur material karbon. Karakteristik produk material karbon menunjukkan perubahan karakter di mana terjadi perubahan sifat fisikokimia dari arang amorf menjadi karbon dengan struktur semi-kristalin.Kata kunci: Arang, Tempurung Kelapa, Pirolisis, Karbon

Page 1 of 2 | Total Record : 11